3 Alasan Mengapa Kamu Harus Membawa Alat Makan Pribadi ke Kantor

3 Alasan Mengapa Kamu Harus Membawa Alat Makan Pribadi ke Kantor

Gaya hidup sehat dan peduli lingkungan semakin gencar disuarakan belakangan ini. Tak heran, membawa peralatan makan pribadi ke kantor dan tempat-tempat lainnya pun menjadi tren populer.

Memang, membawa alat makan pribadi memberikan banyak manfaat bagi kehidupan kita, seperti berikut ini.

1.   Aman Bagi Lingkungan

Selain meningkatkan jumlah sampah, alat makan plastik sekali pakai juga sulit terurai dan berdampak buruk bagi lingkungan. Tidak heran bila membawa alat makan pribadi yang dapat digunakan berulang kali bisa menjadi solusi terbaik.

2.   Peralatan Makan Stainless Lebih Fungsional

Selain itu, alat makan plastik biasanya lebih tipis dan mudah patah, apalagi kalau kamu memakan sesuatu yang agak keras. Jadi, gunakanlah alat makan stainless yang lebih kuat supaya kamu bisa makan dengan nyaman.

3.   Hemat Biaya

Membawa alat makan sendiri saat saat ke kantor juga bikin kamu lebih hemat ketika jajan di luar. Soalnya, kamu tidak harus selalu membeli alat makan sekali pakai. Selain itu, bila ada jajanan yang tersisa, kamu pun bisa langsung memasukkannya ke dalam tempat makan pribadi.

 

 

INSPIRASI MUG KERAMIK CUSTOM SEBAGAI HADIAH ATAU SOUVENIR

INSPIRASI MUG KERAMIK CUSTOM SEBAGAI HADIAH ATAU SOUVENIR

Ingin memberikan hadiah untuk teman atau sebagai souvenir sebuah acara? Mug Keramik bisa menjadi pilihannya. Mug Keramik bisa dikatakan sebagai salah satu pilihan souvenir yang paling populer. Dibandingkan dengan produk hadiah lainnya, harga mug jauh lebih murah. Selain itu, mug keramik mudah ditemukan dimana saja. Tapi dengan Mug Custom, mug kamu terlihat lebih beda dari yang lainnya!

Kenapa Harus Mug Custom?

Mug Custom merupakan mug yang dicetak menggunakan desain kamu sendiri. Desain sebebasnya, sesuka hatimu. Jadi ketika ingin menjadikan Mug sebagai hadiah pernikahan teman, dengan desain sendiri, pastinya hadiah lebih eklusif dan beda dari lainnya. Ada kepuasan tersendiri bagi sang penerima kado tersebut.

Seperti contohnya di bawah ini, merupakan hasil jadi Mug Custom yang dijadikan sebagai hadiah untuk pernikahan temannya. Terimakasih Mbak Sarah, yang telah mempercayai Teman Print sebagai teman percetakannya.

Mug Custom adalah ide yang sangat bagus. Kamu bisa menggunakan ini sebagai rasa sayang terhadap orang yang kamu sayangi dihidupmu.

 

T-Shirt – Tidak Sesederhana Bentuknya

T-Shirt – Tidak Sesederhana Bentuknya

Oleh : Aris Darisman

Pada artikel kali ini akan dipaparkan tentang sebuah media alternatif “rekam” budaya popular.

T-shirt/Tees adalah sebuah produk pakaian yang sangat akrab dengan keseharian kita. Bentuk polanya sangat sederhana, pada umumnya memang menyerupai bentuk huruf “T”, oleh karenanya dikenal juga dengan sebutan T- Shirt. Jenis pakaian ini masuk dalam kategori pakaian santai/non formal.

Apabila kita tarik jauh ke belakang terkait sejarah t-shirt ini, bahwa pakaian ini tidak lebih hanya sebagai produk fungsional yang mulai digunakan pada abad ke 19. Pada masa itu t-shirt justru dirancang untuk tidak terlihat (layaknya sebuah pakaian dalam).

Awal mula T-shirt berasal dari Eropa di mana tentara AS pada saat itu cukup terganggu dengan seragam mereka karena seragam wolnya menyebabkan mereka berkeringat. Namun sementara rekan-rekan Eropa mereka tidak terlalu dibatasi dalam kaus katun ringan mereka selama Perang Dunia Pertama. Angkatan Laut A.S. kemudian mengeluarkan kaus dalam katun putih berleher kru, lengan pendek, dan berwarna putih. Menjadi sangat umum bagi para pelaut dan marinir untuk mengenakan kaus dalam katun ringan yang nyaman ini di bawah seragam mereka. Pada 1920-an T-shirt telah menjadi istilah resmi dalam kamus Amerika-Inggris. Dan pada akhir tahun 1930-an beberapa pengecer A.S. memasarkannya, yaitu Fruit of the Loom, Hanes dan Sears, dan Roebuck & Co.

Kaos katun kemudian menjadi pakaian dalam standar di angkatan bersenjata AS selama Perang Dunia Kedua. Belakangan menjadi sangat umum melihat tentara AS yang mengenakan celana seragam mereka dengan T-shirt mereka sebagai pakaian kasual.

Kemudian pada 1940-an dan 1950-an, perguruan tinggi di A.S. mulai mencetak nama dan logo mereka di t-shirt, biasanya menggunakan font iron-on flock di masa-masa awal. Ini menjadi merchandise dan dijual di toko merchandise dan souveneer kampus. T-shirt mulai menjadi sebuah media untuk menyampaikan kebanggan terhadap alma mater . Bahkan hampir semua kampus di seluruh dunia memiliki t-shirt khas yang merepresentasikan identitas dan kebanggaan mereka tersebut. Tidak terkecuali di Indonesia.

Namun pada perkembangan selanjutnya produk ini menjadi sebuah produk yang dapat dibilang telah mewakili icon sebuah budaya tertentu, budaya popular. Hollywood turut andil memberikan besar pada T-shirt. Diawali oleh seorang actor muda pada saat itu, Marlon Brando dalam filmnya yang berjudul “A Street Car Named Desire”, dirilis pada tahun 1951. Dalam Film itu, hampir di sebagian besar adegannya sang aktor selalu mengenakan t-shirt polos berwarna putih dipadu dengan celana jeans (denim) classic. Remaja di seluruh negeri menjadi “liar” karena penampilannya. Empat tahun kemudian, James Dean melalui filmnya “Rebel Without a Cause” mengejutkan dunia dengan memperlihatkan t-shirt putihnya sebagai pakaian dalam dipadu dengan jaket warna merah dan celana jeans (denim).Hal ini selain menandai perkembangan T-shirt yang telah lama ditunggu-tunggu dari pakaian dalam menjadi pakaian luar, sekaligus menanamkan gaya dengan daya tarik seks yang modis. Melalui para pesohor tersebut t-shirt seakan menjadi agen provocateur sebuah gelombang gaya dalam dunia fashion.

Asosiasi pemberontak adalah katalisator gaya yang diinginkan oleh kaum muda saat itu dan bertepatan dengan kelahiran rock and roll. Popularitas t-shirt dengan gaya band rock and roll meledak pada tahun 1970-an, tetapi akarnya tetap kuat di tahun 1960-an. Grateful Dead – yang pertama kali menyadari potensi yang muncul ini untuk menjual T-shirt serta tiket pertunjukan di berbagai tempat. Industri musik memanfaatkan T-shirt ketika band rock mulai menjual T-shirt dengan slogan dan gambar mereka di konser. Belakangan, t-shirt bergaya tie-dye menjadi kegemaran secara keseluruhan terutama pada tahun 1969 ketika pengiklan Don Price memproduksi ratusan t- shirt dan memberikannya di Woodstock.

Para pesohor baik actor, model maupun para musisi dengan bandnya selain menjadi duta budaya popular pada saat itu juga menjadi corong yang turut “mengkampanyekan” penggunaan kaos sebagai pakaian keseharian bahkan kaos tidak hanya sekedar menjadi pakaian pelengkap (pakaian dalam) saja,namun juga memposisikan produk ini sebagai bagian dari produk fashion.

Hal ini menjadi pengikat produk dilekatkan pada sosok/figure atau peristiwa penting dan fenomena budaya popular pada masanya. Sehingga pada ahirnya produk kaos dapat disebut sebagai artefak sebuah budaya popular. Bahkan melalui desainnya, T-shirt dapat dikategorikan sebagai media “alternatif” perekam budaya popular.

Pada perkembangan selanjutnya, t-shirt tidak hanya tampil dalam bentuknya yang polos dengan desain/pola yang standar menyerupai huruf T saja, Namun sejumlah perancang busana melalui rahim kreatifitanya melahirkan t-shirt dalam wujud dan desain yang semakin kreatif dan atraktif. Bahkan t-shirt telah menjadi bagian dari fashion statement penggunanya.

Pengertian Tentang Buku Agenda Serta Kegunaanya

Pengertian Tentang Buku Agenda Serta Kegunaanya

Buku agenda merupakan buku khusus untuk mencatat administrasi atau surat – menyurat dalam perusahaan atau sebuah organisasi. Adapun tujuannya agar sistem pencatatan jadi lebih terorganisir dan rapi.

Buku agenda tidak tergantikan meskipun sekarang sudah ada smartphone dengan fitur reminder dan memo karena buku agenda memiliki kelebihan tersendiri. Berikut ini adalah beberapa ide mengunakan buku agenda yang baik dan benar, agar Anda bisa mendapatkan inspirasi yang berbeda untuk menambah produktivitas kerja.

1. Pulpen warna atau stabilo

buku agenda dan stabilo atau pulpen warna seakan tak terpisahkan. Kenapa, karena banyak tulisan atau coretan yang berwarna hitam di atas putih, tentunya akan membingungkan secara visual dan terlihat begitu rumit.

Berbeda jika Anda menambahkan warna – warna tertentu untuk mempertebal tulisan. Dengan highlight ini tulisan akan lebih mudah terbaca. Bahkan dari sisi daya memori otak, akan lebih mudah terlihat dan di ingat.

2. Sticky notes berwarna

Gunakan sticky notes berwarna, metode ini  merupakan cara paling efektif ketika Anda memiliki banyak buku agenda untuk setiap proyek. Berikan setiap poin tulisan nomor, kemudian tambahkan ke sticky notes ketika Anda siap menjadwalkannya.

Bisa juga menggunakan washi tape, namun Anda harus berhati – hatilah karena terkadang tinta pulpen dapat mencoret washi tape-nya.

Cara lainnya namun bisa berhemat yakni menggunakan jenis pena yang bisa dihapus atau gunting sticky notes menjadi bagian yang lebih kecil – kecil. Sehingga bisa lebih menghemat pemakaian kertas sticky notes.

Sticky notes akan membuat buku agenda lebih terstruktur, indah dan menarik. Sangat cocok untuk Anda yang perlu mengingat setiap jadwal secara berkala. Seperti posting ide blog, pekerjaan harian, editorial, konten, tips – tips dan sebagainya.

3. Gunakan kode warna

Setiap warna yang berbeda, dapat dijadikan sebuah “kode” untuk setiap agenda yang akan dijadwalkan.

Simpan daftar warna – warna yang akan digunakan di halaman terdepan buku agenda. Ingat kode – kode warna ini saat mencatat.

Misalnya, warna merah untuk tugas yang mendesak, warna kuning untuk tugas yang bisa dikerjakan dalam beberapa hari ke depan, sedangkan hijau adalah tugas yang masih bisa ditunda dalam minggu ini.

Setelah Anda memilih warna, usahakan agar warna – warna ini tidak berubah agar lebih mudah mengingatnya.

4. Pilih kertas dan format yang bagus

Untuk memperbarui motivasi dan komitmen, luangkan waktu untuk memilih buku agenda yang paling sesuai. Cari format yang tepat dan kertas yang bagus sehingga Anda akan senang saat menggunakannya.

Buku harian yang baru dengan halaman – halaman segar dan bersih menawarkan semangat tersendiri. Memulai pekerjaan yang baru terasa seperti sebuah pencapaian yang menyenangkan. Ketika Anda melihat tanggal – tanggal kosong, Anda tahu bahwa dalam 12 bulan ke depan, buku agenda itu akan segera penuh dengan coretan dan warna tulisan yang indah.

5. Bawa selalu di dalam tas

Buku agenda hanya bisa berfungsi jika Anda selalu membawanya di dalam tas. Jika Anda memiliki gaya hidup yang sibuk, pertimbangkan memilih jenis buku agenda yang kecil atau mudah dimasukkan dalam tas.

Tetapi, jika memang pekerjaan Anda menuntut buku agenda yang lebih besar untuk menuangkan ide – ide atau menulis detail janji pertemuan dengan kolega, cukup taruh saja buku agenda di laci meja kerja.

6. Segera tuliskan ide yang terlintas

Inspirasi atau ide bisa terbersit kapan saja dan di manapun. Sebuah ide besar yang terlintas harus segera dituliskan di buku agenda sebelum menghilang selamanya. Simpan momen – momen kreativitas dan inspirasi ini di beberapa halaman khusus pada buku agenda. Misalnya, di bagian depan atau halaman paling belakang buku agenda.

Anda bisa melihat kembali halaman ini jika butuh ide – ide segar selama 12 bulan ke depan yang harus segera diwujudkan. Pertimbangkan juga untuk menuliskan beberapa hal berikut ini pada buku agenda:

~ Buku yang harus dibaca tahun ini

~ Tempat yang harus dikunjungi tahun ini

~ Pengalaman baru yang harus dicoba tahun ini

~ Keterampilan baru yang ingin dipelajari tahun ini

~ Tujuan atau cita – cita Anda tahun ini

7. Luangkan waktu menulis setiap minggu

Sisihkan waktu khusus setiap minggu, baik di awal atau akhir minggu untuk merencanakan kegiatan yang akan Anda lakukan satu minggu ke depan.

Tuangkan ide – ide Anda dalam buku agenda untuk merancang jadwal sedari awal minggu. Dengan begitu, Anda bisa menghilangkan stres dan meningkatkan kesehatan mental. Karena secara psikis, Anda telah membantu memecah kerumitan di antara jadwal yang sibuk. Pemikiran Anda akan lebih jernih dan dapat melihat dengan jelas, bagaimana Anda akan mewujudkannya dan bagaimana caranya.

Tahukah Anda, bahwa menulis secara fisik merupakan sarana melatih daya kognitif yang lebih baik daripada mengetik?

Memang benar mengetik lebih cepat dari tulisan tangan, tetapi jika kita mencatat pada selembar kertas kata demi kata, tanpa disadari Anda juga sedang membaca dan mengingatnya secara perlahan – lahan.

8. Manfaatkan buku agenda sesuai fungsinya

Tidak bisa dipungkiri bahwa buku agenda merupakan benda fungsional yang sangat bermanfaat dan fleksibel.

Anda dapat menggunakan buku agenda sebagai pencatata kalender sederhana. Atau Anda dapat memperluas fungsinya sebagai jurnal pribadi, mencatat ide, membuat daftar tugas, menetapkan rencana mingguan, membuat anggaran pengeluaran dan pemasukan mingguan, dan masih banyak lagi.

Terkadang, banyak orang yang memakai buku agenda tidak sekadar tulisan atau kata – kata. Melainkan, untuk menggambar, sketsa atau memetakan ide – ide yang lebih luas.

ID Card: Pengertian, Manfaat, Serta Fungsinya

ID Card: Pengertian, Manfaat, Serta Fungsinya

ID card atau identity card atau yang biasanya juga dikenal dengan kartu identitas biasa digunakan oleh para pekerja sebagai sebuah kewajiban. Selain untuk pekerja, biasanya kartu identitas juga dipakai oleh siswa dan panitia dalam sebuah acara. Bahkan kita sebagai masyarakat Indonesia pun perlu mempunyai kartu identitas ketika sudah cukup umur.

 

Pengertian ID Card

Identity card adalah sebuah tanda pengenal untuk seseorang baik sebagai diri sendiri, karyawan, siswa, atau yang lainnya. Kartu identitas bisa berupa kartu identitas karyawan, pelajar, kartu anggota, pengenal panitia, dan lainnya. Selain sebagai tanda pengenal, kartu identitas juga memiliki manfaat lainnya. Berikut ini adalah manfaat yang bisa Anda dapatkan dari sebuah kartu identitas.

Manfaat ID Card

Ada beberapa manfaat ID card yang bisa Anda rasakan. Berikut ini adalah 6 manfaatnya.

  1. Dengan menggunakan kartu identitas Anda akan terkesan lebih profesional dan formal, sehingga Anda bisa lebih meyakinkan klien Anda.
  2. Sebagai pembeda antara karyawan dan non karyawan, siswa atau non siswa, atau warga negara A dengan warga negara B. Dengan begitu, sebuah perusahaan bisa membedakan mana karyawannya, sebuah sekolah bisa tahu yang mana siswa sekolah tersebut, dan sebuah negara bisa tahu bahwa orang tersebut adalah warga negaranya atau bukan.
  3. Orang lain bisa tahu dari mana Anda berasal sehingga lebih mudah dikenali.
  4. Untuk perusahaan, kartu identitas juga bisa digunakan sebagai branding perusahaan. Identity card akan selalu tergantung di leher dan yang pasti akan tercetak logo brand atau perusahaan di kartu identitas tersebut. Dengan begitu, tanpa disadari, karyawan telah melakukan branding ke banyak orang.
  5. Tamu yang datang ke perusahaan akan dimudahkan saat meminta bantuan karena adanya nama, foto, jabatan/divisi yang tertera di ID card.
  6. Akan sangat sulit untuk mengenali seluruh karyawan di sebuah perusahaan. Oleh karena itu, dengan menggunakan kartu identitas mengenali seluruh karyawan tidak lagi sesulit itu karena karyawan dapat mengenali karyawan lainnya dengan melihat kartu identitas mereka.

Kenapa Kita Harus Pakai Kartu Identitas?

Berikut ini ada 5 fungsi dari ID card:

  1. Memberikan kesan formal saat tamu datang
  2. Mudah dikenali oleh karyawan lainnya saat bekerja dalam sebuah proyek
  3. Menjadi pembeda dari perusahaan lainnya sehingga dapat menjaga keamanan dan ketertiban kerja.
  4. Bisa menjadi presensi karyawan.
  5. Berfungsi untuk mengenali karyawan bagi bagian direksi.