Cara Merawat Tali Lanyard Agar Tetap Awet

Lanyard adalah kalung panjang untuk menggantungkan sesuatu. Lanyard terbuat dari berbagai bahan. Yang populer adalah lanyard dengan bahan lebar agar bisa diberi tulisan nama perusahaan. Umumnya lanyard dibagikan kepada peserta seminar, panitia acara atau karyawan perusahaan. Belakangan nama perusahaan pada lanyard dianggap dapat menaikkan prestise seseorang.

Mengeal lanyard dan fungsinya :
Menurut kamus Merriam-Webster, arti lanyard adalah tali pengikat. Tali ini tidak terbatas untuk ID card tapi juga termasuk untuk pekerjaan berat. Sedangkan dikutip dari Pengantar Keselamatan dan Kesehatan Kerja Konstruksi, Ferdinand Fassa (2020:97), lanyard merupakan salah satu alat keselamatan. Tali ini diikatkan pada badan karyawan yang bekerja di ketinggian untuk menahan beban jika terjatuh. Dengan demikian, lanyard memiliki banyak kegunaan. Berikut adalah fungsi lanyard tersebut.
  • Untuk dikenakan karyawan sebagai identitas perusahaan yang seragam.
  • Untuk menggantungkan ID card agar mudah diambil karena ID card karyawan zaman juga digunakan untuk membuka akses masuk ke kantor.
  • Untuk menggantungkan pass masuk ke tempat-tempat dengan akses terbatas, misalnya loading pameran, penjaga orang sakit di rumah sakit.
  • Untuk menggantungkan tanda pengenal jemaah umroh dan haji, terutama para lansia yang sering tersesat. Tanda pengenal itu berisi informasi lengkap, antara lain nama, hotel tempat menginap dan nomor ponsel ketua rombongan.
  • Sebagai tanda pengenal untuk membedakan EO (Event Organizer) dan peserta, yang umumnya dibedakan berdasarkan warna.
  • Untuk menggantungkan kunci-kunci manual agar tidak terselip dan hilang.
  • Untuk menggantungkan dompet kecil yang diisi uang recehan sebagai persediaan uang parkir.
  • Untuk menggantungkan pulpen atau pena supaya tidak lupa meletakkan di sembarang tempat lalu hilang.
  • Untuk menggantungkan ponsel, namun biasanya ponsel dibungkus case lebih dulu agar aman dari percikan air.
  • Untuk mengikat badan karyawan yang bekerja di ketinggian sebagai syarat K3 (Keselamatan dan Kesehatan Kerja) agar ada penahan dari bahaya terjatuh.
  • Untuk mengikat sesuatu di kapal agar tidak terjatuh ke laut ketika kapal diterpa ombak.
  • Sebagai suvenir acara, umumnya suvenir seminar atau pelatihan.
  • Untuk dibagikan ke pelanggan atau masyarakat umum sebagai media promosi.
  • Untuk menggantungkan kartu-kartu tap atau e-money yang makin sering digunakan untuk membayar angkutan umum.
  • Untuk menggantungkan USB flashdisk agar tidak tercecer dan hilang.
    Apa pun fungsinya, penting bagi kita untuk merawat lanyard kita agar tetap tampil maksimal.
    1. Pertahankan Kebersihan
    2. Hindari Paparan Cairan Kimia
    3. Jaga Lanyard dari Pencakar dan Tali Pengait yang Tajam
    4. Simpan Tali Lanyard dengan Benar
    5. Jaga dari Suhu yang Ekstrem
    6. Hindari Penarikan yang Terlalu Kuat
    7. Perhatikan Kualitas Lanyard yang Kamu Beli

Card Holder Banyak dipakai Gen Z

Identity card atau ID card adalah kartu identitas seseorang. Menurut Kamus Merriam Webster, pengertian ID card adalah kartu yang memuat data pengenal tentang individu, seperti nama, usia maupun keanggotaan organisasi). Agar tampilannya lebih bagus, biasanya Id Card dipasangkan pada tali lanyard sehingga menggantung di sekitar leher. Umumnya komponen-komponen tersebut lebih efektif atau bertujuan untuk memberikan informasi kepada pihak lain yang memberikan Id Card agar dapat mengetahui identitas kita, perusahaan maupun organisasi kita , inilah yang banyak di gandrungi kalangan gen z yang sudah bekerja di instanti perkantoran maupun corporate saat ini. Berikut ini adalah beberapa fungsi dari id card holder :

1. Memberikan kesan positif. Karyawan yang memakai id card holder dapat memberikan kesan positif bagi klien dan dapat menambah kepercayaan diri bagi karyawan tersebut.

2. Simbol Profesionalitas. ID Card merupakan salah satu bentuk profesionalitas dalam pekerjaan. Mereka yang memiliki ID perusahaan mudah dikenali.

Selain itu, karyawan yang menggunakan ID Card lebih cenderung memberikan layanan yang lebih baik kepada kliennya. Dengan adanya id card dapat memberikan kesan dan dapat menjaga nama baik perusahaan.

3. Sebagai Pembeda Identitas. Seperti namanya id card merupakan hal yang membedakan antara karyawan satu dengan karyawan lainnya

Ukuran ukuran ID Card

Tentunya ID Card memiliki standarisasi tersendiri baik di Indonesia maupun yang berlaku di Internasional.

  1. Standar Indonesia
  • 90 mm x 55 mm
  • 80 mm x 53 mm
  1. Standar Internasional memiliki 3 ukuran yaitu :
  • Ukuran ID card 000 atau seringkali disebut ukuran ID card 4 maupun tipe CR80
  • ID card 1 ukuran 85.60 mm x 53,98 mm
  • ID card 2105 mm x 74 mm atau 10,5 cm x 7,4 cm

ID Card  yang digunakan karyawan tentu saja membutuhkan penutup atau pelindung agar terhindar dari kerusakan dan luntur. Wadah atau tempat yang digunakan untuk melindungi id card dinamakan ID Card Holder.

Kartu ini memiliki bagian transparan seperti halnya pemegang ID Visual. Sedangkan bagian sampingnya dibalut kulit kualitas premium. Tali kulit melengkapi card holder ini.

 

 

Ketahui Ukuran ID Card untuk Identitas Karyawan

id card

merupakan komponen perlengkapan sebagai tanda pengenal yang biasa digunakan oleh karyawan kantor, panitia acara, peserta acara, dan sebagainya. Id card biasanya memuat data nomor, nama, foto, dan juga jabatan atau tugas. Penggunaan id card ini juga sebagai kartu identitas untuk pelajar atau mahasiswa, kartu identitas karyawan, hingga kartu tanpa keanggotaan organisasi.

Untuk itu, pembuatan id card tidak bisa sembarangan, lho. Ada komponen penting dan hal yang wajib diperhatikan. Salah satunya mengenai ukuran id card Anda dapat menyesuaikan dengan ukuran card holder yang tersedia di pasaran. Card holder merupakan tempat identity card yang akan memudahkan penggunanya ketika menggunakan id card.

 

  • Standar Ukuran ID Card Karyawan Perusahaan

kartu identitas yang digunakan oleh karyawan akan memudahkan mereka dalam berkenalan dengan satu sama lain. Umumnya, ukuran id card KTP secara nasional berdasarkan standar ISO adalah 8, 56 cm x 5,4 cm atau 85,60 mm x 53,98 mm. Ukuran tersebut tak berbeda jauh dari ukuran id card karyawan perusahaan yaitu:

  1. Ukuran B1 = 8.5 x 5.5 cm
  2. Ukuran B2 = 10.5 x 7 cm
  3. Ukuran B3 = 10.5 x 8.5 cm
  4. Ukuran B4 = 13.5 x 9.5 cm
  5. Ukuran B5 = 17.6 x 25 cm
  6. Ukuran B6 = 12.5 x 176 cm

Ukuran tersebut merupakan patokan card holder yang biasa tersedia di pasaran. Anda dapat menyesuaikan dengan ukuran yang minimalis. Untuk patokan, ukuran id card B1 memiliki ukuran yang mirip dengan ukuran KTP dengan posisi yang vertikal atau tegap. Ukuran ini merupakan ukuran yang biasa digunakan untuk karyawan atau pegawai karena memiliki ukuran tinggi lebih panjang dari lebarnya. Sebagai pembanding berikut perbedaan standar ukuran id card:

Ukuran id card KTP8,56 x 5,4 cm
Ukuran id card pribadi9 x 5,5 cm dan 8 x 5,3 cm
Ukuran id card panitia9,5 x 11,9 cm, 9,7 x 13,7, atau 8,5 x 11.9 cm
Ukuran id card karyawan10,2 x 6,5 cm atau 12,5 x 7,9 cm
Ukuran kartu SIM85,60 x 53,98 mm

 

  • Ukuran ID Card Standar Internasional

Ukuran identity card untuk karyawan perusahaan di Indonesia juga berbeda dengan ukuran id card standar internasional. Standar ukuran untuk id card internasional sudah diatur oleh International Organization of Standard ataupun ISO yaitu sebuah badan yang mengatur aturan standar termasuk aturan id card.

Ukuran id card yang pertama merupakan ukuran 000 yang tak berbeda jauh dari ukuran CR80. Tipe ukuran ini adalah ukuran yang sangat kecil daripada standar ISO yaitu 15 mm x 25 mm atau sama dengan 1.5 cm x 2.5 cm.

Itulah ukuran id card yang dapat menjadi acuan Anda dalam membuat kartu identitas untuk karyawan perusahaan.

ID Card: Pengertian, Manfaat, Serta Fungsinya

ID Card: Pengertian, Manfaat, Serta Fungsinya

ID card atau identity card atau yang biasanya juga dikenal dengan kartu identitas biasa digunakan oleh para pekerja sebagai sebuah kewajiban. Selain untuk pekerja, biasanya kartu identitas juga dipakai oleh siswa dan panitia dalam sebuah acara. Bahkan kita sebagai masyarakat Indonesia pun perlu mempunyai kartu identitas ketika sudah cukup umur.

 

Pengertian ID Card

Identity card adalah sebuah tanda pengenal untuk seseorang baik sebagai diri sendiri, karyawan, siswa, atau yang lainnya. Kartu identitas bisa berupa kartu identitas karyawan, pelajar, kartu anggota, pengenal panitia, dan lainnya. Selain sebagai tanda pengenal, kartu identitas juga memiliki manfaat lainnya. Berikut ini adalah manfaat yang bisa Anda dapatkan dari sebuah kartu identitas.

Manfaat ID Card

Ada beberapa manfaat ID card yang bisa Anda rasakan. Berikut ini adalah 6 manfaatnya.

  1. Dengan menggunakan kartu identitas Anda akan terkesan lebih profesional dan formal, sehingga Anda bisa lebih meyakinkan klien Anda.
  2. Sebagai pembeda antara karyawan dan non karyawan, siswa atau non siswa, atau warga negara A dengan warga negara B. Dengan begitu, sebuah perusahaan bisa membedakan mana karyawannya, sebuah sekolah bisa tahu yang mana siswa sekolah tersebut, dan sebuah negara bisa tahu bahwa orang tersebut adalah warga negaranya atau bukan.
  3. Orang lain bisa tahu dari mana Anda berasal sehingga lebih mudah dikenali.
  4. Untuk perusahaan, kartu identitas juga bisa digunakan sebagai branding perusahaan. Identity card akan selalu tergantung di leher dan yang pasti akan tercetak logo brand atau perusahaan di kartu identitas tersebut. Dengan begitu, tanpa disadari, karyawan telah melakukan branding ke banyak orang.
  5. Tamu yang datang ke perusahaan akan dimudahkan saat meminta bantuan karena adanya nama, foto, jabatan/divisi yang tertera di ID card.
  6. Akan sangat sulit untuk mengenali seluruh karyawan di sebuah perusahaan. Oleh karena itu, dengan menggunakan kartu identitas mengenali seluruh karyawan tidak lagi sesulit itu karena karyawan dapat mengenali karyawan lainnya dengan melihat kartu identitas mereka.

Kenapa Kita Harus Pakai Kartu Identitas?

Berikut ini ada 5 fungsi dari ID card:

  1. Memberikan kesan formal saat tamu datang
  2. Mudah dikenali oleh karyawan lainnya saat bekerja dalam sebuah proyek
  3. Menjadi pembeda dari perusahaan lainnya sehingga dapat menjaga keamanan dan ketertiban kerja.
  4. Bisa menjadi presensi karyawan.
  5. Berfungsi untuk mengenali karyawan bagi bagian direksi.