Cara Mencuci Tumbler yang Baru

Tumbler yang benar baiknya Anda perhatikan dengan seksama agar kenyaman Anda ketika mengonsumsi minuman dari tumbler justru terganggu. Sebab, terkadang cara mencuci tumbler yang benar diabaikan dan justru menimbulkan masalah seperti noda pada tumbler yang bandel hingga bau tidak sedap yang ditimbulkan dari tumbler akibat kurang bersih ketika mencucinya. Salah satu yang rawan terpapar noda dan bau tak sedap biasanya ada pada jenis tumbler stainless. Meski secara fisik tumbler ini lebih kuat, namun tumbler stainless biasanya memiliki aroma khas yang terkadang mengganggu. Terutama jika Anda tidak mengikuti cara mencuci tumbler yang benar.

Mencuci tumbler stainless baru secara tepat merupakan langkah krusial untuk memastikan kebersihan botol minum yang Anda gunakan. Sebagian besar tumbler stainless didesain untuk penggunaan berulang, namun tanpa perawatan yang tepat, tumbler ini dapat menjadi sarang bakteri dan kuman yang berbahaya. Hal pertama yang perlu Anda perhatikan dalam merawat tumbler stainless baru adalah membersihkannya sebelum penggunaan pertama kali. Proses pembersihan ini tidak hanya bertujuan menghilangkan residu pabrik, tetapi juga memastikan bahwa tumbler siap digunakan dengan aman. Dengan memahami langkah-langkah yang benar, Anda dapat memperpanjang umur tumbler Anda sambil menjaga kebersihan minuman.

Mengapa Tumbler Stainless Perlu Dicuci Sebelum Penggunaan Pertama?

Mencuci tumbler stainless sebelum penggunaan pertama kali sangat penting karena ada beberapa alasan yang mendasarinya. Pertama, proses produksi tumbler stainless melibatkan berbagai tahap, termasuk pemrosesan, perakitan, dan pengemasan. Selama proses ini, tumbler mungkin terkena berbagai kontaminan seperti debu, kotoran pabrik, atau bahan kimia sisa dari proses manufaktur. Oleh karena itu, mencuci tumbler sebelum penggunaan pertama dapat membantu menghilangkan residu ini, memastikan bahwa minuman yang Anda masukkan ke dalam tumbler tetap bersih dan aman untuk dikonsumsi. Selain itu, mencuci tumbler stainless sebelum penggunaan pertama kali juga membantu menghilangkan bau atau rasa yang tidak diinginkan yang mungkin ada pada tumbler baru. Material stainless steel kadang-kadang memiliki aroma logam atau bau dari proses pembuatan atau penyimpanan yang akan terasa pada minuman Anda jika tidak dibersihkan dengan benar. Dengan mencuci tumbler sebelum digunakan, Anda dapat mengurangi kemungkinan terjadinya penularan rasa atau bau yang tidak diinginkan pada minuman Anda, memastikan pengalaman minum yang lebih menyenangkan dan menyegarkan. Berikut langkah-langkah yang digunakan untuk membersihkan tumbler baru kalian :

1. Gunakan Air Hangat dan Sabun

Cara mencuci tumbler yang benar dimulai dengan menyiapkan air hangat. Setelah air hangat telah siap, maka selanjutnya Anda perlu menuangkan air hangat tersebut ke dalam tumbler. Selanjutnya, tuangkan beberapa tetes sabun cuci piring ke dalam tumbler yang berisi air hangat tersebut. Lalu, tutup tumbler dan kocok tumbler selama beberapa menit.

Apabila bentuk dari tumbler ternyata cukup kecil dan sulit dijangkau dengan tangan, maka Anda bisa menggunakan bantuan sikat khusus pembersih botol yang banyak dijual di pasaran. Setelah disikat hingga bersih, jangan lupa untuk membilasnya dan mengeringkan tumbler tersebut hingga tidak ada air yang tersisa. Sebab, beberapa tetes air yang tersisa dari proses pencucian sangat berpotensi dihinggapi mikroba dan bakteri berbahaya lainnya.

2. Manfaatkan Cuka

Cara mencuci tumbler yang benar selanjutnya, Anda bisa memanfaatkan bantuan cairan cuka. Ternyata jenis bahan pelengkap masakan ini sangat bermanfaat untuk membuat tumbler aman dari adanya bakteri. Sebabnya, cuka adalah jenis bahan alami yang agresif dan sangat efektif dalam membersihkan kotoran serta membunuh beberapa jenis kuman penyebab penyakit yang bisa hinggap di dalam tumbler.

Sebenarnya, cara ini akan lebih efektif lagi apabila Anda sebelumnya sudah mencuci dengan sabun dan air hangat. Cuka ini cukup dituangkan ke dalam tumbler dan beri air dingin. Setelah itu, diamkan cairan cuka tersebut hingga semalaman agar mendapat hasil yang maksimal.

3. Bersihkan dengan Baking Soda

Selanjutnya, mungkin menjadi cara yang dapat dibilang cukup mudah untuk dilakukan. Sebab tidak diperlukan tenaga lebih apabila menggunakan baking soda untuk membersihkan tumbler. Caranya yaitu cukup dengan menuangkan baking soda dan mencampurkannya dengan air hangat. Setelah baking soda tercampur rata, Anda cukup mendiamkannya selama satu malam, lalu bilas pada keesokan harinya sebelum digunakan.

Tips Mudah Merawat Thumbler Stainless

Tips Mudah Merawat Thumbler Stainless

Tumbler berbahan stainless steel telah menjadi pilihan yang populer untuk penggunaan sehari-hari, terutama bagi mereka yang ingin mengurangi penggunaan botol plastik sekali pakai. Selain ramah lingkungan, tumbler stainless juga tahan lama dan dapat digunakan berulang kali.

Namun, sudah taukah kamu bagaimana cara merawat thumbler stainless steel supaya dapat bertahan lama ? Simak penjelasannya di artikel ini ya.

Jangan Lupa Cuci Thumbler

Langkah pertama yang perlu kamu lakukan adalah mencuci tumbler secara rutin setelah digunakan. Gunakan air hangat, sabun lembut, dan sikat botol untuk membersihkan bagian dalam dan luar tumbler. Pastikan kamu membersihkan setiap sudut dan lipatan tumbler untuk menghindari penumpukan kotoran atau sisa minuman. Selain itu, hindari menggunakan deterjen yang mengandung bahan kimia keras atau pembersih berbasis alkali, karena dapat merusak lapisan stainless steel.

Hindari Menggunakan Produk Pembersih Berbahan Kasar

Beberapa produk pembersih logam kasar atau spons berkasar dapat menggores permukaan stainless steel. Untuk membersihkan noda atau goresan kecil, gunakan spons lembut atau kain mikrofiber. Gosok dengan lembut agar tidak merusak lapisan pelindung stainless steel.

Saat membersihkan tumbler stainless, hindari menggunakan pemutih atau pembersih berbahan kimia keras. Bahan-bahan ini dapat merusak lapisan stainless steel dan menyebabkan kerusakan permanen. Sebaiknya, gunakan pembersih yang lembut dan aman untuk stainless steel atau bahkan cuka putih yang dicampur dengan air hangat sebagai pembersih alami yang efektif.

Keringkan Setelah Dicuci

Setelah mencuci tumbler, pastikan kamu mengeringkannya dengan baik sebelum menyimpannya. Air yang tertinggal di dalam tumbler bisa menjadi tempat berkembang biaknya bakteri dan jamur. Kamu bisa mengeringkannya dengan handuk bersih atau membiarkannya terbuka agar udara mengeringkannya dengan sendirinya.

Hindari Menggunakan Thumbler Untuk Minuman Asam

Tumbler stainless steel umumnya aman digunakan untuk berbagai jenis minuman, namun ada baiknya untuk menghindari penggunaan tumbler ini untuk minuman yang sangat asam atau berkarbonasi. Minuman seperti jus jeruk yang sangat asam atau minuman bersoda dapat merusak lapisan stainless steel dan mengakibatkan perubahan rasa yang tidak diinginkan.

Simpan Dengan Benar

Ketika kamu sedang tidak menggunakan tumbler, simpan tumbler stainless steel kamu dengan benar. Pastikan tumbler benar-benar kering sebelum disimpan, dan hindari menumpuk tumbler satu sama lain jika memungkinkan. Penyimpanan yang baik akan membantu mencegah tumbler tergores atau terkontaminasi.

Gunakan Dengan Bijak

Terakhir, gunakan tumbler stainless steel dengan bijak. Selain membantu mengurangi limbah plastik, tumbler ini juga bisa membantu kamu menghemat uang dengan menghindari pembelian minuman di tempat-tempat yang menyediakan minuman dalam wadah sekali pakai.

Nah, itu dia beberapa tips yang bisa kamu terapkan supaya thumbler kamu dapat awet digunakan. Dengan merawat tumbler berbahan stainless steel dengan baik, kamu dapat memastikan bahwa tumbler tersebut akan bertahan lama, aman digunakan, dan tetap menjaga rasa minumanmu. Selain itu, kamu juga ikut berkontribusi dalam menjaga lingkungan dengan mengurangi penggunaan plastik sekali pakai.

Gimana, tertarik untuk custom thumbler ? Toko Merchandise siap membantu kamu loh

 

Alasan Mengapa Anda Harus Menggunakan Thumbler Stainless Steel

Alasan Mengapa Anda Harus Menggunakan Thumbler Stainless Steel

Dari berbagai jenis tumbler yang ada di pasaran, stainless tumbler adalah salah satu pilihan yang sangat layak untuk Anda pertimbangkan. Simak penjelasannya apa artikel ini.

BPA Free

Jika Anda keliru memilih tumbler plastik, bisa jadi produk tersebut terbuat dari plastik yang mengandung BPA. Padahal, BPA adalah kandungan berbahaya dalam plastik yang sangat buruk bagi kesehatan. Sementara itu, stainless tumbler tidak mengandung BPA sama sekali, sehingga Anda pun tak perlu repot-repot harus memilih produk dengan label BPA-free karena semua stainless tumbler pasti bebas dari BPA. Aman digunakan untuk kebutuhan minum sehari-hari, stainless tumbler juga sangat pas jika Anda pilih sebagai alat promosi brand produk maupun bisnis Anda. Terlebih, jenis tumbler yang satu ini memberikan kesan mewah dan elegan yang pastinya bisa meningkatkan citra positif bisnis Anda di mata masyarakat.

Tidak Mudah Rusak

Stainless steel adalah jenis logam yang tidak mudah lapuk dalam jangka panjang sekalipun, dan bahkan jika Anda sering menuangkan minuman panas ke dalam stainless tumbler. Sementara itu, bahan plastik sering kali mengandung bahan yang akan melapuk secara perlahan, terutama jika terjadi kontak langsung dengan air panas. Dan ketika plastik melapuk, kandungan kimia di dalamnya bisa tercampur dengan minuman Anda.

Terbuat Dari Bahan Food Grade

Stainless steel adalah material yang berkualitas tinggi dan food grade, sehingga aman digunakan untuk peralatan makan. Karena itu, stainless tumbler jelas tidak akan menimbulkan risiko kesehatan pada tubuh Anda.

Tidak Menampung Bakteri

Ada alasan utama mengapa stainless steel adalah material yang sangat populer digunakan untuk peralatan memasak. Dan alasan tersebut adalah sifatnya yang tidak berpori, sehingga stainless steel juga tidak akan menjadi sarang bagi bakteri yang berukuran sangat kecil. Apabila terdapat bakteri pada wadah tempat makan maupun minum Anda, tentunya makanan dan minuman yang tersimpan di dalamnya dapat terkontaminasi, yang berarti ada risiko masalah kesehatan pada tubuh Anda.

Nah, itu dia beberapa alasan mengapa harus beralih ke thumbler stainless steel. Tertarik untuk custom thumbler ? Toko Merchandise siap membantu

Beda Bahan Thumbler, Beda Cara Rawatnya Loh !

Beda Bahan Thumbler, Beda Cara Rawatnya Loh !

Bahan tumbler memiliki karakteristik berbeda-beda. Saat ini banyak yang mengartikan tumbler sama dengan botol minum. Walaupun bisa digunakan saat bepergian dan terbuat dari kaca, namun tumbler tidak bisa mempertahankan suhu air. Beda dengan botol minum yang sudah dirancang untuk mempertahankan suhu.

Lalu, apa bahan tumbler bisa untuk panas dan dingin? Bisa, namun tidak semua bahan dapat menahan panas atau dingin. Simak artikel ini ya, karena kami akan menjelaskan karakteristik thumbler serta cara merawatnya.

Stainless Steel

Tumbler stainless steel adalah tumbler yang terbuat dari bahan anti karat stainless steel. Stainless steel merupakan bahan yang populer karena kuat, tahan lama, mudah perawatan, anti karat, dan mampu menahan suhu air hingga 12 jam.

Bahan tumbler stainless steel memiliki perawatan yang cukup mudah. Pengguna hanya perlu membersihkan tumbler menggunakan sabun dan air, lalu mengeringkannya. Bahan stainless steel mampu menjaga kemilaunya cukup lama, sehingga biasa digunakan sebagai souvenir eksklusif.

Plastik

Bahan tumbler adalah plastik karena murah, mudah dibentuk, ringan, dan tersedia dalam desain yang cukup banyak. Walau memiliki harga yang murah, namun pengguna harus tetap memperhatikan bahan plastik yang digunakan. Pastikan plastik yang dipakai telah memiliki sertifikat food grade dan BPA free.

Tumbler yang menggunakan berbahan plastik cukup dicuci menggunakan sabun dan air. Namun, terkadang beberapa jenis noda sulit dibersihkan hingga kadang membuat tumbler plastik terlihat kotor dan kusam.

Alumunium

Selain stainless steel, bahan logam yang sering digunakan untuk bahan tumbler adalah alumunium. Bahan alumunium lebih terjangkau dibanding stainless steel, namun cukup bisa menahan panas dengan baik. Sayangnya, tumbler yang menggunakan aluminium dapat mengalirkan panas ke permukaan tumbler. Sehingga, pengguna bisa merasakan hangat atau dingin dari permukaan tumbler. Selain itu, aluminium dapat melepaskan serpihan aluminium ke serpihan cairan.

Sama seperti bahan lainnya, perawatan tumbler metal seperti alumunium cukup mudah. Cukup bersihkan dengan sabun dan air, lalu dikeringkan.

Akrilik

Akrilik berbeda dengan plastik. Bahan tumbler ini memiliki warna yang cerah dan menarik, berkualitas hampir sama seperti stainless steel, mudah pecah dibanding plastik, dan tidak mengembun jika isian tumbler air dingin.

Cara perawatan tumbler akrilik sama seperti bahan lainnya, hanya harus berhati – hati agar tumbler tidak terjatuh karena mudah sekali pecah.

Kaca

Bahan kaca sudah jarang digunakan, namun untuk merek tertentu masih menggunakan kaca sebagai bahan bakunya. Kaca memiliki tampilan yang elegan dan aman untuk kesehatan karena tidak melepaskan zat kimia berbahaya ke makanan atau minuman. Tumbler kaca tidak berpori, tidak menyerap dan juga tidak melepaskan senyawa kimia saat digunakan.

Perawatan tumbler berbahan kaca lebih mudah, tinggal dicuci menggunakan sabun dan air, lalu dikeringkan.

Gimana, udah tau kan ada banyak karakteristik thumbler. Udah paham kan cara merawatnya, jangan sampai salah ya. Tertarik untuk custom thumbler ? Toko Merchandise siap membantu

Tips Memilih Tumbler yang Bagus

Kini menggunakan dan membawa tumbler botol air minum sendiri saat bepergian memang sudah menjadi kebisaan bagus untuk sebagian masyarakat. Selain bisa membantu memastikan kebersihkan air yang diminum, penggunaan tumbler pribadi juga membantu menekan jumlah sampah plastik yang berasal dari kemasan air sekali pakai dan sedotan plastik minuman. Tak hanya itu, menggunakan tumbler juga bisa menghemat pengeluaran untuk membeli minuman di luar serta bisa mejadi motivasi kepada orang lain yang ada di sekitar kamu untuk ikut menggunakan tumbler sendiri.

Maka tidak heran jika sekarang sudah banyak masyarakat mulai dari anak-anak hingga orang dewasa yang mulai menggunakan tumbler sebagai wadah minuman. Penggunaan tumbler yang sudah menjadi trend, membuat tumbler bisa dengan mudah ditemui dimana saja baik toko offline maupun online. Banyaknya penjual tumbler memang sangat membantu, tapi kamu harus lebih berhati-hati karena pastinya semua tumbler yang dijual memiliki perbedaan terutama dari segi kualitas.

Tips Memilih Tumbler

Penggunaan tumbler sebagai tempat air minum dan cenderung digunakan selama 24 jam tentu menuntut pengguna untuk lebih memilihnya secara tepat demi keamanan dan kesehatan tubuh. Berikut adalah tips memilih tumbler yang aman dan berkualitas.

1. Memilih Bahan Dasar Tumbler

Tak hanya memilih dari kemasan yang eye-catching, pemilihan tumbler hendaknya mengutamakan bahan dasar atau material pembuatannya. Hal ini tentu akan berpengaruh dalam proses penggunaan dan perawatannya.

Misalnya, tumbler dengan material stainless steel tentu akan cenderung lebih tahan lama dan awet dibandingkan dengan tumbler berbahan dasar plastik. Material ini tiidak berpori, sehingga tidak bisa dimasuki kuman dan bakteri. Selain itu, boleh atau tidaknya memasukkan air panas secara langsung pada tumbler juga perlu diperhatikan agar tumbler yang dimiliki bisa bertahan lama.

2. Perhatikan Label BPA Free

Sebelum nemilih tumbler, hendaknya perhatikan terlebih dahulu ada atau tidaknya label BPA Free (bebas BPA) yang biasanya dicantumkan di bagian bawah produk. BPA sendiri merupakan bahan kimia yang sering terdapat pada kemasan makanan dan minuman. Penggunaan BPA dalam jangka panjang akan berdampak buruk bagi kesahatan karena dapat menyebabkan penyakit kanker.

3. Pilih Ukuran sesuai Kebutuhan

Tumbler hadir dengan berbagai bentuk dan ukuran. Pilihlah yang paling sesuai dengan kebutuhan. Misalnya, pengguna dengan aktivitas yang padat di luar ruangan tentu membutuhkan model yang praktis dengan volume air yang lebih banyak.

4. Pastikan Double Lock

Tumbler yang berkualitas juga dilihat dari double lock atau karet di bagian penutup. Benda ini bertujuan untuk mencegah cairan di dalam wadah tumpah atau merembes keluar. Sungguh sangat disayangkan, bukan jika membawa tumbler, tetapi berakhir bocor?

5. Perhatikan Daya Tumbler

Daya di sini berarti kemampuan tumbler dalam menyimpan minuman. Hal yang utama adalah ketahanan tumbler dalam menjaga suhu air. Kemampuan ini bergantung pada material dasar yang disebutkan pada poin pertama. Pastikan untuk memilih tumbler yang sesuai dengan keinginan, termasuk apakah bisa menjaga suhu air panas atau dingin dalam jangka waktu lama.

Itulah tadi tips memilih tumbler yang aman dan berkualitas. Tentu setiap orang memiliki selera yang berbeda, tetapi deretan poin di atas bisa digunakan untuk mempertimbangkan dalam proses pemilihan agar berdampak positif dalam kesehatan dan efektivitas sehari-hari.