7 Cara Ampuh Membersihkan Tumbler dari Bau Tidak Sedap

Ini dapat berisi: many different colored bottles are arranged on the wall

Praktikkan cara membersihkan tumbler agar awet, yuk!

Tumbler kini menjadi salah satu barang wajib yang dimiliki dan dibawa ke mana-mana oleh para Milenial. Kesadaran akan pentingnya air minum dan hidrasi tubuh menjadikan gelas minum ini makin marak digunakan.

Desain dan model tumbler semakin variatif, bahkan kerap dijadikan merchandise unik, membuatnya digemari kalangan muda. Tidak heran banyak yang mengoleksi tumbler, kan?

Buat kamu yang senang memakai tumbler? Jangan lupa dan malas membersihkan tumbler agar terbebas dari bau dan tahan lama. Terutama bila dipakai untuk ‘menyimpan’ kopi, teh, atau jus yang meninggalkan noda membekas.

7 Cara Efektif Membersihkan Tumbler supaya Bebas Bau Tidak Sedap

Bau yang menempel pada tumbler sering kali membuat kita membuangnya karena dirasa tak tertolong. Padahal membuang-buang tumbler sama saja menambah jumlah limbah plastik dan merusak lingkungan, lho!

Sebelum dibuang, coba untuk membersihkannya terlebih dahulu. Kalau tahu cara yang benar, nih, tumblermu bakal sangat awet. Percaya, deh!

1. Cuci seluruh bagian tumbler

Cara paling sederhana yang bisa kamu lakukan setiap hari untuk membersihkan tumbler adalah dengan mencuci seluruh bagian tumbler tanpa terkecuali!

Tidak ada cara khusus dalam mencuci berbagai jenis tumbler, mulai dari yang plastik hingga stainless steel. Namun, perhatikan bagian tutup dan mulut tumbler saat mencucinya karena biasanya hal ini yang sering terlewatkan.

Berhubung sering kontak langsung dengan mulut kita, bagian-bagian tersebut harus dipastikan bersih dan higienis sebelum digunakan kembali. Jangan lupa untuk mencuci seluruh bagian luar dan bagian dalam tumbler serta bagian sedotannya jika ada.

2. Gunakan spons tersendiri

Biasanya saat mencuci tumbler, kita menggunakan spons yang ada di depan mata. Padahal spons tersebut juga digunakan untuk mencuci piring dan gelas serta peralatan masak lainnya.

Sebaiknya, sih, mencuci tumbler harus menggunakan spons yang disediakan khusus untuk botol minuman ini. Karena menggunakan spons bekas dapat menimbulkan kesalahan fatal yaitu membuat tumbler bau! Yap, penggunaan spons bekas dapat memperbanyak penyebaran bakteri pada tumblermu.

3. Gunakan detergen

Deterjen dapat digunakan untuk mencuci tumbler yang lama tidak dibersihkan secara menyeluruh, plus sudah mengeluarkan bau tidak sedap.

Detergen yang sifatnya kuat ini mampu membunuh bakteri serta mengangkat kotoran-kotoran yang tak kasat mata pada bagian dalam tumbler.

Kamu bisa menggunakan deterjen cair maupun bubuk dengan cara membubuhkannya ke bagian dalam tumbler kemudian tambahkan air dan kocok. Setelah beberapa saat bilas sampai bersih.

Jangan lupa cuci kembali menggunakan sabun cuci piring biasa dan air bersih setelahnya supaya detergen tidak meninggalkan sisa kimianya.

4. Mencuci tumbler menggunakan garam

Detergen memang terbukti paling efektif untuk menghilangkan noda dan bau tidak sedap pada tumbler. Namun, keterlibatan bahan kimia yang keras membuat beberapa orang takut menggunakan detergen untuk mencuci tumbler.

Nah, untuk kamu yang menginginkan alternatif lain yang lebih alami, kamu bisa menggunakan garam yang juga terbukti ampuh dan efektif untuk membersihkan tumbler.

Cara mencuci tumbler dengan garam pun cukup mudah, kamu hanya membutuhkan satu sendok garam beserta air hangat secukupnya. Campur keduanya dan masukkan ke dalam tumbler, lalu kocok.

Lakukan cara ini berkali-kali hingga bau pada tumbler hilang, setelah itu kamu tinggal cuci seperti biasa untuk menghilangkan sisa-sisa garam di dalam permukaannya.

5. Gunakan air panas

Jika bau tidak sedap yang keluar dari dalam tumbler belum terlalu parah, kamu cukup menggunakan air panas untuk mencuci botol minum kekinian ini.

Kemungkinan, sih, bau tersebut muncul karena adanya pertumbuhan kuman di dalam tumbler. Dengan menggunakan air panas maka kuman-kuman penyebab bau tidak sedap akan langsung mati.

Caranya: sebelum dicuci seperti biasa, pertama-tama kamu cukup memasukkan air panas secukupnya ke dalam tumbler, lalu kocok hingga baunya hilang.

6. Gunakan koran bekas

Pasti kamu bingung, kenapa menggunakan kertas koran masuk daftar ini? Ternyata kertas koran sangat ampuh dalam menyerap bau tidak sedap dan jamur dalam tumbler, lho!

Kamu cukup bentuk kertas koran menjadi kepalan seukuran tumbler, lalu masukkan ke dalamnya, tutup rapat untuk diamkan semalaman.

Berbagai bau tidak sedap dan jamur yang sulit dibersihkan bakal menempel di kertas koran. Besoknya dijamin tumbler kamu bebas bau!

7. Cuci tumbler setiap hari!

Nah, setelah membersihkan tumbler dengan berbagai cara di atas. Pastinya tumbler kamu kini sudah bebas bau dan bersih.

Namun, cara di atas akan percuma jika kamu tidak mencuci tumbler setiap hari setelah menggunakannya. Pasalnya tumbler akan kembali bau dan makin sulit dibersihkan kalau kamu malas mencucinya setiap hari.

Jadi pastikan tumblermu dicuci setiap hari setelah digunakan, agar kamu tak perlu repot-repot melakukan lagi cara di atas.


Itulah, berbagai cara efektif dalam membersihkan tumbler yang bau dan cara merawatnya supaya tetap bersih dan bebas dari bau tidak sedap. Dijamin, deh, dengan tumbler yang bebas bau dan higienis bikin semangat kamu buat hidup sehat dengan selalu minum air pastinya bertambah!

Sumber: Rukita

Cara Mencuci Tumbler Stainless Baru

 

Ini dapat berisi: a coffee cup and spoon on a wooden table with beans scattered around it, next to a sack of burlies

Jika Anda membeli tumbler stainless baru, Anda perlu mencucinya untuk menghilangkan aroma bahan baku alat minum tersebut. Tidak hanya untuk menghilangkan bau, tapi juga menghilangkan bakteri yang bisa saja hidup di dalamnya. Terkadang alat minum yang terbuat dari stainless steel membuat minuman terasa seperti logam. Hal tersebut tentu akan mengurangi kenikmatan dalam meminum minuman favorit lainnya.

Selain untuk menghilangkan aroma dan rasa tidak sedap, tujuan mencuci tumbler stainless baru adalah untuk menghilangkan bakteri dan kuman yang menempel pada permukaan luarnya, karena tumbler stainless yang dijual di retail pasti sudah dipegang oleh banyak orang.

Tentu, Anda tidak inginkan menggunakan tumbler yang dipenuhi oleh bakteri dan kuman kan? Maka dari itu Anda wajib mencuci tumbler stainless baru.

Cara mencuci tumbler stainless baru tidak bisa dilakukan sembarangan, ada prosedur khusus agar bau bahan baku tumbler hilang dan bakteri yang menempel pada permukaan luarnya mati.

Bagaimana Cara Mencuci Tumbler Stainless Baru?

1. Cara Mencuci Tumbler Stainless Baru dengan Merendam Dalam Air Panas

Langkah pertama mencuci tumbler stainless yang masih baru adalah dengan merendamnya di dalam air panas. Anda dapat merendamnya di dalam baskom maupun wadah lainnya yang dapat digunakan untuk merendam tumbler. Jangan lupa untuk membuka tutup tumbler dan pastikan bagian dalam tumbler juga terkena air panas.

Berapa lama tumbler harus direndam? Anda dapat merendamnya hingga suhu air kembali normal.

2. Bersihkan dengan Sikat Botol

Langkah kedua yang perlu Anda lakukan adalah menyikat tumbler dengan sikat khusus botol. Jika tidak punya, Anda bisa menyikatnya dengan sikat gigi bekas yang masih bersih. Jangan lupa untuk menambahkan sabun cuci piring ketika menyikatnya agar kotoran yang menempel bisa terangkat, Anda juga bisa menggunakan baking soda yang bersifat seperti scrub.

Lalu bilas bersih tumbler stainless tersebut. Jangan lupa untuk menyikat bagian tutupnya, jangan hanya menyikat bagian dalam tumbler.

3. Cuci dengan Detergen

Jika aroma logam masih tercium kuat, coba cuci pakai detergen. Caranya, masukkan sedikit detergen bubuk ke tumbler stainless, tambahkan sedikit air atau secukupnya saja hingga detergen terendam. Lalu tutup tumbler tersebut hingga rapat, kocok-kocok tumbler ke atas dan ke bawah selama 30 detik hingga 1 menit. Lalu buang air deterjen tersebut, bilas hingga bersih.

4. Keringkan dengan Kain Bersih

Jika semua langkah di atas sudah Anda lakukan, keringkan bagian dalam, luar dan bagian tutup tumbler dengan kain bersih yang tidak berbau. Jika Anda menggunakan pakaian bekas yang telah lama tidak dipakai, pastikan pakaian tersebut tidak bau apek maupun menimbulkan bau tidak sedap lainnya.

Bila Anda menggunakan kain bersih tetapi berbau apek untuk mengeringkan tumbler stainless, maka bau pada kain akan menempel pada tumbler.

5. Keringkan Pada Rak Piring

Jika sudah kering, jangan buru-buru memasang tutupnya. Taruh tumbler tersebut dalam posisi terbalik pada rak piring selama semalaman agar ia terkena angin dan tidak lembab. Pastikan rak piring tersebut merupakan rak piring terbuka, bukan rak piring tertutup seperti rak piring berbentuk loker pada kitchen set. Jika sudah benar-benar kering, Anda bisa menggunakan tumbler stainless tersebut.

Sangat mudah di lakukan bukan? Nah, setelah kering, baru tumbler ini bisa dipakai untuk minum sehari – hari. Jangan lupa untuk rajin – rajin membersihkan dan merawat tumbler kesayangan Anda ini ya. Bagaimana sih cara merawat tumbler stainless ini?

Cara Merawat Tumbler Stainless

Anda sudah mengetahui cara mencuci tumbler stainless baru. Agar tumbler tersebut awet, silakan ikuti cara merawat tumbler stainless berikut,

1. Jika sudah selesai menggunakannya, segera cuci tumbler

Jangan menunda untuk membersihkannya setelah seharian dipakai. Sebab, jika di dalamnya masih ada sisa minuman, lalu Anda tidak segera membersihkannya, warna pada minuman tersebut bisa menjadi noda pada tumbler dan sulit dihilangkan. Bila Anda malas, setidaknya buang sisa minuman, lalu rendam tumbler tersebut di dalam air hangat yang bersih.

2. Jangan cuci dengan kawat cuci

Anda tentu tahu, kan, kawat cuci yang digunakan untuk membersihkan kerak pada bagian belakang panci maupun wajan? Nah, jangan pernah gunakan kawat cuci tersebut untuk menuci tumbler baik bagian dalamnya maupun bagian luarnya. Kawat tersebut akan membuat dinding tumbler cepat aus, sehingga tumbler akan mudah bocor. Cukup bersihkan dengan sikat botol maupun spons cuci biasa.

3.Jangan pernah membanting maupun melempar tumbler stainless.

Jika tumbler stainless terjatuh, ia memang tidak akan pecah, tapi ia bisa penyok. Jadi, jika Anda menaruh tumbler di dalam tas, sebelum meletakkan tas tersebut sembarangan pastikan bahwa tumbler stainless sudah Anda keluarkan. Kalau lagi marah, jangan melampiaskannya pada tumbler kesayangan atau barang – barang disekitar Anda ya, mereka tidak salah apa – apa.. hehehe..

Tarik napaaasss – tahan – buang…

4. Jangan Cuci dengan Garam

Cara mencuci tumbler stainless baru yang penting dan sering dilakukan adalah jangan mencucinya dengan garam. Beberapa orang menyarankan untuk menggunakan garam supaya noda yang menempel pada tumbler stainless hilang.

Padahal, garam bisa menyebabkan lapisan pelindung pada tumbler stainless steel terkikis. Jika lapisan tersebut terkikis, tumbler dari bahan logam ini tidak akan tahan karat lagi. Jadi, jangan pernah cuci tumbler stainless steel dengan garam.

Demikian cara mencuci tumbler stainless baru dan cara merawat tumbler stainless agar tidak cepat rusak. Selamat mencoba dan yang terpenting adalah telaten ya…

Sumber: Bikin id card

6 Cara Mencuci Tumbler yang Benar, Hilangkan Noda dan Bau Tak Sedap

Ini dapat berisi: six different colored cups sitting next to each other on top of a white countertop

Cara mencuci tumbler yang benar baiknya Anda perhatikan dengan seksama agar kenyaman Anda ketika mengonsumsi minuman dari tumbler justru terganggu. Sebab, terkadang cara mencuci tumbler yang benar diabaikan dan justru menimbulkan masalah seperti noda pada tumbler yang bandel hingga bau tidak sedap yang ditimbulkan dari tumbler akibat kurang bersih ketika mencucinya.

Salah satu yang rawan terpapar noda dan bau tak sedap biasanya ada pada jenis tumbler stainless. Meski secara fisik tumbler ini lebih kuat, namun tumbler stainless biasanya memiliki aroma khas yang terkadang mengganggu. Terutama jika Anda tidak mengikuti cara mencuci tumbler yang benar.

Saat ini mungkin hampir setiap orang sudah mulai memiliki tumbler. Sebab, tumbler sendiri tampaknya sudah menjadi sebuah bagian dari gaya hidup orang-orang masa kini. Selain ringkas dan sangat bermanfaat untuk dibawa sehari-hari, penggunaan tumbler juga membantu dalam mengurangi jumlah sampah plastik. Sebab, tumbler memiliki sifat yang dapat digunakan hingga berulang kali, baik digunakan untuk minuman hangat atau dingin sekalipun.

Sayangnya, dengan kemampuan tumbler dalam menahan berbagai suhu tersebut, justru secara tidak sadar para pengguna tumbler asal-asalan dalam memasukkan jenis minuman di dalamnya. Padahal, ada beberapa jenis minuman yang sebenarnya cukup mengganggu dari segi aroma, apabila tidak dilakukan cara mencuci tumbler yang benar.

Lalu, seperti apa sebenarnya cara mencuci tumbler yang benar? Di bawah ini Liputan6.com telah merangkum informasi tersebut untuk Anda yang didapatkan dari berbagai sumber, Jumat (3/7/2020)

1. Gunakan Air Hangat dan Sabun

Cara mencuci tumbler yang benar dimulai dengan menyiapkan air hangat. Setelah air hangat telah siap, maka selanjutnya Anda perlu menuangkan air hangat tersebut ke dalam tumbler. Selanjutnya, tuangkan beberapa tetes sabun cuci piring ke dalam tumbler yang berisi air hangat tersebut. Lalu, tutup tumbler dan kocok tumbler selama beberapa menit.

Apabila bentuk dari tumbler ternyata cukup kecil dan sulit dijangkau dengan tangan, maka Anda bisa menggunakan bantuan sikat khusus pembersih botol yang banyak dijual di pasaran. Setelah disikat hingga bersih, jangan lupa untuk membilasnya dan mengeringkan tumbler tersebut hingga tidak ada air yang tersisa. Sebab, beberapa tetes air yang tersisa dari proses pencucian sangat berpotensi dihinggapi mikroba dan bakteri berbahaya lainnya.

2. Manfaatkan Cuka

Cara mencuci tumbler yang benar selanjutnya, Anda bisa memanfaatkan bantuan cairan cuka. Ternyata jenis bahan pelengkap masakan ini sangat bermanfaat untuk membuat tumbler aman dari adanya bakteri. Sebabnya, cuka adalah jenis bahan alami yang agresif dan sangat efektif dalam membersihkan kotoran serta membunuh beberapa jenis kuman penyebab penyakit yang bisa hinggap di dalam tumbler.

Sebenarnya, cara ini akan lebih efektif lagi apabila Anda sebelumnya sudah mencuci dengan sabun dan air hangat. Cuka ini cukup dituangkan ke dalam tumbler dan beri air dingin. Setelah itu, diamkan cairan cuka tersebut hingga semalaman agar mendapat hasil yang maksimal.

3. Bersihkan dengan Baking Soda

Selanjutnya, mungkin menjadi cara yang dapat dibilang cukup mudah untuk dilakukan. Sebab tidak diperlukan tenaga lebih apabila menggunakan baking soda untuk membersihkan tumbler. Caranya yaitu cukup dengan menuangkan baking soda dan mencampurkannya dengan air hangat. Setelah baking soda tercampur rata, Anda cukup mendiamkannya selama satu malam, lalu bilas pada keesokan harinya sebelum digunakan.

4. Gunakan Cairan Pemutih Pakaian

Mungkin cara ini dapat dikatakan cukup ekstrim, padahal sebenarnya cara ini cukup aman untuk dilakukan. Akan tetapi, yang perlu diperhatikan adalah jenis pemutih pakaian yang digunakan. Usahakan menggunakan jenis pemutih pakaian yang tidak terlalu keras.

Cara penerapannya cukup mudah, yaitu dengan memasukkan satu sendok makan cairan pemutih pakaian tersebut ke dalam tumbler, lalu beri campuran air untuk melarutkan pemutih pakaian tersebut. Selanjutnya kocok tumbler sebentar dan diamkan selama dua jam. Apabila sudah didiamkan dua jam, jangan lupa untuk membersihkan kembali tumbler dengan menggunakan sabun cuci piring dan selalu keringkan tumbler dengan sempurna.

5. Perhatikan Spons yang Digunakan

Percaya atau tidak, sebenarnya spons cukup berpengaruh terhadap berhasil tidaknya cara mencuci tumbler yang benar. Sebabnya, spons yang sudah digunakan berulang kali akan berisiko menimbulkan bau pada tumbler. Mengapa? Sebab spon yang telah sering digunakan mungkin pernah digunakan sebagai pembersih piring dan berbagai jenis makanan berlemak. Padahal kotoran sisa masakan tersebut bisa saja menempel di spons dan beberapa diantaranya justru menjadi residu yang akan menempel ke barang yang akan dicuci selanjutnya.

Maka dari itu, lebih baik Anda mengeluarkan biaya sedikit untuk membeli spons agar lebih aman dan lebih bersih ketika akan mencuci tumbler yang akan digunakan, dijamin cara ini akan sangat efektif untuk mencegah dan menghilangkan bau tidak sedap pada tumbler.

6. Lap Hingga Kering

Ini merupakan langkah terakhir ketika serangkaian proses mencuci tumbler tersebut sudah dilakukan dengan benar. Sebab, meski Anda sudah mencuci dengan berbagai metode, jika lupa mengeringkannya akan membuat tumbler justru berisiko timbul bau tidak sedap. Hal ini dikarenakan air yang menempel bisa saja masih mengandung bakteri dan berbagai kuman yang berbahaya bagi tubuh.

Jadi, meski cara mencuci tumbler yang benar di atas cukup mudah, namun jangan luput dari prosesi awal yaitu mengeringkannya dengan benar. Selamat mencoba dan semoga berhasil, ya!

Sumber: Liputan 6

5 Tips Memilih Tumbler Yang Aman Dan Berkualitas

5 Tips Memilih Tumbler Yang Aman Dan Berkualitas, selain bisa mengurangi jumlah sampah plastik dari kemasan sekali pakai, menggunakan tumbler sendiri saat bepergian bisa mendatangkan banyak manfaat loh. Beberapa manfaat lain yang bisa kamu dapatkan di antaranya adalah dapat lebih menghemat pengeluaran hingga lebih praktis. Namun, saat memilih atau membeli souvenir tumbler minuman untuk digunakan tiap hari, kamu juga tidak boleh sembarangan. Berikut tipsnya!

Perhatikan Material Pembuatnya

Membawa tumble minuman isi ulang sendiri saat sekolah, kuliah atau ke kantor bisa menjadi solusi yang tepat untuk bisa mengonsumsi air putih lebih banyak. Namun, saat memilihnya kamu perlu jeli dalam menentukan material yang tepat. Beberapa material yang biasanya digunakan seperti poliester, polikarbonat (stainless steel), kaca, hingga aluminium. Setiap material yang digunakan memiliki kelebihan dan keunggulan masing – masing yang bisa kamu sesuaikan dengan kebutuhan

Pilih Bahan Yang Ringan

Tumbler minum dengan material yang tebal dan berat tidak selamanya menjadi ukuran serta jaminan bahwa produknya berkualitas. Menggunakan tumbler dengan bahan yang ringan bila memperhatikan kualitasnya tetap akan memberikan manfaat yang sama, Bahkan tumbler yang ringan akan membuat kamu juga menjadi tidak malas membawanya karena terlalu berat dan memenuhi tas

BPA Free

Tak hanya berhenti pada pemilihan materialnya saja, kamu juga perlu mempertimbangkan klaim yang biasanya dituliskan pada kemasan atau label botol tersebut saat kamu membelinya di supermarket atau melalui online shop, Salah satunya adalah memastikan bahwa kamu memilih botol dengan klaim BPA – free. Hal ini khususnya berkaitan dengan keamanannya untuk kesehatan tubuh.

BPA atau Bisphenol – A merupakan sebuah bahan kimia yang sangat berbahay untuk kesehatan tubuh dan biasanya dibuat untuk menjadi salah satu bahan yang digunakan dalam pembuatan botol air minum isi ulang. Hal ini sangat penting untuk menjadi pertimbangan karena BPA dapat membahayakan kesehatan kamu mulai dari menyebabkan gangguan fungsi otak, gangguan reproduksi hingga kanker

Memilih Tipe Sesuai Kebutuhan

Meski tujuannya sama, yakni lebih praktis dan menghemat pengeluaran, setiap model dan tipe botol yang tersedia di pasaran memiliki kegunaan masing – masing yang bisa disesuaikan dengan kebutuhan kamu. Botol minum yang kamu gunakan saat pergi ke kantor atau saat ngegym bisa berbeda. Saat ke kantor mungkin kamu memiliki kebiasaan membawa kopi atau teh hangat, karenanya kamu membutuhkan tumbler yang di custom dengan material yang kuat untuk menjaga suhu minuman tetap hangat dalam waktu yang lebih lama.

Pilih Ukuran Yang Tepat Sesuai Kegunaan

Selain model atau tipenya, tumbler juga tersedia dalam ukuran yang beragam yang bisa kamu pilih dan pakai sesuai kebutuhan. Khususnya bila kamu sedang akan pergi untuk berolahraga atau melakukan aktivitas fisik lainnya yang menguras keringat seperti hiking atau traveling. Menggunakan tumbler dengan ukuran yang tepat akan membuat botolnya lebih berfungsi secara maksimal dan lebih awet.

Sumber: Garmenesia

Suka Membawa Tumbler ? Ini Tips Memilih Tumbler yang Aman dan Sehat 

Suka Membawa Tumbler ? Ini Tips Memilih Tumbler yang Aman dan Sehat 

SAAT ini botol minum atau tumbler telah menjadi sebuah gaya hidup bagi banyak orang. Biasanya tumbler digunakan saat ingin membawa minuman ke kantor, sekolah, berolah raga atau dalam perjalanan. Berbagai jenis tumbler pun telah banyak ditemukan di pasaran.  Salah satu tumbler yang tengah diminati sebagian masyarakat adalah model tumbler stainless. Hal itu disebabkan tumbler ini dinilai memiliki grade paling tinggi dari jenis lainnya. Selain itu, tumbler stainless juga yang paling tahan lama dalam menjaga suhu minuman di dalamnya.    Tapi, perlu diketahui, dari sekian banyak tumbler yang dijual di pasaran, tidak semuanya aman digunakan. Pasalnya, beberapa jenis botol ada yang justru berisiko tinggi mengancam kesehatan karena mengandung bahan kimia yang berbahaya.    Ada beberapa tips yang perlu diketahui agar tidak salah dalam membeli tumbler yang baik dan aman. Pertama adalah memperhatikan bahan yang digunakan. Umumnya, bahan yang digunakan untuk tumbler  ini sangat beragam. Ada yang terbuat dari bahan poliester, polikarbonat, polietilena, polipropilena, besi (stainless steel), alumunium, atau kaca.
Beragam jenis bahan tersebut tentunya memiliki keunggulan dan kekurangan masing-masing. Namun, botol yang paling tahan lama terbuat dari stainless steel dan alumunium. Kedua bahan tersebut lebih kuat dan bisa menjaga suhu di dalamnya tetap awet, baik dalam suhu dingin dan panas.  Kedua, pastikan keamanan tumblernya dan pilih tumbler yang mencantumkan label BPA-Free.  Ketiga, pilihlah tumbler sesuai kegunaannya. Saat ini banyak botol minum kekinian yang didesain sesuai dengan fungsi dan kegunaan tertentu. Ada botol minum khusus traveling, hiking, botol minum anak-anak, ataupun botol minum multifungsi. Memilih botol minum sesuai dengan tujuan tertentu sangat menguntungkan karena akan memudahkan penggunaannya dan membuat botol lebih awet.  Fokus pada kesehatan pemakainya, produsen tumbler, Suumo, memastikan memproduksi botol minum dan tumbler anti karat dengan kualitas food grade dan tahan banting.
“Botol minum yang kami jual pun adalah botol minum BPA Free, sehingga aman untuk dipakai sehari-hari,” ujar Andreas, Marketing Manager Suumo.  Selain itu, kata Andreas, tumbler SUUMO juga terbuat dari material Stainless Steel 304 yang mampu menjaga suhu air dingin maupun panas dengan baik hingga 12 jam.   Tumbler SUUMO memiliki desain trendy dengan berbagai varian. Misalnya, bagi yang gemar berolah raga di gym atau jogging, tumblernya dibuat dengan desain sporty. Tidak hanya itu, tumbler Suumo ada yang bisa disimpan dalam saku.  Bagi yang suka minum kopi, Suumo juga menyediakan tumbler yang dapat menjaga kopi tetap panas.   “Bahkan Suumo Coffee Tumbler menjadi produk best seller kami. Desainnya juga kekinian dan minimalis, sehingga praktis dibawa kemana saja,” tutur Andreas.  Tumbler Suumo memiliki banyak pilihan warna dan ukuran yang bisa dipilih. Di antaranya ada warna hitam, biru, putih, pink, merah, ungu, hijau, dan lain-lain,  bahkan ada warna motif. Sedang ukuran produk yang tersedia mulai dari 190 ml, 220 ml, 280 ml, 300 ml, 350 ml, 380 ml, hingga 500 ml.  “Untuk harga, kami menawarkan harga yang relatif bersahabat mulai Rp60 ribuan sampai Rp90 ribuan,” kata Andreas.   Tumbler Suumo bisa dipesan di Suumo Official Shop Shopee atau melalui media sosial instagram @suumoofficial.  “Pengemasan dijamin aman sampai ke tangan customer,” ujarnya.

Sumber: Media Indonesia