Tips Memilih Flashdisk

Tips Memilih Flashdisk

Sebelum membeli flashdisk yang bagus, Anda sebaiknya memperhatikan beberapa hal penting berikut ini. Versi USB, kompabilitas versi dan terminal, bentuk terminal, kecepatan transfer, dan fitur keamanan adalah hal-hal yang perlu Anda pertimbangkan.

Untuk itu, simak penjelasannya pada artikel ini ya.

Pilih Dengan Tepat Versi USB

Versi USB makin berkembang seiring dengan meningkatnya kecepatan transfernya. Dimulai dengan USB 1.0 yang dirilis tahun 1996, USB 2.0, dan versi 3.0 yang banyak beredar di pasaran, bentuk USB makin beragam.

USB4 yang merupakan versi USB terbaru pun sudah muncul di pasaran. Berikut ini adalah beberapa versi USB beserta kecepatan maksimum transfer datanya.

  • USB 1.0 kecepatan transfer hingga 12 Mb/s
  • USB 1.1 kecepatan transfer hingga 12 Mb/s
  • USB 2.0 kecepatan transfer hingga 480 Mb/s
  • USB 3.0 kecepatan transfer hingga 5 Gb/s
  • USB 3.1 kecepatan transfer hingga 10 Gb/s
  • USB 3.2 kecepatan transfer hingga 20 Gb/s
  • USB4 kecepatan transfer hingga 40 Gb/s

Sesuaikan Dengan Bentuk Terminal

Pada dasarnya, USB hanya dapat digunakan bila bentuknya cocok dengan bentuk terminal pada perangkat yang akan dihubungkan. Beberapa bentuk terminal USB yang beredar di pasaran adalah:

  • USB Tipe A, memiliki bentuk persegi dengan dimensi yang lebar. USB tipe ini kompatibel dengan porta USB 1.0, USB 1.1, USB 2.0, USB 3.0, dan USB 3.1.
  • USB Tipe B, memiliki sambungan ke porta berbentuk persegi. USB 1.0, USB 1.1, USB 2.0, USB 3.0, dan USB 3.1 kompatibel dengan konektor USB ini.
  • USB Tipe C, berbentuk oval dan simetris. USB tipe kompatibel dengan port USB 2.0, USB 3.0, USB 3.1, USB 3.2, dan USB4.
  • Micro USB,  berukuran sangat kecil dan memiliki bentuk lebar dan pipih. USB ini biasanya untuk Android. USB tipe ini kompatibel dengan versi USB 2.0, USB 3.0, dan USB 3.1.
  • Lightning, biasanya digunakan khusus untuk sistem iOS atau macOS. USB tipe ini hanya kompatibel dengan perangkat dari Apple.

Pastikan Kapasitas Flashdisk Lebih Besar

Kapasitas memori flashdisk yang Anda butuhkan bisa berbeda bergantung pada format data yang akan disimpan. Untuk menyimpan file ukuran kecil seperti dokumen, flashdisk 4 GB sudah cukup. Sementara itu, jika ingin menyimpan file besar seperti film dan musik, sebaiknya memilih flashdisk 16 GB atau lebih. Kami menyarankan Anda untuk tidak menggunakan kapasitas flashdisk hingga benar-benar penuh. Hal ini bisa mengakibatkan performa flashdisk menurun atau data tidak tersimpan secara penuh.
Kapasitas flashdisk yang tersedia juga biasanya akan lebih rendah daripada kapasitas yang tertera pada produk. Sebagai contoh, flashdisk ukuran 4 GB tidak memiliki memori yang benar-benar 4 GB, tetapi bisa hanya 3,78 GB. Hal ini bisa terjadi karena perbedaan perhitungan antara produsen dan komputer. Untuk berjaga-jaga, jika data yang akan disimpan sekitar 20 GB, pilihlah flashdisk 32 GB.
Perhatikan Fitur Keamanan
Jika flashdisk Anda hilang atau rusak, tentu ada kekhawatiran data-data yang tersimpan di dalamnya bocor atau disalahgunakan orang. Jangan sampai hal ini terjadi, ya. Untuk mencegah kebocoran data, sebaiknya Anda memilih flashdisk yang dilengkapi fitur keamanan. Fitur keamanan pada flashdisk dapat berupa fitur kata sandi, enkripsi data, antivirus, atau metode autentikasi sidik jari.  Jika flashdisk Anda tidak dilengkapi dengan fungsi keamanan, pertimbangkanlah untuk menginstal perangkat lunak secara terpisah di komputer. Sesuaikanlah langkah keamanan ini dengan jenis file, tingkat kerahasiaan data, dan sebagainya.
Nah, itu dia beberapa tips dalam memilih flashdisk. Tertarik untuk custom flashdisk ? Toko Merchandise siap membantu.

Berapa Lama Umur Simpan Tumbler Plastik Setelah Digunakan?

Dalam era modern ini, kebutuhan akan gaya hidup sehat dan ramah lingkungan semakin meningkat. Banyak orang yang mulai memperhatikan kesehatan mereka dan lingkungan sekitar. Dalam upaya untuk mengurangi penggunaan plastik sekali pakai dan meminimalkan dampak buruknya pada lingkungan, tumbler menjadi pilihan yang populer sebagai alternatif botol minum sekali pakai. Selain itu, tumbler adalah aksesoris stylish yang dapat menambah gaya dan citra diri seseorang.

Tumbler adalah alat makan dan minum yang digunakan untuk menyimpan minuman, seperti air, kopi, atau teh. Botol tumbler memiliki kemampuan untuk menjaga suhu minuman di dalamnya, sehingga minuman tetap panas atau dingin sesuai keinginan. Botol tumbler terbuat dari berbagai macam bahan seperti stainless steel, plastik, atau kaca. Setiap bahan memiliki kelebihan dan kekurangan masing-masing. Botol tumbler stainless steel, misalnya, lebih tahan lama dan mudah dibersihkan, sedangkan botol tumbler plastik lebih ringan dan mudah dibawa-bawa.

Botol tumbler dilengkapi dengan tutup yang rapat dan beberapa di antaranya dilengkapi dengan pengunci, sehingga tidak mudah tumpah dan memudahkan dalam membawa minuman ketika bepergian. Beberapa botol tumbler juga dilengkapi dengan filter atau infuser yang dapat digunakan untuk menyeduh teh atau kopi langsung di dalam botol tumbler. Selain itu, penggunaan botol tumbler dapat membantu mengurangi penggunaan botol plastik sekali pakai yang dapat mencemari lingkungan. Dengan menggunakan botol tumbler, Anda dapat mengurangi sampah plastik yang dapat memperburuk kondisi bumi. Tumbler kini ada beberapa jenis nya, ada yang bahan stanless steel, plastik, kaca, dll.

Tumbler plastik biasanya lebih ringan dan terjangkau, umumnya tumbler plastik memiliki umur pakai yang lebih pendek dibandingkan dengan stainless steel, berkisar antara beberapa tahun hingga sekitar 5 tahun tergantung pada pemakaian dan perawatan. Faktor yang Mempengaruhi kualitas Tumbler Plastik: Kualitas plastik, paparan terhadap suhu tinggi atau bahan kimia, serta kehati-hatian penggunaan dapat memengaruhi umur pakai tumbler plastik. Beberapa langkah perawatan tumbler plastik:
1. Hindari Pencucian dengan Air Panas: Jangan mencuci tumbler plastik dengan air panas karena hal ini dapat merusak struktur molekul plastik.
2. Gunakan Sikat Lembut: Jika perlu menggosok bagian dalam tumbler, gunakan sikat lembut agar tidak merusak lapisan dalamnya.
3. Jangan Gunakan Bahan Kimia Kuat: Hindari penggunaan bahan pembersih yang mengandung bahan kimia kuat, karena dapat merusak warna dan tekstur plastik.
4. Hindari Paparan Suhu Tinggi: Jangan biarkan tumbler plastik terpapar suhu tinggi atau sinar matahari langsung untuk menghindari deformasi atau pelelehan.
Botol air plastik yang sering digunakan direkomendasikan untuk diganti setiap dua tahun. Berapa lama umur simpan botol air plastik? Para ahli mengatakan bahwa penggunaan botol air plastik dan metode pembersihan berbeda, yang memiliki dampak tertentu pada “kehidupan” botol air plastik. Meskipun tidak ada ketentuan yang jelas tentang umur simpan plastik saat ini, ada pernyataan umum di industri bahwa umur simpan sebagian besar botol air plastik adalah antara tiga dan lima tahun.

 

Apakah Flashdisk Bisa Digunakan DI HP ?

Apakah Flashdisk Bisa Digunakan DI HP ?

Beberapa orang pastinya baru tahu kalau ada cara format flashdisk di HP. Hal ini karena selama ini proses penghapusan data ini biasa dilakukan di PC atau laptop. Namun, untuk melakukan cara format flashdisk  di HP harus menggunakan yang tipe OTG. Tipe USB drive inilah yang bisa tersambung ke HP.

Flashdisk On-the-Go (OTG) adalah sebuah perangkat USB drive yang memiliki spesifikasi bisa terhubung langsung dengan smartphone atau tablet Android. Lalu, apa bedanya USB drive OTG dengan yang biasa? Pastinya, dari bentuknya saja lebih kecil dan bisa cocok dihubungkan ke port drive ponsel, tablet, atau smart tv. Terkadang, flashdisk OTG juga bisa dihubungkan ke dua port, yakni PC dan juga smartphones.

Bagaimana caranya ? Simak penjelasannya pada artikel ini ya.

Berikut beberapa langkahnya supaya kamu bisa ikuti dengan tepat dan benar.

1. Pastikan Gunakan Flashdisk OTG

Jangan lupa cara format flashdisk di HP ini hanya berlaku untuk tipe OTG. Jadi, ada baiknya kamu siapkan dulu USB drive tipe ini terlebih dulu. Setelah itu, sambungkan OTG drive dan aktifkan mode OTG di ponsel supaya terkoneksi. Kamu bisa ke menu Settings dan pencet pilihan More connections.

2. Aktifkan Sambungan OTG

Masuk ke dalam menu More connection, kemudian lakukan enable perangkat OTG yang telah terkoneksi. Pastikan tersambung, ya.

3. Cek Bagian Data

Setelah perangkat OTG terhubung, kamu bisa kembali ke menu Settings. Lalu, pilih tombol Storage untuk mengecek data-data yang sudah ada dalam flashdisk.

4. Cari Nama Flashdisk Milikmu

Setelah masuk ke menu Storage kamu bisa melihat daftar perangkat yang tengah tersambung ke dalam ponselmu. Lalu, cari nama flashdisk yang akan diformat. Setelah memilih nama USB drive yang mau diformat, tekan tombol tiga titik dalam lingkaran untuk melanjutkan cara format flashdisk di HP.

5. Pilih Format

Proses berikutnya kamu sudah mulai masuk ke dalam memori flashdisk yang akan dilakukan format. Kamu bisa menekan tombol Format untuk melanjutkan tahapan pembersihan data dalam USB drive ini.

6. Ada Pesan Peringatan

Umumnya, setelah kamu menekan tombol Format, akan muncul pesan peringatan. Pesan tersebut menunjukan semua data yang ada di dalam flashdisk akan dihapus.  Jadi, pastikan kamu sudah melakukan backup data sebelumnya supaya memori yang diperlukan tidak hilang. Kemudian, tekan tombol pilihan Erase & Format.

7. Tunggu Proses Selesai

Setelah tekan tombol Erase & Format, kamu hanya tinggal menunggu proses penghapusn data rampung. Jangan putus koneksi antara HP dan flashdisk, ya.

8. Tekan Done

Biasanya, setelah selesai proses format, ponsel kamu akan mengeluarkan informasi. Kamu cukup menekan tombol Done untuk menyelesaikan rangkaian cata format flashdisk di HP. USB drive kamu sudah siap digunakan dan diisi dokumen-dokumen baru.

Itu dia beberapa langkah format flashdisk di HP. Tertarik untuk custom flashdisk ? Toko Merchandise siap membantu.

Pengertian Bahan PVC yang Sering Digunakan Pada Kipas Tangan

PVC adalah singkatan dari polyvinyl chloride, sebuah polimer termoplastik yang terdiri dari rantai panjang unit monomer vinyl chloride. Proses pembuatannya melibatkan polimerisasi vinyl chloride monomer, yang menghasilkan struktur polimer linier yang kokoh dan fleksibel. Dalam perabot rumah tangga, keunikan PVC adalah kemampuannya untuk menjadi bahan yang ringan, tahan lama, dan mudah dibentuk menjadi berbagai bentuk dan desain. Hal ini membuat PVC adalah pilihan yang populer untuk perabotan rumah tangga seperti kursi, meja, rak penyimpanan, lemari, dan lain sebagainya.

PVC memiliki beragam fungsi yang mendukung kehidupan modern. Berikut fungsi-fungsi PVC adalah antara lain:

1. Pipa Saluran Air

PVC adalah bahan yang sangat umum digunakan dalam pembuatan pipa saluran air karena ketahanannya terhadap korosi dan kerusakan akibat air.

2. Peralatan Listrik

PVC adalah bahan yang sering digunakan dalam pembuatan kabel listrik karena sifat isolasinya yang unggul dan kemampuannya untuk melindungi kabel dari kerusakan.

3. Peralatan Rumah Tangga

PVC adalah bahan yang ideal untuk pembuatan berbagai peralatan rumah tangga seperti kursi, meja, rak penyimpanan, dan tirai shower karena sifatnya yang ringan, tahan lama, dan mudah dibentuk.

4. Kemasan

PVC adalah pilihan yang umum digunakan dalam industri kemasan untuk membuat botol plastik, blister pack, dan wrapping film karena kekuatan dan ketahanannya terhadap benturan, serta kemampuannya untuk menjaga kebersihan dan kesegaran produk.

5. Industri Konstruksi

PVC adalah bahan yang sering digunakan dalam industri konstruksi untuk membuat jendela, pintu, panel dinding, dan atap karena kemampuannya untuk menahan cuaca eksternal, tahan terhadap korosi, dan memiliki sifat isolasi termal dan akustik yang baik.

Kelebihan Pipa PVC

Pipa PVC memiliki banyak manfaat dan keunggulan, sehingga sering digunakan dalam berbagai aplikasi. Beberapa manfaat utama dari pipa PVC antara lain:

1. Tahan Korosi: Pipa PVC tidak akan teroksidasi atau berkarat seperti pipa logam, sehingga sangat tahan terhadap korosi yang disebabkan oleh air atau cairan kimia. Hal ini membuatnya menjadi pilihan yang baik untuk sistem perpipaan yang terlibat dengan air atau cairan yang bersifat korosif.

2. Ringan dan Mudah Dipasang: Pipa PVC memiliki bobot yang ringan, sehingga lebih mudah untuk diangkut dan dipasang. Hal ini mengurangi biaya dan usaha yang diperlukan dalam proses instalasi.

3. Tahan Terhadap Tekanan dan Suhu: Pipa PVC dapat menahan tekanan dan suhu yang relatif rendah hingga sedang, sehingga cocok untuk berbagai aplikasi, termasuk sistem air minum, sistem drainase, dan sistem irigasi.

4. Biaya Terjangkau: PVC adalah salah satu bahan pipa yang paling ekonomis, sehingga merupakan pilihan yang terjangkau bagi banyak proyek konstruksi.

5. Tahan Lama: Pipa PVC memiliki masa pakai yang panjang dan membutuhkan sedikit perawatan, sehingga dapat bertahan untuk jangka waktu yang lama.

Aplikasi Pipa PVC

Pipa PVC digunakan dalam berbagai aplikasi, baik di sektor industri maupun rumah tangga. Beberapa aplikasi umum dari pipa PVC meliputi:

1. Sistem Air Minum: Pipa PVC sering digunakan dalam sistem distribusi air minum karena ketahanannya terhadap korosi dan kemampuannya untuk menyediakan air bersih dengan aman dan higienis.

2. Sistem Drainase: Pipa PVC digunakan dalam sistem saluran pembuangan untuk mengalirkan air limbah dan air hujan dari gedung atau area tertentu.

3. Sistem Irigasi: Pipa PVC digunakan dalam sistem irigasi untuk menyediakan air ke area pertanian atau taman.

4. Konstruksi Bangunan: Pipa PVC digunakan dalam berbagai aplikasi konstruksi, seperti saluran kabel, ventilasi, dan sistem pengolahan air limbah.

5. Industri Kimia: Pipa PVC digunakan dalam industri kimia untuk mengangkut berbagai bahan kimia dan cairan.

6. Sistem Pengolahan Air: Pipa PVC digunakan dalam sistem pengolahan air untuk mengangkut air mentah dan air hasil pengolahan.

Jenis Plastik yang Aman Digunakan Pada Botol Minum

Botol minum merupakan wadah yang berguna untuk menyimpan cairan minuman seperti teh, kopi, minuman rasa hingga berbagai produk minuman lainnya. Saat ini botol minuman yang tersedia di pasaran memiliki bentuk dan tampilan yang beragam. Misalnya bentuk polos, motif, transparan, dan gelap. Bentuk tersebut bisa kamu sesuaikan dengan mengisi minuman yang ada di dalamnya. Sebagai kemasan minuman, ada berbagai jenis bahan yang dipakai seperti plastik, kaca, atau logam. Dari bahan tersebut, masing-masing bahan botol memiliki jenis dan unsur bahan yang terkandung.

Misalnya botol minum plastik yang terbuat dari bahan unsur PET, PVC, dan zat pembentuk lainnya. Kebutuhan manusia yang semakin banyak membuat botol minum terus berinovasi. Misalnya untuk yang suka olahraga, maka jenis botol yang mereka butuhkan memiliki bobot ringan namun keras, hal ini karena memilih bahan yang tidak sulit saat dibawa olahraga.

Perusahaan minuman yang memproduksi minuman memperhatikan dan memastikan bahan pembuatan botol yang aman untuk menaruh minuman. Tentunya bertujuan agar konsumen tidak mengalami dampak buruk jika mengonsumsi minuman dari botol dalam jangka waktu yang lama.

Arti Kode pada Botol Plastik

Untuk mengetahuinya, simak penjelasan lengkapnya berikut ini, ya!

1. Angka 1 (PET/PETE)

Kode pertama pada botol atau kemasan plastik yang sering ditemui adalah angka 1 (PET/PETE). Kode angka 1 pada botol plastik menunjukkan kalau plastik tersebut merupakan polietilen tereftalat atau yang disingkat PET atau PETE. Namun, botol plastik dengan bahan PET ini dapat didaur ulang untuk menjadi barang lain yang berbahan plastik. Misalnya untuk body motor, karung, lemari pakaian, dan lain-lain. Jenis barang ini akan aman di daur ulang karena dipakai bukan sebagai wadah konsumsi.

2. Angka 2 (HDPE)

Kode pada botol plastik yang kedua adalah angka 2 (HDPE). Angka 2 menunjukkan bahan plastik tersebut merupakan polietilen densitas tinggi atau high-density polyethylene (HDPE). Umumnya, plastik HDPE memiliki ketahanan pakai dan tidak terurai di bawah paparan sinar matahari, pemanasan, atau pembekuan ekstrem. Biasanya HDPE dipakai untuk membuat kursi dan perabot lainnya. Meski begitu, plastik HDPE yang dipakai untuk kemasan makanan atau minuman juga tidak dianjurkan dipakai berulang kali.

3. Angka 3 (PVC)

Kode pada botol plastik yang kedua adalah angka 3 (PVC). Angka tiga pada kode ini berarti vinil atau polivinil klorida (PVC). Bahan plastik PVC merupakan plastik lunak dan fleksibel yang sering dipakai untuk membuat bungkusan makanan plastik bening, botol minyak goreng, hingga mainan anak. Plastik PVC juga tidak boleh digunakan berulang sebagai wadah makanan. Sebab PVC mengandung racun yang bisa larut. Kandungan DEHA atau Diethylhydroxylamine di dalamnya bisa bereaksi jika terkena makanan secara langsung.

4. Angka 4 (LDPE)

Angka 4 sebagai kode pada botol plastik merujuk pada polietilen densitas rendah atau low-density polyethylene (LDPE). Umumnya, bahan plastik ini dijadikan tas belanja, botol plastik yang bisa diremas, hingga plastik makanan beku. Plastik LDPE dinilai tidak terlalu beracun daripada jenis plastik lainnya. Jenis plastik ini cukup aman untuk digunakan. Kemasan dengan bahan plastik ini aman dipakai kembali dalam jangka waktu pendek, tapi tidak selalu bisa didaur ulang karena susah dihancurkan.

5. Angka 5 (PP)

Kode pada botol plastik berikutnya adalah angka 5 (PP). Angka 5 dalam segitiga ini merujuk pada polypropylene atau PP. Bahan plastik PP termasuk jenis plastik yang paling aman untuk minuman atau makanan. Jenis plastik ini cukup kuat, ringan, dan tahan panas. Selain itu, jenis plastik ini juga menjadi penghalang kelembapan, minyak, dan bahan kimia. Oleh sebab itu, wadah atau botol dengan angka 5 (PP) berarti bisa digunakan berulang kali dan mudah didaur ulang.

6. Angka 6 (PS)

Sementara angka 6 (PP) menunjukkan bahan plastik polystyrene (PS). Bahan plastik polystyrene adalah plastik yang murah, ringan, dan mudah dibentuk untuk bermacam-macam kebutuhan. Plastik PS umumnya dipakai untuk membuat gelas dan piring styrofoam sekali pakai, sendok garpu plastik, karton telur, hingga pembungkus makanan. Plastik ini sangat ringan dan lemah secara struktur, mudah putus, dan mudah menyebar ke lingkungan sekitar secara alami. Namun, bahan plastik PS tidak dianjurkan untuk makanan dan minuman karena polystyrene bisa melepaskan styrene yang bersifat karsinogen, khususnya saat dipanaskan.

7. Angka 7 (Other)

Kode pada botol plastik yang terakhir adalah angka 7 (Other). Umumnya, bahan plastik angka 7 (Other) terbuat dari SAN (Styrene Acrylonitrile), ABS (Acrylonitrile Butadiene Styrene), dan PC (Polycarbonate). Bahan SAN sering ditemukan pada piring, mangkuk, termos, hingga sikat gigi. Sedangkan ABS biasanya ditemui pada wadah makanan dan minuman, mainan anak, hingga pipa. Lalu plastik PC sering ditemukan pada beberapa botol bayi. Meski begitu, kebanyakan botol bayi sudah tidak menggunakan jenis plastik PC karena plastik tersebut menghasilkan BPA yang berbahaya bagi kesehatan.