Tips Merawat Kipas Portable Agar Awet

Tips Merawat Kipas Portable Agar Awet

Kipas angin menjadi salah satu alat elektronik wajib di rumah. Sayangnya, ukurannya yang cukup besar membuatnya jadi nggak memungkinkan untuk dibawa saat bertamasya.  Tetapi tenang saja, karena ada kipas angin portable yang membuat kamu mendapatkan udara sejuk di mana pun dan kapan pun.

Adanya cara kerja kipas angin biasa ini sama dengan yang ada di kipas angin portable, makanya itu banyak para traveler yang membawa alat tersebut saat bertamasya. Keunikan alat elektronik satu ini adalah ukurannya yang kecil, jadi bisa memungkinkan untuk masuk ke dalam tas.

Apalagi, kipas angin portable juga hadir dengan desain dan warna yang beragam. Bahkan banyak produk yang memiliki model mirip kartun seperti Mickey Mouse, Minion, Doraemon, dan masih banyak lagi.

Jadi bagaimana? Merasa tertarik untuk membeli, kalau iya maka kamu wajib mengetahui tips & trick merawat kipas angin portable. Tujuannya agar kualitas barang yang kamu beli tetap terjaga dan nggak gampang rusak, deh

Cara perawatan pun cukup mudah hanya perlu menyimpan kipas angin portable di tempat yang aman. Pastikan nggak menyimpannya di tempat yang lembab atau langsung terpapar sinar matahari karena bisa membuatnya lebih cepat rusak.

Selanjutnya, jangan nyalakan kipas angin portable secara terus menerus. Jika kamu terus melakukan hal tersebut maka bisa menyebabkan kipas akan cepat panas yang berakibat lebih mudah rusak hingga beri efek samping pada kesehatan.

Yuk, buat custom kipas portable kamu di Toko Merchandise

Kenapa Kipas Angin Portable Tiba-Tiba Mati Sendiri ?

Kenapa Kipas Angin Portable Tiba-Tiba Mati Sendiri ?

Kipas angin portable adalah alat yang berguna untuk menghasilkan udara di sekitar kita. Alat ini terdiri dari baling-baling yang diputar oleh motor dinamo atau mesin, sehingga menghasilkan aliran udara yang segar.

Peran kipas angin portable sangat berguna di kehidupan sehari-hari. Namun, pasti anda suka kesal tidak kalau kipas anginnya tiba-tiba mati, tapi tidak tahu penyebabnya apa?

Nah, pada artikel ini kami sudah merangkum beberapa penyebab kipas portable tiba-tiba bisa mati sendiri.

1. Mengalami Overheat

Kipas angin bisa mati jika terlalu panas atau overheat. Penyebab overheat bisa bervariasi, misalnya karena kipas angin dinyalakan terus menerus tanpa istirahat, lingkungan yang terlalu panas, atau mungkin terdapat gangguan pada sistem pendinginan. Kondisi ini bisa mengakibatkan kipas angin mati secara tiba-tiba. Jika sudah begini, kipas angin memerlukan waktu untuk dingin kembali sebelum bisa digunakan lagi.

2. Dinamo Rusak

Dinamo yang rusak atau kabel yang putus dapat menyebabkan kipas angin tidak dapat berputar. Kipas angin menggunakan motor sebagai sumber tenaga untuk menghasilkan angin.Kerusakan motor dinamo dapat disebabkan oleh berbagai faktor seperti kelembapan, kotoran atau debu yang menumpuk pada bagian motor dinamo, kabel yang rusak, atau tegangan listrik yang tidak stabil.

3. Kapasitor Mati

Kapasitor pada kipas angin dapat rusak akibat faktor usia atau kualitas kapasitor yang buruk. Kapasitor yang mati dapat membuat kipas angin tidak bisa berputar.Kapasitor berfungsi untuk mengalirkan listrik ke motor kipas. Jika kapasitor rusak, maka kipas angin tidak akan berputar dengan baik dan akhirnya mati.

Itu dia beberapa penyebab kipas angin portable mati. Semoga informasi ini bermanfaat ya…..

 

Mengenal Sejarah Kipas Angin yang Menarik untuk Diketahui

Mengenal Sejarah Kipas Angin yang Menarik untuk Diketahui

Kipas Angin adalah alat yang digunakan untuk mendinginkan ruangan dengan hembusan angin yang berputar dalam alat.
Dikutip dari buku Rumah Ide: Home Appliances yang disusun oleh Imelda Akmal Architecture Writer Studio (2009:19), kipas angin adalah perangkat yang berfungsi sebagai pendingin udara, penyegar udara, dan ventilasi.
Kipas angin umumnya bisa dibedakan menjadi kipas angin tradisional yang digerakkan dengan tangan dan kipas angin listrik yang digerakkan dengan tenaga listrik.
Saat ini, kipas angin diproduksi dengan berbagai macam bentuk dan ukuran, mulai dari kipas angin duduk yang bisa diletakkan di meja, kipas angin berdiri, serta kipas angin gantung.
Kipas angin pertama kali ditemukan sekitar 4000 tahun lalu. Kipas angin ini ditemukan di sebuah makam raja di Mesir bernama Raja Tutankhamen. Pada masa itu kipas angin digunakan untuk upacara keagamaan. Hal ini membuat kipas angin dianggap sebagai benda yang sakral.
Kipas angin listrik pertama ditemukan pada 1882 oleh Schuyler Skaats Wheeler, dengan bentuk awalnya berupa dua buah baling-baling.
Menurut Iswara N. Raditya dalam buku berjudul 200 Tokoh Super Jenius Penemu dan Perintis Dunia (2012: 533), Wheeler adalah seorang pria kelahiran Massachusetts, Amerika Serikat pada 17 Mei 1860. Ia berhasil menemukan kipas angin listrik pada 1882.
Mulanya Wheeler membuat sketsa dan menguji sketsa tersebut. Berdasarkan teori yang tergambar pada sketsa kipas angin listrik, dua bilah kipas yang tergambar akan berputar.
Dua buah kipas yang berputar tersebut kemudian dikenal dengan nama kipas angin listrik. Sedangkan motor penggerak kini lebih dikenal dengan nama dinamo.
Penemuan kipas angin listrik yang diinisiasi Wheeler ini kemudian diproduksi secara massal untuk kemudian dijual ke publik. Wheeler memproduksi kipas angin temuannya pada Crocker and Curtis Electric Motor Company yang merupakan perusahaan motor listrik milik Charles G. Francis Curtis dan Crocker B.
Selain kipas angin listrik, Wheeler juga ikut menemukan beberapa benda listrik dan motor penggerak, seperti elevator listrik. Hal ini membuat nama Wheeler disebut sebagai salah satu tokoh yang berperan besar dalam perkembangan dunia kelistrikan khususnya di New York.
Demikian pembahasan mengenai sejarah kipas angin yang menarik untuk diketahui.