5 Cara Merawat Tas Kanvas Agar Awet dan Tak Jamuran, Setelah Dipakai Harus Lakukan 1 Ritual ini

Berikut ini beberapa cara merawat tas kanvas agar tidak jamuran

Sudahkah kamu tahu cara merawat tas kanvas?

Ya, sekarang ini banyak yang memilih tas dari bahan kanvas, terutama para remaja dan dewasa muda.

Tas kanvas ini selain enteng, juga bisa menampung barang dan untuk membawa apa saja.

Apalagi kini banyak tas kanvas dengan model dan design yang unik, hingga dapat meningkatkan rasa percaya diri saat dipakai.

Tapi, belum banyak yang tahu cara merawat tas kanvas yang benar, nih.

Kalau salah-salah, nanti tas kanvas kita tak akan awet dan bisa jamuran bahkan bulukan!

Tak mau itu terjadi, kan?

Maka dari itu, yuk simak beberapa cara mudah merawat tas kanvas yang harus dilakukan secara rutin berikut.

5 Cara Merawat Tas Berbahan Kanvas

Diketahui bahwa bahan kanvas itu mudah kotor terkena debu, bahkan kalau perawatannya keliru bisa membuatnya cepat kusam.

Melansir dari Bobo.id, berikut ini lima cara untuk merawat tas kanvas yang baik dan benar agar tidak bulukan dan kusam:

1. Jangan Menggunakan Mesin Cuci

Ketika mencuci tas kanvas, sebaiknya jangan menggunakan mesin cuci, ya.

Baca Juga: Trik Membuat Tas Kulit Mengkilap dengan Kulit Pisang, Sekali Usap Jadi Seperti Baru Lagi

Kenapa?

Karena tas kanvas yang dicuci dengan mesin cuci dapat membuat bentuk dan serat bahan tas jadi berubah dan rusak.

Jadi, mulai sekarang cucilah tas kanvas dengan tangan saja.

Meskipun kurang praktis dan menghabiskan banyak waktu, setidaknya tas kanvas tetap awet dan tidak berubah bentuk.

2. Gunakanlah Detergen yang Lembut

Cara merawat tas kanvas agar awet dan tidak jamuran

 

Ketika memutuskan untuk mencuci tas kanvas, kamu perlu memerhatikan penggunaan detergennya, agar tidak mudah kusam dan merusak motif kanvas.

Oleh karena itu, gunakanlah detergen yang lembut untuk kain kanvas.

Kita juga bisa menggunakan sabun mandi yang lebih lembut, kok.

Pastikan juga detergen yang digunakan tidak mengiritasi tanganmu ketika mencucinya tas kanvas dengan tangan.

3. Mengelapnya Setelah Digunakan

Agar tas kanvas awet dan tidak mudah terkena noda, sebaiknya setelah digunakan sehari-hari, lap lah tas kanvasmu.

Gunakanlah lap basah untuk membersihkan permukaan tas kanvas dari debu dan kotoran.

Baca Juga: Trik Jitu Membersihkan Noda Tinta dari Tas Kulit Pakai Bahan Dapur, Bisa Bersih Tak Berbekas

Jika ada kotoran segera lap dan bersihkan jangan sampai mengering, karena akan semakin sulit dibersihkan.

Kita hanya perlu mengelapnya dengan lembut, tidak perlu digosok-gosok, ya.

4. Jangan Dijemur di Bawah Sinar Matahari

Setelah tas kanvas dibersihkan, hindarilah menjemurnya di bawah matahari langsung.

Karena, jika dijemur di bawah sinar matahari langsung, bisa membuat tas kanvas akan jadi lebih mudah kusam dan warnanya pudar.

Jadi, cukup diangin-anginkan saja di ruang terbuka yang teduh.

5. Membersihkan dan Merawat Tas Kanvas Sesuai Panduan

Biasanya ketika membeli suatu barang, kita akan menemukan sebuah panduan bagaimana cara membersihkan dan merawatnya.

Begitu pula ketika membeli tas kanvas, carilah panduannya. Karena, bisa saja cara membersihkan dan merawatnya berbeda bergantung pada jenis kanvas dan aksesori lainnya.

Dengan memerhatikan panduan, tas kanvas pun sudah ditangani dengan tetap dan membuatnya lebih awet dan tidak pudar.

Nah, itulah cara membersihkan dan merawat tas kanvas agar lebih awet dan warnanya tetap terjaga, tidak kusam. Mulai dari cara mencuci sampai cara menjemurnya, perlu diperhatikan.

7 Cara Membersihkan Tas Sesuai Bahan, dari Kulit hingga Kanvas

Dikarenakan bahan tas yang digunakan berbeda-beda, maka cara merawat dan membersihkannya juga tidak sama. Berikut cara membersihkan tas sesuai bahan.

Tas memiliki berbagai jenis bahan yang digunakan sebagai material dasarnya. Cara membersihkan tas sesuai bahan ini penting diketahui supaya awet dan tidak mudah rusak.
Dikarenakan bahan tas yang digunakan berbeda-beda, maka cara merawat dan membersihkannya juga tidak sama.
Umumnya tas yang sering dipakai akan lebih mudah kotor. Seperti terkena noda makanan atau minuman, tinta, tergores, hingga berjamur karena penyimpanannya tidak tepat.

Terlalu lama membiarkan noda dan tidak segera dibersihkan juga bisa membuat kotoran jadi sulit hilang dan bikin tas lama-lama tampak kusam.

Cara Membersihkan Tas Sesuai Bahan
Dirangkum dari berbagai sumber, berikut cara membersihkan tas sesuai bahan yang perlu Anda tahu, sekaligus tips merawatnya supaya tetap awet dan kinclong.

1. Suede
Dilansir dari laman StitchFix, cara membersihkan tas berbahan suede bisa menggunakan penghapus atau sikat berbulu lembut yang diberi air sabun untuk mengangkat noda.

Tapi pastikan, tas yang sudah dibersihkan harus dijemur atau dikeringkan supaya tidak berjamur dan membuat material tas jadi rusak.

2. Kulit asli
Tas dengan bahan kulit asli biasanya digunakan merek ternama dari produsen tas kelas atas. Apabila tas ini kotor, sebaiknya dibersihkan dengan pelembap khusus tas.

Anda dapat membeli pelembap tas di marketplace atau jasa laundry khusus tas. Selain itu, hindari membersihkan tas bahan kulit dengan tisu basah apalagi dicuci dengan detergen.

3. Kulit sintetis
Tas kulit sintetis merupakan jenis tiruan dan tidak memakai kulit hewan asli. Cara membersihkan tas jenis ini sangat mudah.

Apabila tas terkena noda makeup, tinta, atau debu, cukup dibersihkan dengan minyak kayu putih atau petroleum jelly memakai kapas, maka noda-nodanya bisa terangkat.

4. Tas kain
Tas kain berbahan nilon, denim, dan katun, memang lebih mudah kusam. Namun, jenis tas ini relatif aman jika dibersihkan dengan cara dicuci memakai sabun bayi.

Alternatif selain sabun, bisa rendam tas menggunakan air cuka atau air garam. Setelahnya harus dijemur sampai benar-benar kering, sebelum kembali digunakan.

5. Tas karet
Cara membersihkan tas sesuai bahan seperti karet atau teksturnya mirip jelly, disarankan memakai perasan air lemon atau air seduhan soda kue.

Anda dapat menggunakan kain lembut yang sudah dibasahi air lemon untuk membersihkan noda tas. Setelah noda di tas hilang, lap menggunakan kain kering supaya tidak lembap.

6. Tas polyester
Bahan polyester sering digunakan untuk jenis tas backpack atau ransel. Meski bahannya lentur dan tidak mudah luntur, tas ini dapat rusak apabila membersihkannya tidak tepat.

Cara membersihkan tas bahan polyester bisa direndam dengan air hangat. Untuk mengangkat noda, cukup memakai sikat lembut dan sabun bayi. Setelah bersih, wajib dijemur hingga kering.

7. Kanvas
Tas berbahan kanvas memiliki serat kain yang tebal dan kuat, sehingga terbilang awet untuk pemakaian jangka panjang.

Tas kanvas yang kotor harus segera dibersihkan menggunakan lap basah di permukaan noda dan jangan digosok terlalu kuat karena bisa merusak serat kainnya.

Cara Merawat Tas agar Awet dan Bebas Jamur

Apa pun jenis bahan tas yang digunakan, cara merawatnya hampir sama. Perawatan penting dilakukan supaya tas tetap awet dan terhindar dari jamur. Berikut cara merawat tas, dikutip dari laman Byrdie.

-Rutin membersihkan tas setiap selesai digunakan. Anda bisa menggunakan lap kering, sikat berbulu lembut, atau spons dari busa untuk mengangkat debu.
-Tas tidak digantung sembarangan karena berisiko terkena debu dari ruangan dan merusak materialnya.
-Simpan tas yang sudah bersih ke kotak khusus atau lemari. Pastikan tempat penyimpanan tas ini juga diberikan silica gel untuk menghindari pertumbuhan jamur akibat kondisi lembap.

Itulah beberapa cara membersihkan tas sesuai bahan serta tips merawatnya supaya tetap awet dan tidak mudah rusak.

Sumber: CNN Indonesia

Cara Membersihkan Tas Kulit yang Berjamur

Cara membersihkan tas yang berjamur cukup mudah. Perawatan dan penyimpanan yang tepat jadi kunci.

Jamur biasanya kerap muncul pada tas berbahan kulit, baik itu kulit sintetis atau kulit asli. Jamur akan muncul karena perawatan yang kurang tepat.
Cara membersihkan tas yang berjamur cukup mudah. Rawat tas dengan cara yang tepat dan simpan di tempat yang benar

Penyebab Tas Berjamur
Sebelum dibersihkan, perlu diketahui terlebih dulu beberapa penyebab yang umumnya memicu pertumbuhan jamur pada tas kulit.

1. Disimpan di tempat lembap
Tas kulit yang disimpan pada tempat lembap akan lebih mudah berjamur. Terlebih, jika Anda pernah membersihkannya dengan tisu basah tanpa dikeringkan terlebih dulu.

Kondisi lembap memudahkan jamur untuk tumbuh dan berkembang biak. Jika tak segera diatasi, maka jamur dapat merusak material tas kulit.

2. Terkena noda makanan atau minuman

Noda makanan dan minuman yang tertinggal di tas dan tak segera dibersihkan juga bisa menjadi biang jamur. Apalagi jika tas tersebut ditaruh di sembarang tempat.

Sisa makanan tersebut nantinya bisa menjadi noda yang sulit hilang serta meninggalkan aroma tak sedap pada tas.

3. Tas tidak dibersihkan sebelum disimpan
Perlu diketahui bahwa tas kulit yang selesai digunakan harus dibersihkan terlebih dulu sebelum disimpan. Anda juga harus memastikan tas dalam kondisi kering.

Pastikan tidak ada sisa noda tertinggal atau lembap. Kondisi tersebut dapat merusak material tas kulit serta menyebabkan timbulnya jamur bercak putih.

Cara Membersihkan Tas Berjamur
Ada beberapa cara membersihkan tas yang berjamur, mulai dari menggunakan bahan rumahan supaya bisa dibersihkan sendiri, atau mempercayakan ke tempat khusus seperti salon tas.

1. Minyak esensial
Cara pertama bisa gunakan minyak esensial tea tree atau baby oil untuk menghilangkan jamur pada tas kulit dan mengembalikan warnanya yang kusam.

Cukup tuangkan beberapa tetes minyak esensial menggunakan kain lembut atau kapas. Kemudian, usap perlahan pada bagian jamur sampai tas benar-benar bersih.

Lalu, biarkan kering di tempat terbuka sebelum kembali ditaruh ke tempat semula.

2. Perasan air lemon

Jamur yang membandel dan meninggalkan noda di tas karena terlalu lama dibiarkan bisa diatasi dengan perasan air lemon atau cuka bening.

Caranya, siapkan air perasan lemon di wadah. Gunakan sikat berbulu lembut atau kain microfiber untuk membersihkan jamur pada tas.

Lakukan berulang apabila jamur di tas tersebut membekas. Setelahnya, lap dengan kain lembut kering dan biarkan dulu supaya tidak lembap, baru disimpan.

3. Laundry atau spa tas
Apabila ingin hasil yang lebih praktis untuk membasmi jamur-jamur, tinggal serahkan tas Anda ke tempat laundry khusus tas atau salon spa tas.

Nantinya, salon akan menggunakan metode perawatan dengan cairan khusus untuk menghilangkan jamur.

Biasanya setiap salon tas juga menambahkan lotion atau gel pelindung yang memang dikhususkan untuk tas kulit supaya tidak mudah berjamur.

Selain ketiga cara membersihkan tas yang berjamur seperti di atas, penting untuk selalu menyimpan tas kulit Anda di tempat kering dan gunakan beberapa buah silica gel di dalamnya.

Sumber: CNN Indonesia

Promo Brands All Product Smartwatch Cashback Poin Inilah Cara Merawat Tas Kulit Paling Efektif dan Ampuh!

Pin ini berisi gambar: Snap Button Flap Saddle Bag

Tahukah kamu, merawat tas tidak hanya diperlukan untuk tas branded saja, seluruh tas yang kamu punya harus dijaga keindahannya. Kebanyakan orang seringkali mengabaikan perawatan tas, karena beranggapan bahwa pada waktunya pasti akan rusak juga. Tetapi, faktanya, umur dari tas yang kamu miliki itu sangat bergantung pada bagaimana cara kamu merawatnya. Namun, dari berbagai bahan yang digunakan sebagai bahan baku tas, tentu semua mempunyai cara perawatannya sendiri. Dan kulit adalah salah satu bahan yang memerlukan perhatian ekstra.

 

Sudah bertahun-tahun berdiri di bidang leather goods, Urban Icon Indonesia ingin berbagi tentang perawatan kulit. Dari beberapa cara ini, kamu tentu akan mendapatkan hasil yang maksimal dan membuat umur tas kulitmu menjadi lebih panjang. Pastikan tidak ada poin terlewat saat kamu melakukannya. Tanpa berlama-lama lagi, mari simak cara merawat tas kulit paling efektif dan ampuh.

 

1. Jangan Menggantung dan Memaksakan Tas

 

Mungkin sebagian besar dari kamu pasti lebih suka menggantung tas kamu, karena tidak memakan ruang yang banyak. Tapi faktanya, menggantung tas dengan bahan tersebut hanya bisa menyebabkan kulit pada handle tas menjadi rusak. Entah itu tas mewah atau bukan, kami menyarankan untuk membuatnya selalu berdiri tegak di rak kamu. Umumnya, seluruh bahan kulit akan teguh pada satu sifatnya yang mudah renggang. Selain hindari menggantung tas, hindari juga mengisi tas kulit kamu secara berlebihan, untuk mempertahankan siluet aslinya. Kamu tentu tidak mau tas kamu sudah tidak berbentuk hanya dalam beberapa kali pemakaian bukan? Maka dari itu, bawalah barang secukupnya yang mampu ditampung oleh tas

2. Gunakan Dust Bag

Kalau selama ini kamu menggunakan kantong plastik sebagai pengganti kantong debu, berhentilah. Jangan gunakan kantong plastik untuk menyimpan tas kamu, dengan alasan apapun. Plastik dapat menempel pada kulit kamu dari waktu ke waktu dan merusaknya. Terlebih jika kamu tidak memperhatikan suhu ruangan yang digunakan untuk menyimpan tas kulit. Selain menghindari masalah kerusakan, kantong debu memang pilihan yang jauh lebih estetis sehingga kamu mudah mengikutinya. Ini akan menjaga tas kamu dari cahaya dan aman dari unsur-unsur goresan yang bisa terjadi dalam lemari penyimpanan.

3. Bersihkan Noda Secara Langsung
Kamu memang tidak dapat mengontrol apa yang akan terjadi pada tasmu, tapi pastikan membersihkannya langsung saat kamu melihat tanda atau noda. Semakin lama noda menempel pada kulit atau bahan, semakin sulit untuk dihilangkan. Noda tertentu, seperti dari tinta atau darah, biasanya dapat dihilangkan dengan cairan pembersih khusus kulit. Langkah utama yang harus kamu lakukan ialah membersihkan permukaan tas dengan kain.

4. Gunakan Tangan Bersih dan Kain Bersih

Karena kulit merupakan bahan alami, maka dapat dibersihkan dengan berbagai cara, namun harus dilakukan dengan hati-hati. Menggunakan terlalu banyak larutan pembersih akan menyebabkan kulit menjadi lembek dan berpotensi retak. Sebagai gantinya, gunakan kain lembap dan lembut dengan tangan bersih untuk mengelap atau mengoleskan permukaannya. Bila ini adalah pengalaman pertama kamu membersihkan kulit, lebih baik memulai dari yang kecil. Gunakan kain kering, dan perlahan mulai menggunakan air bersih serta hangat sesuai kebutuhan. Dan pahami bahwa semua bahan berbeda, jadi penting untuk menggunakan pembersih yang dibuat khusus untuk kulit asli.

5. Jangan Terlalu Sering Dibersihkan

Menjaga ketahanan permukaan atau warna kulit, bukan berarti kamu harus membersihkannya setiap hari. Keteraturan yang kamu perlukan untuk membersihkan tas bergantung pada seberapa sering kamu menggunakannya. Jika kamu menggunakan tas setiap hari, kamu perlu memanjakan tas setiap dua hingga tiga bulan. Namun, kalau tas hanya merupakan barang esensial di akhir pekan atau saat kamu keluar untuk acara-acara khusus, setiap enam hingga sembilan bulan sudah cukup untuk menjaga barang kamu tetap terlindungi.

 

6. Kembalikan Hidrasi Dengan Conditioner 

Seperti halnya kamu melembabkan kulit setiap malam, tas kulit kamu juga perlu dilembabkan dan terhidrasi. Tanpa kondisioner yang baik, bahan kulit dapat mengering seiring waktu lalu retak. Kondisioner juga memiliki sifat penolak untuk mengurangi kemungkinan noda pada tas kamu. Idealnya, kamu harus memberi kelembapan tas kamu dua kali setahun, dengan mengoleskan lapisan tipis kondisioner dan biarkan selama 30 menit. Bersihkan dengan kain halus yang kering. Rehidrasi akan membantu mengondisikan tas dan membuka pori-porinya. Cara yang paling mudah, pergilah ke toko reparasi barang kulit terdekatmu sekarang, salah satu toko yang terpercaya yaitu Time Care.

7.Simpan Di Tempat Terbaik

Penyimpanan merupakan bagian terpenting dalam mengawetkan kulit, terutama karena tas dapat kehilangan bentuknya. Sebelum menyimpan, bersihkan tas kamu dan biarkan mengering dengan sendirinya. Kemudian, untuk mencegah lipatan dan kerutan, isilah tas dengan gelembung atau bubble wrap, yang membantu menjaga bentuk namun tetap lembut pada kulit. Hindari menggunakan kertas koran untuk mengisi tas, karena terdapat partikel-partikel yang membuat tas menjadi kotor.

Jika tas memiliki sentuhan krom atau metalik, seperti gesper, kamu dapat membungkusnya dengan tisu bersih untuk perlindungan. Pastikan untuk menyimpan tas di tempat yang bersih dan kering, gunakan gel silika untuk menghindari kelembapan. Terakhir, simpan tas kulit jauh dari sinar matahari langsung karena dapat menyebabkan pemudaran warna

20 Jenis Tas yang Perlu Diketahui Beserta Fungsinya

Patch Detail Functional Backpack

Tas merupakan barang yang wajib dimiliki bagi sebagian orang. Tidak hanya berfungsi sebagai wadah untuk membawa barang dan perlengkapan, tas kini juga berfungsi sebagai penunjang penampilan.

Barang yang identik dengan wanita ini memiliki berbagai macam bentuk dan fungsinya yang berbeda-beda. Simak mengenai 20 jenis tas beserta fungsinya yang dirangkum dari berbagai sumber berikut ini.

 

Backpack

Jenis tas ini memiliki ukuran yang lebih besar daripada jenis tas yang lainnya. Sehingga dapat memuat barang-barang yang berharga seperti laptop, buku, dan benda lain yang berukuran besar.

Tas ini sering digunakan untuk pergi ke sekolah, kampus, hingga piknik.

 

Waist Bag

Jenis tas ini digunakan dengan cara disampirkan di salah satu bahu ataupun di pinggang. Tas ini sering digunakan dalam acara-acara yang sporty dan terkesan santai.

 

Envelope Bag

bentuk dari tas ini mirip dengan amplop. Selain itu, tas ini juga memiliki ciri khas berbentuk pipih dan tidak terlalu memuat banyak barang.

Cocok untuk digunakan dalam acara resmi namun santai.

 

Bucket Bag

Jenis tas yang satu ini sempat digemari oleh banyak wanita. Sebab bentuknya yang unik membuatnya terkesan menarik dan menggemaskan.

Jenis tas ini memiliki tali yang berfungsi sebagai penutup. Jika tali atas ini ditarik maka bagian atas pada tas akan menguncup dan menutup.

 

Cross Body Bacpack

Jenis tas yang berikutnya ini juga menarik. Membuat penggunanya terkesan sporty, tas ini memiliki kemiripan dengan mini backpack.

Cross body backpack ini hanya memiliki satu tali yang digunakan untuk meletakkan tas pada satu pundak.

 

Messenger Bag

Jenis tas yang satu ini yakni terinspirasi pada tas dari tukang pos. Ukurannya yang besar dapat digunakan untuk membawa berbagai barang berharga ketika diperlukan seperti laptop, dokumen, dan lain sebagainya.

Tas ini juga memiliki desain yang cenderung simple sehingga cocok bagi para mahasiswa dan wanita karier.

 

Shoulder Bag

Jenis tas ini adalah yang paling populer di kalangan wanita. Sebab, bentuk dan ukurannya yang kecil menjadikan tas ini praktis serta cantik untuk digunakan.

Memiliki beragam warna dan corak, tas ini digunakan dengan cara disampirkan pada salah satu pundak. Bagian tali yang disampirkan pun dapat berukuran panjang maupun pendek.

 

Minaudiere Bag

Jenis tas yang berikutnya adalah minaudiere bag. Tas ini sering digunakan untuk menghadiri pesta yang membutuhkan aksesori berkelas.

Tas ini biasanya memiliki tekstur yang lebih keras dari jenis tas yang lainnya karena terbuat dari rangka stainless steel. Dihiasi dengan manik-manik membuat tas ini cocok untuk menemani Anda ke pesta.

 

Drawstring Bag

Jenis tas yang selanjutnya yakni drawstring bag. Tas ini memiliki ciri yang khas yakni terdapat dua tali yang berfungsi untuk menutup tas.

Memiliki bahan yang ringan dan corak beragam, tas ini menjadi pas untuk digunakan saat beraktivitas.

 

Saddle Bag

Tas ini terinspirasi dari sadel sepeda. Bentuknya yang unik dengan setengah lingkaran membuat tas ini terkesan menarik.

Selain itu, pemilihan warnanya yang selalu cokelat ini juga menimbulkan kesan vintage sehingga cocok bagi Anda yang ingin menggunakannya untuk beraktivitas seperti jalan-jalan bersama teman dan lain sebagainya.

 

Quilted Bag

Ciri khas dari tas ini adalah biasanya dijahit kotak-kotak seperti selimut. Motifnya yang mewah dan terkesan berkelas ini membuatnya cocok untuk digunakan ketika acara formal seperti pesta dan lain sebagainya.

 

Mini Backpack

Mini backpack kini kian menjadi populer di kalangan perempuan. Pasalnya, ukurannya yang kecil memungkinkan pennggunanya untuk lebih bebas beraktivitas tanpa perlu khawatir terbebani tas besar.

Jenis tas ini juga membuat tampilan menjadi lebih sporty sehingga cocok untuk digunakan di berbagai kesempatan seperti santai dan jalan-jalan.

 

Totebag

Totebag adalah jenis tas yang biasanya terbuat dari bahan kanvas. Tas ini pada umumnya dapat memuat banyak barang ketika digunakan untuk bepergian.

Totebag juga dapat dikreasikan pada gambar permukaan tasnya sehingga tidak membuatnya terkesan membosankan.

 

Clutch

Clutch adalah tas tangan dengan ciri khasnya tanpa tali. Hampir memiliki kesamaan dengan dompet, namun tas ini memiliki perbedaan seperti ukurannya yang lebih besar.

Jenis tas ini memiliki bahan dan model variatif yang dapat dipilih sesuai selera.

 

Half Moon Bag

Half moon bag ini memiliki kesamaan dengan saddle bag. Yang membedakannya ialah half moon bag memiliki bagian atas yang berbentuk setengah lingkaran serta bagian bawahnya yang lebih datar.

Jenis tas ini cocok untuk menemani agenda traveling Anda ke berbagai tempat yang menakjubkan.

 

Flap Bag

Jenis tas ini hampir mirip dengan quilted bag dengan ciri motif kotak-kotak yang timbul. Namun, perbedaannya yakni flap bag ini cenderung memiliki ukuran yang variatif.

Flap bag dapat digunakan untuk ke pesta, jalan-jalan, hingga acara formal.

 

Baguette Bag

Baguette bag memiliki tali yang berukuran pendek. Selain itu, jenis tas yang satu ini memiliki bentuk unik yang terkesan seperti roti baguette.

Memiliki motif dan bahan yang variatif, tas ini juga cocok untuk digunakan ketika bepergian.

 

Sling Bag

Jenis tas ini juga digemari oleh banyak kalangan. Sebab ukurannya yang kecil dan simple memungkinkan para wanita untuk beraktivitas dengan bebas.

Dapat digunakan untuk jalan-jalan hingga bekerja.

 

Shopper Bag

Pada umumnya, jenis tas yang satu ini sering digunakan para wanita karier untuk bekerja. Sebab, ukurannya yang besar dapat menampung banyak barang yang dibutuhkan.

 

Wristlet

Berbentuk seperti clutch, namun tas ini memiliki tambahan tali yang dapat dikenakan di pergelangan tangan. Wrislet dapat digunakan untuk bepergian seperti belanja hingga jalan-jalan bersama orang terdekat.