Yuk Belajar Cara Pembuatan Mug Keramik

Bikin mug keramik itu seru banget—campuran seni dan teknik! ✨ Nah, berikut ini adalah langkah-langkah umum cara membuat mug keramik secara manual, mulai dari bahan mentah sampai jadi mug siap pakai.
Bahan & Alat yang Dibutuhkan
Bahan:
-
Tanah liat (clay) – biasanya stoneware atau earthenware
-
Air
-
Glasir (glaze)
Alat:
-
Meja putar (jika pakai teknik throwing)
-
Alat pahat (loop tool, needle tool, sponge, dsb.)
-
Slab roller (opsional kalau pakai teknik slab)
-
Cetakan (jika pakai teknik cetakan)
-
Tungku pembakaran (kiln)
-
Kuas untuk mengoles glasir
Langkah-Langkah Membuat Mug Keramik
1. Persiapan Tanah Liat
-
Uleni tanah liat untuk menghilangkan gelembung udara dan memastikan tekstur rata.
-
Pastikan tidak terlalu kering atau basah—teksturnya seperti adonan roti yang kenyal.
2. Pembentukan Mug
Ada beberapa teknik, bisa pilih sesuai alat dan gaya:
A. Throwing (di atas meja putar)
-
Letakkan tanah liat di tengah wheel.
-
Bentuk silinder lalu tarik perlahan ke atas untuk membentuk badan mug.
-
Rapikan bentuk, buat dinding setebal yang diinginkan.
B. Hand-building (tanpa wheel)
-
Gunakan teknik slab: gulung tanah liat jadi lembaran, bentuk silinder, dan sambung bagian-bagiannya.
-
Bisa juga pakai teknik coil (lilit-lilit) atau pinch (cubitan tangan).
3. Membuat & Menempelkan Handle
-
Buat pegangan mug dari tanah liat (bentuk “C” atau sesuai kreativitas).
-
Skoring dan slip: gores permukaan yang akan ditempel lalu beri “slip” (tanah liat cair) agar menempel kuat.
-
Tempel handle ke badan mug, ratakan sambungan.
4. Pengeringan
-
Keringkan mug dalam suhu ruang selama beberapa hari (hingga bone dry—kering total).
-
Pastikan tidak ada retakan sebelum dibakar.
5. Pembakaran Pertama (Bisque Firing)
-
Bakar dalam kiln suhu sekitar 900–1000°C.
-
Mug jadi keras tapi masih menyerap air—siap untuk diglasir.
6. Pewarnaan / Pengglasiran
-
Oles, celup, atau semprot glasir ke permukaan mug.
-
Bisa beri motif pakai kuas, stempel, atau teknik sgraffito.
7. Pembakaran Kedua (Glaze Firing)
-
Bakar lagi di suhu 1200–1300°C (tergantung jenis tanah liat & glasir).
-
Setelah dingin, mug siap digunakan!
Tips Tambahan
-
Gunakan tanah liat food-safe jika mug akan dipakai minum.
-
Jangan lupa tes glasir: tidak semua glasir aman untuk makanan/minuman.
-
Jika belum punya kiln, bisa sewa ke studio keramik lokal.