Lunch Box Dari Bahan Plastik ? Apakah Aman ?

Lunch Box Dari Bahan Plastik ? Apakah Aman ?

Saat memilih kotak makan siang untuk anak, kita biasanya berpikir untuk memilih kotak bekal yang mengilap dan cerah dengan karakter kartun favorit anak di tutupnya. Saat masih anak-anak, kebanyakan dari kita memiliki kotak bekal plastik — kotak bekal ini murah, keren, dan berwarna-warni. Kotak-kotak ini juga umum di dapur kita dan paling sering digunakan untuk menyimpan sisa makanan.

Kotak makan siang plastik tampaknya menjadi solusi dalam situasi apa pun, baik untuk sekadar mengemas makan siang atau untuk mengawetkan sisa makanan. Namun, apakah kotak plastik ini aman?

Tenang, akan kami jawab pertanyaan Anda pada artikel ini. Simak penjelasannya selengkapnya ya

Bahan kimia dari plastik meresap ke dalam makanan, minuman, dan apa pun yang bersentuhan dengannya. Zat beracun yang terlarut memiliki berbagai konsekuensi negatif bagi manusia dan lingkungan. Konsep plastik yang aman tidak ada. Bahan kimia lain yang sering ditambahkan ke plastik makanan adalah BPA, yang telah berada di bawah pengawasan ketat karena penelitian menunjukkan bahwa bahan ini dapat mengganggu perkembangan otak bayi dalam kandungan dan sistem reproduksi.

Cara mengenali kemasan pangan dari plastik polikarbonat yang terbuat dari BPA

Ciri plastik polikarbonat jernih, kaku, dan dapat diwarnai. 3 Pada umumnya mempunyai tanda angka 7 pada bagian tengah simbol daur ulang, yang terletak di bagian bawah botol. Angka 7 berarti plastik “lainnya (other)” dan mencakup semua jenis plastik yang tidak terwakili oleh kode 1 sampai 6, oleh karena itu, konsumen dapat yakin benar jenis plastik tersebut adalah polikarbonat apabila disamping angka 7 ada tulisan PC disampingnya. 3 Apabila botol tidak ada kode daur ulangnya, untuk mengetahui jenis plastik yang digunakan dapat dilakukan dengan menanyakan pada produsennya atau dengan melakukan uji identifikasi jenis plastik di laboratorium.

Lalu, Apakah Produk Berlabel BPA Free Aman ?

tak semua produk berlabel BPA free benar-benar aman untuk digunakan. Faktanya, 70% dari produk-produk berlabel BPA free masih berisiko untuk meluruhkan zat berbahaya pada makanan atau minuman.

Pasalnya, ada turunan bahan BPA yang masih kerap produsen produk plastik pakai sebagai pengganti BPA, yakni BPF dan BPS. Sebuah studi menemukan bahwa produk plastik dengan bahan BPF dan BPS mengandung senyawa yang bisa mengganggu fungsi sel. Oleh karena itu, kamu harus cermat dalam memilih produk berlabel BPA free sekaligus produk yang berpotensi mengandung bahan turunan BPA, seperti BPS dan BPF.

Nah, itu dia beberapa penjelasannya mengenai lunch box dari bahan plastik. Gimana tertarik untuk custom lunch box ? Toko Merchandise siap membantu.

Tips Memilih Jaket Untuk Aktivitas Outdoor

Tips Memilih Jaket Untuk Aktivitas Outdoor

Saat berkegiatan di luar ruangan, pakaian tentu menjadi salah satu hal yang wajib diperhatikan. Sebab, tidak hanya untuk mempercantik diri, jenis pakaian yang tepat juga akan dapat memenuhi kebutuhan kamu. Didesain khusus untuk menghadapi cuaca tertentu, jaket outdoor bisa kamu pilih sebagai outfit pelindung saat bepergian. Nah, untuk itu simak artikel ini ya. Karna kami akan memberikan beberapa tips dalam memilih jaket agar aktivitas outdoor kamu tetap nyaman. Berikut beberapa tipsnya :

1. Kenali Bahan Jaket Outdoor

Dalam memilih jaket outdoor, kamu harus paham terlebih dahulu bahan dasarnya agar dapat disesuaikan dengan aktivitasmu. Umumnya, jaket outdoor ada yang berjenis waterproof (anti air) atau windproof (tahan angin), dan biasanya berbahan gore-tex dengan teknologi breathability (keluar masuk uap), sehingga tidak mengakibatkan lembab saat berkeringat. Walaupun bahan kedua jenis jaket ini mirip, tentu saja fungsinya berbeda. Jadi, pastikan jaket yang kamu beli pas untuk kebutuhanmu.

2. Perhatikan Spesifikasi Jaket Outdoor

Selain menyesuaikan dengan kebutuhan, kamu juga perlu memperhatikan spesifikasi pada jaket, termasuk satuan daya tahan jaket outdoor. Jaket windproof memiliki satuan cubic feet per minute (CFM), sementara waterproof dinyatakan dalam satuan millimeter water column (MMWC). Semakin kecil angka CFM berarti bahan untuk menahan angin semakin bagus, sedangkan semakin tinggi angka MMWC bahannya semakin membuat gerah. Oleh karena itu, pastikan kamu tahu spesifikasi dan fungsi jaket outdoor sebelum membeli.

3. Sesuaikan Dengan Kebutuhan

Tips memilih jaket outdoor berikutnya adalah menyesuaikannya dengan kebutuhan. Perbedaan jaket waterproof dan windproof terlihat pada perisai jahitan. Jaket windproof cenderung tidak memiliki perisai jahitan, sehingga jaket ini bisa menahan angin masuk ke dalam jaket. Jika kamu senang lari, bersepeda, atau mendaki gunung di musim kemarau, maka kamu bisa memilih jaket ini. Namun, jika aktivitas kamu dilakukan pada musim penghujan, maka pilihlah jaket outdoor waterproof. Sebab. bahan yang satu ini bisa menahan air tembus ke dalam jaket.

4. Bertanya Sebelum Membeli

Bertanya kepada penjual sebelum membeli barang adalah tips terakhir yang bisa kamu ikuti. Apabila kamu belum paham betul mengenai segala hal yang berkaitan dengan jaket outdoor, ada baiknya kamu bertanya terlebih dahulu kepada penjualnya. Dengan demikian, kamu akan mengurangi resiko salah beli. Selain mendapatkan penjelasan detail mengenai barang yang akan dibeli, kamu juga bisa menyesuaikan dengan budget yang disiapkan.

Itu dia, beberapa tips dalam memilih jaket outdoor. Semoga memantu ya….

Gimana, tertarik untuk custom jaket ? Toko Merchandise siap membantu

Mengenal Bucket Hat

Mengenal Bucket Hat

Dalam dunia fashion, aksesoris terus mendapatkan tempat khusus di hati para desainer dunia dan pengamat fashion. Mulai dari gelang, kalung, hingga topi memenuhi etalase toko offline dan online dari berbagai merek yang tentu saja masing-masing merek memiliki sentuhannya tersendiri yang memberikan kesan unik.

Adapun salah satu aksesoris fashion yang bisa menjadi pelengkap penampilan adalah topi bucket. Yuk, simak artikel ini dan mengenal lebih dalam tentang bucket hat.

Karakteristik Bucket Hat

Topi bucket telah menjadi salah satu aksesori fashion yang paling ikonik dalam dunia streetwear dan urban. Dengan bentuknya yang khas dan gaya yang unik, topi ini memiliki sejumlah karakteristik yang membuatnya begitu memikat bagi para pecinta fashion. Dibandingkan dengan topi lainnya, topi bucket memiliki bentuk cembung yang melingkari kepala, memberikan tampilan yang santai tapi tetap stylish. Desain ini mampu memberikan perlindungan ekstra dari sinar matahari dan hujan.

Topi bucket tersedia dalam berbagai bahan, mulai dari katun ringan hingga kanvas yang lebih tebal dan tahan lama. Material-material yang digunakan umumnya memiliki kualitas tinggi, memberikan rasa nyaman dan tahan lama saat dipakai. Sebagai aksesori yang didasarkan pada fungsi, topi bucket seringkali dilengkapi dengan fitur-fitur praktis yang meningkatkan kenyamanan dan kegunaannya.

Salah satu fitur yang paling umum adalah tepi yang melengkung, yang tidak hanya memberikan perlindungan tambahan dari sinar matahari, tapi juga menciptakan tampilan yang lebih menarik. Beberapa topi bucket juga dilengkapi dengan tali pengikat di bawah dagu untuk mencegah topi terbang saat angin kencang. Salah satu keunggulan topi bucket adalah desainnya yang fleksibel dan cocok digunakan sepanjang tahun. Topi bucket dapat dipadukan dengan berbagai pakaian dan gaya, mulai dari pakaian kasual hingga semi-formal.

Selain itu, topi bucket juga sangat cocok dipakai dalam berbagai cuaca, baik itu cuaca panas maupun dingin, sehingga menjadikannya pilihan yang sempurna untuk aktivitas luar ruangan sepanjang tahun.

Beberapa Bahan Yang Tepat Untuk Bucket Hat

Topi bucket hat memiliki beberapa material kain yang beragam. Bahan ini memiliki kekurangan dan kelebihannya masing-masing. Oleh karena itu pengguna dapat memiliki topi dengan bahan sesuai kebutuhannya. Tapi pengguna perlu mengetahui beberapa kekurangan dan kelebihan bahan tersebut. Berikut beberapa material kain pembuatan topi bucket hat.

1. Kain Kanvas

Kain kanvas merupakan salah satu material kain yang digunakan untuk pembuatan topi bucket hat. Kain kanvas merupakan sejenis kain yang memiliki serat tebal dan kuat. Bahan kanvas juga memiliki beberapa jenis yang dapat dipilih sesuai kebutuhan. Bahan ini memiliki kualitas yang sangat berkualitas. Namun kain kanvas ini tetap dibandrol dengan harga yang cukup murah.

2. Kain Drill

Bahan kain drill juga digunakan untuk pembuatan topi bucket hat. Bahan ini memiliki jalinan benang yang sangat kuat. Bagian depan dan bagian belakang kain drill ini berbeda. Kain ini juga sangat lembut dan tidak mudah kusut. Bahan ini juga memiliki beberapa jenis kain drill. Jadi dapat dipilih sesuai kebutuhan pengguna. Bahan ini juga banyak diminati beberapa kalangan.

3. Katun Twill

Bahan selanjutnya adalah kain katun twill. Kain ini juga merupakan salah satu kain yang digunakan untuk pembuatan topi bucket hat. Bahan ini cenderung lebih tebal dibanding kain drill. bahan ini juga cukup kuat dan tahan lama. bashan ini juga memiliki kualitas yang baik. Kain ini juga cukup diminati oleh beberapa kalangan.

4. Kain Twill PE ( Polyester )

Kain ini merupakan sejenis kain twill yang terbuat dari bahan polyester. Bahan ini memiliki ketebalan yang pas dan pori kain yang cukup. Sehingga bahan ini sering digunakan untuk pembuatan topi bucket hat. Bahan ini juga sangat berkualitas. Dan juga dibandrol dengan harga yang cukup murah. Oleh sebab itu tak heran jika topi berbahan ini banyak diminati.

5. Kain Denim

Kain selanjutnya adalah kain denim. Kain ini memiliki karakteristik yang cukup kokoh dan sangat kuat. Kain ini juga memiliki bahan kain yang cukup tebal. Bahan ini juga termasuk bahan kain yang cukup bagus. Bahan ini juga dibandrol dengan harga yang cukup murah. Tak heran jika bahan ini juga banyak diminati beberapa kalangan.

6. Kain Ripstop

Bahan ini merupakan salah satu bahan yang digunakan untuk pembuatan topi bucket hat. Bahan ini juga tahan robekan dan cenderung lebih kuat. Bahan ini juga berkualitas. dan juga dibandrol dengan harga yang murah. Jadi tidak heran jika kain ini juga banyak diminati untuk dijadikan bahan pembuatan topi bucket hat.

7. Bahan Rapel

Bahan ini juga merupakan salah satu bahan yang digunakan untuk dijadikan bahan pembuatan topi bucket hat. Kain ini memiliki karakteristik cukup tebal, agak kaku dan kuat. Kain ini juga memiliki bahan kain yang berkualitas. Bahkan bahan ini juga sering digunakan untuk dijadikan bahan topi sekelas distro. Jadi tidak heran jika bahan ini sangat diminati oleh beberapa kalangan.

Nah, itu dia beberapa informasi mengenai bucket hat. Semoga membantu ya….

Tertarik untuk custom  bucket hat ? Toko Merchandise siap membantu

Penyebab Pakaian Bau Setelah Dicuci

Penyebab Pakaian Bau Setelah Dicuci

Tentu Anda mengharapkan pakaian menjadi bersih dan wangi setelah dicuci. Namun, apa jadinya jika pakaian yang baru saja Anda cuci justru mengeluarkan bau apek yang mengganggu? Meskipun Anda sudah menggunakan detergent atau pewangi pakaian terbaik, faktanya bau apek pada pakaian tetap bisa muncul apabila Anda tidak memahami penyebabnya yang sebenarnya.

Apa saja sih penyebab pakaian bau setelah dicuci ?

Penggunaan Takaran Detergent Yang Tidak Tepat

Penyebab pakaian bau apek setelah dicuci yang pertama yaitu menggunakan detergent terlalu banyak atau terlalu sedikit. Alih-alih bersih dan wangi, menggunakan detergent secara berlebihan justru akan meninggalkan residu pada pakaian. Hal ini bisa memicu perkembangan bakteri pada pakaian dan menimbulkan bau tidak sedap.

Di lain sisi, menggunakan detergent terlalu sedikit bisa membuat pakaian menjadi tidak bersih secara maksimal. Padahal, pakaian yang kotor rentan menjadi sarang berkembangnya bakteri penyebab bau apek. Oleh karena itu, gunakanlah detergent sesuai petunjuk pemakaian yang tercantum dalam kemasan. Dengan menggunakan detergent secara cukup, itu akan membuat pakaian Anda menjadi bersih dan bebas bau apek.

Tidak Langsung Menjemur Pakaian

Penyebab pakaian bau apek setelah dicuci yang ketiga yaitu tidak langsung menjemur pakaian setelah dicuci. Pakaian yang direndam terlalu lama dalam cairan pewangi tidak akan menghasilkan aroma harum yang menempel awet pada pakaian. Justru, hal ini dapat membuat bakteri berkumpul dan menyebabkan bau tidak sedap pada rendaman pakaian. Maka dari itu, segera jemur pakaian Anda usai dicuci dan direndam dalam cairan pewangi agar tidak menjadi sarang berkembangnya bakteri. Pada akhirnya, masalah bau tidak sedap pada pakaian pun akan terminimalkan.

Tidak Menjemur Pakaian Sampai Kering

Penyebab pakaian bau apek setelah dicuci yang terakhir yaitu tidak menjemur pakaian sampai benar-benar kering. Anda harus memastikan pakaian yang Anda jemur benar-benar kering secara menyeluruh. Karena, pakaian yang belum kering sepenuhnya dapat menjadi tempat yang baik untuk pertumbuhan bakteri dan jamur. Akibatnya, akan muncul bau tidak sedap pada pakaian Anda. Pewangi pakaian yang biasa Anda gunakan pun tidak akan bekerja dengan baik jika kondisi pakaian Anda belum kering sepenuhnya.

Mencampur Yang Berkeringat Dengan Lainnya

Penyebab pakaian bau apek setelah dicuci yang keempat yaitu mencampur pakaian berkeringat dengan pakaian lainnya. Apabila Anda adalah seseorang yang aktif melakukan kegiatan berkeringat seperti olahraga, selalu ingat untuk tidak menggabungkan pakaian yang dipenuhi keringat dengan pakaian lainnya. Pasalnya, keringat berlebih yang menempel pada sebuah pakaian dapat menyebarkan bakteri ke pakaian lainnya dan menimbulkan bau tidak sedap. Sebaiknya, pisahkan terlebih dahulu pakaian yang dipenuhi keringat dengan pakaian lainnya saat Anda hendak mencucinya.

Nah, untuk menjaga pakaian Anda tetap wangi setelah dicuci. Hindari Kebiasaan seperti diatas ya. Tertarik untuk custom kaos ? Toko Mecrhandise siap membantu

Rekomendasi Kertas Untuk Buku Agenda

Rekomendasi Kertas Untuk Buku Agenda

Benda yang biasa dipakai untuk mencatat berbagai keperluan seperti mencatat jadwal kerja, hasil rapat, hingga catatan berbagai ide yang kamu temukan ini tersedia dalam pilihan yang bermacam. Salah satu contohnya adalah buku agenda.

Secara sadar atau tidak, untuk orang yang terbiasa menggunakan buka agenda kerja, selain memperhatikan ukuran yang akan dipakai juga menentukan dari jenis kertas yang dipakai dalam buku menjadi pertimbangan. Beberapa kertas yang dipakai dapat menentukan kualitas dari buku agenda harian tersebut.

Fungsinya baik untuk dipakai sebagai kelengkapan administrasi perkantoran, hingga mencatat hasil rapat atau aktivitas harian lainnya. Dalam pembuatannya, buku agenda terdapat beberapa pilihan jenis kertas. Nah, simak artikel ini ya. Karna kami akan memberikan beberapa rekomendasi kertas yang bisa kamu pilih untuk menjadi isi buku agenda kamu. Simak penjelasanya berikut ini :

HVS

Kertas pertama yang dipakai untuk isi buku agenda adalah kertas HVS. Kertas ini memiliki gramatur 60 gsm, 70 gsm, dan 100 gsm. Untuk isi buku agenda, biasanya pilihan gramatur yang dipakai adalah ukura 70 gsm. Ukuran ini termasuk yang paling ideal untuk ketebalan buku agenda.

Kertas Buram

Jenis kertas buku agenda yang terakhir adalah kertas buram atau yang juga disebut dengan kertas daur ulang. Kertas ini biasa dipakai untuk kertas coretan.

Book Paper

Meskipun dipakai untuk mencatat, beberapa jenis buku agenda menggunakan kertas ini untuk bahan isi kertasnya. Kertas ini disebut dengan book paper atau kertas novel karena biasanya dipakai untuk mencetak buku-buku novel. Kertas ini memiliki karakteristik warna yang berbeda dari kertas lain yaitu warna kekuningan atau krem. Beberapa kertasnya terlihat buram dengan berat yang lebih ringan dan nyaman disentuh. Gramatur yang tersedia mulai dari 55 gsm, 57,5 gsm, dan 70 gsm.

Nah, itu dia beberapa rekomendasi jenis kertas untuk buku agenda. Tertarik untuk custom buku agenda ? Toko Merchandise siap membantu.