Taukah Kamu Bagaimana Proses Pembuatan Pensil ?

Taukah Kamu Bagaimana Proses Pembuatan Pensil ?

Pensil merupakan salah satu alat tulis yang paling banyak digunakan di dunia. Tidak seperti pulpen, coretan dari pensil bisa dihapus oleh penghapus karet. Namun, taukah kamu bagaimana proses pembuatan pensil ? Simak artikel ini sampai habis ya.

Bahan baku pembuatan pensil ada tiga, yaitu grafit, tanah liat, dan juga kayu. Yang diolah menjadi pensil dengan langkah-langkah berikut:

  1. Grafit yang awalnya berupa batu kemudian dihancurkan hingga menjadi bubuk. Tanah liat juga dikeringkan dan dihancurkan menjadi bentuk bubuk. Bubuk grafit dan tanah liat kemudian dibakar selama tiga hari untuk memastikan keduanya benar-benar kering dan siap dibuat pensil.
  2. Bubuk grafit dan bubuk tanah liat dicampur dengan air. Campuran tersebut menghasilkan pasta yang yang lembut dan siap dicetak. Pasta tersebut kemudian dicetak oleh mesin menjadi silinder panjang yang tipis atau dikenal sebagai inti pensil.
  3. Disadur dari General Pencil Company, inti pensil yang berbentuk silinder tersebut dibakar dalam oven dengan suhu 1.800 derajat farenheit untuk menghasilkan ujung pensil yang halus dan keras. Pembakaran ini membuat grafit dan tanah liat membentuk ikatan yang lebih kuat sehingga pensil lebih keras.
  4. Setelah inti pensil selesai dibuat, inti kemudian dibungkus dengan kayu. Lembaran kayu diukur dengan jalur memanjang dengan diamter yang sesuai dengan inti pensil. Inti pensil kemudian dimasukkan ke dalam alur tersebut, membuat pensil tertanam dalam lembaran kayu. Lembaran kayu dan pensil tersebut kemudian ditimpa kembali dengan lembaran kayu yang lainnya membentuk struktur seperti roti lapis.
  5. Lembaran kayu tersebut kemudian dipotong menjadi satu pensil. Kemudian, pensil dicat dan diberikan aksesori lain sesuai dengan desain yang diinginkan. Warna hitam yang dihasilkan pensil berbeda-beda. Misalnya pensil 8B warnanya lebih hitam dari pensil 2B yang juga lebih hitam dari pensil HB. Disadur dari Encyclopedia Britannica, kegelapan warna pensil bergantung pada jumlah grafit dalam pensil. Artinya, semakin sedikit campuran tanah liatnya maka akan semakin hitam warna pensil yang didapatkan. Dan semakin hitam warna pensil, maka akan semakin lunak juga pensil tersebut.

Nah, sudah tau kan sekarang bagaimana proses pembuatan pensil. Jangan sampai salah ya. Tertarik untuk custom pensil ? Toko Merchandise siap membantu

Beberapa Fungsi Topi Agar yang Wajib Diketahui

Topi adalah suatu jenis penutup kepala. Penggunaan Topi dimaksudkan untuk beberapa alasan. Umumnya digunakan sebagai pelindung dari sinar matahari dan aksesoris pakaian. Topi juga dapat digunakan sebagai media promosi perusahan dan souvenir untuk dibagikan kepada pelanggan maupun khalayak lain. Ukuran nya sendiri yaitu 12 cm x 14 cm x 19 cm. Dalam beberapa upacara seremonial dan keagamaan penggunaan topi dapat menjadi keharusan. Di dunia militer topi dapat menyatakan tingkat dan kepangkatan seorang pasukan.

Untuk sebagian orang, topi adalah aksesoris yang banyak digunakan sebagai fashion sehari-hari atau juga untuk menunjang penampilan. Bahkan topi kini juga bisa dianggap sebagai ciri khas seseorang. Topi tidak membatasi cuaca apapun untuk digunakan, seperti terik atau hujan, topi seringkali menjadi pahlawan untuk kamu agar menghindari terik panas matahari atau hujan namun tetap dengan tampilan yang keren dan fashionable. Ada banyak jenis topi untuk style yang berbeda, contohnya seperti topi Trucker, Snapback, Beanie, Bucket hat, Beret dan masin banyak lagi.

Berikut adalah beberapa manfaat menakjubkan menggunakan topi:

1. Perlindungan dari Paparan Sinar Matahari

Topi adalah perisai pelindung terhadap sinar matahari berbahaya. Sinar UV dapat merusak kulit kepala dan rambut, meningkatkan risiko terbakar sinar matahari dan masalah kulit lainnya. Dengan memakai aksesoris penutup kepala ini, anda memberikan perlindungan tambahan terhadap paparan sinar matahari yang berlebihan.

2. Pemeliharaan Kesehatan Kulit Kepala

Aksesoris penutup rambut ini membantu menjaga kelembapan kulit kepala. Dengan menahan kelembaban, topi mencegah kulit kepala kering yang dapat menyebabkan gatal, ketombe, dan masalah kulit lainnya. Ini juga membantu dalam menjaga kesehatan rambut.

3. Penyamaran Rambut ‘Bad Hair Day’

Aksesoris ini merupakan penyelamat utama saat mengalami “bad hair day” atau tidak punya waktu untuk merapikan rambut. Sebuah topi modis dapat memberikan tampilan yang rapi dan gaya, tanpa perlu repot-repot menyisir rambut.

4. Menambah Gaya dan Ekspresi Diri

Dengan berbagai jenis dan model yang tersedia, anda dapat mengekspresikan kepribadian dan gaya. Sebuah topi dapat menjadi sentuhan akhir yang sempurna untuk outfit yang dipakai, memberikan nuansa yang unik dan menarik.

5. Perlindungan dari Hujan dan Cuaca Buruk

Saat cuaca tak bersahabat, seperti hujan atau salju, topi memberikan perlindungan ekstra untuk kepala dan mata. Penutup kepala tersebut membantu tetap nyaman dan fokus, terutama ketika anda berada di luar ruangan.

6. Pemanis dalam Aktivitas Luar

Topi adalah teman setia untuk berbagai aktivitas luar ruangan, seperti hiking, berlari, atau berkemah. Selain memberikan perlindungan dari elemen, penutup kepala tersebut juga membantu menjaga mata dari sinar matahari yang terang.

7. Pemfilter Debu dan Polusi Udara

Topi berfungsi sebagai filter sederhana untuk debu dan polusi udara. Ini membantu mencegah partikel-partikel tersebut agar tidak langsung mengenai rambut dan kulit kepala, menjaga kebersihan dan kesehatan.

8. Penyembunyian dari Pandangan Umum

Aksesoris kepala ini dapat memberikan sejumput privasi dan penyembunyian saat ingin berada di luar tanpa ingin dikenali atau diakui. Ini adalah opsi yang nyaman ketika ingin berjalan-jalan santai tanpa perlu berinteraksi.

Penyebab Muncul nya Karat pada Tumbler Stainless

Stainless steel merupakan bahan peralatan dapur yang banyak dipilih karena keawetannya. Meski demikian, bahan ini juga bisa berkarat, lho! Untuk itu Moms perlu mengetahui cara menghilangkan karat pada stainless steel.

Sebenarnya, noda karat pada stainless steel muncul karena pengaruh dari peralatan dapur lainnya, seperti sendok atau garpu berbahan logam yang berkarat. Ketika karat pada logam menempel di permukaan stainless steel dalam jangka waktu yang lama dan teroksidasi dengan air, maka permukaan stainless steel pun juga terkena noda karat dan menjadi tidak sedap untuk dipandang.

Penyebab Munculnya Karat pada Stainless Steel

Stainless steel dikenal karena ketahanannya terhadap korosi, tetapi tidak sepenuhnya tahan karat. Karat dapat terbentuk pada stainless steel ketika lapisan pelindung kromium oksida rusak. Berikut beberapa penyebab umum karat pada stainless steel:

  1. Cara perawatan yang kurang tepat: Ketika kotoran yang menempel tidak dibersihkan dengan benar, atau permukaan tidak dibilas dan dikeringkan secara menyeluruh setelah dibersihkan, ini dapat memungkinkan zat besi bereaksi terhadap oksigen di udara, sehingga menyebabkan karat.
  2. Penggunaan sikat kawat atau wol baja: Penggunaan sikat atau wol berbahan baja yang biasa digunakan untuk mencuci piring dapat memicu karat. Ini karena terdapat partikel-partikel baja yang menempel pada permukaan stainless.
  3. Paparan bahan kimia: Paparan bahan kimia tertentu seperti asam sulfat terbukti dapat memicu karat pada permukaan stainless steel.

Cara Menghilangkan Karat pada Stainless Steel

Apabila peralatan dapur Moms yang terbuat dari stainless steel mengalami karat yang disebabkan oleh hal-hal di atas, jangan khawatir karena ada banyak cara menghilangkan karat pada stainless steel yang bisa dilakukan.

Apa saja? Berikut cara menghilangkan karat pada stainless steel. Siapkan bahan-bahan dan ikuti langkahnya ya, Moms.

1. Uap Panas

Cara menghilangkan karat pada stainless steel yang pertama ialah dengan memanfaatkan uap panas dari air mendidih. Dengan menggunakan uap panas, karat pada permukaan stainless steel pun dapat dibersihkan dengan mudah, lho. Moms hanya perlu menyiapkan air mendidih dan kain microfiber. Caranya pun tidaklah sulit, cukup letakkan kain microfiber di atas permukaan stainless steel yang berkarat. Kemudian, tuangkan cukup air mendidih ke atas kain untuk membasahinya. Biarkan uap bekerja selama 5 – 10 menit. Setelah permukaan stainless steel mendingin, gosok permukaan menggunakan kain dengan gerakan mengikuti arah serat.

2. Soda Kue dan Sabun Cuci Piring

Cara menghilangkan karat pada stainless steel yang berikutnya, yakni menggunakan soda kue dan sabun cuci piring. Soda kue dan sabun cuci piring memang bisa digunakan sebagai pembersih peralatan dapur yang mudah dan terbukti ampuh. Soda kue adalah bahan abrasif yang sangat halus yang tidak mungkin menggores permukaan stainless steel secara serius. Jadi, peralatan dapur Moms yang terbuat dari stainless steel pun tetap terlihat bagus dan tahan lama. Untuk menghilangkan karat pada stainless steel, oleskan campuran soda kue dan sabun cuci piring cair ke kain mikrofiber atau kain lembut lainnya, dan gosokkan pada noda, gerakkan maju mundur searah dengan serat logam. Jika noda karat sudah benar-benar hilang, bilas permukaan stainless steel menggunakan air dan keringkan menggunakan kain bersih.

3. Cuka

Cuka menjadi bahan lainnya yang mudah digunakan sebagai cara menghilangkan karat pada stainless steel. Moms bisa menghilangkan noda karat pada stainless steel dengan menuangkan sedikit cuka putih atau cuka sari apel ke permukaan yang bernoda. Biarkan selama beberapa menit, asam lembut dalam cuka dapat mengangkat noda. Gosok noda dengan kain lembut, mengikuti serat baja. Bilas sampai bersih dan keringkan permukaannya dengan kain lap atau handuk bersih.

4. Jus Lemon dan Soda Kue

Cara menghilangkan karat pada stainless steel yang selanjutnya adalah dengan menggunakanjus lemon yang dicampur dengan soda kue. Kedua bahan-bahan ini akan bekerja dengan baik dalam menyerap noda karat sehingga permukaan stainless steel kembali bersih. Caranya, campurkan beberapa sendok soda kue dengan jus lemon. Moms bisa memperkirakan takarannya dengan luas noda karat pada stainless steel. Pasta soda kue dan jus lemon tersebut kemudian dapat digunakan untuk menutupi noda karat pada permukaan stainless steel sepenuhnya. Lalu, gunakan spons basah untuk membersihkan kotoran. Jika pasta ini tidak sepenuhnya membersihkan karat, oleskan pasta lagi pada stainless steel dan coba diamkan selama sekitar 30 menit sebelum dibersihkan dengan spons. Apabila Moms tidak memiliki jus lemon, jus jeruk nipis juga dapat bekerja dengan baik untuk menghilangkan noda karat.

Cara Mencuci Tumbler yang Baru

Tumbler yang benar baiknya Anda perhatikan dengan seksama agar kenyaman Anda ketika mengonsumsi minuman dari tumbler justru terganggu. Sebab, terkadang cara mencuci tumbler yang benar diabaikan dan justru menimbulkan masalah seperti noda pada tumbler yang bandel hingga bau tidak sedap yang ditimbulkan dari tumbler akibat kurang bersih ketika mencucinya. Salah satu yang rawan terpapar noda dan bau tak sedap biasanya ada pada jenis tumbler stainless. Meski secara fisik tumbler ini lebih kuat, namun tumbler stainless biasanya memiliki aroma khas yang terkadang mengganggu. Terutama jika Anda tidak mengikuti cara mencuci tumbler yang benar.

Mencuci tumbler stainless baru secara tepat merupakan langkah krusial untuk memastikan kebersihan botol minum yang Anda gunakan. Sebagian besar tumbler stainless didesain untuk penggunaan berulang, namun tanpa perawatan yang tepat, tumbler ini dapat menjadi sarang bakteri dan kuman yang berbahaya. Hal pertama yang perlu Anda perhatikan dalam merawat tumbler stainless baru adalah membersihkannya sebelum penggunaan pertama kali. Proses pembersihan ini tidak hanya bertujuan menghilangkan residu pabrik, tetapi juga memastikan bahwa tumbler siap digunakan dengan aman. Dengan memahami langkah-langkah yang benar, Anda dapat memperpanjang umur tumbler Anda sambil menjaga kebersihan minuman.

Mengapa Tumbler Stainless Perlu Dicuci Sebelum Penggunaan Pertama?

Mencuci tumbler stainless sebelum penggunaan pertama kali sangat penting karena ada beberapa alasan yang mendasarinya. Pertama, proses produksi tumbler stainless melibatkan berbagai tahap, termasuk pemrosesan, perakitan, dan pengemasan. Selama proses ini, tumbler mungkin terkena berbagai kontaminan seperti debu, kotoran pabrik, atau bahan kimia sisa dari proses manufaktur. Oleh karena itu, mencuci tumbler sebelum penggunaan pertama dapat membantu menghilangkan residu ini, memastikan bahwa minuman yang Anda masukkan ke dalam tumbler tetap bersih dan aman untuk dikonsumsi. Selain itu, mencuci tumbler stainless sebelum penggunaan pertama kali juga membantu menghilangkan bau atau rasa yang tidak diinginkan yang mungkin ada pada tumbler baru. Material stainless steel kadang-kadang memiliki aroma logam atau bau dari proses pembuatan atau penyimpanan yang akan terasa pada minuman Anda jika tidak dibersihkan dengan benar. Dengan mencuci tumbler sebelum digunakan, Anda dapat mengurangi kemungkinan terjadinya penularan rasa atau bau yang tidak diinginkan pada minuman Anda, memastikan pengalaman minum yang lebih menyenangkan dan menyegarkan. Berikut langkah-langkah yang digunakan untuk membersihkan tumbler baru kalian :

1. Gunakan Air Hangat dan Sabun

Cara mencuci tumbler yang benar dimulai dengan menyiapkan air hangat. Setelah air hangat telah siap, maka selanjutnya Anda perlu menuangkan air hangat tersebut ke dalam tumbler. Selanjutnya, tuangkan beberapa tetes sabun cuci piring ke dalam tumbler yang berisi air hangat tersebut. Lalu, tutup tumbler dan kocok tumbler selama beberapa menit.

Apabila bentuk dari tumbler ternyata cukup kecil dan sulit dijangkau dengan tangan, maka Anda bisa menggunakan bantuan sikat khusus pembersih botol yang banyak dijual di pasaran. Setelah disikat hingga bersih, jangan lupa untuk membilasnya dan mengeringkan tumbler tersebut hingga tidak ada air yang tersisa. Sebab, beberapa tetes air yang tersisa dari proses pencucian sangat berpotensi dihinggapi mikroba dan bakteri berbahaya lainnya.

2. Manfaatkan Cuka

Cara mencuci tumbler yang benar selanjutnya, Anda bisa memanfaatkan bantuan cairan cuka. Ternyata jenis bahan pelengkap masakan ini sangat bermanfaat untuk membuat tumbler aman dari adanya bakteri. Sebabnya, cuka adalah jenis bahan alami yang agresif dan sangat efektif dalam membersihkan kotoran serta membunuh beberapa jenis kuman penyebab penyakit yang bisa hinggap di dalam tumbler.

Sebenarnya, cara ini akan lebih efektif lagi apabila Anda sebelumnya sudah mencuci dengan sabun dan air hangat. Cuka ini cukup dituangkan ke dalam tumbler dan beri air dingin. Setelah itu, diamkan cairan cuka tersebut hingga semalaman agar mendapat hasil yang maksimal.

3. Bersihkan dengan Baking Soda

Selanjutnya, mungkin menjadi cara yang dapat dibilang cukup mudah untuk dilakukan. Sebab tidak diperlukan tenaga lebih apabila menggunakan baking soda untuk membersihkan tumbler. Caranya yaitu cukup dengan menuangkan baking soda dan mencampurkannya dengan air hangat. Setelah baking soda tercampur rata, Anda cukup mendiamkannya selama satu malam, lalu bilas pada keesokan harinya sebelum digunakan.

Penting Gak Sih Pakai Card Holder ?

Penting Gak Sih Pakai Card Holder ?

Card holder biasanya akan di kalungkan di bagian leher, agar mudah untuk dilihat orang lain. Jika anda merupakan karyawan baru di sebuah perusahaan, maka anda membutuhkan card holder ini. Ada berbagai jenis bahan pembuatan card holder yang bisa anda gunakan, misalnya saja bahan kulit.

Lalu, sebenarnya worth it gak sih pakai card holder ? Simak penjelasannya pada artikel ini ya.

Selain digunakan untuk mempermudah orang lain mengenal anda, ada beberapa fungsi lain dari ID card holder yang perlu anda ketahui. Apa saja itu? Berikut di bawah ini beberapa fungsi lain dari card holder.

Mempermudah Orang Lain Mengenali Anda

Dengan menggunakan card holder, orang yang bertemu dengan anda akan mudah untuk mengenali anda. Karena tanda pengenal anda menggantung di leher, sehingga memungkinkan orang lain untuk melihatnya.

Meminimalisir Id Card Rusak

Apabila tanda pengenal anda tidak terlindungi, maka besar kemungkinan ID card tersebut terkena cairan tertentu yang mengakibatkan kotor. Jika ID card kotor dan meninggalkan bekas noda, akan menurunkan tampilan tanda pengenal anda.

Bahkan tanda pengenal yang kotor akan menutupi identitas anda, sehingga sulit untuk dikenali. Terkadang saat anda mencoba menghilangkan bekas noda yang menempel, permukaan ID card anda ikut mengelupas dan membuat tanda pengenal anda rusak.

Jika anda menggunakan card holder, maka ketika tanda pengenal anda terkena kotoran tidak akan mengenai permukaan ID card anda secara langsung. Sehingga anda tidak perlu khawatir lagi jika ID card anda terkena kotoran, karena sudah dilindungi oleh card holder yang akan lebih mudah membersihkannya.

Sebagai Item Fashion

Ada berbagai bahan yang digunakan untuk membuat card holder ini, salah satunya bahan kulit. Dengan menggunakan card holder kulit, akan membantu untuk mempercantik tampilan anda di kantor. Anda bisa memadu-padankan outfit anda dengan card holder yang menampilkan kesan eksklusif ini.

Id Card Terhindar Dari Paparan Sinar Matahari

Tidak hanya pakaian saja yang warnanya akan mudah pudar apabila terlalu sering digunakan di bawah sinar matahari langsung. Begitu pula ID card, jika terlalu sering tanda pengenal anda terkena paparan sinar matahari secara langsung bukan tidak mungkin warnanya akan memudar.

Agar tanda pengenal anda tidak mudah memudar warnanya, maka perlu menggunakan card holder. Sehingga saat terkena sinar matahari, tidak langsung mengenai permukaan ID card anda. ID card akan terlindungi dibalik lapisan card holder yang anda miliki.

Sehingga penggunaan card holder ini sangat diperlukan terutama untuk anda yang bertugas di lapangan. Anda akan lebih sering terkena paparan matahari secara langsung, oleh sebab itu menggunakan card holder merupakan salah satu solusi agar warna dari ID card anda tidak memudar dan tetap awet.

Gimana, masih ragu mau pakai card holder ? mau custom card holder ? tenang Toko Merchandise siap membantu