Server Belum Pulih, Imigrasi Tambah Personel Untuk Antisipasi Antrean

Direktur Jenderal Imigrasi Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkumham) Silmy Karim menyampaikan pihaknya menambah sebanyak 100 personel di tempat pemeriksaan imigrasi (TPI) Bandara Internasional Soekarno-Hatta.
Langkah ini dilakukan untuk merespon antrean panjang imbas kendala layanan imigrasi yang terdampak gangguan teknis server pusat data nasional (PDN) Kementerian Kominfo.

“Hingga saat ini, sistem perlintasan di bandara dan pelabuhan belum dapat beroperasi normal. Untuk mengatasi situasi tersebut, kami menambah personel di tempat pemeriksaan imigrasi. Saat ini konter pemeriksaan di seluruh terminal kedatangan internasional sudah terisi penuh oleh petugas, dan akan kami tambah dengan konter tambahan,” kata Silmy Karim saat mengecek antrean dan sistem pelayanan perlintasan Terminal 3 Internasional Bandara Soekarno-Hatta, Jumat (21/6) malam.

Dalam kunjungannya itu, Silmy menyebut kondisi antrean di TPI Bandara Soekarno-Hatta sudah lebih terkendali dibandingkan hari sebelumnya.

Disampaikan Silmy, untuk mengurai antrean pihaknya juga membuka line khusus haji di area kedatangan. Sementara ini, pemeriksaan keimigrasian dilakukan secara manual.

Petugas menerakan cap kedatangan dengan menuliskan keterangan tanggal, jam, nomor penerbangan, paraf petugas serta dilakukan dokumentasi (foto). Kemudian bagi warga negara asing (WNA), dilakukan pula pencatatan nomor visa dan durasi izin tinggal.

“Sedangkan untuk mengantisipasi melintasnya penumpang yang termasuk dalam daftar cekal, sistem passenger analysis unit telah beroperasi untuk memverifikasi seseorang masuk kedalam daftar cekal atau tidak dengan menggunakan kamera yang telah tersedia di setiap konter imigrasi,” ucap dia.

Tak hanya itu, kata Silmy, pihaknya juga menyediakan ruang tunggu tambahan dengan 100 tempat duduk bagi penumpang WNI maupun WNA yang ditempatkan di luar area pemeriksaan imigrasi guna mengurangi penumpukan antrean pada jam sibuk.

“Kendala kesisteman masih terus ditangani oleh tim dari Kementerian Kominfo. Imigrasi mengambil langkah-langkah untuk memaksimalkan layanan hingga sistem normal
kembali,” pungkasnya.

Sebelumnya, Direktorat Jenderal (Ditjen) Imigrasi mengumumkan sistem Pusat Data Nasional (PDN) mengalami gangguan hingga berdampak pada semua layanan keimigrasian.

Pengumuman tersebut disampaikan lewat unggahan instagram @ditjen_imigrasi pada hari ini, Kamis (20/6).

Diketahui, PDN tidak hanya diperuntukkan bagi Ditjen Imigrasi, melainkan pusat penyimpanan dan pengelolaan data milik seluruh instansi pemerintahan di Indonesia.Ditjen Imigrasi pun meminta maaf atas gangguan sistem tersebut

“Saat ini sedang terjadi gangguan kesisteman pada Pusat Data Nasional (PDN) sehingga berdampak pada seluruh layanan keimigrasian,” demikian dikutip dari unggahan tersebut.

Sumber : CNN Indonesia