5 Buah yang Wajib Dikupas Kulitnya, Ada yang Bisa Bikin Alergi

Beberapa buah tak bisa dimakan langsung bersama dengan kulitnya. Lantas, apa saja buah yang harus dikupas kulitnya?

Beberapa buah tak bisa dimakan langsung bersama dengan kulitnya. Lantas, apa saja buah yang harus dikupas kulitnya?
Buah memberikan sederet nutrisi penting buat tubuh. Sebagian nutrisi itu terdapat pada kulitnya.

Namun, ternyata tidak semua buah dianjurkan dikonsumsi bersama kulitnya.

Buah yang harus dikupas kulitnya
Melansir dari NDTV, ada beberapa alasan kulit buah harus dikupas. Misalnya saja untuk menghilangkan racun dan sisa pestisida.

Selain itu, buah yang lebih enak disantap dan mempermudah proses pencernaan juga jadi alasan beberapa kulit buah harus dikupas terlebih dahulu.

Berikut daftar buah yang harus dikupas kulitnya, merangkum berbagai sumber.

1. Alpukat
Ada yang bilang kulit alpukat sebenarnya bisa dimakan. Namun, kulit alpukat biasanya tebal, keras dan rasanya tidak enak.

Jika Anda berencana menyantap alpukat tanpa proses pengolahan apa pun, sebaiknya kupas kulitnya atau belah dan kerok daging buah menggunakan sendok.

2. Mangga
Secara teknis, tak masalah menyantap mangga bersama kulitnya. Hanya saja, mengutip All Recipes, kulit mangga mengandung sedikit urushiol atau bahan kimia aktif dalam kelompok tumbuhan poison ivy.

Bagi orang yang sensitif terhadap kelompok tumbuhan poison ivy, urushiol bisa memicu reaksi alergi seperti ruam.

Agar aman dikonsumsi, sebaiknya kupas kulit mangga sebelum disantap.

3. Pisang

Sebagian orang mungkin tidak sepakat bahwa kulit pisang tak bisa dimakan.

Namun sebenarnya, kulit pisang aman dikonsumsi. Hanya saja, rasanya tidak terlalu enak dan teksturnya tidak menyenangkan di mulut.

Dengan kata lain, pisang termasuk buah yang harus dikupas kulitnya.

4. Buah-buahan sitrus
Kulit buah-buahan sitrus seperti kulit lemon dan jeruk purut bisa menambah aroma dan cita rasa makanan.

Misalnya saja, infused water lemon yang lumrah jadi minuman orang-orang masa kini. Lemon biasanya dimasukkan tanpa dikupas terlebih dahulu kulitnya.

Namun, penggunaan kulit buah sitrus seperti lemon perlu dibatasi. Kulit buah-buahan sitrus cenderung pahit dan aromanya tajam.

Selain itu, kulitnya bisa sulit dicerna jika dimakan langsung.

5. Nanas
Buah tropis seperti nanas harus dikupas kulitnya. Desain kulit nanas yang tebal dan keras memang untuk melindungi daging buah yang manis dan penuh air.

Buah yang harus dikupas kulitnya ini perlu dibersihkan sampai bagian kulit agak dalam atau sampai bagian mata nanasnya. Kemudian, untuk mengurangi efek gatal di mulut, cuci dengan air garam untuk menurunkan kadar asam oksalat penyebab gatal.

Sumber: CNN Indonesia

5 Tips Agar Tetap Sehat Selama Berlibur

Liburan akhir tahun merupakan momen yang ditunggu-tunggu oleh banyak orang.

Liburan akhir tahun merupakan momen yang ditunggu-tunggu oleh banyak orang. Bahkan sebagian orang sudah siap sedia dengan rencana liburan akhir tahun bersama orang-orang terkasih.
Meski tengah menikmati liburan, namun masyarakat diimbau untuk tetap memperhatikan kesehatan. Sebab belakangan ini sejumlah penyakit dan masalah kesehatan muncul. Jangan sampai momen liburan menjadi pengalaman menyulitkan karena sakit.

Chief of Medical Halodoc, dr. Irwan Heriyanto, MARS, mengatakan, seringkali masyarakat cenderung mengabaikan kesehatan saat berlibur. Hal itu karena mereka menganggap liburan sebagai momen untuk terbebas di segala rutinitas.

Padahal selama melakukan liburan, kata dr. Irwan, risiko untuk terkena penyakit lebih tinggi. Pemicunya karena aktivitas yang tinggi, perjalanan jauh, kelelahan saat traveling yang menyebabkan sistem kekebalan tubuh melemah. Hal itu ditambah lingkungan dengan cuaca dan iklim berbeda.

“Oleh karena itu, penting bagi masyarakat untuk tetap menjaga kesehatan mereka saat berlibur agar dapat terhindar dari jatuh sakit. Pada umumnya, beberapa penyakit yang dialami oleh masyarakat selama musim liburan meliputi demam, batuk, pilek, dan diare,” ujar dr. Irwan.

Lantas, bagaimana cara agar tetap sehat selama pergi berlibur? Berikut beberapa tips yang dapat diterapkan:

1. Melakukan Vaksinasi sebagai Langkah Perlindungan.

Diketahui, memasuki libur akhir tahun, sejumlah kasus penyakit seperti Covid-19 dan pneumonia muncul. Untuk melindungi diri sendiri dan keluarga dari kedua penyakit tersebut, vaksinasi dapat menjadi langkah antisipatif.

Selain vaksinasi Covid-19 yang sudah diwajibkan oleh pemerintah, pertimbangkan juga melakukan vaksinasi flu sebagai tambahan perlindungan mengingat virus influenza di Indonesia ada sepanjang tahun.

Di sisi lain, untuk mencegah risiko terkena penyakit pneumonia, vaksinasi PCV untuk mencegah pneumonia karena Streptococcus pneumonia juga dapat menjadi pilihan bijak.

Vaksin flu direkomendasikan untuk dilakukan rutin secara tahunan bagi orang dewasa, anak-anak, dan individu dengan kondisi medis tertentu yang rentan terhadap penyakit, sedangkan vaksin PCV direkomendasikan serial pada bayi dan anak usia

Untuk mendapatkan vaksin flu dan pneumonia, Anda bisa memesan layanan tersebut melalui aplikasi Halodoc melalui kanal Home Lab & Vaksinasi. Mitra dokter akan datang ke lokasi dengan jadwal sesuai yang telah Anda pilih, sehingga semakin memberikan kemudahan untuk Anda dan keluarga menyiapkan liburan tanpa perlu mengorbankan banyak waktu dan tenaga.

2. Tetap Mengonsumsi Air Putih

Air putih merupakan asupan krusial yang dibutuhkan oleh manusia terutama saat sedang melakukan banyak aktivitas. Kurang minum air putih akan berpotensi menyebabkan dehidrasi hingga masalah ginjal.

Sementara ketika sedang berlibur, seringkali lupa untuk mengonsumsi air putih karena terlalu asyik melakukan berbagai hal. Bahkan, tak jarang lebih memilih mengonsumsi minuman yang manis khas dari daerah yang dikunjungi. Padahal kebutuhan air putih harian manusia tidak dapat digantikan oleh minuman lainnya.

3. Pastikan Tidak Makan Berlebihan.

Berbagai makanan khas daerah yang dikunjungi akan membuat tergoda untuk mencicipi semuanya. Meskipun demikian, Anda diimbau untuk tetap menjaga porsi makan harian.

Hal itu karena mengonsumsi makanan yang berlebih dapat berpotensi mengakibatkan diare hingga gerd. Selain itu, mengonsumsi makanan dengan kandungan lemak dan gula yang berlebih juga bisa berisiko meningkatkan kolesterol, gula darah hingga asam urat.

4. Mandi dengan Air Hangat.

Mandi air hangat bisa menjadi solusi terbaik ketika tubuh merasa tegang setelah seharian berekreasi. Air hangat dapat merilekskan otot yang tegang serta memfasilitasi aliran darah ke area yang kaku.

Berendam atau mandi di bawah pancuran air hangat juga dapat meredakan rasa nyeri pada tubuh, terutama pada bagian punggung, leher, dan bahu.

5. Tetap Lakukan Olahraga

Olahraga merupakan salah satu cara terbaik untuk menjaga daya tahan tubuh. Oleh karena itu, momen liburan bukan alasan untuk menunda atau berhenti berolahraga.

Anda dapat tetap melakukan olahraga seperti jalan-jalan pagi atau menggunakan fasilitas di gym yang mungkin tersedia di tempat penginapan.

Pastikan melakukan aktivitas olahraga dengan intensitas ringan agar tetap memiliki energi yang cukup untuk melakukan aktivitas berlibur lainnya.

Meski sudah mempersiapkan tindakan preventif seperti di atas, namun kemungkinan Anda sakit selama liburan tidak bisa terelakan.Terutama dalam konteks liburan, Anda mungkin mengalami kesulitan untuk mencari fasilitas kesehatan terdekat.

Untuk itu, Halodoc hadir untuk menjadi solusi yang memungkinkan akses untuk Anda dapat berkonsultasi dengan 20.000+ mitra dokter maupun membeli obat asli dan aman pada lebih dari 4.900 mitra apotek yang tersebar di Indonesia.

“Sebagai teman hidup sehat masyarakat, Halodoc siap menjadi kotak P3K yang selalu siap diandalkan oleh masyarakat ketika jatuh sakit,” ujar dr. Irwan.

Kemudian, layanan Halodoc yang komprehensif seperti chat dengan dokter, pengiriman obat hingga akses ke layanan tes kesehatan maupun vaksinasi akan sangat bermanfaat bagi masyarakat untuk melengkapi kesiapan mereka saat berlibur.

“Dengan Halodoc, Anda menjadi lebih tenang dalam menjaga diri sendiri dan keluarga, terutama di saat-saat berlibur yang berharga,” ujar dr. Irwan.

Halodoc juga memberikan berbagai penawaran khusus untuk pengguna agar lebih #TenangMenjaga keluarga selama berlibur.

Di mana untuk mendukung pengguna dalam upaya preventif di saat berlibur, Halodoc memberikan berbagai penawaran menarik bagi pengguna yang melakukan pemesanan vaksinasi influenza dan pneumonia, maupun melakukan layanan konsultasi dengan dokter mulai dari Rp2.000,-* serta membeli vitamin untuk jaga imunitas tubuh dengan hemat hingga 40%.

Sumber: CNN Indonesia

Makan Telur Setiap Hari Bikin Kolesterol Tinggi, Benarkah?

Makan telur dipercaya dapat bikin kolesterol tinggi, kondisi yang memicu masalah kardiovaskular. Lantas, amankah makan telur setiap hari?

Bukan rahasia lagi, satu butir telur memang mengandung kolesterol. Lantas, bagaimana jika kita memakan telur setiap hari? Apakah makan telur setiap hari bisa bikin kolesterol tinggi?
Telur kerap jadi jalan pintas saat banyak orang kelaparan. Selain mudah didapat, telur juga gampang diolah.

Telur juga padat nutrisi dan disebut-sebut sebagai salah satu sumber protein hewani terbaik. Selain itu, telur juga mengandung banyak vitamin dan mineral yang dibutuhkan tubuh.

Tapi, tiap butir telur juga mengandung kolesterol. Senyawa lemak ini terdapat pada bagian kuning telur

Kolesterol sendiri sebenarnya memiliki fungsinya sendiri untuk tubuh. Hanya saja, dalam kadar berlebih, kolesterol bisa jadi berbahaya karena bisa memicu masalah kardiovaskular.

Makan telur setiap hari bikin kolesterol tinggi?
Hubungan antara telur dan kolesterol sendiri terbilang kompleks. Beberapa penelitian mencoba membuktikan hubungan antara keduanya.

Di masa lalu, para ahli kesehatan menyarankan orang untuk membatasi jumlah telur yang dikonsumsi agar tidak lebih dari tiga butir per pekan. Alasannya adalah karena kuning telur mengandung kolesterol tinggi.

Namun, mengutip Medical News Today, para peneliti di masa lalu membuat kesalahan dalam memahami data. Mereka keliru menyimpulkan bahwa kolesterol dari makanan tidak langsung berkontribusi terhadap kadar kolesterol dalam darah.

Kini, banyak penelitian anyar yang menegaskan bahwa konsumsi telur tak membuat kadar kolesterol dalam darah menjadi berbahaya. Makan telur setiap hari tak meningkatkan risiko penyakit kardiovaskular. Kadar kolesterol tinggi sendiri dikenal sebagai salah satu faktor risiko utama penyakit kardiovaskular.

Beberapa studi, misalnya, menemukan bahwa konsumsi telur setiap hari memang dapat sedikit meningkatkan kadar kolesterol jahat (LDL). Namun pada saat yang sama, kadar kolesterol baik (HDL) juga meningkat.

Artinya, rasio kolesterol total terhadap HDL tetap stabil. HDL atau kolesterol baik sendiri merupakan prediktor penting bagi penyakit jantung. Kadar HDL yang aman dapat mencegah risiko masalah kardiovaskular.

Selain itu, sebuah penelitian besar yang dilakukan di 50 negara juga tak menemukan hubungan signifikan antara asupan telur setiap hari dengan peningkatan kadar kolesterol dan masalah kardiovaskular. Asupan telur ditemukan hanya berdampak minimal terhadap peningkatan kadar kolesterol.

American Heart Association (AHA) sendiri telah menerbitkan pedoman pada tahun 2020 terkait konsumsi telur.

Pedoman menyebutkan bahwa setiap orang aman mengonsumsi satu butir telur setiap hari. Pedoman juga mempersilakan asupan dua butir telur untuk kelompok lanjut usia (lansia) yang sehat.

Hanya saja, asupan telur setiap hari tetap perlu menjadi perhatian bagi kelompok tertentu. Misalnya, orang dengan diabetes atau mereka yang sebelumnya telah memiliki kadar kolesterol tinggi.

Mengutip laman Mayo Clinic, sebuah studi menemukan, asupan tujuh butir telur pada orang dengan diabetes selama seminggu dapat meningkatkan risiko penyakit jantung.

Orang dengan diabetes dan memiliki masalah kardiovaskular lainnya perlu mengkonsultasikan asupan telur hariannya dengan dokter.

Sumber:  CNN Indonesia

BBM Berkualitas, Kunci Performa Maksimal Kendaraan

Dalam menentukan pilihan Bahan Bakar Mesin (BBM) bagi kendaraan, selain rekomendasi oktan pabrikan sebagai acuan minimum

Dalam menentukan pilihan Bahan Bakar Mesin (BBM) bagi kendaraan, selain rekomendasi oktan pabrikan sebagai acuan minimum, kualitasnya juga penting untuk di cari tahu.
Hal ini dikarenakan BBM dengan kualitas terbaik penting untuk mendapatkan pengalaman maksimal saat berkendara. Penggunaan bahan bakar yang tepat dapat membuat proses pembakaran di mesin jadi lebih sempurna.

BBM dengan kualitas terbaik tentunya dapat menghasilkan kinerja kendara yang terbaik juga. Oleh karena itu, penting bagi pemilik kendaraan bermotor untuk memperhatikan jenis bahan bakar yang sesuai.

Shell memiliki komitmen untuk menghadirkan BBM yang berkualitas. Itulah kenapa pada akhir Juni 2023, Shell menghadirkan BBM performa terbaik di Indonesia.

Deretan produk BBM Seri Shell V-Power yang terdiri dari Shell V-Power (RON 95), Shell V-Power Nitro+ (RON 98 EURO 4) dan Shell V-Power Diesel (CN 51 B0 EURO 5).

Ketiga bahan bakar ini dibekali dengan teknologi baru yang dapat 100 persen membersihkan bagian vital mesin dari endapan.

Di samping itu, teknologi ini juga melindungi mesin dari penumpukan endapan di masa mendatang sehingga mampu meremajakan performa mesin. Ini yang membuat mesin terasa seperti baru kembali.

Perbedaan ini tentunya dapat ditanyakan kepada para pengendara motor dari sebelum dan sesudah menggunakan Shell V-Power secara rutin.

Dalam rangka mendemonstrasikan keunggulan Teknologi Baru Shell V-Power ke masyarakat Indonesia, Shell mengadakan program bernama Shell V-Power Riders Program.

Melalui program ini, 14 pengendara motor yang belum pernah menggunakan BBM Shell sebelumnya, diajak untuk menggunakan Shell V-Power secara penuh (full-tank) dan menjalani keseharian mereka seperti biasa.

Para pengendara motor ini memiliki mobilitas tinggi, bahkan ada yang odometernya di awal program mencapai 81.000 kilometer. Jenis sepeda motor yang digunakan pun bervariasi, dengan usia kendaraan mulai dari 3 bulan hingga 19 tahun.

Shell V-Power Riders Program berlangsung selama 4 bulan, mulai dari Juni hingga Oktober 2023. Dalam kurun waktu tersebut, para pengendara motor menjalani pemeriksaan kondisi bagian vital mesin (inlet valve) dengan borescope sebanyak 3 kali.

Hasilnya, sebelum menggunakan BBM dari Shell, hasil pemeriksaan dengan borescope menunjukkan penumpukan endapan yang sangat tebal pada bagian vital mesin para pengendara motor ini.

Setelah 4 bulan menggunakan Teknologi Baru Shell V-Power, pemeriksaan ulang menunjukkan bahwa endapan di bagian vital mesin menjadi bersih hingga 100 persen.

Bahkan, mesin terlihat seperti baru lagi. Tidak hanya itu, para pengendara motor juga merasakan tarikan mesin lebih mantap, responsif, dan mesin lebih bertenaga.

Pengalaman para peserta Shell V-Power Riders Program ini dapat disimak dalam video dokumentasi di kanal YouTube Otorider dan juga di kanal Instagram Shell Indonesia.

Teknologi Baru Shell V-Power sudah tersedia di seluruh area operasional SPBU Shell di Indonesia. Coba dan buktikan langsung keandalannya.

Informasi lebih lengkap dapat ditemukan di www.shell.co.id/SiapLevelUp

Sumber: CNN Indonesia

5 Manfaat Daun Talas dan Efek Sampingnya

Tak cuma dagingnya, daun talas juga bisa dikonsumsi. Ada banyak manfaat daun talas yang bisa Anda dapatkan.

Tak cuma dagingnya, daun talas juga bisa dikonsumsi. Ada banyak manfaat daun talas yang bisa Anda dapatkan.
Daun talas memiliki bentuk menyerupai hati. Daun ini umumnya tumbuh di wilayah subtropis dan tropis seperti Indonesia.

Di beberapa daerah, daun talas juga berfungsi sebagai makanan pokok.

Nutrisi daun talas
Daun talas memiliki kadar kalori rendah dan tinggi serat. Berikut kandungan nutrisi pada setiap 145 gram daun talas yang telah dimasak, mengutip Healthline:

– kalori 35,
– karbohidrat 6 gram,
– protein 4 gram,
– lemak < 1 gram,
– serat 3 gram.

Selain itu, daun talas juga mengandung vitamin C, vitamin A, potasium, folat, kalsium, zat besi, dan magnesium. Kesemuanya dibutuhkan untuk berjalannya fungsi tubuh.

Manfaat daun talas
Dengan nutrisi yang berlimpah, ada beberapa manfaat daun talas yang bisa didapat. Berikut di antaranya, merangkum berbagai sumber.

1. Mencegah penyakit
Daun talas mengandung senyawa antioksidan berupa vitamin C dan polifenol. Keduanya dapat meredam kerusakan akibat paparan radikal bebas yang bisa memicu penyakit kronis seperti kanker, gangguan autoimun, hingga penyakit jantung.

2. Menjaga kesehatan jantung

Secara umum, pola makan tinggi buah dan sayuran padat nutrisi diketahui dapat menjaga kesehatan jantung. Daun talas termasuk ke dalam kategori sayuran berdaun gelap yang dimaksud.

Asupan sayuran berdaun gelap sendiri telah ditemukan dapat menurunkan risiko penyakit jantung hingga 15,8 persen.

3. Menjaga kesehatan mata
Daun talas kaya akan vitamin A. Mengutip Medicine Net, tiap 145 gram daun talas yang dimasak menyediakan 34 persen dari kebutuhan vitamin A harian.

Vitamin A sendiri dikenal akan potensinya dalam menjaga kesehatan mata. Vitamin A membuat penglihatan tetap tajam dan mencegah penyakit mata seperti katarak.

4. Mencegah anemia
Manfaat ini didapat dari kandungan zat besi yang dimiliki daun talas. Setiap 145 gram daun talas yang dimasak menyediakan 10 persen dari kebutuhan zat besi harian.

Kadar zat besi yang rendah sendiri diketahui dapat meningkatkan risiko anemia.

5. Menjaga kesehatan kulit
Daun talas mengandung protein asam amino yang disebut treonin. Senyawa ini penting dalam proses produksi elastin dan kolagen, kunci dari kulit yang sehat.

Efek samping racun daun talas
Anda memang dipersilakan mengonsumsi daun talas. Hanya saja, pastikan daun talas telah matang sempurna sebelum dikonsumsi. Jangan mengonsumsi daun talas dalam kondisi mentah.

Daun talas mentah diketahui memiliki kadar toksisitas yang cukup tinggi. Salah satunya didapat dari tingginya kadar oksalat atau senyawa beracun alami yang ditemukan pada banyak tumbuhan. Kadar oksalat yang tinggi dapat meningkatkan risiko batu ginjal.

Daun talas muda dan tua sama-sama beracun jika dikonsumsi mentah. Namun, daun talas muda biasanya memiliki lebih banyak oksalat dibanding daun talas tua.

Selain itu, penting juga untuk menggunakan sarung tangan saat mengolah daun talas. Beberapa orang bisa mengalami sensasi gatal saat memegang daun talas yang masih mentah.

Cara aman mengolah daun talas
Untuk mematikan racun oksalat, daun talas harus dimasak hingga lunak. Rebus daun talas selama 30 menit atau panggang selama 60 menit.

Cara lain untuk menghilangkan oksalat adalah dengan merendam daun talas di dalam air. Diamkan selama semalam.

Penelitian menemukan, semakin lama daun talas direndam atau direbus, maka semakin banyak oksalat yang hilang. Merebus dinilai lebih efektif dibandingkan merendam.

Demikian penjelasan tentang manfaat daun talas beserta efek samping yang dihasilkan. Semoga membantu!

Sumber: CNN Indonesia