Mengenal Kaos Custom: Keunggulan dan Manfaat

Kaos custom bisa menjadi pilihan yang tepat bagi kamu yang ingin tampil beda dan memiliki kaos yang unik. Dalam blog ini, kamu akan mengenal lebih jauh tentang kaos custom. Kami akan membahas keunggulan dan manfaat kaos custom. Simak artikel berikut untuk mengetahui lebih detail.

Keunggulan Kaos Custom

Kaos custom memiliki keunggulan yang tidak dimiliki oleh kaos biasa. Keunggulan kaos custom antara lain desain yang unik dan personalisasi. Kamu dapat membuat desain sendiri atau memesan desain dari vendor kaos custom. Semua desain sesuai dengan keinginan kamu. Selain itu, kaos custom juga bisa menjadi media promosi untuk brand atau bisnis kamu. Kamu dapat mencetak logo atau slogan bisnis kamu pada kaos custom.

Jenis Kaos Custom

Ada berbagai jenis kaos custom, antara lain:

  • Kaos sablon: kaos sablon terbuat dari bahan kaos yang dicetak menggunakan tinta sablon.
  • Kaos bordir: kaos bordir menggunakan teknik jahit yang membuat desain tampak menonjol.
  • Kaos fullprint: menggunakan teknik cetak agar seluruh kaos tercetak desain secara keseluruhan.
  • Kaos satuan atau massal: kamu dapat melakukan pemesanan kaos custom untuk satu buah atau dalam jumlah yang banyak.

Manfaat Kaos Custom

Selain sebagai media promosi, kaos custom juga memiliki manfaat lain, yaitu:

  • Meningkatkan rasa persaudaraan: kaos custom bisa digunakan sebagai seragam pada acara gathering atau olahraga untuk mempererat tali persaudaraan.
  • Menjadi pilihan kado yang unik: jika kamu ingin memberikan kado yang berbeda, kaos custom bisa menjadi pilihan yang tepat.
  • Memberikan penampilan yang unik: kaos custom memungkinkan kamu untuk tampil beda dibandingkan orang lain.

Cara Memilih Vendor Kaos Custom

Ada beberapa hal yang perlu kamu perhatikan dalam memilih vendor kaos custom, di antaranya:

  • Mencari referensi vendor kaos custom yang memiliki reputasi baik dan memiliki pengalaman.
  • Mengenal teknik produksi yang mereka miliki agar sesuai dengan desain yang kamu pilih.
  • Membandingkan harga dari beberapa vendor kaos custom agar bisa mendapatkan harga yang terjangkau.

Kesimpulan

Kaos custom memiliki keunggulan dan manfaat yang tidak dimiliki oleh kaos biasa. Dengan kaos custom, kamu bisa membuat desain yang unik dan personal. Selain itu, kaos custom dapat digunakan sebagai media promosi untuk brand atau bisnis kamu. Kamu juga dapat memilih berbagai jenis kaos custom dan menghasilkan kaos custom satu buah atau dalam jumlah yang banyak. Namun, dalam memilih vendor kaos custom, kamu perlu memperhatikan referensi dan harga yang ditawarkan. Semoga artikel ini bermanfaat untuk kamu yang ingin mengenal lebih jauh tentang kaos custom.

Tips Desain Kaos Custom Sendiri di Rumah yang Menarik dan Beda

Selain mencetaknya di percetakan terdekat, untuk membuat desain baju dan kaos sendiri bisa kamu lakukan di rumah, lho. Umumnya beberapa orang memang memiliki bakat membuat desain kaos custom atau memperlajari tentang pembuatan kaos custom.

Dengan membuat desain kaos sendiri, kamu bisa memiliki desain yang kamu inginkan seperti pembuatan yang simple tetepi elegan dan beda dari yang lain. Hal ini juga berbeda ketika mendesain media promosi lain seperti katalog, flyer, atau merchandise yang lebih ramai malah lebih disukai.

Berikut beberapa tips membuat desain baju sendiri di rumah:

1. Mengetahui Cetakan pada Kaos atau Baju

Saat ini, terdapat beberapa cara untuk membuat kaos custom. Dahulu membuat cetak kaos hanya dilakukan dengan memberikan desain atau gambar pada kaos yang dikenal dengan istilah sablon. Namun, saat ini kehadirah teknologi digital printing mempermudah pembuatannya.

Teknologi ini dikenal dengan sebutan DTG atau Direct to Garment. Proses dengan teknik printing ini akan membuat siapa saja bebas menerapkan gambar atau desain yang akan dicetak dan dijual dengan harga yang lebih mahal dibandingkan kaos sablon

2. Sesuai dengan Tujuan Pembuatan

Sebelum membuat desain kaos, ada baiknya kamu membuat sesuai dengan tujuan pembuatan. Kaos yang akan dicetak mampu merepresentasikan dari tujuan tersebut. Misalnya membuat rancangan desain kaos untuk mempromosikan band, kebutuhan organisasi hingga tujuan lainnya.

Beberapa tips yang bisa diikuti misalnya:

  1. Untuk mempromosikan sesuatu mulai dari merk, band, hingga perusahaan, maka kamu bisa fokus ke logo produk tersebut.
  2. Untuk membuat desain baju sendiri, kamu bisa menggunakan foto sendiri atau foto yang berasal dari internet.
  3. Jika ingin tampil beda, unik, dan menarik, kamu bisa membuat gambar buatan atau ilustrasi yang dibuat sendiri.

3. Memberikan Dimensi pada Gambar

Meskipun desain yang dibuat berwarna dan menarik, tanpa adanya dimensi, desain kaos tersebut akan nampak datar dan biasa saja. Kamu bisa menambahkan warna di bagian bawah desain untuk menciptakan dimensi atau seolah-olah seperti bayangan. Dari bayangan tersebut akan mempertegas desain baju.

4. Menyeimbangkan Desain

Sebuah desain terdiri dari beberapa elemen atau bagian visual untuk mendapatkan desain yang menarik dan utuh. Menyeimbangkan desain tak hanya penggabungan beberapa elemen tetepi juga menyempurnakan komposisi desain.

Elemen kecil seperti gambar hewan, tanaman hingga elemen besar seperti foto pribadi harus dibuat seimbang hingga mendapatkan desain kaos custom yang menarik.

5. Membuat Contoh atau Sketsa Desain

Sebelum membuat desain kaos custom, kamu bisa membuat sketsa atau contohnya terlebih dahulu. Buatlah beberapa desain yang berbeda dikombinasikan oleh beragam warna. Dalam pembuatannya, perhatikan pemilihan warna yang kontras dan dimensi warna pada desain.

Misalnya jika warna bajunya cerah, maka hindarilah penggunaan warna pastel, begitu juga sebaliknya. Terlebih lagi jika kamu menggunakan desain logo. Pilihlah warna yang kontras agar logo tersebut terlihat jelas.

6. Warna Baju sesuai Desain

Seperti yang disebutkan di atas, sebelum memilih warna dalam pembuatan desain kaos custom, yang perlu kamu tahu pertama adalah warna baju atau media cetaknya. Misalnya ketika diminta membuat desain untuk baju atau kaos berwarna hitam maka kamu akan memilih warna yang cerah dan kontras, begitu juga sebaliknya.

7. Ukuran Area Desain

Desain dapat dibuat di dua area, area depan maupun area belakang. Kamu bisa menyesuaikan ukuran desain sesuai dengan kebutuhan. Biasanya ukuran area desain yang besar yaitu 30 x 40 cm. Dengan menyesuaikan ukuran kamu jadi tau penempatan dan komposisi yang tepat untuk kaos tersebut.

8. Typography yang Keren

Pemilihan font style akan membuat tampilan kaos menjadi menarik. Pilihlah dan kombinasikan font-font tersebut agar terlihat eye catching. Hal ini akan membuat pesan dan tulisan yang tertera dapat terbaca dengan baik oleh orang lain.

9. Simple dan Sederhana

Umumnya, kaos yang simple dan sederhana akan lebih disukai banyak orang. Istilahnya Simple is Good akan terlihat lebih keren dan elegan. Harga kaos yang murah akan terlihat mewah dengan kata dan desain yang simple.

10. Menggunakan Aplikasi yang Sesuai

Biasanya aplikasi atau software yang dipakai untuk buat baju custom memiliki dua pilihan yaitu Coreldraw dan Adobe Photoshop. nah, kamu bisa mencari tutorial membuat desain kaos dengan kedua aplikasi tersebut. Dengan berbagai pilihan aplikasi kamu bisa menentukan mana yang paling mudah dan bisa kamu buat sendiri.

3 Jenis Kaos / Tshirts, yang pas Untuk Acara Gathering

 

Apakah perusahaan anda akan menyelenggarakan acara gathering? Sudah saatnya Anda mulai memikirkan apparel yang cocok, untuk kegiatan tersebut. Sebenarnya dalam memilih apparel yang cocok untuk kegiatan tersebut tidak sulit, Anda dapat memilih jenis kaos / T Shirts.

Sedangkan untuk langkah berikutnya adalah memikirkan desain kaos seperti apa yang pas untuk kegiatan yang dimaksud dan juga memilih jenis sablon kaos yang tepat. Tapi tahukah Anda untuk memilih produk kaos yang tepat pada acara tersebut, sebaiknya jangan sembarangan. Karena masing – masing produk mempunyai kelebihan yang berbeda-beda.

Produk T-Shirt

Adapun produk kaos / t shirts, pertama yang dapat dipilih adalah T-Shirt. Ini adalah produk umum yang biasanya digunakan, dengan desain kaos yang juga terbilang umum. Itulah sebabnya jenis yang satu ini dapat digunakan oleh siapa saja, baik untuk pria, wanita, atau bahkan anak-anak. Hanya saja ukurannya yang akan membedakan.

Untuk masalah bahan kaos yang dapat dipilih untuk kegiatan gathering kali ini, cukup beragam. Seperti umumnya bahan kaos, memulai dari bahan katun combed, catun cardet, TC atau bahkan PE. Dimana masing-masing jenis bahan mempunyai kelebihan yang berbeda-beda. Selain ukuran, Anda juga dapat memilih desain, dan juga warna yang tepat, untuk kegiatan tersebut.

Kaos dry fit polo shirt

Berikutnya adalah kaos polo, tapi ada yang berbeda dengan kaos polo yang satu ini. Seperti namanya dry fit, maka bahan kaos tersebut, hasil kombinasi bahan Polyester dan bahan katun. Sebenarnya bahan dan desain yang satu ini, tidak hanya cocok sebagai kaos gathering, tapi juga cocok digunakan sebagai kaos seragam informal, untuk berbagai acara kasual dari perusahaan itu sendiri.

Berbekal kata dry fit, yang artinya kaos yang satu ini mudah sekali kering, dan nyaman untuk digunakan. Apabila Anda tertarik menggunakan desain yang satu ini, sama seperti desain lainnya, Anda sebaiknya mulai memperhatikan warna dan juga desain gambar serta tulisan kaos yang akan digunakan pada kegiatan gathering tersebut.

Kaos dry fit T-Shirt printing    

Jika sebelumnya ada kaos polo dry fit, maka berikut ini masih tentang kaos dry fit, namun bukan jenis polo, melainkan jenis kaos biasa. Sama seperti kaos polo dry fit, material yang digunakan pada kaos yang satu ini adalah kombinasi bahan polyester dan katun. Kombinasi kaos tersebut yang membuat bahan yang satu ini nyaman ketika digunakan, mampu menyerap keringat dengan baik, serta mampu menjaga suhu tubuh, agar tidak terasa gerah ketika digunakan. Itulah sebabnya, bahan yang satu ini juga sangat nyaman jika digunakan sebagai kaos sehari-hari.

Kaos jenis jersey dry fit printing ini memang cukup menarik. Desainnya yang santai, membuat kaos ini tidak hanya pas untuk acara gathering, namun juga pas untuk acara tidak resmi perusahaan lainnya. Atau bahkan Anda juga dapat menggunakan bahan yang satu ini sebagai kaos promosi, atau kaos komunitas.

Yang menarik adalah, karena menggunakan sistem printing, membuat harga produk yang satu ini jadi lebih miring, dengan kualitas yang bisa dibilang premium. Seperti umumnya desain kaos, dapat Anda buat sendiri, atau penyerahan kepada pihak merchandise. Sedangkan untuk masalah warna tidak perlu khawatir, koleksi warna yang ada terbilang cukup beragam.

Dari ketiga jenis kaos / t shirts, yang disebutkan di atas, adakah salah satu jenis kaos yang dirasa pas untuk acara gathering kelak. Jangan lupa, untuk segera mencari tahu, ukuran dan jumlah kaos yang akan dipesan kelak.

T-Shirt – Tidak Sesederhana Bentuknya

T-Shirt – Tidak Sesederhana Bentuknya

Oleh : Aris Darisman

Pada artikel kali ini akan dipaparkan tentang sebuah media alternatif “rekam” budaya popular.

T-shirt/Tees adalah sebuah produk pakaian yang sangat akrab dengan keseharian kita. Bentuk polanya sangat sederhana, pada umumnya memang menyerupai bentuk huruf “T”, oleh karenanya dikenal juga dengan sebutan T- Shirt. Jenis pakaian ini masuk dalam kategori pakaian santai/non formal.

Apabila kita tarik jauh ke belakang terkait sejarah t-shirt ini, bahwa pakaian ini tidak lebih hanya sebagai produk fungsional yang mulai digunakan pada abad ke 19. Pada masa itu t-shirt justru dirancang untuk tidak terlihat (layaknya sebuah pakaian dalam).

Awal mula T-shirt berasal dari Eropa di mana tentara AS pada saat itu cukup terganggu dengan seragam mereka karena seragam wolnya menyebabkan mereka berkeringat. Namun sementara rekan-rekan Eropa mereka tidak terlalu dibatasi dalam kaus katun ringan mereka selama Perang Dunia Pertama. Angkatan Laut A.S. kemudian mengeluarkan kaus dalam katun putih berleher kru, lengan pendek, dan berwarna putih. Menjadi sangat umum bagi para pelaut dan marinir untuk mengenakan kaus dalam katun ringan yang nyaman ini di bawah seragam mereka. Pada 1920-an T-shirt telah menjadi istilah resmi dalam kamus Amerika-Inggris. Dan pada akhir tahun 1930-an beberapa pengecer A.S. memasarkannya, yaitu Fruit of the Loom, Hanes dan Sears, dan Roebuck & Co.

Kaos katun kemudian menjadi pakaian dalam standar di angkatan bersenjata AS selama Perang Dunia Kedua. Belakangan menjadi sangat umum melihat tentara AS yang mengenakan celana seragam mereka dengan T-shirt mereka sebagai pakaian kasual.

Kemudian pada 1940-an dan 1950-an, perguruan tinggi di A.S. mulai mencetak nama dan logo mereka di t-shirt, biasanya menggunakan font iron-on flock di masa-masa awal. Ini menjadi merchandise dan dijual di toko merchandise dan souveneer kampus. T-shirt mulai menjadi sebuah media untuk menyampaikan kebanggan terhadap alma mater . Bahkan hampir semua kampus di seluruh dunia memiliki t-shirt khas yang merepresentasikan identitas dan kebanggaan mereka tersebut. Tidak terkecuali di Indonesia.

Namun pada perkembangan selanjutnya produk ini menjadi sebuah produk yang dapat dibilang telah mewakili icon sebuah budaya tertentu, budaya popular. Hollywood turut andil memberikan besar pada T-shirt. Diawali oleh seorang actor muda pada saat itu, Marlon Brando dalam filmnya yang berjudul “A Street Car Named Desire”, dirilis pada tahun 1951. Dalam Film itu, hampir di sebagian besar adegannya sang aktor selalu mengenakan t-shirt polos berwarna putih dipadu dengan celana jeans (denim) classic. Remaja di seluruh negeri menjadi “liar” karena penampilannya. Empat tahun kemudian, James Dean melalui filmnya “Rebel Without a Cause” mengejutkan dunia dengan memperlihatkan t-shirt putihnya sebagai pakaian dalam dipadu dengan jaket warna merah dan celana jeans (denim).Hal ini selain menandai perkembangan T-shirt yang telah lama ditunggu-tunggu dari pakaian dalam menjadi pakaian luar, sekaligus menanamkan gaya dengan daya tarik seks yang modis. Melalui para pesohor tersebut t-shirt seakan menjadi agen provocateur sebuah gelombang gaya dalam dunia fashion.

Asosiasi pemberontak adalah katalisator gaya yang diinginkan oleh kaum muda saat itu dan bertepatan dengan kelahiran rock and roll. Popularitas t-shirt dengan gaya band rock and roll meledak pada tahun 1970-an, tetapi akarnya tetap kuat di tahun 1960-an. Grateful Dead – yang pertama kali menyadari potensi yang muncul ini untuk menjual T-shirt serta tiket pertunjukan di berbagai tempat. Industri musik memanfaatkan T-shirt ketika band rock mulai menjual T-shirt dengan slogan dan gambar mereka di konser. Belakangan, t-shirt bergaya tie-dye menjadi kegemaran secara keseluruhan terutama pada tahun 1969 ketika pengiklan Don Price memproduksi ratusan t- shirt dan memberikannya di Woodstock.

Para pesohor baik actor, model maupun para musisi dengan bandnya selain menjadi duta budaya popular pada saat itu juga menjadi corong yang turut “mengkampanyekan” penggunaan kaos sebagai pakaian keseharian bahkan kaos tidak hanya sekedar menjadi pakaian pelengkap (pakaian dalam) saja,namun juga memposisikan produk ini sebagai bagian dari produk fashion.

Hal ini menjadi pengikat produk dilekatkan pada sosok/figure atau peristiwa penting dan fenomena budaya popular pada masanya. Sehingga pada ahirnya produk kaos dapat disebut sebagai artefak sebuah budaya popular. Bahkan melalui desainnya, T-shirt dapat dikategorikan sebagai media “alternatif” perekam budaya popular.

Pada perkembangan selanjutnya, t-shirt tidak hanya tampil dalam bentuknya yang polos dengan desain/pola yang standar menyerupai huruf T saja, Namun sejumlah perancang busana melalui rahim kreatifitanya melahirkan t-shirt dalam wujud dan desain yang semakin kreatif dan atraktif. Bahkan t-shirt telah menjadi bagian dari fashion statement penggunanya.