Ini Dia, Thumbler Stainless Lebih Tahan Lama Jaga Suhu Minuman

Ini Dia, Thumbler Stainless Lebih Tahan Lama Jaga Suhu Minuman

Keberadaan tumbler stainless merupakan langkah kecil untuk mencintai lingkungan. Sehingga, masyarakat bisa membantu mengurangi sampah dari gelas atau botol minum sekali pakai.

Tumbler stainless bisa digunakan lagi dan diisi ulang dengan minuman lain. Selain itu, juga mudah dibersihkan. Untuk bagian dalam, hanya tinggal menuangkan air hangat dan beberapa tetes sabun cuci piring. Lalu dikocok beberapa saat, dan dibilas bersih.

Di satu sisi, ada beberapa orang yang hanya sekadar membeli tumbler jenis ini, tanpa menggunakannya. Lebih kepada ingin mengoleksi saja. Namun begitu, mereka tetap memilih kualitas tumbler stainless yang awet dan memiliki motif menarik.

Tidak hanya digandrungi kalangan remaja saja, tumbler ini juga menjadi pilihan orang dewasa. Terutama saat bepergian. Kebutuhan air akan lebih banyak. Dengan gelas minum yang dibawa, bisa diisi ulang dan disesuaikan kebutuhan.

Ditambah dengan tampilan atau look tumbler yang semakin bervariasi. Serta memiliki beragam warna dan bentuk. Bahkan, dia mempunyai lebih dari enam koleksi tumbler jenis ini dengan berbagai bentuk. Waktu pemakaiannya pun, secara bergantian.

Thumbler stainless steel, yang sangat umum digunakan untuk bahan bagian dalam termos. Bahan ini bisa membantu menyimpan suhu panas air di dalam thumbler, bahkan sampai 24 jam, tergantung pada kualitasnya.

Tertarik untuk membuat custom thumbler ? Toko Merchandise siap membantu

Cara Memperbaiki Thermos Stainless Tidak Tahan Panas

Cara Memperbaiki Thermos Stainless Tidak Tahan Panas

Seiring masa pemakaian, kamu mulai merasa thermos cepat rusak. Indikasinya suhu air panas di dalam termos cepat dingin.

Ada beberapa faktor yang menyebabkankan thermos stainless menjadi cepat rusak seperti terkena benturan hingga bagian kaca dalam pecah, seal di bagian tutup rusak sehingga terjadi kebocoran, dan sebagainya.

Tak perlu khawatir jika, kamu mengalami masalah di atas. Pada artikel ini kami akan memberikan informasi mengenai beberapa cara yang dapat kamu lakukan untuk memperbaiki thermos kamu yang tidak tahan panas. Simak sampai selesai ya.

1. Ganti Seal Pada Tutup Thermos

Untuk mengatasi masalah ini, ikuti langkah-langkah berikut.

  • Pertama buka tutup termos.
  • Tekan bagian tutup termos yang ingin dibuka.
  • Lepaskan karet atau seal yang terdapat di tutup termos.
  • Ganti karet tersebut dengan seal yang baru.
  • Jika sudah terpasang, rangkain kembali bagian-bagian yang tadi agar menjadi tutup termos seutuhnya.
  • Termos stainless siap dipakai kembali.

2. Bersihkan Kerak Di Thermos Stainless

Cara cepat untuk mengatasi masalah ini ialah mengganti kaca bagian dalam termos tersebut. Namun sayangnya, termos stainless tidak bisa dibuka bagian kacanya. Lantas solusinya adalah kamu bisa membersihkan kerak di dalam termos menggunakan bambu tipis dan lentur. Cara ini perlu dilakukan dengan sabar dan penuh kehati-hatian agar tidak menggores kaca bagian dalam termos. Perlu diingat, jangan membersihkan dengan sabun atau bahan kimia yang bisa merusak lapisan kaca di dalam termos tersebut. Jika dirasa kerak sudah menghilang sempurna, coba isi termos dengan air panas. Lihat perbedaaannya dengan sebelum dibersihkan.

Supaya thermos stainless kamu lebih awet, ikuti beberapa tips berikut ini

Meski terlihat sederhana, ternyata masih banyak orang masih salah ketika memakai termos stainless.

Biar tidak salah lagi, silakan ikuti tips-tips di bawah ini agar termos tidak cepat rusak.

  • Sebelum digunakan, bilas beberapa kali dengan air mendidih dan sterilkan pada suhu tinggi.
  • Jangan mengisi air terlalu penuh atau melebih garis batas botol
  • Termos stainless tidak boleh diisi dengan minuman berkarbonasi seperti soda, jus buah dalam waktu yang lama.
  • Gunakan kain yang lembut dan air hangat ketika membersihkan termos stainless. Jangan pernah gunakan detergen makan maupun deterjen alkali.
  • Jangan memanaskan termos menggunakan microwave.
  • Setelah dibersihkan, simpan di tempat yang kering

Itu dia beberapa tips untuk memperbaiki thermos yang sudah tidak tahan panas. Tertarik untuk membuat thermos custom ? Toko Merchandise siap membantu

Bahan dari Lapisan Pelindung Luar Termos Air yang Banyak Digunakan

 

Termos merupakan alat dapur yang sangat kita butuhkan untuk menyimpan air agar tetap panas. Hal ini dibuktikan dengan hampir setiap rumah menyimpan alat yang satu ini. Termos sendiri terdiri dari beberapa lapis. Misalnya saja lapisan pelindung luar termos terbuat dari bahan plastik.

Meskipun dari luar plastik, namun kenyataannya termos memiliki beberapa lapisan yang jarang diketahui. Lantas, apa saja lapisan pada termos dan mengapa kebanyakan lapisan pelindung luar terbuat dari plastik?

Bahan dari Lapisan Pelindung Luar Termos Air yang Banyak Digunakan

Termos adalah sebuah botol

yang dirancang untuk dapat menyimpan cairan agar memiliki suhu tetap atau dapat menjaga suhu dalam jangka waktu lama. Termos pertama kali dibuat pada tahun 1902 oleh James Dewar.
Pada saat itu, James Dewar menghadapi masalah susu bayinya agar bisa diminum dalam keadaan hangat. Akan tetapi, mempertahankan susu agar hangat dalam waktu lama merupakan masalah sulit pada waktu itu.
Untuk mengatasi masalah tesebut, ia menciptakan sebuah botol vakum dengan dinding dikosongkan dan ditutup rapat untuk mencegah agar panas tidak hilang. Inilah yang menjadi cikal bakal lahirnya termos.
Penggunaan kata termos pertama kali digunakan oleh peniup kaca di Jerman dengan nama GmbH Thermos. Orang-orang menamakannya dengan termos vakum. Sehingga, orang Munich menamakannya dengan termos yang berasal dari bahasa Yunani “therme” yang artinya panas.

Bagian-Bagian Termos

Dikutip dari buku Dunia IPA oleh H. Panut (2005:122), bagian-bagian yang ada pada termos yakni:

Tutup Termos

Tutup termos sebagai sumbatan yang berfungsi untuk mencegah air dan udara tidak keluar masuk dari termos. Dengan kata lain, tutup termos dapat mencegah perpindahan panas secara konveksi dan konduksi.

Bagian Luar Termos

Bagian luar termos memiliki bentuk tabung yang terbuat dari material plastik atau logam tahan karat yang kokoh serta dapat melindungi bagian dalam termos. Lapisan tersebut berfungsi untuk melindungi termos dari benda di luar dan juga sebagai pelindung bagian yang ada di dalamnya.
Adapun penggunaan plastik sebagai bagian luar termos karena dari sisi harga lebih mudah dibandingkan dengan logam. Selain itu, termos juga tidak terlalu berat untuk di angkat anak kecil.

Bagian Kaca Luar

Lapisan kaca pada bagian luar berfungsi untuk penahan panas secara radiasi dari luar. Sehingga, panas dari luar yang masuk akan dipantulkan kembali ke luar. Hal inilah yang memuat termos bisa menjaga minuman tetap panas.

Ruang Vakum

Ruang vakum adalah ruang yang memisahkan dari lapisan kaca luar dengan kaca dalam. Fungsinya adalah mencegah transfer panas dari bagian luar dan dalam termos yang dapat menyebabkan isolasi termal.

Bagian Kaca Dalam

Kaca memiliki sifat yang reflektif. Artinya, kaca dapat panas yang keluar dari termos sehingga masuk kembali ke dalam termos.

Penyangga

Penyangga dalam termos berfungsi untuk mencegah bagian dalam bergeser hingga pecah.
Itulah bagian-bagian yang ada di termos sebagai alat untuk menahan panas air. Meskipun dilihat dari luar biasa saja, ternyata di dalam termos memiliki bagian-bagian yang menarik untuk diketahui. 

Mengapa Air Panas di Dalam Termos Sulit Menjadi Dingin?

Termos adalah sebuah benda praktis, yang biasa dipakai untuk menjaga air panas agar tetap panas selama beberapa jam dan mudah dibawa kemana-mana pada saat berpergian. Tetapi, apakah kalian tahu mengapa air panas di dalam termos sulit untuk menjadi dingin?

Kita cari tahu lebih dalam, yuk. Jadi di dalam termos terdapat dua lapis botol kaca dan pada celah di antara dua lapis botol kaca itu terdapat ruang hampa untuk udara. Gunanya untuk mencegah turunnya suhu air panas yang ada di dalam termos.

Karena udara bisa menghilangkan panas, makanya botol kaca dibuat dua lapis. Dan pada celah di antara dua lapisan tersebut terdapat ruang hampa udara. Selain itu, permukaan sisi bagian dalam botol dibuat seperti cermin yang menghambat keluarnya panas. Ternyata, termos tidak dibuat secara sembarangan lho.

Mengenal Bagian Thermos, Fungsi, Dan Cara Kerjanya

Botol Thermos merupakan peralatan minum yang sangat berguna dalam kehidupan sehari-hari kita.

 

Botol ini dirancang khusus untuk menjaga suhu minuman, baik itu panas maupun dingin, sehingga kita dapat menikmati minuman favorit kita dalam kondisi yang sesuai dengan keinginan.

 

Botol Thermos memiliki berbagai bentuk, ukuran, dan material yang berbeda, sehingga kita memiliki banyak pilihan untuk memilih yang sesuai dengan kebutuhan kita.

 

Dengan kemampuannya untuk menjaga suhu minuman, botol ini sangat cocok digunakan untuk membawa minuman kopi panas di pagi hari atau minuman dingin saat berlibur di pantai.

 

Selain itu, botol Thermos juga ramah lingkungan karena mengurangi penggunaan botol plastik sekali pakai.

 

Namun, tahukah Anda bagaimana cara kerja Thermos? Simak penjelasannya dalam artikel ini, ya!

SEJARAH PENEMUAN THERMOS

Sejak 1904, penemuan Thermos telah mengalami perkembangan yang signifikan. Perkembangan teknologi yang stabil dan terus menerus menghasilkan produk-produk baru yang menjadikan Thermos tetap relevan dalam industri selama hampir satu abad.

 

Awalnya Thermos ditemukan oleh Sir James Dewar pada tahun 1892, Thermos pertama kali diproduksi secara komersial pada tahun 1904.

 

Pada saat itu, dua pengusaha Jerman yang bergerak dalam industri kaca membentuk GmbH Thermos. Masyarakat umum bahkan mengadakan kontes penamaan untuk teknologi yang baru ini. Akhirnya, nama “Thermos” dipilih dan berasal dari kata Yunani “Therme” yang berarti “panas”.

 

Sejak itu, Thermos telah menjadi bagian tak terpisahkan dari kehidupan sehari-hari kita, karena dapat menjaga minuman panas atau dingin sesuai dengan keinginan.

BAGIAN-BAGIAN THERMOS DAN FUNGSINYA

Magezon Image

Setelah mengetahui sejarah Thermos, yuk cari tahu apa saja bagian-bagian penting yang menyusun termos:

 

1. Bagian Penutup

Bagian ini berfungsi sebagai penutup botol pada Thermos setelah diisi dengan air. Fungsinya adalah untuk menghindari perpindahan panas melalui konduksi, sehingga mencegah air dan udara keluar dari Thermos setelah ditutup.

 

2. Lapisan Dalam

Tidak banyak yang menyadari bahwa Thermos memiliki lapisan dalam yang memiliki peran penting. Lapisan ini bertujuan untuk mencegah perpindahan panas dari air panas ke dalam dinding Thermos, sehingga menjaga air dingin tetap sejuk.

 

Hal ini dirancang untuk memastikan bahwa panas didistribusikan secara efisien tanpa kehilangan suhunya.

 

3. Lapisan Luar 

Bagian ini berfungsi sebagai penghalang terhadap perpindahan panas melalui radiasi. Panas yang mencapai dinding luar kaca akan dipantulkan kembali ke luar Thermos, sehingga mencegah panas masuk ke dalam Thermos.

 

4. Ruang Hampa Udara (Vakum)

Ruang ini memiliki peran kunci dalam meminimalkan kehilangan panas di dalam Thermos.

 

Ruang hampa ini mencegah perpindahan panas antara dinding dalam dan luar Thermos, yang pada akhirnya menghasilkan insulasi termal yang efektif. Inilah yang membuat botol Thermos efisien dalam menjaga suhu minuman.

CARA KERJA THERMOS

Menurut teori Henry Prevost Babbage, benda yang lebih dingin akan menyerap panas dari benda yang lebih panas sampai keduanya mencapai suhu yang sama. Namun, termos diciptakan untuk mencegah tiga cara panas berpindah: melalui konduksi, konveksi, dan radiasi.

 

Thermos terbuat dari dua lapisan kaca dengan ruang di antaranya. Salah satu lapisan dilapisi perak untuk mencegah panas keluar melalui radiasi. Lapisan dalam dipoles untuk mencegah panas dari minuman yang ada di dalamnya terserap oleh dinding.

 

Vakum dalam Thermos digunakan untuk menghentikan panas berpindah melalui konveksi, dan tutupnya terbuat dari bahan isolator untuk mencegah panas berpindah melalui konduksi. Ini memungkinkan Thermos menjaga suhu minuman di dalamnya tetap stabil.