Jangan Asal Cuci!! Ini Dia Langkah Tepat Mencuci Kaos Sablon

Jangan Asal Cuci!! Ini Dia Langkah Tepat Mencuci Kaos Sablon

Nah, berbeda dengan baju atau kaus polos, pakaian yang disablon tentu memerlukan perawatan yang tepat, nih! Hal ini untuk menghindari bekas sablon rusak termasuk motif yang jadi pecah-pecah hingga lunturnya warna. Lalu, gimanasih cara cuci baju sablon yang tepat ? simak artikel ini ya….

1. Pisahkan Sebelum Dicuci

Memisahkan kaos sablon sesuai masing-masing warna yang kamu miliki. Karena, dapat mencampur dan membuat pudar kaos satu sama lain terutama bahan sablon.

2. Jangan Rendam Terlalu Lama

Merendam baju sablon terlalu lama bisa membuat lapisan sablon kaos cepat rusak karena panas yang ada di dalam detergen. Hindari merendam lebih dari setengah jam. Disarankan juga untuk memperhatikan penggunaan deterjen, secukupnya saja jangan berlebihan.

3. Cuci Menggunakan Tangan

Setelah direndam, salah satu cara tepat untuk membersihkannya yakni pakai tangan saja bukan mesin cuci. Penggunaan mesin cuci tidak disarankan karena bisa saja sablon rusak atau hilang karena gesekan.

4. Hindari Menyetrika Bagian Sablon

Hindari menyetrika baju di bagian gambar sablonnya. Tinta sablon pada kaos mungkin saja akan menempel pada permukaan setrika sehingga akan merusaknya. Disarankan untuk menyetrika bagian tepi sablon atau bagian belakang dan balik baju saja.

Nah, itu dia beberapa langkah yang bisa kamu terapkan agar baju sablon tetap awet. Tertarik untuk custom kaos ? Toko Merchandise siap membatu

 

Mana aja Bahan Baju yang Bikin Tidak Bau Badan

Pernah memperhatikan ketiak jadi lebih bau saat mengenakan pakaian tertentu? Bukan cuma karena cuaca panas, rasanya keringat yang keluar tidak terserap dengan baik. Selain itu, ada juga kain yang membuat kulit gatal atau setidaknya terasa tak nyaman. Lalu satu hal yang menjadi pertanyaan, kain seperti apa yang bisa menghindarkan kita dari bau badan?

Kain yang terbuat dari serat alami cenderung lebih aman dan nyaman di kulit. Daya serapnya juga lebih baik. Beberapa diantaranya bahkan bagus untuk kulit rentan alergi.

1. Cotton Combed

Menurut artikel lansiran Olympics 30, cotton combed adalah jenis kain katun yang dibuat dari serat kapas murni. Biasanya digunakan untuk produksi kaus-kaus keluaran distro.

Jenis kain yang satu ini memiliki tekstur halus, dingin, dan sangat mudah menyerap keringat. Jadi memang ideal untuk bahan sandang di negara-negara beriklim tropis seperti Indonesia.

2. Linen

Kain linen dibuat dari tenunan serat rami. Biasanya digunakan sebagai bahan seprai, karena cukup sejuk dan mampu menyerap keringat dengan baik. Anda bisa memilih pakaian dengan bahan linen berkualitas yang lebih halus daripada linen biasa.

Kain ini bersifat tahan lama dan nyaman di kulit. Jika bersentuhan dengan kulit, kain ini tidak mudah menimbulkan reaksi alergi pula.

3. Katun Jepang

Menurut artikel lansiran Gulalives, katun jepang biasa digunakan sebagai bahan mukena karena ringan dan sejuk. Kain ini mempunyai daya serap yang baik, sehingga cocok dijadikan bahan pakaian di musim kemarau. Selain itu, kain katun jepang juga lebih berkualitas daripada katun biasa, sehingga tidak mudah luntur meskipun dicuci berkali-kali.

4. Katun Silk

Kain ini memadukan sejuknya katun dan kelembutan sutra. Kerap digunakan untuk bahan pakaian maupun mukena, karena sejuk di kulit.

5. Katun Paris

Katun paris memiliki penampilan yang mirip dengan katun jepang. Terasa sejuk di kulit dan mudah menyerap keringat, namun sedikit lebih tipis daripada katun jepang.

6. Katun Rayon

Kain katun rayon sedikit mirip dengan kaus, tetapi lebih jatuh dan sejuk. Tidak seperti kain rayon lainnya yang panas, katun rayon dipintal dari bahan semisintetis yang dikombinasikan dengan kapas.

7. Sutera

Termasuk kain berkualitas tinggi, sutera terjamin kelembutan dan kesejukannya saat dikenakan. Namun harganya memang lebih mahal daripada kain jenis lain.

Tak hanya lembut, sutera juga lebih aman dipakai oleh penderita eczema dan asma. Pasalnya, bahan ini tidak disukai jamur, baik untuk menghindari reaksi alergi, dan bisa membantu memperbaiki kualitas tidur juga.

8. Chambray

Kalau Anda tak bisa meninggalkan jeans bahkan di saat cuaca panas, setidaknya cobalah untuk beralih ke bahan chambray. Jenis kain ini kadang juga disebut soft jeans. Menurut artikel lansiran ELLE, chambray adalah sejenis denim, namun lebih tipis dan ringan.

9. Jersey

Artikel di Bukalapak Review merekomendasikan kain jersey untuk bahan pakaian saat cuaca panas. Kain ini memiliki tekstur licin, mengilap, dan jatuh di badan.

Bahannya cenderung tipis dan agak transparan. Selain itu mudah kusut pula. Namun kainnya sendiri memang terasa dingin di kulit dan mudah menyerap keringat.

10. Viscose

Meskipun tidak semahal sutera yang teksturnya mirip, kain viscose juga berkualitas tinggi. Terasa sejuk, mudah menyerap keringat, dan terlihat mewah pula. Viscose dipintal dari serat semisintetis, karena bahan utamanya berasal dari sumber alami yang diproses dengan bahan kimia agar menjadi lembut. Kalau kulit Anda tergolong sensitif dan mudah alergi terhadap jenis kain tertentu, sebaiknya hindari viscose dan pilih sutera saja.

11.Katun Alami

Kain katun yang terbuat dari serat alami memiliki pori-pori yang memudahkan sirkulasi udara, menyerap keringat, dan melindungi pemakainya dari paparan sinar matahari terik dan udara dingin. Kain ini juga hypoallergenic dan tahan lama.

12. Bamboo

Sesuai namanya, kain ini terbuat dari serat bambu. Selain lebih ramah lingkungan, jenis kain bamboo juga lembut, menjadikan kulit mudah bernapas, hypoallergenic, dan bisa mengatur suhu.

Satu lagi kelebihan bamboo, kain ini memiliki daya serap keringat lebih bagus daripada katun dan bisa melindungi kulit dari sinar ultraviolet.

13. Wol Merino

Kain wol merino dibuat dari rambut domba Merino asli yang memiliki serat paling lembut. Kain ini terasa nyaman di tengah udara panas maupun dingin. Selain itu, permukaannya terasa lembut di kulit, ringan, dan mampu melindungi kulit dari paparan sinar ultraviolet seperti bamboo.

14. Cashmere

Cashmere atau kashmir adalah jenis kain yang banyak dipakai desainer brand high-end karena kemewahannya. Permukaannya sangat halus seperti sutera kualitas tinggi.

15. Hemp

Kain hemp sudah digunakan manusia selama ribuan tahun. Jenis kain ini disukai karena kuat dan tahan lama. Bahannya pun terbuat dari serat alami. Kain ini bersifat breathable dan menyerap keringat dengan baik, sehingga terasa lembut di kulit.

Itulah jenis-jenis kain yang cocok untuk bahan pakaian saat cuaca panas.

Cara Merawat Kaos Sablon Supaya Awet

Cara Merawat Kaos Sablon Supaya Awet

Treatmen pada baju kaos sablon dengan baju tanpa sablon memang tidak sama. Ada yang perlu diperhatikan sehingga sablonnya tidak mudah rusak.

Pada artikel ini kami akan memberikan beberapa tips dalam merawat kaos sablon supaya awet.

1. Cuci Dengan Tangan, Baju atau kaos sablon sebaiknya dicuci dengan menggunakan tangan atau cuci manual. Hindari penggunaan mesin cuci karena bisa membuat sablonnya hilang atau rusak.

2. Rendam Sebelum Dicuci, Sebelum mencuci kaos sablonan, sebaiknya direndam terlebih dahulu selama 10-15 menit. Jangan rendam terlalu lama. Sebab, merendam baju hingga berjam-jam dengan air dan deterjen bisa membuat permukaan sablon akan mudah lepas.

3. Kucek Kaos Dengan Lembut, Setelah baju direndam sebentar, lanjut dengan mengucek kaos dengan lembut. Jangan sekali-kali mengucek sekuat tenaga, apalagi menggunakan sikat.

4. Jemur Bagian Dalam, Setelah kaos sablon dicuci, maka jemurlah kaos dengan kondisi dibalik, bagian dalam kaos yang terkena sinar matahari. Dengan cara menjemur dibalik, ini akan menjaga warna sablonan dan warna kaos tetap awet dan tidak kusam. Sebab, sinar matahari bisa merusak sablon.

Itu dia beberapa tips yang dapat kamu terapkan supaya kaos sablon dapat lebih awet digunakan.

 

Tips Mencuci Kaos Supaya Tidak Bau Apek

Tips Mencuci Kaos Supaya Tidak Bau Apek

Tujuan mencuci pakaian agar baju-baju bersih dan harum. Namun, tak jarang baju tersebut justru bau apek, apalagi ketika musim hujan tiba. Tapi tenang, berikut ini solusi sederhana agar cucian tetap harum tidak bau apek

1. Pilih Deterjen Yang Tepat

Jika tidak dapat mencuci dengan air panas, pilihlah deterjen yang dapat membersihkan kotoran tubuh dengan baik.  Deterjen cucian lama mungkin tidak dapat mengatasi kain baru yang hanya dapat dicuci dengan air dingin.  Kemudian baca label dan gunakan jumlah yang benar untuk beban cucian.

2. Jangan Terburu-buru Membilas Pakaian

Buru-buru membilas pakaian saat sedang dicuci ternyata juga bisa memicu timbulnya bau apek pada pakaian. Hal ini bisa terjadi karena masih ada sisa-sisa deterjen pada baju yang belum terbilas dengan sempurna.

3. Jemur Di Ruangan Terbuka

Dengan sirkulasi udara baik akan mengurangi munculnya bau apek pada baju.

Jangan Terburu-buru Mengangkat Jemuran

Pastikan sudah benar-benar kering.  Terkadang, cucian belum benar-benar kering, masih terasa lembap sudah disimpan. Inilah yang membuat apek pakaian.

Nah, sekarang sudah tau kan, bagaimana cara menghilangkan bau apek pada baju? Semoga informasi yang kami sampaikan bisa bermanfaat …….

 

Wajib Tahu Loh, Bahan Apa Sih Yang Cocok Untuk Kaos ?

Wajib Tahu Loh, Bahan Apa Sih Yang Cocok Untuk Kaos ?

Siapi nih yang suka banget pakai kaos ? sini-sini kami akan membahas secara detail mengenai berbagai macam bahan kaos yang bagus dan adem serta manfaatnya. Mulai dari serat alami sampai serat sintetis, artikel ini akan membantu kamu mengenali karakteristik dari setiap bahan, sehingga kamu dapat menentukan pilihan yang tepat ketika ingin membeli bahan kaos yang bagus dan adem.

1. Cotton Combed

Keunggulan bahan katun combed adalah seratnya yang lembut, tidak terlalu kasar, terasa sejuk saat dipakai dan memiliki daya serap keringat yang baik. Dengan keunggulan dan karakteristik tersebut, kain ini sangat cocok digunakan di negara-negara yang beriklim tropis termasuk Indonesia.

 2. Kain Rayon

Bahan ini juga terasa halus di kulit dan memberikan kenyamanan sepanjang hari. Namun perlu diingat bahwa kain rayon umumnya cenderung mudah kusut dan memerlukan perawatan khusus saat mencuci.

3. Kain Linen

Kain linen dibuat dari serat alami tanaman rami, yang memiliki potensi menyerap keringat dan menjaga tubuh tetap dingin di musim panas. Karakteristik kain linen memiliki tekstur yang kasar namun tetap memberikan kesan modis dan nyaman saat digunakan.

4. Kain Polyester

Kain polyester merupakan bahan kaos sintetis yang tahan lama dan mudah dalam perawatannya. Bahan ini memiliki keunggulan dalam hal ketahanan terhadap kerut dan terdapat pilihan warna yang beragam.

5. Bahan Spandex

Kelebihan dari bahan ini adalah tahan lama, memiliki elastisitas tinggi, dan nyaman saat digunakan. Tetapi, harap diperhatikan bahwa kaos spandex tidak memiliki sirkulasi udara yang baik dan tidak cocok untuk iklim panas.

Memilih bahan kaos yang bagus dan adem tentu sangat penting untuk kenyamanan kamu dalam menggunakannya sepanjang hari. Pada artikel kali ini, kami membahas berbagai jenis bahan kaos yang bisa kamu pilih.

Setiap bahan yang telah dijelaskan di atas, tentu saja memiliki kelebihan dan kekurangannya masing-masing. Oleh karena itu, semuanya tergantung pada keinginan pribadi setiap masing-masing.