Beberapa Pulpen yang Cocok digunakan Untuk Tanda Tangan

Pulpen adalah salah satu alat tulis yang sering digunakan untuk menulis, menggambar, atau menandatangani dokumen. Umumnya pulpen tanda tangan harus didasari dengan tinta warna biru. Penggunaan tinta biru adalah untuk menghindari pemalsuan dokumen yang dimanfaatkan oleh orang-orang yang tidak bertanggung jawab. Oleh karena itu, kamu harus memilih pulpen yang tepat untuk menandatangani dokumenmu.

Jenis Pulpen Tanda Tangan

Untuk tanda tangan, biasanya jenis pulpen yang digunakan adalah pulpen yang menghasilkan tinta yang halus dan tidak mudah luntur.

  • Pulpen Gel: Pulpen gel menghasilkan tinta yang halus dan lebih tahan lama daripada tinta biasa.
  • Pulpen Tinta Cair: Pulpen dengan tinta cair memberikan tinta yang lebih konsisten dan halus. Mereka sering digunakan untuk tanda tangan dokumen penting.
  • Pulpen Berujung Halus: Pulpen dengan ujung halus memberikan kontrol yang lebih baik saat menulis tanda tangan.

Inilah rekomendasi pulpwn yang cocok tanda tangan :

Parker Urban diciptakan dengan desain yang dinamis dan berlekuk menawarkan tampilan yang modern, dengan warna hitam yang cantik dan elegan, sangat cocok digunakan untuk kamu yang sedang menyiapkan dokumen formal! Urban dilengkapi dengan mata pena stainless steel yang kuat dan tahan lama dan dengan lapisan warna yang beragam, sangat pas bagi kawula muda yang berpikiran terbuka dan penuh semangat.

Parker IM dengan warna Pearl yang memberi kesan cool dan tak kalah elegan hadir untuk kamu! Pulpen ini berfokus kepada kenyamanan dan fungsi kerja yang tinggi namun tetap simpel. Ditujukan kepada kamu, para profesional muda yang memulai karir dan bercita-cita menjadi ahli di bidangnya serta ingin memberikan kesan pertama yang baik.

Pulpen Standard Boldliner Pro merupakan pulpen yang dirancang khusus untuk menandatangani dokumen. Pulpen ini memiliki mata pena ujung tip 0.8mm yang direferensikan sebagai signature pen karena memiliki kualitas tinta yang tebal dan pekat. Kamu bisa mendapatkan Pulpen Boldliner Pro dengan harga yang terjangkau sekitar Rp. 12.000. Keunggulan pulpen ini memiliki desain warna yang colorful dan dilengkapi dengan Rubber Grip yang lembut sehingga nyaman untuk digenggam.

Pilot Ball Liner merupakan jenis pulpen yang sering dipakai oleh berbagai kalangan  dan sangat mudah dicari di pasaran. Pulpen ini memiliki ujung tip 0.8mm yang menghasilkan tulisan yang tebal, sangat cocok untuk tanda tangan. Keunggulan dari pulpen pilot ball liner adalah ringan dan nyaman dipakai sehingga seringkali dipakai oleh pejabat pemerintahan yang mengharuskan untuk menandatangani dokumen dalam jumlah yang banyak. Selain itu, tinta Pilot Ball Liner ini sangat awet karena memiliki ketahanan dalam jangka waktu yang lama. Kamu bisa mendapatkan pulpen ini di berbagai toko offline maupun online dengan kisaran harga Rp. 15.000.

Pulpen Joyko GP-169 Sign Pro merupakan pulpen berbentuk gel dengan mata pena 1.0mm bullet tip. Keunggulan dari pulpen Joyko GP-219 Sign pro ini adalah menghasilkan warna yang tebal dan pekat sehingga cocok untuk menulis atau menandatangani dokumen formal. Pulpen ini sangat nyaman untuk digenggam, tidak luntur, dan tidak mudah bocor. Kamu dapat membeli Pulpen Joyko GP-169 Sign Pro dengan kisaran harga Rp. 4.500 – Rp. 6.000, tentunya sudah mendapatkan sentuhan desain yang menarik dari pulpen ini.

 

Kandungan Zat Kimia Pada Tinta Pulpen

Pulpen (dari bahasa belanda: vulpen) adalah alat tulis berupa mata pena berujung tajam yang dilengkapi pegangan berisi kantong tinta yang bisa diisi kembali. Tinta berbasis air diisi melalui mata pena dengan mekanisme penyedot yang memasukkan tinta dari botol tinta ke dalam kamar tinta. Berbeda dengan bolpen, pulpen tidak perlu ditekan ketika menulis. Tinta mengalir dari kamar tinta ke mata pena dengan bantuan kapilaritas dan gravitasi.

Taukah kamu tinta pada pulpen ada kandungan zat kimia nya? jika tertelan bisa membayakan kesehatan loh, simak berikut ini :

Tinta , anjana, mangsi atau dawat adalah bahan berwarna yang mengandung pigmen warna yang digunakan untuk mewarnai suatu permukaan. Tinta bersama pena dan pensil digunakan untuk menulis dan menggambar. Tinta merupakan sebuah media yang sangat kompleks, berisikan pelarut, pigmen, celupan, resin dan pelumas, sollubilizer (semacam senyawa yang membentuk ion-ion polimer polar dengan resin tahan air). Selain itu, ada surfaktan yang merupakan unsur basah yang menurunkan tekanan permukaan dari sebuah cairan yang memungkinkan penyebaran dengan mudah, surfaktan juga menurunkan tekanan antar permukaan antara dua cairan). Dalam tinta juga terdapat materi-materi partikuler, pemijar, dan material-material lainnya. Komponen-komponen tinta tersebut menjalankan banyak fungsi seperti unsur pembawa tinta, pewarna, dan bahan-bahan tambahan lainnya yang digunakan untuk mengatur aliran, ketebalan, dan bentuk tinta ketika kering.

Contoh bahan kimia pada pulpen:

  • Pewarna: Pewarna adalah komponen utama yang memberikan warna pada tinta. Pewarna yang digunakan dapat berupa pigmen atau zat pewarna larut.
  • Pelarut: Pelarut berfungsi untuk menjaga konsistensi tinta dan membantu zat pewarna untuk tercampur dengan baik. Pelarut dapat berupa air atau senyawa organik seperti etanol.
  • Zat Pengental: Zat pengental ditambahkan ke tinta untuk meningkatkan kekentalannya dan mencegah tinta mengalir terlalu cepat.
  • Surfaktan: Surfaktan digunakan untuk mengurangi tegangan permukaan tinta, sehingga memudahkan tinta mengalir keluar dari ujung pulpen.
  • Bahan Pengawet: Beberapa tinta mengandung bahan pengawet untuk memastikan tinta tidak mudah rusak atau mengalami perubahan kimia yang tidak diinginkan.

Bahan kimia adalah zat-zat yang memiliki komposisi dan sifat kimia tertentu. Mereka dapat berupa unsur tunggal, senyawa, atau campuran dari beberapa zat. Bahan kimia tersebar luas dalam kehidupan sehari-hari dan digunakan dalam berbagai industri dan aplikasi, termasuk farmasi, pertanian, petrokimia, elektronik, makanan, dan lain-lain.

Tinta pulpen pada umumnya mengandung bahan pewarna, alkohol, air, dan bahan kimia lainnya.Tinta pulpen jika tertelan sedikit biasanya tidak berbahaya, namun dalam jumlah yang berlebihan dapat berbahaya untuk saluran pencernaan dan dapat menyebabkan keracunan. Jika memang tinta yang tertelan cukup banyak atau anda mengalami keluhan seperti lemas, nyeri perut, muntah-muntah, penurunan kesadaran atau keluhan lainnya, maka sebaiknya dapat segera menuju ke fasilitas kesehatan atau IGD terdekat untuk mendapatkan penanganan segera. Jika terdapat sisa warna hitam pada lidah atau mulut biasanya akan berkurang dengan sendirinya, dan anda dapat mencoba berkumur untuk menghilangkan sisa bekas atau noda yang berada di dalam mulut.

 

Pulpen Dan Bolpoin Sama Atau Beda Ya ?

Pulpen Dan Bolpoin Sama Atau Beda Ya ?

Tahukah kamu ternyata pulpen dan bolpoin beda loh. Perbedaan ini banyak yang tidak menyadarinya. Sebab, kedua alat tulis ini memiliki bentuk yang tidak jauh berbeda.  Namun, apabila diperhatikan lagi, keduanya tentu memiliki perbedaan. Untuk itu pada artikel ini kami akan menjelaskan apa saja perbedaan dari keduanya. Simak detail lengkapnya.

Berikut perbedaan pulpen dan bolpoin yang paling mendasar dan perlu Anda ketahui sebelum memilihnya.

1. Bahan dan material yang digunakan

Mengenai bahan dan material yang digunakan. Untuk material dasar pulpen biasanya menggunakan gel atau tinta minyak untuk menulis. Lalu, untuk bolpoin menggunakan tinta minyak. Hanya saja tinta minyak tersebut tercampur dengan air. Bahan yang digunakan pun sama-sama terbuat dari plastik. Namun, terkadang keduanya juga menggunakan bahan logam atau besi. Khususnya untuk pulpen maupun pena yang eksklusif.

2. Klasifikasi

Perbedaan pulpen dan bolpoin yang ketiga yakni mengenai pengklasifikasiannya. Klasifikasi ini didasarkan pada material besi maupun logam yang digunakan pada bagian-bagian tertentu. Khususnya ujungnya untuk menulis di atas kertas. Pulpen diklasifikasikan berdasarkan material logam maupun campuran tinta yang dipakai. Sedangkan bolpoin klasifikasinya didasarkan pada bola besi yang berbentuk yang merupakan inti dari bolpoin tadi.

3. Harga

Perbedaan pulpen dan bolpoin yang terakhir adalah dari segi harganya. Untuk hal ini memang relatif. Pulpen memang sedikit lebih mahal karena bentuknya yang elegan dan eksklusif. Sebab bisa diisi tinta dan terkesan mewah. Meski begitu, harga bolpoin pun juga ada yang mahal. Khususnya untuk merek-merek tertentu. Terlebih lagi kalau bolpoin tersebut dilengkapi dengan berbagai fitur unggulan. Misalnya saja memiliki pointer yang memudahkan pengguna saat presentasi.

Itu dia beberapa perbedaan antara pulpen dengan bolpoin. Jangan sampai salah sebut lagi ya. Tertarik untuk custom pulpen ? Toko Merchandise  siap membantu

 

Sejarah Pulpen Yang Perlu Diketahui

Tidak diketahui dengan pasti kapan dan di mana pulpen pertama kali ditemukan. Namun pada abad ke-10 M, ditemukan sebuah alat untuk menulis yang bahan utamanya menggunakan tinta. Ketika itu, pena yang dipakai memiliki wadah tintanya sendiri sehingga antara alat menulis dan tintanya dibuat secara terpisah. Tahun 953 M, seorang berkebangsaan Mesir bernama Ma’d al-Mu’izz membuat sebuah pena yang dilengkapi dengan penyimpanan tinta. Ia ingin membuat sebuah pena yang tidak mengotori tangan dan bajunya dengan tinta ketika sedang menulis. Pena tersebut dipakai dengan cara mengalirkan tinta dari badan pena menuju mata pena.

Pada 25 Mei 1827, penemu berkebangsaan rumania, petrache poenaru  menerima paten di Prancis untuk ciptaannya berupa pulpen pertama dengan kartrij yang bisa diganti. Desain pulpen memungkinkan orang menulis dengan lancar tanpa tinta tumpah atau kertas robek. Sejak 1850-an, berbagai paten yang berkaitan dengan pulpen diajukan, dan produksi pulpen terus meningkat. Walaupun demikian, pulpen baru menjadi alat tulis yang populer setelah ditemukannya mata pena dari emas berujung iridium, karet keras, dan tinta yang mengalir lancar.

Pada 1870-an, Duncan MacKinnon seorang Kanada penduduk New York City bersama Alonzo T. Cross dari Providence, Rhode Island membuat pena stiloafyang dilengkapi mata pena berbentuk tabung berlubang dan sebatang kawat yang berfungsi sebagai katup. Pena stilograf kini umumnya dipakai untuk gambar teknik, namun dulunya populer untuk menulis. Era produksi besar-besaran pulpen dimulai tahun 1880-an. Ketika itu, produsen terbesar pulpen di Amerika Serikat adalah waterman yang memproduksi pulpen hasil desain Poenaru, asal New york citu dan Wirt asal bloomsburg, pennsylvania. Nama Waterman menjadi lebih populer daripada Wirt, dan menjadi produsen terbesar pulpen hingga awal 1920-an.

Pada waktu itu, sebagian besar pulpen diisi dengan membuka bagian pemegang tinta, dan meneteskan tinta ke dalam kamar tinta dengan memakai penetes mata (pipet). Cara pengisian tinta seperti ini sulit dan tidak rapi. Selain itu, tinta bocor ke bagian tutup atau di bagian sambungan dengan kamar tinta. Setelah bahan yang sesuai untuk membuat pulpen sudah ditemukan, masalah yang tersisa adalah sistem pengisian tinta yang sederhana, mudah, dan antibocor. Pulpen yang dapat diisi tanpa harus membuka kamar tinta ditemukan sekitar awal abad ke-20, antara lain berkat penemuan A. A. Waterman, Walter A. Sheaffer, dan Parker.

Di Eropa, pemasok asal Jerman yang dikenal dengan nama pelikan, memperkenalkan pulpen pertama mereka pada tahun 1929. Pelikan sebelumnya membeli paten untuk pulpen dengan tinta padat dari pabrik slavoljub penkal di kroasia (dipatenkan tahun 1907 dan mulai diproduksi massal sejak 1911), dan paten pengisi tinta model piston dari theodor kovacs asal hungaria.

Pulpen mulai diproduksi dalam aneka warna dan model setelah seluloida secara bertahap menggantikan karet sebagai bahan pemegang pulpen. Doufold dan Vacumatic dari Parker, serta Pelikan 100 adalah model-model pulpen yang populer pada masa-masa antara Perang Dunia I dan Perang Dunia II.

Walaupun sudah ditemukan bolpen, pulpen masih sangat populer antara 1940-an dan 1950-an. Bolpen masih mahal, dan tinta masih sering bocor atau macet, sedangkan teknologi tinta sudah matang dan diproduksi massal. Model-model yang populer pada 1950-an adalah parker 51 , Snorkel dari Sheaffer, dan Skyline dari Eversharp.

Pada 1960-an, teknologi bolpen semakin maju dan mulai menggantikan bolpen untuk penggunaan sehari-hari. Kini, produsen bolpen yang masih bertahan, terutama montblanc dan pelikan lebih mempromosikan bolpen sebagai benda koleksi dan simbol status daripada alat tulis sehari-hari.

Pada dasarnya Pulpen jenis ini sendiri lebih dikenal dengan sebutan Fountain Pen. Jenis pulpen ini berbeda dengan jenis Bolpoint pada umumnya, dimana pulpen jenis ini memiliki ujung yang lancip menggunakan tinta cair yang dapat diisi ulang, dan penggunaannya pun dapat menghasilkan goresan yang lebih memiliki seni. Di Indonesia sendiri, Fountain Pen lebih dikenal dengan sebutan Pena

 

Yuk Cari Tau Bagian Dalam Pen!

Yuk Cari Tau Bagian Dalam Pen!

Ballpoint atau sering juga disebut pulpen adalah alat tulis fisik yang menemani hampir setiap orang. Sejak masa kanak-kanak, belajar menulis, hingga dewasa, sepertinya sulit untuk melepaskan diri dari pengaruh benda ini. Tahukah kamu ada bagian apa saja sih dibalik munggilnya pen ini ? Yuk cari tau di artikel ini ya!

Sebagai gambaran awal, mari kita coba susun ada bagian-bagian apa saja sih yang menyusun pulpen:

  • Badan pulpen
  • Ujung pulpen
  • Isi pulpen : Bahan Padat & tinta

Badan Pulpen

Di badan pulpen, kita akan menemukan satu atau dua jenis material saja, atau bisa jadi kombinasi beberapa material. Di sini bisa terdiri atas plastik (polymer), logam (metal), atau juga karet (polymer). Plastik yang digunakan adalah jenis polystyrene (PS). Bahan ini dipilih karena murah dan mudah diproduksi massal, karena teknologinya sudah cukup matang. Selain keuntungan tersebut, PS juga memiliki keunggulan karena bersifat transparan. Jadi, pengguna pulpen bisa lebih mudah melihat isi tinta di dalamnya sebelum habis. Tapi, untuk badan pulpen yang berupa logam sepertinya tidak menganggap keuntungan-keuntungan tersebut sebagai keunggulan. Karena jika dibandingkan dengan PS, logam-logam seperti baja tahan karat (stainless steel), paduan aluminum, kuningan (brass, paduan tembaga dan seng), dll. lebih tahan lama dan tampak mewah. Apalagi jika ditambahkan karet sebagai pemanis/aksesorisnya.

Ujung Pulpen

Di bagian ujung pulpen, sama seperti badan pulpen, pilihannya hanyalah metal dan polymer. Untuk logam yang digunakan biasanya sama dengan badan, atau bisa jadi kombinasi logam yang lebih mewah. Karena ujung pulpen bagiannya lebih sedikit, jadi biasanya logam berupa emas, perak, perunggu, bisa juga dijadikan pilihan. Sedangkan untuk polymer, polypropylene (PP) bisa menjadi alternatif utama. Plastik jenis ini dikenal sebagai jenis yang ramah lingkungan karena mudah didaur ulang dan aman dipakai. Dibandingkan dengan PS yang getas (brittle), PP juga lebih tahan lama dan tahan beban impact (tidak mudah patah) karena sifatnya yang lebih ulet (ductile).

Isi Pulpen

Bahan Padat

Bagian ini adalah pusatnya, karena di sini tinta berada. Sebelum ujung, ada batang berongga panjang tempat tinta berada. Sebagian besar produsen menggunakan PP karena menginginkan sifat uletnya. Karena semakin getas bagian tersebut, akan semakin mudah patah jika tidak sengaja tertekuk. Tentunya produsen tak ingin produk pulpen mereka tintanya bocor di bagian ini kan?

Sedangkan untuk bagian ujung, biasanya terdiri atas logam-logam kuningan atau aluminum. Jika mengacu pada gambar di atas, biasanya bagian ball check valve memiliki bahan yang sama dengan bagian ujung keseluruhan. Kalau untuk bola di bagian paling ujung (pen tip) yang memiliki kontak langsung dengan kertas dan media tulis lain, bahan yang biasanya dipilih adalah karbida tungsten (WC). Entah apa alasannya, tapi yang pasti WC memiliki sifat yang sangat kuat dan menjadi bahan untuk ujung mata bor dan alat-alat yang membutuhkan kekuatan dan ketahanan yang baik.

Kelengkapan lain dari ujung isi pulpen adalah pegas. Beberapa pulpen yang menggunakan pegas untuk mengeluarkan ujung pulpen memilikinya. Bahan pegas ini ada beragam tergantung keinginan produsen, diantaranya adalah baja karbon, baja tahan karat, atau juga baja paduan.

Tinta

Selain bahan-bahan padat tersebut, ada juga tinta. Di dalam tinta pulpen terdapat berbagai macam campuran. Jika pulpen kalian berbahan dasar larutan air, maka bisa jadi tintanya berupa water-based gel dengan tambahan bubuk pewarna. Tinta jenis ini lebih lembut jika digunakan, lebih terang/jelas, dan tahan lama saat berinteraksi dengan serat kertas. Sedangkan untuk tinta yang bahan dasar pelarutnya minyak, biasanya pewarnanya akan berupa pasta yang hanya bisa dilarutkan dalam minyak. Dan untuk beberapa kebutuhan khusus, seringkali bahan tinta oil-based gel juga digunakan. Dalam ilmu pertintaan, ada banyak sekali karakterisasi dan pengujian-pengujian yang dilakukan untuk mengoptimalkan produk tinta.

Nah, udah tau kan sekarang bagian dalam pen. Tertarik untuk custom pen ? Toko Merchandise siap membantu