Bambang Pamungkas Kembali ke Timnas Indonesia

Bambang Pamungkas mengumumkan akan kembali ke Timnas Indonesia. Namun, belum diketahui pasti tugas dan tanggung jawab barunya di skuad Garuda.
“Halo… Saya Bambang Pamungkas dan saya akan kembali ke Timnas Indonesia sebagai…” ujar Bambang dalam potongan video singkat di Instastory Timnas Indonesia.

Bepe, sapaan akrab Bambang, adalah salah satu pemain terbaik yang pernah dimiliki Indonesia. Legenda Persija Jakarta itu pernah mengabdi di Timnas Indonesia selama 14 tahun.

Debut Bambang bersama timnas senior dimulai pada 2 Juli 1999 di sebuah laga persahabatan internasional melawan Lithuania.

Bambang, yang saat itu baru berusia 18 tahun, berhasil mencetak sebuah gol dalam pertandingan yang berakhir imbang 2-2.

Selama aktif bermain, Bambang dianggap memiliki header bola yang luar biasa dan memiliki reputasi untuk ketajaman di kotak penalti.

Bambang menjadi salah satu pemegang rekor caps penampilan terbanyak dan pencetak gol terbanyak di Timnas Indonesia. Ia sukses mengoleksi 37 gol dari total 85 penampilan di skuad Garuda.

Pemain yang pernah berkarier di Liga Malaysia bersama Selangor itu memutuskan pensiun dari Timnas Indonesia pada 1 April 2013. Meski demikian, Bambang tetap berkarier di Persija hingga akhirnya gantung sepatu pada 2019.

Setelah pensiun, Bambang pernah menjabat sebagai manajer Persija. Belakangan ia sering muncul di layar kaca sebagai komentator sepak bola, khususnya Liga 1.

Sumber: CNN Indonesia

Uang Tapera untuk Siapa?

Program pemerintah tabungan perumahan rakyat (Tapera) tengah menjadi perbincangan setelah ini pekerja swasta ‘dipaksa’ untuk ikut menjadi peserta.
Tapera dibentuk sejak 2016 melalui UU Nomor 4 Tahun 2016 tentang Tabungan Perumahan Rakyat. Sebelumnya, hanya PNS yang diwajibkan menjadi peserta program ini, tetapi kali ini pekerja swasta dan mandiri ikut dilibatkan.

Melalui Peraturan Pemerintah Nomor 21 Tahun 2024 tentang perubahan atas Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 25 Tahun 2020 tentang Tapera, pemerintah menetapkan iuran sebesar 3 persen yang dibayarkan secara gotong royong yakni 2,5 persen oleh pekerja dan 0,5 persen oleh pemberi kerja.

Pada Pasal 7 beleid ini, dirinci jenis pekerja yang wajib menjadi peserta tidak hanya abdi negara dan pegawai BUMN, tetapi termasuk karyawan swasta dan pekerja lain yang menerima gaji atau upah.

Lalu, untuk siapa uang Tapera yang dikumpulkan tersebut?

Dilansir dari laman resminya, Tapera dibentuk dengan tujuan untuk membantu mewujudkan kepemilikan rumah yang layak dan terjangkau bagi peserta melalui pembiayaan dana murah berkelanjutan berlandaskan gotong-royong.

Ada tiga program yang dimiliki yang bisa dimanfaatkan, yakni Kredit Pemilikan Rumah (KPR), Kredit Bangun Rumah (KBR) hingga Kredit Renovasi Rumah (KRR).

Namun, ketiga manfaat itu hanya berlaku bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR). Dalam hal ini, maksimal upah sebesar Rp8 juta per bulan atau Rp10 juta per bulan (khusus Papua dan Papua Barat).

Selain itu, pemanfaatan produk KPR ini hanya berlaku bagi penduduk Indonesia dengan usia minimal 20 tahun atau sudah menikah dan minimal telah 1 tahun menjadi anggota Tapera.

Sesuai dengan visinya mengenai gotong royong, maka tabungan pekerja swasta yang berpenghasilan di atas Rp8 juta dan tidak bisa memanfaatkan program Tapera bisa membantu peserta MBR. Dengan cara, tabungan yang terkumpul dikelola oleh Badan Tapera untuk pembiayaan KPR peserta MBR hingga pada waktunya dikembalikan ke peserta mandiri.

Bagi pekerja swasta atau mandiri, tabungan Tapera beserta imbal hasilnya dapat diambil apabila telah pensiun atau telah mencapai usia 58 tahun.

Pengembalian tabungan bagi peserta non MBR akan langsung disetorkan ke rekening atas nama peserta. Namun, apabila peserta meninggal, maka akan dikembalikan ke ahli waris.

Sumber: CNN Indonesia

TNI AL Gelar Latihan Bersama 56 Negara di Bali, Korut & Korsel Diajak

TNI Angkatan Laut (AL) akan menggelar latihan berskala internasional 5th Multilateral Naval Exercise Komodo (MNEK) 2025 di Bali pada Februari 2025.
MNEK adalah latihan nonperang atau Operasi Militer Selain Perang (OMSP) dengan mengedepankan kerja sama maritim, penanggulangan bencana, serta operasi kemanusiaan.

Paban 3 Lat Sopsal Kolonel Laut (P) Lukman Kharis mengatakan ada 56 negara yang diundang dalam latihan tersebut.

Dua negara yang saat ini masih bersitegang, yaitu Korea Utara dan Korea Selatan turut diundang.

“Kami berharap juga latihan ini bisa menggabungkan negara-negara yang punya interest, atau hal-hal yang sekiranya kami bisa menyampaikan bahwa latihan ini bisa dilaksanakan dan punya nilai tinggi untuk angkatan laut di kawasan,” kata Lukman saat Initial Planning Conference (IPC) MNEK di Jakarta, Rabu (29/5).

Negara lain yang diundang adalah Amerika Serikat, Australia, Arab Saudi, Bahrain, Bangladesh, Belanda, Brazil, Brunei Darussalam, Chili, China, Columbia, Fiji, Filipina, India, Inggris, Irak, Iran, Italia, Jepang, Jerman, Kamboja, Kanada, dan Kenya.

Lalu Kazakstan, Laos, Lebanon, Mesir, Malaysia, Mexico, Myanmar, Selandia Baru, Nigeria, Kaledonia Baru, Oman, Pakistan, PNG, Prancis, Peru, Polandia, Portugal, Rusia, Singapura, Afrika Selatan, Spanyol, Srilanka, Swedia, Thailand, Timor Leste, Tonga, UEA, Vanuatu, Vietnam dan Kuwait.

Lukman mengatakan keikutsertaan negara-negara asing dalam MNEK bersifat resiprokal atau timbal balik.

“Kita akan mengirimkan juga aset kita untuk mengikuti kegiatan latihan multilateral di negara-negara lain dan itu akan dilakukan hal yang sama,” katanya.

Selama penyelenggaraan MNEK, akan ditampilkan beberapa serial latihan seperti Latihan Tahap Pangkalan (Harbour Phase) yang terdiri dari Lesson from Expert (LFE), Subject Matter Expert Exchange (SMEE) dan Tactical Floor Game (TFG).

Kemudian Latihan Tahap Laut (Sea Phase) yang terdiri dari Seamanship, Photo Exercise, Trackex, Intelligence Surveillance and Reconnaissance (ISR), Marsec / Maritime Interdiction Operation (MIO), SAR & Medevac serta Miscex.

Sumber: CNN Indonesia

Sri Mulyani Buka Strategi Agar APBN Bisa Buat Makan Gratis Ala Prabowo

Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengungkap sejumlah strategi anggaran pendapatan dan belanja negara (APBN) agar program makan siang gratis andalan presiden terpilih Prabowo Subianto bisa berjalan.
Mulanya, bendahara Negara menyampaikan bahwa jajarannya memberikan kerangka besar terkait APBN, termasuk postur hingga pendapatan, kepada pemerintahan baru.

“Tentu semuanya selalu menanyakan tentang makan siang gratis gimana Bu? Kita memberikan kerangka besar, amplop besarnya. Ini loh APBN yang nanti kita sampaikan kepada pemerintahan baru, posturnya seperti ini,” ujar wanita yang akrab disapa Ani itu dalam acara Seminar Nasional Jesuit Indonesia di Hotel Mulia Senayan, Jakarta Pusat, Kamis (30/5).

“Ada tantangan, tapi kita akan coba terus reform dari sisi perpajakan, kita memperkuat institusi, membersihkan dari korupsi, meningkatkan investasi di bidang digital, sehingga prosesnya menjadi jauh lebih certain dan less corrupt atau mengurangi interaksi sehingga celah korupsi ditutup,” sambungnya.

Ani pun menyebut pihaknya terus melakukan perbaikan dalam pengelolaan anggaran.

“Itu terus kita lakukan, sehingga institutional building tidak boleh berhenti. Namun kita juga sampaikan global environment akan terus dinamis. Dan oleh karena itu, kita tetap harus jaga berbagai kemungkinan dampak dari global spillover itu,” jelas dia lebih lanjut.

Menurut Ani, tidak ada negara berpendapatan tinggi tanpa kualitas sumber daya manusia yang baik. Upaya memperbaiki kualitas sumber daya manusia dilakukan dengan berbagai cara.

“Jadi mau itu adalah dalam bentuk pendidikan, kesehatan, jaminan sosial menggunakan program makan siang atau makanan bergizi, memberikan ibu-ibu hamil, itu semuanya adalah memang tujuannya (memperbaiki kualitas SDM),” ungkap dia.

Perbaikan kualitas SDM perlu dilakukan terlebih aset paling penting Indonesia adalah manusianya.

“Kalau kita lihat anggaran, yang disediakan untuk pendidikan 20 persen, kesehatan hampir sekitar 6 persen, dan kemudian jaminan sosial itu 50 persen dari APBN kita,” sambung Ani.

Selain itu, negara juga akan membangun infrastruktur lebih baik. Sebab, orang perlu mendapatkan produktivitas dan mobilitas.

“Sehingga kita akan terus berfokus kepada manusianya, institusinya, dan kemudian kepada infrastruktur dan kita melakukan transformasi ekonomi menciptakan nilai tambah tinggi,” ujarnya.

Sumber: CNN Indonesia

DPR Curiga Ada Perdagangan Minyak Gelap di RI

DPR RI mencurigai adanya perdagangan minyak gelap atau ilegal di Indonesia yang lolos dari pengawasan Kementerian ESDM.
Kecurigaan ini disampaikan oleh Anggota Komisi VII DPR RI Fraksi Demokrat Hendrik Halomoan Sitompul dalam rapat dengar pendapat (RDP) dengan Plt Direktur Jenderal Minyak dan Gas Bumi (Migas) Kementerian ESDM Dadan Kusdiana.

Hendrik mengaku tak tahu sejauh mana pengawasan Ditjen Migas Kementerian ESDM dalam jual beli minyak di Indonesia. Namun, ia meyakini seharusnya perdagangan minyak di Tanah Air mudah untuk dipantau.

“Tapi hari ini saya sangat khawatir perdagangan minyak dan BBM di Indonesia. Saya ndak tahu para pedagang atau agen itu mereka dapat minyak dari mana. Makanya kalau kita kenal money laundry, saya nyatakan di Indonesia terjadi oil and gas laundry,” ungkap Hendrik dalam RDP tersebut di DPR RI, Jakarta Pusat, Rabu (29/5).

“Karena ada BBM yang tidak seharusnya mereka miliki, tapi dilakukan perdagangan gelap di pasar. Yang pasti setiap transaksi BBM itu ada minimal dua pajak, tapi ini tidak keluar. Karena mereka main antara PT A dan PT B, mereka buka faktur pajak tapi itu bodong semua,” tambahnya.

Hendrik meminta Plt Dirjen Migas Dadan untuk mendalami temuannya. Bahkan, ia mendesak Kementerian ESDM memanggil seluruh pemilik izin niaga umum (INU) migas.

Ia mempertanyakan dari mana kepemilikan minyak atau BBM dari para pemilik INU tersebut.

“Contoh, case ketika ada BUMN melakukan tender pengadaan BBM. Luar biasanya BUMN ini tidak menggunakan sinergitas BUMN. Artinya dia bebaskan semua boleh masuk pengadaan. Yang herannya, bisa saja mereka (oknum diduga pedagang gelap) beri diskon lebih tinggi dari Pertamina. Ini gak benar,” bongkar Hendrik.

“Ini jarak (harga minyak) besar loh, dari mana itu mereka BBM-nya? Transaksi antara INU bermain, jadi hilang jejak. Ini membahayakan. Kita punya data untuk mengungkap ini bahwa ada praktik-praktik INU di Indonesia yang gelap,” tandasnya.

Pernyataan politikus Demokrat itu diamini oleh Ketua Komisi VII DPR RI Sugeng Suparwoto. Ia mengatakan pihaknya siap jika diperlukan untuk membentuk tim investigasi.

Sugeng menyebut pemilik INU yang tidak beres tak salah. Apalagi, ada contoh kasus tender pengadaan BBM yang diungkap Hendrik, di mana harga yang ditawarkan jauh lebih murah dari Pertamina.

“Mosok ada orang jual minyak sampai jauh di bawah harga Pertamina? Agak gak logic kalau tidak penyelundupan,” curiga Sugeng.

“Jadi, ini yang juga memang isu itu mudah-mudahan sekadar isu, bukan kenyataan. Karena begitu luas negeri kita dengan potensi selundupan di sana-sini. Nanti kita coba dalami bersama, kalau kita perlu tim investigasi penting juga lintas komisi,” tandasnya.

Akan tetapi, tidak ada tanggapan langsung dari Direktorat Jenderal Migas Kementerian ESDM mengenai dugaan perdagangan minyak gelap yang diungkap DPR RI tersebut.

Sumber: CNN Indonesia