Beda Bahan Thumbler, Beda Cara Rawatnya Loh !

Bahan tumbler memiliki karakteristik berbeda-beda. Saat ini banyak yang mengartikan tumbler sama dengan botol minum. Walaupun bisa digunakan saat bepergian dan terbuat dari kaca, namun tumbler tidak bisa mempertahankan suhu air. Beda dengan botol minum yang sudah dirancang untuk mempertahankan suhu.
Lalu, apa bahan tumbler bisa untuk panas dan dingin? Bisa, namun tidak semua bahan dapat menahan panas atau dingin. Simak artikel ini ya, karena kami akan menjelaskan karakteristik thumbler serta cara merawatnya.
Stainless Steel
Tumbler stainless steel adalah tumbler yang terbuat dari bahan anti karat stainless steel. Stainless steel merupakan bahan yang populer karena kuat, tahan lama, mudah perawatan, anti karat, dan mampu menahan suhu air hingga 12 jam.
Bahan tumbler stainless steel memiliki perawatan yang cukup mudah. Pengguna hanya perlu membersihkan tumbler menggunakan sabun dan air, lalu mengeringkannya. Bahan stainless steel mampu menjaga kemilaunya cukup lama, sehingga biasa digunakan sebagai souvenir eksklusif.
Plastik
Bahan tumbler adalah plastik karena murah, mudah dibentuk, ringan, dan tersedia dalam desain yang cukup banyak. Walau memiliki harga yang murah, namun pengguna harus tetap memperhatikan bahan plastik yang digunakan. Pastikan plastik yang dipakai telah memiliki sertifikat food grade dan BPA free.
Tumbler yang menggunakan berbahan plastik cukup dicuci menggunakan sabun dan air. Namun, terkadang beberapa jenis noda sulit dibersihkan hingga kadang membuat tumbler plastik terlihat kotor dan kusam.
Alumunium
Selain stainless steel, bahan logam yang sering digunakan untuk bahan tumbler adalah alumunium. Bahan alumunium lebih terjangkau dibanding stainless steel, namun cukup bisa menahan panas dengan baik. Sayangnya, tumbler yang menggunakan aluminium dapat mengalirkan panas ke permukaan tumbler. Sehingga, pengguna bisa merasakan hangat atau dingin dari permukaan tumbler. Selain itu, aluminium dapat melepaskan serpihan aluminium ke serpihan cairan.
Sama seperti bahan lainnya, perawatan tumbler metal seperti alumunium cukup mudah. Cukup bersihkan dengan sabun dan air, lalu dikeringkan.
Akrilik
Akrilik berbeda dengan plastik. Bahan tumbler ini memiliki warna yang cerah dan menarik, berkualitas hampir sama seperti stainless steel, mudah pecah dibanding plastik, dan tidak mengembun jika isian tumbler air dingin.
Cara perawatan tumbler akrilik sama seperti bahan lainnya, hanya harus berhati – hati agar tumbler tidak terjatuh karena mudah sekali pecah.
Kaca
Bahan kaca sudah jarang digunakan, namun untuk merek tertentu masih menggunakan kaca sebagai bahan bakunya. Kaca memiliki tampilan yang elegan dan aman untuk kesehatan karena tidak melepaskan zat kimia berbahaya ke makanan atau minuman. Tumbler kaca tidak berpori, tidak menyerap dan juga tidak melepaskan senyawa kimia saat digunakan.
Perawatan tumbler berbahan kaca lebih mudah, tinggal dicuci menggunakan sabun dan air, lalu dikeringkan.
Gimana, udah tau kan ada banyak karakteristik thumbler. Udah paham kan cara merawatnya, jangan sampai salah ya. Tertarik untuk custom thumbler ? Toko Merchandise siap membantu