4 Bahan Plastik yang Aman Untuk Tumbler, Wajib Tahu!

Ini dapat berisi: many different colored cups and straws lined up in a row on a white surface

Memang benar bahwa saat ini banyak botol minum dengan tema lucu dan unik, yang membuat tumbler memiliki berbagai variasi bentuk yang menarik. Namun, penting untuk menyadari bahwa tidak semua tumbler cocok atau aman digunakan sebagai wadah minum. Terdapat perbedaan dalam bahan plastik yang digunakan dalam produksi tumbler, dan salah satu hal yang perlu diperhatikan adalah bahan plastik yang boleh digunakan dan yang bebas dari BPA (Bisphenol A).

BPA adalah bahan kimia yang digunakan dalam produksi beberapa jenis plastik dan tinta yang digunakan pada produk plastik. Bahan ini telah menjadi perhatian karena kemungkinan berdampak buruk pada kesehatan manusia, terutama jika terpapar dalam jumlah besar. Oleh karena itu, penting untuk memilih tumbler yang terbuat dari bahan plastik yang aman dan bebas dari BPA.

Yuk, simak 4 bahan plastik aman digunakan sebagai wadah minum!

1. Tritan

Tritan adalah jenis plastik yang tahan terhadap pemanasan dan retak. Plastik ini dianggap aman dan bebas dari BPA serta tidak berdampak pada rasa minuman yang disimpan di dalamnya.

2. Polypropylene (PP)

PP adalah bahan plastik yang sering digunakan dalam wadah makanan dan minuman. Tumbler berbahan PP umumnya aman dan tahan terhadap suhu tinggi.

3. Stainless Steel

Walaupun bukan plastik, stainless steel sering digunakan untuk membuat tumbler. Ini adalah alternatif yang baik karena tidak melepaskan zat kimia berbahaya dan memiliki sifat tahan karat.

4. Silikon

Silikon juga digunakan dalam beberapa tumbler sebagai bahan pelindung dan penutup. Silikon yang aman tidak melepaskan bahan kimia berbahaya.

Ketika memilih tumbler, pastikan untuk membaca label dan spesifikasi produk untuk memastikan bahwa tumbler tersebut aman untuk digunakan sebagai wadah minum. Carilah label “BPA-free” atau informasi tentang bahan plastik yang digunakan. Mengetahui bahan plastik yang boleh digunakan dan bebas dari BPA membantu Anda membuat pilihan yang bijak dalam memilih tumbler yang sesuai dengan kebutuhan Anda, menjaga kesehatan dan kenyamanan dalam penggunaan sehari-hari.

Perbedaan Tumbler dan Termos Air Minum yang Wajib Diketahui

Ini dapat berisi: several different types of cups and mugs on a table with succulents    Ini dapat berisi: thermos are lined up next to each other on different colored papered surfaces

Tidak sedikit orang yang masih bingung mengenai perbedaan tumbler dan termos. Banyak yang mengira bahwa tumbler itu hanyalah sebuah tempat minum berupa botol atau termos biasa yang menjaga suhu air di dalamnya dengan baik.

Meski keduanya mirip, namun, Tumbler dan termos sebenarnya berbeda. Termos umumnya digunakan untuk tujuan menyimpan air panas. Dinding pada termos yang didesain seperti kaca, membuat kalor yang ada di air panas tidak dapat berpindah cepat.

Atau dapat dikatakan, radiasi panas yang keluar dari air mendidih tersebut dapat ditahan oleh dinding di dalam termos yang berasal dari bahan yang mengkilap ini. Sehingga, air panas itu sanggup bertahan pada termos untuk waktu beberapa hari.

Sementara tumbler di awal sebenarnya digunakan sebagai penyimpan air yang bisa diminum. Namun seiring waktu, tumbler hadir dengan berbagai varian bentuk yang unik dan menggunakan jenis material yang berbeda baik itu plastik, stainless, hingga kaca.

Perbedaan Tumbler dan Termos Air Minum yang Wajib Diketahui

Dari definisi tumbler dan termos di atas, dapat disimpulkan bahwa perbedaan antara keduanya terutama terletak pada bahan yang digunakan. Namun, masih ada perbedaan lain yang perlu Anda ketahui:

1. Daya Tahan Terhadap Suhu

Salah satu perbedaan utama antara tumbler dan termos adalah dalam kemampuan menjaga suhu air. Meskipun beberapa tumbler menggunakan bahan stainless steel, mereka memiliki kemampuan menjaga suhu yang terbatas, biasanya sekitar 5-6 jam.

Di sisi lain, termos sendiri diketahui dapat menjaga suhu air sampai dengan puluhan jam. Oleh karena itu sangat cocok untuk bepergian jauh.

2. Variasi Ukuran

Berikutnya poin perbedaan yang paling menonjol adalah fleksibilitas dalam hal ukuran. Tumbler dapat dengan mudah dibawa ke berbagai aktivitas sehari-hari, seperti pergi ke kantor, bertemu teman, atau bahkan ke tempat kebugaran, karena ukurannya yang kompak.

Sementara itu, termos tersedia dalam berbagai ukuran, termasuk yang lebih besar, yang mungkin kurang praktis untuk dibawa ke mana-mana dan cenderung lebih sulit untuk diangkut.

3. Perbedaan dari Segi Harga

Selain itu, perbedaan tumbler dan termos juga tercermin pada harganya. Tumbler umumnya lebih terjangkau dengan harga mulai dari sekitar Rp 25.000, yang sangat ramah kantong.

Di sisi lain, termos memiliki kisaran harga yang biasanya lebih tinggi, dengan harga awal sekitar Rp 75.000.

4. Fungsi yang Berbeda

Meskipun pada pandangan awal, mungkin terlihat bahwa tumbler dan termos memiliki fungsi yang serupa, sebenarnya keduanya memiliki perbedaan dalam fungsi penggunaan sehari-hari.

Tumbler dirancang khusus untuk penggunaan yang lebih praktis, memungkinkan Anda untuk dengan mudah membawanya ke mana saja tanpa perlu banyak ruang penyimpanan.

Di sisi lain, termos biasanya memiliki ukuran yang lebih besar karena fungsinya lebih terfokus pada menyimpan air panas dalam jumlah yang lebih besar. Oleh karena itu, termos kurang praktis untuk dibawa ke mana-mana.

Untuk Anda yang masih bingung, tumbler cocok untuk penggunaan sehari-hari saat Anda bepergian, sementara termos lebih sesuai untuk penggunaan di rumah atau di kantor untuk menyimpan air panas dalam jumlah besar.

Kini Anda sudah mengetahui perbedaan tumbler dan termos, bukan? Bagi Anda yang ingin membeli tumbler vacuum atau termos dengan mudah, maka bisa langsung mengunjungi aplikasi Blibli. Tersedia berbagai varian menarik serta promo menarik di marketplace Blibli yang bisa membuat aktivitas belanja Anda lebih menyenangkan.

Mengenal Apa itu Tumbler, Fungsi, dan Rekomendasi Ukurannya

Ini dapat berisi: three different colored water bottles sitting next to each other on a white surface with the letter b in blue, yellow, and pink

Apa itu tumbler? Sebelum itu, perlu Anda ketahui bahwa di era serbadigital seperti sekarang, sudah banyak cara untuk mempromosikan brand atau perusahaan. Salah satunya menjadikan tumbler sebagai souvenir.

Artikel ini akan membahas pengertian tumbler beserta fungsi dan ukurannya secara jelas. Jika Anda tertarik untuk menjadikan botol minum sebagai barang souvenir atau media promosi perusahaan, pastikan untuk menyimak artikel ini hingga tuntas. Bagi yang tertarik, Anda juga dapat membaca artikel tentang Rekomendasi Tumbler untuk Souvenir dan Media Promosi.

Apa itu Tumbler?

Kini, banyak perusahaan besar menjadikan water bottle sebagai salah satu media promosi atau souvenir untuk kegiatan kantor. Lalu, sebenarnya apa itu tumbler? Menurut KBBI, tumbler adalah wadah air minum berbentuk seperti gelas tanpa gagang yang memiliki tutup.

Biasanya, botol minum terbuat dari bahan plastik atau kaca sehingga dapat menjaga suhu minuman di dalamnya. Bentuknya yang fleksibel membuatnya mudah dibawa bepergian ke mana-mana. Misalnya bekerja di kantor, pergi hangout bersama teman-teman, mendaki gunung, atau berolahraga di gym.

Kini, botol minum portable hadir dalam beragam desain dengan motif dan model yang lebih kekinian. Bentuknya pun dirancang sedemikian rupa sehingga memberi manfaat praktis bagi para penggunanya. Berkat bobotnya yang ringan, water bottle sering dibawa untuk menemani aktivitas sehari-hari banyak orang, khususnya kegiatan di luar ruangan.

Perbedaan Tumbler dan Termos

Anda perlu mengetahui perbedaan dari tumbler dan termos. Pasalnya, dua jenis wadah ini memiliki karakteristik dan fungsi yang nyaris serupa.

Secara fungsi, baik tumbler maupun termos sama-sama dipakai sebagai wadah untuk menyimpan air minum. Selain itu, dua jenis wadah minuman ini juga dirancang khusus agar dapat menahan suhu minuman tertentu dalam waktu lama.

Walau begitu, tidak semua jenis botol minum bisa menahan suhu air terlalu lama. Biasanya wadah minum yang mampu menyimpan air dengan suhu tinggi adalah yang terbuat dari bahan stainless steel. Sementara termos punya daya tahan yang sangat baik dalam mempertahankan suhu air minum di dalamnya. Bahkan bisa mencapai puluhan jam!

Sayangnya, dengan ukuran yang cukup besar, bobot termos jadi lebih berat sehingga kurang praktis untuk dibawa bepergian. Berbeda dengan tumbler yang desainnya dinamis dan fleksibel sehingga sangat praktis dibawa ke mana saja. Mulai dari bekerja di kantor, kumpul dengan teman, hingga pergi ke pusat kebugaran.

Saat ini, tersedia termos dengan ukuran lebih kecil dan ringkas yang dikenal dengan nama vacuum flask tumbler. Untuk memaksimalkan fungsinya, tumbler ini biasanya dilengkapi dengan termometer yang mengukur suhu air di dalamnya dan smart LED pada bagian tutupnya yang menampilkan keterangan suhu air ketika diketuk.

Fungsi tumbler

Tahukah Anda bahwa water bottle juga memiliki manfaat selain sebagai wadah air? Fungsi tumbler ternyata cukup beragam, mulai dari menyimpan makanan panas dan berkuah, barang koleksi, hingga media promosi.

1. Sebagai wadah untuk menyimpan makanan

Dari penjelasan sebelumnya, Anda pastinya sudah memahami bahwa produk ini dipakai untuk menyimpan air minum. Itulah mengapa botol minum seringkali dibawa ketika bepergian jauh atau sekadar melakukan aktivitas outdoor, seperti jogging.

Selain minuman, banyak orang yang memanfaatkan water bottle sebagai wadah untuk menyimpan makanan, seperti kuah sayur, sop, bubur, atau hingga kolak. Hal ini karena beberapa botol minum memiliki karakteristik yang memungkinkannya mempertahankan suhu di dalamnya. Umumnya, botol yang digunakan untuk keperluan ini adalah jenis stainless steel dan aluminium.

2. Sebagai penghangat tubuh

Seperti yang telah dijelaskan sebelumnya, water bottle dirancang untuk menahan suhu dari air minum yang disimpan di dalamnya. Bukan hanya pada bagian dalam, ada juga botol yang dapat membuat suhu air di dalamnya terasa hingga ke bagian luar.

Dalam hal ini, yang dimaksud adalah tumbler aluminium. Sesuai namanya, wadah ini dibuat dari bahan aluminium. Itulah mengapa suhu panas dari air di dalamnya dapat merambat hingga ke sisi luar wadah ini. Anda juga dapat mengonsumsi makanan dan minuman sehat untuk meningkatkan kualitas tubuh.

Dengan fungsi ini, Anda tidak perlu khawatir apabila mengalami kedinginan atau masuk angin. Cukup isi botol minum ini dengan air hangat dan biarkan panasnya merambat ke bagian luar botol.

Kalau dirasa sudah agak hangat, Anda bisa menempelkan atau mengusap badan botol pada bagian tubuh yang terasa dingin. Namun, pastikan airnya tidak terlalu panas agar tidak menyakiti kulit Anda.

Supaya lebih aman, Anda bisa membalutnya lebih dulu dengan kain handuk sebelum menempelkannya ke bagian tubuh yang dingin. Cara sederhana ini bisa meredakan rasa dingin atau tidak enak badan yang dirasakan.

3. Sebagai koleksi atau hiasan rumah

Seiring perkembangannya, botol minum tidak hanya difungsikan sebagai wadah untuk menyimpan air minum. Karena beberapa produsen kini mulai menghadirkan water bottle dalam desain dan model yang unik.

Bagi mereka yang senang mengoleksi benda-benda unik, antik, dan limited edition, pastinya tidak akan mau melewatkan model botol minum ini. Ditambah lagi water bottle dirancang khusus dengan bahan yang membuatnya bisa bertahan lama. Sangat cocok untuk Anda yang senang mengoleksi barang di etalase sebagai pajangan atau hiasan rumah. Contoh lainnya adalah lampu lampion.

4. Mengurangi pemakaian limbah plastik

Ketika memutuskan membeli air minum kemasan, secara tidak langsung Anda justru akan menambah sampah yang sulit terurai. Semakin rutin membeli air minum kemasan di toko, sampah plastik akan semakin menggunung.

Alih-alih membeli air minum kemasan terus-menerus, penggunaan tumbler yang reusable cukup membantu untuk menekan pertembahan sampah plastik. Anda bisa  mulai membiasakan diri dengan membawa botol minum sendiri dari rumah. Nah, botol minum sendiri didesain dengan material khusus sehingga memiliki daya tahan yang tinggi. Jadi, alih-alih menggantinya, Anda bisa mencucinya setiap hari sebelum menggunakannya.

5. Sebagai media promosi

Fungsi tumbler kini tidak lagi terbatas pada penyimpanan air minum saja. Di era digital modern seperti sekarang, water bottle juga sering kali dijadikan sebagai media promosi perusahaan. Biasanya dengan cara diberikan sebagai merchandise kepada konsumen, klien, atau karyawan dalam lingkup perusahaan.

Ada pula perusahaan yang menjadikan water bottle sebagai souvenir untuk suatu event. Cara ini cukup bagus untuk menggaet banyak orang untuk mengunjungi event yang Anda selenggarakan.

Dalam hal ini, Anda dapat mencetak pesan terkait promosi yang diinginkan. Anda juga bisa menyertakan logo dan nama perusahaan agar dapat meningkatkan awareness orang-orang dengan brand atau kantor Anda. Karena kebanyakan orang sering membawa botol minum untuk aktivitas sehari-hari.

Ukuran tumbler yang tepat

Setelah mengetahui apa itu tumbler beserta fungsinya, Anda juga harus mengetahui apa saja ukuran botol minum yang umum dijual. Tujuannya agar Anda bisa menemukan produk terbaik yang sesuai dengan kebutuhan. Berikut adalah penjelasan tentang ukuran tumbler.

1. Ukuran standar

Pada dasarnya, water bottle punya ukuran yang lebih besar dibandingkan dengan gelas biasa. Ukuran standar tumbler adalah 350 ml sampai 500 ml. Wadah dalam ukuran tersebut terbilang sangat ringan dan nyaman untuk dibawa bepergian.

Kalau Anda termasuk orang yang suka bepergian jauh dalam waktu lama, seperti mendaki gunung, wadah minum yang disarankan adalah berukuran 620 ml hingga 1200 ml. Dengan begitu, Anda akan memiliki cadangan air dalam volume yang lebih besar selama beberapa waktu.

2. Ukuran tumbler insert paper

Apa itu tumbler insert paper? Insert paper tumbler adalah wadah air minum custom yang terbuat dari bahan plastik, dengan rongga di badannya untuk menempatkan kertas karton. Penerapan rongga tersebut akhirnya mempengaruhi volume air yang bisa ditampung dalam botol insert paper.

Oleh sebab itu, jika Anda ingin membuat botol minum custom yang diberi tambahan foto atau insert kertas karton, yang terbaik adalah membeli jenis dengan ukuran 460ml. Adapun untuk ukuran kertas karton yang digunakan adalah sekitar 18cm x 6cm, mirip dengan ukuran tumbler yang dipakai pada coffee shop, seperti Starbucks.

 

3. Ukuran kertas untuk insert paper

Kalau Anda memutuskan untuk membuat kustomisasi desain botol minum, pastikan sudah mengetahui ukuran kertas yang tepat. Langkah ini sangat lah penting. Karena kalau ukuran kertasnya terlalu besar ataupun kecil, hasilnya tentu tidak akan terlihat bagus.

Untuk menghindari risiko tersebut, tentukan terlebih dahulu ukuran kertas sesuai dengan ukuran botol yang digunakan. Umumnya, botol minum berkisar 297 mm x 210 mm. Nantinya, Anda bisa menerapkan desain dan konsep apapun yang diinginkan.

Water bottle kini menjadi barang esensial yang selalu dibawa beraktivitas. Apalagi dengan desain dan kemampuannya dalam menjaga suhu minuman di dalamnya. Semoga informasi mengenai pengertian, ukuran, dan fungsi tumbler ini dapat membantu Anda dalam menemukan produk terbaik. Untuk jenis kemasan lain ada dapat melihatnya di: Jenis-jenis kemasan produk , fungsi dan contohnya.

7 Cara Ampuh Membersihkan Tumbler dari Bau Tidak Sedap

Ini dapat berisi: many different colored bottles are arranged on the wall

Praktikkan cara membersihkan tumbler agar awet, yuk!

Tumbler kini menjadi salah satu barang wajib yang dimiliki dan dibawa ke mana-mana oleh para Milenial. Kesadaran akan pentingnya air minum dan hidrasi tubuh menjadikan gelas minum ini makin marak digunakan.

Desain dan model tumbler semakin variatif, bahkan kerap dijadikan merchandise unik, membuatnya digemari kalangan muda. Tidak heran banyak yang mengoleksi tumbler, kan?

Buat kamu yang senang memakai tumbler? Jangan lupa dan malas membersihkan tumbler agar terbebas dari bau dan tahan lama. Terutama bila dipakai untuk ‘menyimpan’ kopi, teh, atau jus yang meninggalkan noda membekas.

7 Cara Efektif Membersihkan Tumbler supaya Bebas Bau Tidak Sedap

Bau yang menempel pada tumbler sering kali membuat kita membuangnya karena dirasa tak tertolong. Padahal membuang-buang tumbler sama saja menambah jumlah limbah plastik dan merusak lingkungan, lho!

Sebelum dibuang, coba untuk membersihkannya terlebih dahulu. Kalau tahu cara yang benar, nih, tumblermu bakal sangat awet. Percaya, deh!

1. Cuci seluruh bagian tumbler

Cara paling sederhana yang bisa kamu lakukan setiap hari untuk membersihkan tumbler adalah dengan mencuci seluruh bagian tumbler tanpa terkecuali!

Tidak ada cara khusus dalam mencuci berbagai jenis tumbler, mulai dari yang plastik hingga stainless steel. Namun, perhatikan bagian tutup dan mulut tumbler saat mencucinya karena biasanya hal ini yang sering terlewatkan.

Berhubung sering kontak langsung dengan mulut kita, bagian-bagian tersebut harus dipastikan bersih dan higienis sebelum digunakan kembali. Jangan lupa untuk mencuci seluruh bagian luar dan bagian dalam tumbler serta bagian sedotannya jika ada.

2. Gunakan spons tersendiri

Biasanya saat mencuci tumbler, kita menggunakan spons yang ada di depan mata. Padahal spons tersebut juga digunakan untuk mencuci piring dan gelas serta peralatan masak lainnya.

Sebaiknya, sih, mencuci tumbler harus menggunakan spons yang disediakan khusus untuk botol minuman ini. Karena menggunakan spons bekas dapat menimbulkan kesalahan fatal yaitu membuat tumbler bau! Yap, penggunaan spons bekas dapat memperbanyak penyebaran bakteri pada tumblermu.

3. Gunakan detergen

Deterjen dapat digunakan untuk mencuci tumbler yang lama tidak dibersihkan secara menyeluruh, plus sudah mengeluarkan bau tidak sedap.

Detergen yang sifatnya kuat ini mampu membunuh bakteri serta mengangkat kotoran-kotoran yang tak kasat mata pada bagian dalam tumbler.

Kamu bisa menggunakan deterjen cair maupun bubuk dengan cara membubuhkannya ke bagian dalam tumbler kemudian tambahkan air dan kocok. Setelah beberapa saat bilas sampai bersih.

Jangan lupa cuci kembali menggunakan sabun cuci piring biasa dan air bersih setelahnya supaya detergen tidak meninggalkan sisa kimianya.

4. Mencuci tumbler menggunakan garam

Detergen memang terbukti paling efektif untuk menghilangkan noda dan bau tidak sedap pada tumbler. Namun, keterlibatan bahan kimia yang keras membuat beberapa orang takut menggunakan detergen untuk mencuci tumbler.

Nah, untuk kamu yang menginginkan alternatif lain yang lebih alami, kamu bisa menggunakan garam yang juga terbukti ampuh dan efektif untuk membersihkan tumbler.

Cara mencuci tumbler dengan garam pun cukup mudah, kamu hanya membutuhkan satu sendok garam beserta air hangat secukupnya. Campur keduanya dan masukkan ke dalam tumbler, lalu kocok.

Lakukan cara ini berkali-kali hingga bau pada tumbler hilang, setelah itu kamu tinggal cuci seperti biasa untuk menghilangkan sisa-sisa garam di dalam permukaannya.

5. Gunakan air panas

Jika bau tidak sedap yang keluar dari dalam tumbler belum terlalu parah, kamu cukup menggunakan air panas untuk mencuci botol minum kekinian ini.

Kemungkinan, sih, bau tersebut muncul karena adanya pertumbuhan kuman di dalam tumbler. Dengan menggunakan air panas maka kuman-kuman penyebab bau tidak sedap akan langsung mati.

Caranya: sebelum dicuci seperti biasa, pertama-tama kamu cukup memasukkan air panas secukupnya ke dalam tumbler, lalu kocok hingga baunya hilang.

6. Gunakan koran bekas

Pasti kamu bingung, kenapa menggunakan kertas koran masuk daftar ini? Ternyata kertas koran sangat ampuh dalam menyerap bau tidak sedap dan jamur dalam tumbler, lho!

Kamu cukup bentuk kertas koran menjadi kepalan seukuran tumbler, lalu masukkan ke dalamnya, tutup rapat untuk diamkan semalaman.

Berbagai bau tidak sedap dan jamur yang sulit dibersihkan bakal menempel di kertas koran. Besoknya dijamin tumbler kamu bebas bau!

7. Cuci tumbler setiap hari!

Nah, setelah membersihkan tumbler dengan berbagai cara di atas. Pastinya tumbler kamu kini sudah bebas bau dan bersih.

Namun, cara di atas akan percuma jika kamu tidak mencuci tumbler setiap hari setelah menggunakannya. Pasalnya tumbler akan kembali bau dan makin sulit dibersihkan kalau kamu malas mencucinya setiap hari.

Jadi pastikan tumblermu dicuci setiap hari setelah digunakan, agar kamu tak perlu repot-repot melakukan lagi cara di atas.


Itulah, berbagai cara efektif dalam membersihkan tumbler yang bau dan cara merawatnya supaya tetap bersih dan bebas dari bau tidak sedap. Dijamin, deh, dengan tumbler yang bebas bau dan higienis bikin semangat kamu buat hidup sehat dengan selalu minum air pastinya bertambah!

Sumber: Rukita

Cara Mencuci Tumbler Stainless Baru

 

Ini dapat berisi: a coffee cup and spoon on a wooden table with beans scattered around it, next to a sack of burlies

Jika Anda membeli tumbler stainless baru, Anda perlu mencucinya untuk menghilangkan aroma bahan baku alat minum tersebut. Tidak hanya untuk menghilangkan bau, tapi juga menghilangkan bakteri yang bisa saja hidup di dalamnya. Terkadang alat minum yang terbuat dari stainless steel membuat minuman terasa seperti logam. Hal tersebut tentu akan mengurangi kenikmatan dalam meminum minuman favorit lainnya.

Selain untuk menghilangkan aroma dan rasa tidak sedap, tujuan mencuci tumbler stainless baru adalah untuk menghilangkan bakteri dan kuman yang menempel pada permukaan luarnya, karena tumbler stainless yang dijual di retail pasti sudah dipegang oleh banyak orang.

Tentu, Anda tidak inginkan menggunakan tumbler yang dipenuhi oleh bakteri dan kuman kan? Maka dari itu Anda wajib mencuci tumbler stainless baru.

Cara mencuci tumbler stainless baru tidak bisa dilakukan sembarangan, ada prosedur khusus agar bau bahan baku tumbler hilang dan bakteri yang menempel pada permukaan luarnya mati.

Bagaimana Cara Mencuci Tumbler Stainless Baru?

1. Cara Mencuci Tumbler Stainless Baru dengan Merendam Dalam Air Panas

Langkah pertama mencuci tumbler stainless yang masih baru adalah dengan merendamnya di dalam air panas. Anda dapat merendamnya di dalam baskom maupun wadah lainnya yang dapat digunakan untuk merendam tumbler. Jangan lupa untuk membuka tutup tumbler dan pastikan bagian dalam tumbler juga terkena air panas.

Berapa lama tumbler harus direndam? Anda dapat merendamnya hingga suhu air kembali normal.

2. Bersihkan dengan Sikat Botol

Langkah kedua yang perlu Anda lakukan adalah menyikat tumbler dengan sikat khusus botol. Jika tidak punya, Anda bisa menyikatnya dengan sikat gigi bekas yang masih bersih. Jangan lupa untuk menambahkan sabun cuci piring ketika menyikatnya agar kotoran yang menempel bisa terangkat, Anda juga bisa menggunakan baking soda yang bersifat seperti scrub.

Lalu bilas bersih tumbler stainless tersebut. Jangan lupa untuk menyikat bagian tutupnya, jangan hanya menyikat bagian dalam tumbler.

3. Cuci dengan Detergen

Jika aroma logam masih tercium kuat, coba cuci pakai detergen. Caranya, masukkan sedikit detergen bubuk ke tumbler stainless, tambahkan sedikit air atau secukupnya saja hingga detergen terendam. Lalu tutup tumbler tersebut hingga rapat, kocok-kocok tumbler ke atas dan ke bawah selama 30 detik hingga 1 menit. Lalu buang air deterjen tersebut, bilas hingga bersih.

4. Keringkan dengan Kain Bersih

Jika semua langkah di atas sudah Anda lakukan, keringkan bagian dalam, luar dan bagian tutup tumbler dengan kain bersih yang tidak berbau. Jika Anda menggunakan pakaian bekas yang telah lama tidak dipakai, pastikan pakaian tersebut tidak bau apek maupun menimbulkan bau tidak sedap lainnya.

Bila Anda menggunakan kain bersih tetapi berbau apek untuk mengeringkan tumbler stainless, maka bau pada kain akan menempel pada tumbler.

5. Keringkan Pada Rak Piring

Jika sudah kering, jangan buru-buru memasang tutupnya. Taruh tumbler tersebut dalam posisi terbalik pada rak piring selama semalaman agar ia terkena angin dan tidak lembab. Pastikan rak piring tersebut merupakan rak piring terbuka, bukan rak piring tertutup seperti rak piring berbentuk loker pada kitchen set. Jika sudah benar-benar kering, Anda bisa menggunakan tumbler stainless tersebut.

Sangat mudah di lakukan bukan? Nah, setelah kering, baru tumbler ini bisa dipakai untuk minum sehari – hari. Jangan lupa untuk rajin – rajin membersihkan dan merawat tumbler kesayangan Anda ini ya. Bagaimana sih cara merawat tumbler stainless ini?

Cara Merawat Tumbler Stainless

Anda sudah mengetahui cara mencuci tumbler stainless baru. Agar tumbler tersebut awet, silakan ikuti cara merawat tumbler stainless berikut,

1. Jika sudah selesai menggunakannya, segera cuci tumbler

Jangan menunda untuk membersihkannya setelah seharian dipakai. Sebab, jika di dalamnya masih ada sisa minuman, lalu Anda tidak segera membersihkannya, warna pada minuman tersebut bisa menjadi noda pada tumbler dan sulit dihilangkan. Bila Anda malas, setidaknya buang sisa minuman, lalu rendam tumbler tersebut di dalam air hangat yang bersih.

2. Jangan cuci dengan kawat cuci

Anda tentu tahu, kan, kawat cuci yang digunakan untuk membersihkan kerak pada bagian belakang panci maupun wajan? Nah, jangan pernah gunakan kawat cuci tersebut untuk menuci tumbler baik bagian dalamnya maupun bagian luarnya. Kawat tersebut akan membuat dinding tumbler cepat aus, sehingga tumbler akan mudah bocor. Cukup bersihkan dengan sikat botol maupun spons cuci biasa.

3.Jangan pernah membanting maupun melempar tumbler stainless.

Jika tumbler stainless terjatuh, ia memang tidak akan pecah, tapi ia bisa penyok. Jadi, jika Anda menaruh tumbler di dalam tas, sebelum meletakkan tas tersebut sembarangan pastikan bahwa tumbler stainless sudah Anda keluarkan. Kalau lagi marah, jangan melampiaskannya pada tumbler kesayangan atau barang – barang disekitar Anda ya, mereka tidak salah apa – apa.. hehehe..

Tarik napaaasss – tahan – buang…

4. Jangan Cuci dengan Garam

Cara mencuci tumbler stainless baru yang penting dan sering dilakukan adalah jangan mencucinya dengan garam. Beberapa orang menyarankan untuk menggunakan garam supaya noda yang menempel pada tumbler stainless hilang.

Padahal, garam bisa menyebabkan lapisan pelindung pada tumbler stainless steel terkikis. Jika lapisan tersebut terkikis, tumbler dari bahan logam ini tidak akan tahan karat lagi. Jadi, jangan pernah cuci tumbler stainless steel dengan garam.

Demikian cara mencuci tumbler stainless baru dan cara merawat tumbler stainless agar tidak cepat rusak. Selamat mencoba dan yang terpenting adalah telaten ya…

Sumber: Bikin id card