Cara Memperbaiki Resleting Pouchbag

Pengetahuan mengenai cara memperbaiki resleting tas yang tidak mau menyatu tentu akan menjadi sangat berguna di waktu yang tepat dan amat dibutuhkan. Hal ini kerap terjadi saat tiba-tiba resleting macet karena tas terlalu penuh atau sebab lainnya.  Resleting sendiri merupakan sebuah barisan gigi yang dihubungkan oleh sebuah tuas penarik, sehingga bisa menyatu. Alat ini dapat digunakan untuk menutup pakaian dan tas. Bahan yang digunakan dalam pembuatan resleting biasanya dari jenis plastik atau logam.

Cara Memperbaiki Resleting Tas

Meskipun sedikit membutuhkan kesabaran, tetapi resleting bisa diperbaiki secara mandiri di rumah. Hal yang perlu diperhatikan adalah alat yang dibutuhkan saat memperbaiki dan tentu saja ketelatenan tingkat tinggi. Berikut adalah cara memperbaiki resleting tas yang tidak mau menyatu atau macet :

Jika ritsleting tas macet oleskan dengan lilin
Siapkan terlebih dahulu lilin, kemudian gosokan lilin pada bagian gerigi ritsleting, setelah digosokan lalu geser dengan perlahan ke arah bawah, setelah itu coba tutup kembali ritsleting-nya. jika ritsleting bisa menutup dengan baik maka kita ulang-ulang sampai ritsleting benar-benar lancar.

Kurangi tekanan pada ritsleting
Jika dompet, tas punggung, atau ransel penuh dengan benda, tekanan tambahan pada ritsleting bisa menyebabkan giginya renggang. Jika ritsleting terpisah pada pakaian atau sepatu, ini seringkali menjadi tanda kalau pakaian atau sepatu terlalu kecil ukurannya. Kurangi jumlah barang dalam tas. Keluarkan isi dompet, tinggalkan beberapa buku di rumah atau ditenteng saja, atau pindahkan sebagian barang pada ransel lain. Jika isi tas sudah dikurangi, ritsleting bisa bergerak lancar.

Hilangkan kotoran yang menumpuk dari gigi ritsleting
Jika ada kotoran yang menumpuk pada gigi ritsleting, maka ritsleting tidak bisa ditutup. Campurkan air dan sabun di piring kecil, aduk hingga timbul busa. Basahi lap bersih dengan air sabun tersebut dan sekalah gigi ritsleting. Ambil lap bersih dan basahi di bawah air mengalir. Sekalah air sabun pada gigi ritsleting dengan lap lembap tersebut. Cobalah untuk menutup dan membuka ritsleting seperti biasa.

Luruskan gigi ritsleting yang bengkok
Gigi ritsleting yang bengkok bisa menyebabkan ritsleting mencuat terbuka. Untuk meluruskan gigi yang bengkok, maka yang perlukan adalah pinset atau tang berujung runcing. Carilah gigi ritsleting bengkok dan gunakan pinset atau tang untuk menarik gigi tersebut agar lurus. Ulangi jika perlu. Berhati-hatilah agar tidak menarik gigi hingga keluar dari pita ritsleting. Cobalah hasil perbaikan ini dengan cara membuka dan menutup ritsleting seperti biasa.

 

 

Jangan Asal Pilih, Sesuaikan Topi Dengan Bentuk Wajah

Jangan Asal Pilih, Sesuaikan Topi Dengan Bentuk Wajah

Memang ada topi yang tidak semua bentuk wajah cocok memakainya. Memilih topi haruslah yang bagus sesuai bentuk wajah, dengan demikian penampilan Anda jadi makin bergaya dan menonjol. Yuk, simak selengkapnya beberapa tips dalam memilih topi sesuai dengan bentuk wajah.

Wajah Oval

Kamu bisa dibilang beruntung jika memiliki wajah berbentuk oval karena semua jenis topi akan terlihat cocok dan tinggal memilih ukuran dan bentuk sesuai dengan seleramu. Tapi, bentuk topi yang disarankan untuk kamu yang memiliki wajah oval yaitu topi dengan model bulat bak bowler hat. Selain itu, topi model kupluk dengan bahan rajut atau topi beanie juga bisa dijadikan salah satu referensi untuk pria yang berwajah oval. Jangan menggunakan topi yang memiliki ukuran besar karena akan membuat wajahmu terlihat tertutup atau tenggelam.

Wajah Persegi

Banyak yang bilang kalau seseorang yang memiliki wajah persegi biasanya terkenal dengan sifatnya yang galak, sehingga banyak yang memiliki wajah persegi menggunakan topi untuk menutupinya. Nah, topi yang sesuai untuk kamu yang berwajah persegi yaitu topi yang memiliki pinggiran berbentuk bulat misalnya floppy, bowler dan boater hat. Model topi ini akan membuat wajah terlihat lebih lembut karena sudut tegas di wajah akan tertutupi dan lebih bulat. Topi berbentuk baseball cap juga cocok karena bisa membuat kesan sporty dan dinamis.

Wajah Bulat

Kamu yang memiliki wajah bulat akan cocok menggunakan topi model fedora atau fedora hat. Karena, kalau kamu mengenakan topi ini maka wajahmu bisa terlihat lebih panjang dan ramping. Sebaiknya kamu menghindari menggunakan topi dengan model beanie dan bowler karena bisa membuat wajah kamu terlihat semakin bulat.

Wajah Hati

Wajah yang berbentuk hati sebenarnya nggak jauh berbeda dengan wajah berbentuk oval. Perbedaan dari kedua bentuk wajah ini sebenarnuya hanya bentuk wajah hati yang lebih meruncing di dagu dan lebar pada bagian dahi. Kalau kamu memiliki wajah dengan bentuk hati sebaiknya jangan menggunakan topi yang bisa membuat dagu terlihat makin tajam dan panjang. Topi dengan model cloche hat akan lebih cocok karena bisa membantu menyamarkan dahi yang lebar dan dagu yang agak panjang dan lancip tersebut.

Nah, itu dia beberapa tips yang bisa membantu kamu dalam memilih topi sesuai dengan bentuk wajah kamu. Tertarik untuk custom topi ? Toko Merchandise siap membantu

Pilihlah Bahan Yang Tepat Untuk Pouch Anda !

Pilihlah Bahan Yang Tepat Untuk Pouch Anda !

Hampir di setiap penyelenggaraan acara, pouch dijadikan sebagai souvenir tanda terima kasih dan kenang-kenangan. Selain digunakan dengan kegunaan fungsionalnya, desain pouch juga bisa dipersonalisasikan untuk menyesesuaikan citra visual yang dibutuhkan dalam suatu kegiatan atau acara. Misalnya, pouch dijadikan sebagai bonus dari pembelian suatu produk brand tertentu, desain pouch dapat di-customized dengan menonjolkan warna-warna atau simbol yang mewakili brand tersebut.

Ada banyak jenis bahan yang bisa dijadikan untuk membuat pouch loh. Mau tau ? simak artikel ini ya.

1. Kanvas

Bahan kanvas memiliki karakteristik halus, tebal dan tidak kaku. Selain itu, bahan kanvas biasanya berwarna keabu-abuan atau putih gading akibat dari proses pemutihan bahan utamanya yaitu bahan mori.

2. Blacu

Bahan blacu memiliki kesamaan dengan bahan kanvas karena sama-sama terbuat dari mori, perbedaannya blacu ini belum memasuki tahap pemutihan. Kain blacu ini salah satu jenis kain dengan harga yang relatif murah. Jadi, jika Anda ingin membuat pouch untuk souvenir dengan budget yang minim, kain blacu ini adalah pilihan yang tepat. Meski lebih tipis daripada kanvas, kain blacu ini juga sudah bisa dibubuhi desain dengan teknik sablon maupun textile printing.

3. Perca

Kain yang berasal dari limbah atau sisa-sisa bahan ini, bisa dimanfaatkan untuk membuat pouch dan sangat cocok untuk kalian yang minim budget dalam membuat sebuah acara. Bahkan, berbagai motif campuran dari kain perca dapat terlihat seperti motif batik jika disatukan.

4. Drill

Dari jenis bahan yang lain, bahan drill adalah bahan yang paling bagus dan terbilang mahal. Bahan drill berasal dari serat dan garis-garis miring yang terbuat dari campuran katun dengan polyester. Namun, untuk kualitasnya tidak perlu diragukan lagi. Bahan ini sangat cocok untuk digunakan dalam proses sablon ataupun textile printing, karena bahan ini tidak mudah kusut, kuat dan jika dilakukan pewarnaan tidak mudah pudar. Dari sekian banyaknya jenis bahan yang dapat digunakan untuk membuat sebuah pouch, drill adalah pilihan bahan terbaik untuk dijadikan pouch. Selain kualitas bahannya yang elegan, bahan drill juga sangat cocok untuk digunakan dalam proses sablon ataupun textile printing. Hasil dari pewarnaan atau sablon yang dilakukan, tidak mudah pudar.

5. Denim

Dan Terakhir dari bahan-bahan pouch yang bisa digunakan adalah denim. Denim biasanya sering kita dengar dengan sebutan jeans. Bahan jenis ini terbilang cukup kuat, tidak mudah rusak dan tahan lama. Selain itu, jenis bahan ini tidak mudah kusut, sehingga akan terlihat rapi. Kekurangannya, jika sering dipakai dan dicuci, maka warna dari kain ini akan luntur, namun akan menampilkan efek vintage.

Itu dia beberapa bahan yang bisa anda pilih untuk membuat pouch. Tertarik untuk custom Pouch ? Toko Merchandise siap membantu

 

Serupa Tapi Tak Sama, Perbedaan Thumbler Dan Thermos

Serupa Tapi Tak Sama, Perbedaan Thumbler Dan Thermos

Meskipun banyak yang menggunakan tumbler, ternyata masih ada loh yang tidak bisa membedakan mana tumbler dan mana thermos karena jika dilihat sekilas bentuk dan tampilan mereka itu sama alias mirip. Tumbler dan thermos memang memiliki tampilan yang mirip, tapi aslinya mereka berdua adalah benda yang berbeda. Nah biar gak ketukar atau salah sebut, simak artikel berikut ini.

Bahan

Berikutnya yang membedakan tumbler dan thermos adalah bahan material yang jelas berbeda. Bahan material yang umumnya digunakan untuk membuat tumbler lebih bervariasi daripada thermos. Biasanya tumbler ada yang terbuat dari bahan plastik, alumunium, keramik, akrilik bahkan stainless. Sedangkan untuk thermos sering menggunakan bahan stainless tebal dengan fitur ruang hampa atau kedap udara yang mampu menjaga suhu air didalamnya tetap terjaga hingga lebih dari 12 jam bahkan hingga puluhan jam. Ukurannya yang cukup besar juga memungkinkan untuk kamu menyimpan lebih banyak air panas menggunakan thermos, jadi gak heran kenapa ibu-ibu muda banyak yang menggunakan thermos dirumah. Namun untuk kamu yang mau simpan air panas tapi bisa dibawa kemana-mana sekarang udah bisa pakai tumbler yang terbuat dari bahan stainless dengan fitur vacuum flask kedap udara seperti thermos. Hanya saja untuk daya tahan tumbler tidak seperti thermos, suhu air yang disimpan dalam tumbler bisa tahan sekitar 6-8 jam saja.

Fungsi

Sekilas memang sama, tapi ternyata jika di telaah lebih baik keduanya punya fungsi yang berbeda lho, apalagi dalam penggunaan sehari-hari. Untuk tumbler sendiri memang di buat khusus untuk penggunaan yang lebih praktis sehingga mudah dibawa kemana-mana dan tidak memakan tempat penyimpanan yang besar. Sedangkan thermos biasanya dibuat dengan ukuran yang lebih besar karena umumnya thermos lebih diutamakan untuk menyimpan air panas dalam jumlah banyak sehingga sulit untuk dibawa kemana-mana. Jadi untuk pemakaian biasa bisa gunakan tumbler sedangkan untuk dirumah atau disimpan di kantor bisa gunakan thermos ya.

Harga

Hal lain yang membuat tumbler dan thermos berbeda adalah perihal harga. Untuk harga jelas sangat berbeda, dilihat dari spek, detail dan fungsinya saja sudah bisa terlihat harga kedua nya sangat berbeda. Untuk tumbler sendiri biasanya dijual dengan harga yang lebih terjangkau tergantung dengan bahan, ukuran dan model tumbler yang dipilih. Untuk standarnya tumbler dijual dengan harga mulai dari belasan hingga ratusan ribu. Sedangnya untuk thermos dijual dengan harga yang lebih tinggi mulai dari puluhan hingga ratusan ribu. Tapi untuk kamu yang ingin menjadikan thermos atau tumbler sebagai souvenir juga bisa banget, harganya tentu lebih murah jika beli dalam quantity yang lebih besar.

Jadi gimana nih udah paham kan bedanya apa aja ? Yang paling menonjol sih udah pasti fitur dan materialnya, jadi jangan sampai salah lagi yaa. Tertariki untuk custom Thumbler ? Toko Merchandise siap membantu

Power Bank Cepat Panas ? Simak Tips Berikut !

Power Bank Cepat Panas ? Simak Tips Berikut !

Dengan  desain yang ringkas dan portabel menjadikan power bank mudah untuk dibawa-bawa ke mana pun. Selain itu, sebagian besar power bank saat ini dilengkapi dengan teknologi pengisian cepat, memungkinkan pengisian daya perangkat dengan efisien. Power bank juga memiliki keunggulan dari segi fleksibilitas, karena power bank dapat digunakan untuk berbagai jenis perangkat elektronik yang membutuhkan daya, membuatnya menjadi solusi yang praktis untuk menjaga perangkat agar tetap hidup dalam berbagai situasi.

Namun, ada masalah umum yang sering dihadapi oleh pengguna Power Bank, yaitu Power Bank yang cepat panas saat pengisian. Untuk mengatasi masalah ini, berikut adalah beberapa tips yang bisa kita coba!

Hindari Pengisian Berlebih 

Pengisian berlebihan adalah salah satu alasan umum mengapa Power Bank cepat panas. Jika sudah terbiasa meninggalkan Power Bank terhubung ke sumber daya listrik setelah sudah terisi penuh, sebaiknya hentikan kebiasaan ini. Pengisian berlebihan dapat menyebabkan panas yang berlebihan dan merusak baterai Power Bank. Setelah Power Bank terisi penuh, cabut kabel pengisi daya untuk mencegah panas yang tidak perlu.

Jangan Gunakan Perangkat Pada Saat Pengisian

Penggunaan Power Bank saat sedang digunakan juga dapat menyebabkan panas yang berlebihan. Jika menggunakan Power Bank untuk mengisi ulang perangkat sambil menggunakan perangkat tersebut, sebaiknya hentikan kebiasaan ini. Biarkan Power Bank fokus pada pengisian ulang dirinya sendiri untuk menghindari masalah panas yang berlebihan.

Jaga Powerbank Dari Suhu Ekstrem

Power Bank rentan terhadap suhu ekstrem, baik suhu yang terlalu panas maupun terlalu dingin. Hindari meninggalkan Power Bank di tempat yang terkena sinar matahari langsung atau di dalam kendaraan yang terparkir di bawah terik matahari. Suhu yang terlalu panas dapat menyebabkan panas berlebihan pada Power Bank. Selain itu, hindari juga menyimpan Power Bank di tempat yang terlalu dingin, seperti freezer. Suhu yang terlalu dingin dapat merusak baterai Power Bank.

Selain beberapa tips yang telah diberikan, ada baiknya juga untuk memilih power bank dengan kualitas terbaik sejak awal. Tertarik untuk custom power bank ? Toko Merchandise siap membantu