Berapa Lama Cetak UV Dapat Bertahan ?

Berapa Lama Cetak UV Dapat Bertahan ?

Seiring dengan berkembangnya tren di setiap industri, dunia percetakan juga ikut berkembang. Salah satunya ialah,  percetakan UV telah mengubah wajah industri percetakan dan memungkinkannya tumbuh dengan kecepatan yang tak tertandingi. Teknik percetakan baru ini perlahan-lahan menguasai dunia, tetapi banyak orang masih belum menyadari prosesnya dan manfaatnya bagi mereka.

Namun, tahukah kamu berapa lama hasil cetak UV dapat bertahan ? Simak penjelasannya pada artikel ini ya.

Cetak UV merupakan salah satu jenis pencetakan digital. Proses ini menggunakan sinar ultraviolet untuk mengeringkan atau mengeraskan tinta saat dicetak pada suatu objek atau permukaan. Printer bergerak di permukaan dan menyebarkan tinta untuk membuat desain, lalu sinar ultraviolet mengikutinya dari dekat untuk mengeringkan atau mengeraskan tinta di tempat desain dicetak. Lampu ini mampu mengeraskan tinta secara instan dan akan memberikan hasil yang sempurna.

Berkat pencetakan UV, Anda akan dapat menggunakan teknologi pencetakan langsung pada berbagai media tanpa batas. Dengan demikian, Anda akan dapat meningkatkan pengalaman personalisasi dan kustomisasi secara keseluruhan. Waktu penyelesaian yang cepat adalah salah satu alasan utama mengapa pencetakan UV digunakan secara luas dalam industri pengemasan makanan.

Berapa lama ketahanan cetak UV ?

Hasil cetak UV memiliki daya tahan di luar ruangan minimal 2 tahun tanpa memudar. Hasil cetak akan bertahan hingga 5 tahun tanpa memudar jika dilaminasi. Namun, faktor penggunaan, bahan, dan lingkungan berperan besar dalam menentukan masa pakai hasil cetak. Jadi, tergantung pada faktor-faktor ini, hasil cetak UV akan bertahan antara 2 hingga 5 tahun di luar ruangan. Namun, hasil cetak ini akan bertahan selama bertahun-tahun di dalam ruangan. Jadi, jika Anda berencana menggunakan bahan tersebut di dalam ruangan, Anda tidak perlu khawatir akan memudarnya hasil cetak selama bertahun-tahun mendatang.

Manfaat cetak UV

Pencetakan UV perlahan-lahan menjadi bagian utama dari banyak industri. Teknik ini berpotensi menjadi masa depan percetakan dan mendominasi pasar. Pencetakan UV memiliki beberapa manfaat dibandingkan media cetak tradisional dan digital lainnya, dan beberapa yang paling menonjol adalah:

  • Cakupan aplikasi cetak yang lebih luas – Dengan LED, Anda akan mengalami keluaran panas minimal selama proses pencetakan. Inilah sebabnya solusi ini menawarkan cakupan aplikasi pencetakan yang lebih luas. Dengan metode ini, Anda dapat dengan mudah mencetak pada beberapa bahan, bahkan yang sensitif terhadap panas. Selain itu, metode ini sangat cocok untuk mencetak pada lembaran berperekat atau bahan PVC yang lentur.
  • Lebih cepat daripada pencetakan tradisional – Pencetakan UV jauh lebih cepat daripada metode konvensional. Karena Anda tidak perlu menunggu tinta mengering, Anda akan memperoleh hasil yang hampir instan dari metode ini.
  • Hemat biaya – Waktu pengeringan yang lebih cepat akan membantu Anda menghemat banyak uang. Karena bahan akan lebih cepat kering, Anda akan dapat menyelesaikan proyek dalam waktu yang diinginkan dan mengerjakan lebih banyak proyek. Selain itu, saat menggunakan metode ini untuk pencetakan, Anda tidak memerlukan lapisan tambahan seperti yang diperlukan dalam proses tradisional.
  • Hasil akhir yang cemerlang – Karena lampu UV tidak memberikan waktu bagi tinta untuk meresap ke dalam bahan, Anda akan mendapatkan hasil akhir yang lebih cemerlang. Anda juga akan dapat memperoleh hasil yang realistis menggunakan metode pencetakan UV.

Gimana, tertarik untuk custom merchandise menggunakan cetak UV ? Toko Merchandise siap membantu

Apakah Stainless Steel Kode 304 Aman Untuk Makanan?

Apakah Stainless Steel Kode 304 Aman Untuk Makanan?

Stainless steel 304 adalah salah satu grade baja tahan karat (stainless steel) yang paling umum digunakan di industri. Material ini dikenal dengan ketahanannya yang luar biasa terhadap korosi, suhu ekstrem, dan berbagai kondisi lingkungan yang keras. Keunggulan ini menjadikan stainless steel 304 adalah pilihan ideal untuk berbagai aplikasi di berbagai industri.

Bagaimana Stainless Steel 304 Dibuat?

Bahan baku utama untuk stainless steel 304 adalah bijih besi, kromium, nikel, dan mangan. Bahan-bahan ini ditambang dari bumi dan kemudian diolah untuk menghilangkan kotoran. Selanjutnya, bahan-bahan tersebut dilelehkan dalam tungku dan dituangkan ke dalam cetakan untuk membentuk billet. Billet kemudian dipanaskan dan digulung menjadi lembaran, strip, atau batang dengan ketebalan dan bentuk yang diinginkan. Proses selanjutnya adalah perlakuan panas, di mana stainless steel 304 dipanaskan pada suhu tinggi dan kemudian didinginkan secara bertahap. Hal ini bertujuan untuk meningkatkan kekuatan, ketahanan korosi, dan ketahanan terhadap suhu tinggi. Tahap terakhir adalah finishing, di mana stainless steel 304 dapat dipoles, disikat, atau dilapisi untuk memberikan tampilan yang diinginkan dan meningkatkan ketahanan terhadap korosi.

Keunggulan Stainless Steel 304

Stainless steel 304 adalah salah satu jenis baja tahan karat yang paling populer dan banyak digunakan di berbagai bidang. Hal ini dikarenakan stainless steel 304 memiliki berbagai keunggulan jika dibandingkan dengan material lain. Berikut keunggulannya:

1. Tahan Korosi

Keunggulan utama stainless steel 304 adalah ketahanannya terhadap korosi. Hal ini dikarenakan kandungan kromium yang tinggi (minimum 18%) dalam stainless steel 304. Kromium bereaksi dengan oksigen di udara untuk membentuk lapisan kromium oksida yang tipis dan tidak terlihat. Lapisan ini melindungi permukaan baja dari korosi dan karat.

2. Solid dan Kokoh

Stainless steel 304 memiliki kekuatan yang tinggi dibandingkan dengan baja biasa. Hal ini dikarenakan kandungan nikel (minimum 8%) dalam stainless steel 304. Nikel meningkatkan kekuatan dan ketahanan stainless steel 304 terhadap tekanan dan beban.

3. Tahan Suhu Tinggi

Stainless steel 304 memiliki ketahanan terhadap suhu tinggi yang baik. Hal ini memungkinkan stainless steel 304 untuk digunakan dalam berbagai aplikasi yang melibatkan suhu tinggi, seperti peralatan masak dan peralatan industri.

4. Tahan Lama            

Stainless steel 304 merupakan material yang tahan lama dan dapat digunakan dalam jangka waktu yang panjang. Hal ini dikarenakan ketahanannya terhadap korosi, kekuatan yang tinggi, dan ketahanan terhadap suhu tinggi.

5.Mudah Dibersihkan

Stainless steel 304 memiliki permukaan yang halus dan mudah dibersihkan. Hal ini menjadikan stainless steel 304 sebagai material yang ideal untuk peralatan dapur, peralatan medis, dan peralatan lainnya yang membutuhkan kebersihan yang tinggi.

6. Memiliki Tampilan yang Menarik

Stainless steel 304 memiliki tampilan yang menarik dan modern. Hal ini menjadikan stainless steel 304 sebagai material yang ideal untuk berbagai aplikasi dekoratif, seperti arsitektur, desain interior, dan peralatan makan.

Kelebihan Stainless Steel 304

  • Tahan Lama: Stainless steel 304 memiliki masa pakai yang panjang dan tidak mudah rusak.
  • Hemat Biaya: Meskipun harga beli stainless steel 304 lebih tinggi daripada material lain, biaya perawatannya lebih rendah karena ketahanannya yang luar biasa.
  • Mudah Dirawat: Stainless steel 304 mudah dibersihkan dan dijaga kebersihannya.
  • Tampilan Menawan: Stainless steel 304 memiliki tampilan yang modern dan elegan.
  • Ramah Lingkungan: Stainless steel 304 merupakan material yang ramah lingkungan karena dapat didaur ulang.

Kekurangan Stainless Steel 304

  • Harga: Dibandingkan dengan material lain seperti baja carbon, stainless steel 304 memiliki harga yang lebih mahal.
  • Keterbatasan Pemrosesan: Stainless steel 304 lebih sulit untuk dilas dan dibentuk dibandingkan dengan baja karbon.
  • Klorida Sensitif: Dalam kondisi tertentu, stainless steel 304 dapat mengalami sensitivitas terhadap klorida, yang dapat menyebabkan korosi.
  • Kemagnetan: Stainless steel 304 bersifat sedikit magnetis, meskipun tidak sekuat baja karbon.

 

Kenali seri Kode Stainless Steel pada Alat Dapur Dan Tumbler

Bagi Anda yang gemar melakukan kegiatan masak-memasak, pasti tidak asing dengan peralatan masak berbahan stainless steel (SS). Ya, dibandingkan material lain, stainless steel masih menjadi primadona. Alasannya sederhana, karena material stainless steel lebih aman terhadap makanan (food grade), tahan lama, dan mudah dibersihkan. Tentu saja kelebihan ini membuat bahan stainless steel kian populer dan banyak digunakan, baik skala industri maupun rumah tangga. Namun, apakah Anda tahu bahwa jenis material stainless steel ada banyak ragamnya. Jika Anda cukup jeli, Anda akan melihat beberapa kode pada peralatan masak berbahan stainless steel. Ada stainless steel dengan kode 304, 316, 201, 416, dan masih banyak lagi. Kode-kode pada stainless inilah yang akan menunjukkan kualitas dari stainless steel. Perlu untuk Anda ketahui, bahwa peralatan masak Anda berbahan stainless steel terbuat dari beberapa kandungan logam, seperti kromium dan nikel.

Kromium berfungsi untuk membantu mengikat oksigen ke permukaan peralatan masak, dan melindungi besi dari proses oksidasi yang dapat menyebabkan karat. Kandungan kromium yang tinggi tentu akan berpengaruh juga terhadap daya tahan stainless steel terhadap korosi/karat. Sementara itu, kandungan nikel pada stainless steel bertujuan untuk meningkatkan ketahanan stainless steel terhadap proses oksidasi (karatan). Kandungan nikel yang tinggi akan membuat peralatan masak Anda semakin kebal terhadap korosi.

Berikut adalah perbandingan antara Stainless Steel SUS 201, 430, 304, dan 316 untuk penggunaan sebagai peralatan masak

Stainless Steel 430

  • Harga: Ekonomis
  • Komposisi:Kandungan 17% Kromium dan 0% Nikel. Tidak mengandung nikel, tetapi memiliki kandungan kromium sekitar 16-18%. Karena tidak mengandung nikel, itu membuatnya lebih murah dibandingkan dengan stainless steel yang mengandung nikel.
  • Kekuatan dan Ketahanan: Kuat, tetapi tetap rentan berkarat (korosi). Cocok untuk peralatan masak yang tidak memerlukan ketahanan korosi yang tinggi.
  • Penggunaan: Cocok untuk peralatan masak yang membutuhkan kekuatan tetapi tidak begitu rentan terhadap korosi seperti panci, wajan, pisau dapur
  • Tampilan: Matte

Stainless Steel 201

  • Harga: Ekonomis
  • Komposisi: Kandungan 16% Kromium dan 1% Nikel. Stainless steel SUS 201 memiliki kandungan nikel yang lebih rendah daripada jenis 304 dan 316 (sekitar 1%), kandungan mangan yang tinggi, dan kandungan kromium (sekitar 16-18%). Karena itu, SUS 201 lebih terjangkau dibandingkan dengan tipe lainnya. Sebagai alternatif untuk menandingi seri 304
  • Kekuatan: Kuat, sebagai alternatif yang lebih terjangkau daripada seri 304
  • Ketahanan terhadap Korosi: Kurang tahan terhadap korosi dibandingkan dengan tipe 304 dan 316. Mudah berkarat atau mengalami korosi jika sering terkena garam dan air asin.
  • Penggunaan: Sudah berkualitas food grade. Digunakan pada berbagai macam peralatan dapur dan rumah tangga umum seperti panci, meja lipat, sink, kitchen tools dll, atau dalam kebutuhan di mana ketahanan korosi yang tinggi bukanlah faktor utama.
  • Tampilan: Shinier surface

Stainless Steel 304

  • Harga: Lebih mahal, biasanya digunakan pada alat masak medium-premium grade
  • Komposisi: Kandungan 18% Kromium, 8% Nikel, 0% Molybdenum. Mengandung kromium sekitar 18-20% dan nikel sekitar 8-10%, yang memberikannya kekuatan, keawetan, serta ketahanan terhadap korosi yang baik.
  • Kekuatan dan Ketahanan: Jauh lebih kuat dan lebih tahan terhadap korosi, tahan panas daripada SUS 201 dan 430. Cocok untuk sebagian besar peralatan masak, termasuk panci, wajan, alat makan, dan peralatan dapur lainnya.
  • Penggunaan: Food grade. Sebagai standar untuk peralatan F&B, makanan anak dan baby karena kombinasi kekuatan, tahan karat, dan biaya yang masih terjangkau.

Stainless Steel 316

  • Harga: Lebih mahal daripada 304, biasanya digunakan pada alat masak premium grade
  • Komposisi: Kandungan 18% Kromium, 12% Nikel, dan 2% Molybdenum. Mengandung kromium sekitar 16-18%, nikel sekitar 10-14%, dan molibdenum sekitar 2-3%, yang membuatnya lebih tahan terhadap korosi akibat paparan air laut atau lingkungan dengan kandungan garam yang tinggi.
  • Kekuatan dan Ketahanan: Kuat menahan korosi, meskipun bersentuhan langsung dengan air laut, asam, dan bahan korosif lainnya (chloride). Seperti pada lingkungan pesisir atau penggunaan di sekitar air garam.
  • Lebih kuat dan lebih tahan panas daripada 201 dan 430
  • Ada beberapa tipe 316, seperti 316L dan 316Ti
  • Penggunaan: Sebagai standar alat dalam dunia medis. Medical grade untuk surgery. Alat masak premium grade.

Jenis Mug Yang Cocok Untuk Si Pencinta Kopi

Jenis Mug Yang Cocok Untuk Si Pencinta Kopi

Bagi beberapa orang, meminum kopi sudah menjadi kebiasaan. Aromanya yang khas mampu membangkitkan semangat dan menjadi teman setia di pagi hari atau saat bekerja. Agar suhu kopi tahan lebih lama, Anda perlu memilih jenis cangkir kopi yang tepat. Ada banyak loh jenis dari mug coffee, penasara ada apa ? Simak penjelasannya pada artikel ini ya.

Di pasaran Anda akan menemukan banyak jenis cangkir kopi dengan desain yang estetik. Selain itu, bahan yang digunakan juga berbeda-beda. Oleh karena itu, Anda perlu menemukan cangkir mana yang paling sesuai dengan kebutuhan dan preferensi. Bahkan, cangkir yang digunakan juga bisa dipersonalisasi sehingga membuatnya lebih unik dan meningkatkan pengalaman minum kopi Anda. Berikut beberapa jenisnya.

Mug Custom

Mug custom menawarkan sentuhan unik ketika Anda minum kopi. Anda dapat menyesuaikan mug ini dengan nama, foto, atau desain yang disukai. Mug juga serbaguna sehingga cocok untuk minuman panas maupun dingin, bahkan aman untuk dimasukkan ke microwave. Jenis cangkir ini akan lebih cocok untuk dijadikan sebagai hadiah atau souvenir untuk diberikan ke orang tersayang.

Mug Stainless

Jika ingin mencari mug yang kuat dan tahan lama, Anda dapat memilih mug baja. Material baja akan tahan terhadap karat sehingga memiliki kemampuan yang sangat baik untuk menjaga suhu minuman agar tetap panas dalam waktu lama. Namun, jenis mug ini umumnya memiliki harga yang lebih mahal. Hal tersebut karena materialnya memiliki ketahanan yang baik dan Anda juga akan mendapatkan tutup serta pegangan.

Travel Coffee Mug

Travel coffee mug menjadi pilihan yang sangat cocok jika Anda suka traveling. Travel coffee mug biasanya hadir dalam berbagai bentuk, desain, dan fitur yang disesuaikan dengan kebutuhan. Bahan yang digunakan juga beragam, mulai dari stainless, plastik BPA-free, atau keramik. Agar suhunya tetap hangat, travel coffee mug dilengkapi dengan penutup yang juga bisa untuk mencegah kopi tumpah.

Mug Kaca

Gelas kaca juga menjadi pilihan tepat untuk menahan panas minuman kopi. Kaca juga cukup kuat dan lebih keras daripada porselen. Bahkan, kaca yang tebal bisa digunakan berulang kali dan tahan terhadap benturan. Selain itu, hal yang membuatnya menarik yaitu gelas kaca tersedia dalam berbagai bentuk dan desain, mulai dari klasik, sederhana, modern, dan unik. Bagi beberapa orang, gelas kaca tetap dipilih karena menawarkan keunggulan tertentu.

Nah, itu dia beberapa jenis mug yang bisa kamu pilih untuk jadi wadah kopi kamu. Tertarik untuk custom mug ? Toko Merchandise siap membantu

Kenali Kode 304 Pada Mug Stainless dan Tumbler Stainless

Stainless steel adalah salah satu bahan yang sering kita jumpai dalam kehidupan sehari-hari. Bahkan sering kita temukan pada peralatan memasak. Menariknya lagi, stainless steel sampai saat ini tetap menjadi material yang digemari karena lebih tahan lama, mudah dibersihkan dan bersifat food grade. Di samping keunggulannya, ternyata bahan stainless steel sendiri terdiri dari berbagai jenis. Beberapa diantaranya ada stainless steel 316 dan Stainless steel 304. Meskipun jenis lain juga sering kita jumpai seperti yang berkode 416, 201 dan lainnya. Sebenarnya, untuk apa sih penggunaan kode pada stainless steel 316, stainless steel 306, atau yang lainnya? Pengkodean pada bahan stainless steel itu sendiri biasanya menunjukkan kualitas stainless steel itu sendiri.

Apa Itu Stainless Steel?

Sebelum membahas perbedaan rantai stainless steel 316 dengan stainless steel 304, kita harus tahu apa itu stainless steel. Kita tahu bahwa setiap baja mempunyai komposisi dasar besi dan karbon yang sama. Namun stainless steel juga ternyata mengandung komposisi chrome, sebagai paduan yang dapat memberikan ketahanan korosi yang sudah cukup terkenal pada material stainless steel itu sendiri. Ada beberapa tingkatan pada stainless steel dengan masing-masing memiliki komposisi paduan yang berbeda. Maka dari itu karakteristik fisiknya pun sedikit berbeda. Namun kita harus tahu bahwa stainless steel setidaknya harus mengandung 10,5% chromium. Biasanya tergantung dari kelasnya, mungkin mengandung kadar kromium yang jauh lebih tinggi dan bahan panduan tambahan lainnya. Sebut saja seperti molybdenum, titanium, nikel, tembaga, aluminium, selenium, fosfor atau nitrogen. Chromium pada stainless steel membantu proses pengikatan oksigen ke bagian permukaan material stainless steel, untuk kemudian melindungi besi terhadap proses oksidasi sebagai penyebab karat. Tingginya kandungan chromium tentu bisa berpengaruh terhadap ketahanan stainless steel pada karat atau korosi. Sedangkan kandungan nikel dalam stainless steel biasanya berguna untuk meningkatkan daya tahan SS (stainless steel) pada proses pengkaratan alias oksidasi. Dengan kandungan yang tinggi pada nikel membuat peralatan dari stainless steel menjadi lebih kebal korosi. Sementara komposisi kandungan lainnya yang berbeda pada nikel, chromium, besi, karbon atau lainnya, membuat kode SS-nya pun berbeda.
Stainless steel 304 merupakan salah satu jenis baja tahan karat yang paling umum digunakan di dunia. Popularitasnya didorong oleh sifatnya yang serbaguna, tahan lama, dan tahan korosi. Melansir dari laman polycase, komposisi kimia baja tahan karat 304 terdiri dari kromium, nikel, dan mangan. Kombinasi ini menghasilkan material yang kuat, tahan terhadap karat dan korosi, serta mudah dibersihkan. Sifat-sifat ini membuatnya ideal untuk berbagai aplikasi, mulai dari peralatan dapur dan peralatan makan, hingga konstruksi bangunan dan peralatan industri. Stainless steel 304 juga memiliki ketahanan panas yang baik, sehingga dapat digunakan pada suhu tinggi. Keunggulan lain dari stainless steel 304 adalah sifatnya yang mudah dibentuk dan diolah. Material ini dapat dilas, dipotong, dan dibengkokkan dengan mudah, sehingga memungkinkan untuk berbagai penggunaan dan fungsional.

Bagaimana Stainless Steel 304 Dibuat?

Bahan baku utama untuk stainless steel 304 adalah bijih besi, kromium, nikel, dan mangan. Bahan-bahan ini ditambang dari bumi dan kemudian diolah untuk menghilangkan kotoran. Selanjutnya, bahan-bahan tersebut dilelehkan dalam tungku dan dituangkan ke dalam cetakan untuk membentuk billet. Billet kemudian dipanaskan dan digulung menjadi lembaran, strip, atau batang dengan ketebalan dan bentuk yang diinginkan. Proses selanjutnya adalah perlakuan panas, di mana stainless steel 304 dipanaskan pada suhu tinggi dan kemudian didinginkan secara bertahap. Hal ini bertujuan untuk meningkatkan kekuatan, ketahanan korosi, dan ketahanan terhadap suhu tinggi. Tahap terakhir adalah finishing, di mana stainless steel 304 dapat dipoles, disikat, atau dilapisi untuk memberikan tampilan yang diinginkan dan meningkatkan ketahanan terhadap korosi.

Keunggulan Stainless Steel 304

Stainless steel 304 adalah salah satu jenis baja tahan karat yang paling populer dan banyak digunakan di berbagai bidang. Hal ini dikarenakan stainless steel 304 memiliki berbagai keunggulan jika dibandingkan dengan material lain. Berikut keunggulannya:

1. Tahan KorosiKeunggulan utama stainless steel 304 adalah ketahanannya terhadap korosi. Hal ini dikarenakan kandungan kromium yang tinggi (minimum 18%) dalam stainless steel 304. Kromium bereaksi dengan oksigen di udara untuk membentuk lapisan kromium oksida yang tipis dan tidak terlihat. Lapisan ini melindungi permukaan baja dari korosi dan karat.

2. Solid dan Kokoh

Stainless steel 304 memiliki kekuatan yang tinggi dibandingkan dengan baja biasa. Hal ini dikarenakan kandungan nikel (minimum 8%) dalam stainless steel 304. Nikel meningkatkan kekuatan dan ketahanan stainless steel 304 terhadap tekanan dan beban.

3. Tahan Suhu Tinggi

Stainless steel 304 memiliki ketahanan terhadap suhu tinggi yang baik. Hal ini memungkinkan stainless steel 304 untuk digunakan dalam berbagai aplikasi yang melibatkan suhu tinggi, seperti peralatan masak dan peralatan industri.

4. Tahan LamaStainless steel 304 merupakan material yang tahan lama dan dapat digunakan dalam jangka waktu yang panjang. Hal ini dikarenakan ketahanannya terhadap korosi, kekuatan yang tinggi, dan ketahanan terhadap suhu tinggi.

5. Mudah Dibersihkan

Stainless steel 304 memiliki permukaan yang halus dan mudah dibersihkan. Hal ini menjadikan stainless steel 304 sebagai material yang ideal untuk peralatan dapur, peralatan medis, dan peralatan lainnya yang membutuhkan kebersihan yang tinggi.

6. Memiliki Tampilan yang Menarik

Stainless steel 304 memiliki tampilan yang menarik dan modern. Hal ini menjadikan stainless steel 304 sebagai material yang ideal untuk berbagai aplikasi dekoratif, seperti arsitektur, desain interior, dan peralatan makan. Berbagai keunggulan tersebut menjadikan baja stainless steel 304 banyak digunakan untuk perlengkapan makan dan minum, termasuk produk Thermos.

Semua produk Thermos dibuat dari bahan stainless steel SUS304, telah memenuhi semua standar keamanan yang berlaku. Produk Thermos juga telah menjalani uji laboratorium independen untuk memastikan bahwa bahan dan proses produksi Thermos aman bagi kesehatan dan tidak mengandung logam berat.