Tips Memilih Tumbler yang Bagus

Kini menggunakan dan membawa tumbler botol air minum sendiri saat bepergian memang sudah menjadi kebisaan bagus untuk sebagian masyarakat. Selain bisa membantu memastikan kebersihkan air yang diminum, penggunaan tumbler pribadi juga membantu menekan jumlah sampah plastik yang berasal dari kemasan air sekali pakai dan sedotan plastik minuman. Tak hanya itu, menggunakan tumbler juga bisa menghemat pengeluaran untuk membeli minuman di luar serta bisa mejadi motivasi kepada orang lain yang ada di sekitar kamu untuk ikut menggunakan tumbler sendiri.

Maka tidak heran jika sekarang sudah banyak masyarakat mulai dari anak-anak hingga orang dewasa yang mulai menggunakan tumbler sebagai wadah minuman. Penggunaan tumbler yang sudah menjadi trend, membuat tumbler bisa dengan mudah ditemui dimana saja baik toko offline maupun online. Banyaknya penjual tumbler memang sangat membantu, tapi kamu harus lebih berhati-hati karena pastinya semua tumbler yang dijual memiliki perbedaan terutama dari segi kualitas.

Tips Memilih Tumbler

Penggunaan tumbler sebagai tempat air minum dan cenderung digunakan selama 24 jam tentu menuntut pengguna untuk lebih memilihnya secara tepat demi keamanan dan kesehatan tubuh. Berikut adalah tips memilih tumbler yang aman dan berkualitas.

1. Memilih Bahan Dasar Tumbler

Tak hanya memilih dari kemasan yang eye-catching, pemilihan tumbler hendaknya mengutamakan bahan dasar atau material pembuatannya. Hal ini tentu akan berpengaruh dalam proses penggunaan dan perawatannya.

Misalnya, tumbler dengan material stainless steel tentu akan cenderung lebih tahan lama dan awet dibandingkan dengan tumbler berbahan dasar plastik. Material ini tiidak berpori, sehingga tidak bisa dimasuki kuman dan bakteri. Selain itu, boleh atau tidaknya memasukkan air panas secara langsung pada tumbler juga perlu diperhatikan agar tumbler yang dimiliki bisa bertahan lama.

2. Perhatikan Label BPA Free

Sebelum nemilih tumbler, hendaknya perhatikan terlebih dahulu ada atau tidaknya label BPA Free (bebas BPA) yang biasanya dicantumkan di bagian bawah produk. BPA sendiri merupakan bahan kimia yang sering terdapat pada kemasan makanan dan minuman. Penggunaan BPA dalam jangka panjang akan berdampak buruk bagi kesahatan karena dapat menyebabkan penyakit kanker.

3. Pilih Ukuran sesuai Kebutuhan

Tumbler hadir dengan berbagai bentuk dan ukuran. Pilihlah yang paling sesuai dengan kebutuhan. Misalnya, pengguna dengan aktivitas yang padat di luar ruangan tentu membutuhkan model yang praktis dengan volume air yang lebih banyak.

4. Pastikan Double Lock

Tumbler yang berkualitas juga dilihat dari double lock atau karet di bagian penutup. Benda ini bertujuan untuk mencegah cairan di dalam wadah tumpah atau merembes keluar. Sungguh sangat disayangkan, bukan jika membawa tumbler, tetapi berakhir bocor?

5. Perhatikan Daya Tumbler

Daya di sini berarti kemampuan tumbler dalam menyimpan minuman. Hal yang utama adalah ketahanan tumbler dalam menjaga suhu air. Kemampuan ini bergantung pada material dasar yang disebutkan pada poin pertama. Pastikan untuk memilih tumbler yang sesuai dengan keinginan, termasuk apakah bisa menjaga suhu air panas atau dingin dalam jangka waktu lama.

Itulah tadi tips memilih tumbler yang aman dan berkualitas. Tentu setiap orang memiliki selera yang berbeda, tetapi deretan poin di atas bisa digunakan untuk mempertimbangkan dalam proses pemilihan agar berdampak positif dalam kesehatan dan efektivitas sehari-hari.

Tips Memilih Buku Agenda

Tips Memilih Buku Agenda

Saat ini berbagai jenis buku agenda untuk bisnis mudah sekali dijumpai di pasaran. Ada yang berformat kolom mingguan, bulanan, hingga harian. Memilih buku agenda bisnis pun menjadi suatu hal yang penting. Dengan memilih buku agenda yang tepat, tentu akan lebih mudah bagi Anda menggunakannya.

Sudah tahukah kamu apa saja tips dalam memilih buku agenda ? Simak selengkapnya pada artikel ini ya.

Ukuran 

Memilih buku agenda bisnis perlu disesuaikan dengan aktivitas dan jam terbang. Misalnya bagi Anda yang lebih sering ke lapangan, atau berpergian, maka buku agenda dengan ukuran minimalis bisa jadi pilihan. Ukuran yang minimalis dapat lebih mudah untuk dibawa-bawa, dimasukkan dalam tas atau bahkan saku baju.

Format Isi

Layout buku agenda bisa berbeda. Hal ini demi memenuhi kebutuhan yang sesuai dengan penggunanya. Fungsi dari format ini, tentu membantu Anda dalam mengatur jadwal. Pilihlah layout yang paling mudah untuk digunakan. Umumnya ada 4 format isi buku agenda. Yaitu bulanan, mingguan, tabel mingguan dan harian. Pada format harian, Anda bisa menulis jadwal harian Anda dengan detil satu halaman penuh.

Cover

Buku agenda bisnis umumnya digunakan selama setahun. Selama itu, buku agenda tentu harus selalu dalam keadaan baik. Bagaimanapun, buku agenda bisnis tentunya berisi hal-hal yang penting terkait bisnis Anda bukan? Untuk itu, pilihlah secara hati-hati ketahanan buku agenda bisnis Anda.

Jumlah Halaman

Karena buku agenda bisnis dipakai untuk jangka panjang, maka Anda perlu juga memperhatikan jumlah isi halamannya. Anda bisa kerepotan jika di tengah-tengah jadwal, halaman buku agenda Anda habis. Sesuaikan kebutuhan tebal halaman buku agenda bisnis Anda. Atau Anda bisa mengantisipasinya dengan menyediakan cadangan buku ketika tahu buku Anda sudah menipis halaman kosongnya.

Itu dia beberapa tips dalam memilih buku agenda. Tertarik untuk custom buku agenda ? Toko Merchandise siap membantu

Kipas Portable Kamu Gak Bisa Dicharger ? Simak Penjelasannya !

Kipas Portable Kamu Gak Bisa Dicharger ? Simak Penjelasannya !

Kipas angin portable merupakan barang elektronik yang sangat membantu ketika bepergian. Ketika cuaca panas, tentu kipas angin ini sangat dibutuhkan. Akan tetapi beberapa mengalami masalah kipas angin portable tidak bisa dicharger.

Kira-kira apa ya penyebabnya ?

Ada beberapa penyebab kipas angin portable tidak bisa dicas:

  • baterai sudah tidak bisa diisi ulang
  • kerusakan pada charger
  • overheat
  • komponen pada kipas angin rusak

Lalu, bagaimana cara mengatasinya ?

  1. Jika mengalami kerusakan, segera ganti kabel atau konektornya, namun jika dalam kondisi yang baik, artinya terjadi kerusakan di bagian lainnya.
  2. Mengganti baterainya, jika masalahnya terdapat pada baterai kipas angin portable. Ketika bagian konektor atau kabelnya masih baik, bisa jadi masalahnya karena baterainya sudah tidak bisa diisi ulang.
  3. Periksa komponen lainnya jika baterainya masih baik. Bisa jadi, komponennya mengalami kerusakan atau aus. Periksa dengan membuka bagian demi bagian dan ganti jika ada yang rusak.
  4. Masalah terakhir adalah bisa saja karena kipas terlalu panas atau overheat. Jika hal ini terjadi, sebelum mengecas pastikan kipas sudah dingin terlebih dahulu baru setelah itu dicas kembali.

Nah, itu dia penjelasannya beberapa alasan kenapa kipas portable kamu gak bisa di charger. Tertarik untuk custom Kipas Portable ? Toko Merchandise siap membantu

Bedanya Earphone dengan Airpods

Perbedaan AirPods vs EarPods cukup ramai dibicarakan para pecinta teknologi beberapa waktu belakangan. Khususnya bagi para pengguna produk perangkat audio dari Apple. Perangkat audio ini tidak lepas dari kehidupan kita sehari-hari. Entah hanya untuk mendengarkan musik, kebutuhan bekerja, dan lain sebagainya.

Earphone adalah perangkat audio kecil yang dirancang untuk dimasukkan ke dalam telinga atau melekat pada telinga. Mereka biasanya terdiri dari dua speaker mini yang disebut driver yang menghasilkan suara stereo.

Perangkat ini sering digunakan untuk mendengarkan musik, menerima panggilan telepon, atau bermain game secara pribadi tanpa mengganggu orang di sekitar. Earphone sering kali lebih ringkas dan portabel daripada headphone atau headset yang lebih besar

Hal ini sangat cocok untuk digunakan saat bepergian atau berolahraga. Mereka tersedia dalam berbagai bentuk, termasuk earphone dalam (in-ear), earphone telinga (earbuds), dan earphone dengan fitur-fitur tambahan.

Misalnya, noise-cancellation atau konektivitas nirkabel. Perangkat audio tersebut biasanya menggunakan koneksi kabel atau nirkabel, tergantung pada model dan preferensi pengguna.

AirPods diluncurkan pada tahun 2016 lalu oleh Apple dengan konsep true wireless. Itu artinya, pihak pabrikan tidak menyematkan kabel pada produk terbaru ini. Kemudian, dari segi ketahanan baterainya diklaim lebih baik, termasuk kualitas audio yang ditawarkan kepada penggunanya.

Selain itu, AirPods juga dilengkapi dengan mikrofon untuk memfilter kebisingan suara. Terutama saat digunakan untuk melakukan panggilan, mendengarkan musik, dan menikmati konten lainnya. Kerennya lagi, AirPods tekoneksi dengan virtual assistant Apple yakni Siri.

Pada tahun 2019, Apple kembali meluncurkan generasi kedua AirPods setelah kesuksesan sebelumnya, yakni AirPods 2. Secara desain memang mirip dengan generasi awal. Namun, di generasi terbaru ini dibekali dengan chip H1 yang membuatnya lebih simpel ketika mengaktifkan siri dengan cukup mengatakan “Hey Siri”.

Beberapa perbedaan nya yang bisa kamu cek :

Desain AirPods vs EarPohone

Selanjutnya, dari segi desainnya juga hampir sama. Yakni sepasang perangkat audio yang disesuaikan dengan kontur telinga pengguna. Perbedaan yang mencolok dari segi desain ini adalah AirPods tidak dilengkapi kabel.

Tentu, ini menjadi pilihan bagi Anda yang menekankan kepraktisan seperti untuk berolahraga. Lalu, AirPods memiliki case khusus yang juga berfungsi sebagai tempat untuk mengisi daya perangkat. Untuk bobot perangkat, tidak memiliki perbedaan yang mencolok dan sama-sama nyaman digunakan.

Perbandingan Audio, Musik, dan Penggunaan

Perbandingan yang pertama adalah dari segi kualitas audio. Sebenarnya, antara AirPods vs EarPods memiliki kualitas audio yang tidak jauh berbeda. Hanya saja, untuk bass AirPods dinilai lebih baik. Terutama saat pengguna mendengarkan genre musik tertentu seperti rock, hip-hop, dan lain sebagainya.

Dari sisi penggunaan, EarPods memiliki pengaturan kontrol fisik seperti PlayPause, dan pengaturan volume. Kemudian terdapat pengaturan Fast ForwardRewindSkip, dan Previous. Namun, di AirPods pengaturannya lebih sedikit. Di sini pengguna hanya bisa memilih dan mengaktifkan dua fungsi secara bersamaan saja.

Perbedaan Harga

Hal lainnya yang penting untuk disimak dan jadi pembeda antara AirPods vs EarPods yakni dari segi harga. Seperti disinggung sebelumnya, EarPods memang lebih terjangkau yakni di kisaran mulai Rp500 ribuan. Sementara, AirPods generasi ke-2 dibanderol sekitar Rp1.8 jutaan dan Rp3.2 jutaan untuk AirPods generasi ke-3 apabila dikonversikan ke mata uang Rupiah.

Tak sampai di situ saja, jika pengguna AirPods mengalami kerusakan perangkat dan ingin memperbaikinya, tentu akan mengeluarkan biaya lebih. Sebab, ketika komponen perangkat dijual terpisah, harganya pun cukup tinggi untuk biaya servisnya.

Blacu Atau Kanvas ? Worth It Yang Mana Ya ?

Blacu Atau Kanvas ? Worth It Yang Mana Ya ?

Bahan totebag saat ini memang beragam. Namun, ada dua jenis kain yang sering digunakan yakni kain blacu dan kain kanvas. Meski terlihat hampir sama namun dari segi karakternya sebenarnya berbeda bila Anda jeli mengenalinya. Apa saja perbedaan dan karakteristik keduanya?

Kain blacu dikenal pula dengan sebutan kain mori. Bahan utama pembuatannya adalah kapas yang sudah ditenun. Lalu, untuk jenisnya juga dibagi menjadi dua yakni mori yang sudah dibleaching dan kain mori yang belum diputihkan. Jenis kedua inilah yang disebut blacu.  Dari segi ketebalan, memang tidak begitu tebal. Sedangkan untuk teksturnya relatif lebih kasar karena serat-seratnya yang ada di permukaan. Harganya pun cukup terjangkau.

Biasanya, jenis kain kerap digunakan untuk media lukis. Namun, seiring perkembangan zaman kain ini pun menjadi bahan totebag yang cukup baik. Selain itu, kanvas yang digunakan untuk melukis berbeda dengan kain kanvas untuk totebag yang disebut baby canvas. Karakteristik dari kain ini ialah ketebalannya yang cukup tinggi. Dengan begitu, lebih kuat untuk menampung barang-barang saat belanja. Dari segi tekstur pun lebih halus dari bagian luar atau permukaannya. Di sisi lain, harganya pun cukup tinggi dan sepadan dengan kualitas yang dimilikinya.

Lalu mana yang lebih worth it untuk dijadikan totebag ?

Jika Anda lebih mementingkan kualitas dan tingkat keawetan yang tinggi untuk totebag souvenir maka pilihan tepat adalah kain kanvas. Hal ini karena tekstur kanvas lebih tebal. Meski begitu, kain ini tidaklah kasar melainkan bertekstur lembut sehingga penggunanya pun lebih nyaman. Berbeda halnya yang cenderung mempertimbangkan dari harga yang terjangkau. Di sini, Anda bisa memilih kain blacu sebagai tas totebag. Akan tetapi untuk teksturnya tidaklah sehalus kain kanvas dan tingkat ketebalannya yang cukup rendah. Namun di sisi lain masih cukup untuk menampung barang-barang bawaan Anda.

Perbedaan

1. Ketebalan Bahan

Bahan kanvas memiliki ketebalan yang lebih unggul dibandingkan dengan blacu. Karena pada umumnya kanvas dibuat dengan teknik benang dua lapis, sehingga bobot bahannya menjadi lebih berat serta memberikan ketebalan secara rata pada seluruh permukaan.

2. Tekstur Bahan

Kanvas memiliki serat yang lebih rapat, hal ini karena dipengaruhi oleh faktor jenis benang yang digunakan pada proses tenun. Sedangkan blacu serat yang dimiliki lebih lebar.

3. Harga

Dari ulasan sebelumnya sudah dapat ditebak bukan bahwa totebag dari bahan kanvas pasti terlihat lebih mahal. Mengingat teknik pengerjaan yang berbeda, hal ini membuat totebag dengan bahan kanvas lebih mahal dibandingkan dengan blacu.

Nah, dari ulasan yang sudah kami jelaskan kira-kira kamu mau pilih yang mana nih ? keduanya sama-sama worth it to buy kok, kembali lagi sesuaikan dengan kebutuhan dan selera kamu ya. Tertarik untuk custom totebag ? Toko Merchandise siap membantu