Menghitung Penurunan Gaji Bila Dipotong 2,5 Persen untuk Tapera

Pemerintah mewajibkan seluruh pekerja swasta untuk ikut Program Tabungan Perumahan Rakyat (Tapera) layaknya Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) BPJS Kesehatan. Besaran potongan per bulan mencapai 3 persen.
Hal ini tertuang dalam Peraturan Pemerintah Nomor 21 Tahun 2024 tentang perubahan atas Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 25 Tahun 2020 tentang Tabungan Perumahan Rakyat (Tapera) yang ditetapkan pada 20 Mei 2024.

Pada pasal 15 ayat 1 disebutkan besaran simpanan Tapera sebesar 3 persen dari gaji atau upah. Kemudian di ayat 2, diatur tentang besaran simpanan peserta pekerja yang dipotong tiap bulan dari gaji adalah sebesar 2,5 persen dan yang ditanggung oleh pemberi kerja sebesar 0,5 persen.

Lalu berapakah besaran potongan per bulannya?

Misalnya, untuk pekerja yang mendapatkan gaji setara Upah Minimum Provinsi (UMP) DKI Jakarta 2024 sebesar Rp5.067.381 per bulan, maka potongan yang harus dibayarkan adalah Rp126.684 per bulan.

Hitungannya: upah per bulan x potongan per bulan
: Rp5.067.381 x 2,5 persen
: Rp126.648 per bulan

Kemudian, apabila gajinya setara UMP terbesar kedua di Indonesia yakni Papua sebesar Rp4.024.270, maka potongan per bulan ada sebesar Rp100.606 ribu per bulan

Hitungannya: upah per bulan x potongan per bulan
: Rp4.024.270 x 2,5 persen
: Rp100.606 per bulan

Lalu, jika setara UMP terbesar ketiga di Indonesia yakni Bangka Belitung yang sebesar Rp3.640.000, maka potongan per bulan ada sebesar Rp91 ribu per bulan.

Hitungannya: upah per bulan x potongan per bulan
: Rp3.640.000 x 2,5 persen
: Rp91 ribu per bulan

Sumber : CNN Indonesia