Punya Banyak Koleksi Tas? Begini Cara Perawatannya agar Lebih Awet

Punya Banyak Koleksi Tas? Begini Cara Perawatannya agar Lebih Awet

Setiap orang umumnya memiliki beberapa jenis tas untuk menunjang penampilan. Dari tas kerja, tas pesta, tas untuk jalan-jalan santai, tas olahraga, dan tas-tas lain yang dipakai pada momen atau suasana hati tertentu.

Memiliki banyak koleksi tas sebenarnya sah-sah saja, tetapi ingat bahwa semua perlu dirawat agar awet dan kualitasnya terjaga dalam waktu lama. Apalagi jika Anda membeli tas branded dengan harga tinggi, sayang sekali bukan kalau rusak karena tak mendapatkan perawatan?

Berikut beberapa tips merawat tas yang bisa dilakukan secara rutin:

Langsung bersihkan saat kotor

Ketika Anda menggunakan tas tertentu lalu kotor, misalnya terkena tumpahan kopi, noda makanan, atau alat tulis terbuka dan berceceran, segera bersihkan sebelum kembali disimpan. Gunakan kapas dan air hangat untuk menghilangkan noda. Jangan digosok terlalu bersemangat, cukup diusap lembut sampai kembali bersih.

Bila melihat ada jamur di permukaan atau dalam tas, segera bersihkan agar tak merusak lebih jauh lagi. Pertimbangkan untuk membeli sabun khusus tas agar hasilnya lebih optimal dan aman untuk material tas.

Rutin dipakai

Tas yang terlalu lama disimpan, apalagi dengan cara yang salah, akan rentan rusak walau jarang digunakan. Jadi, salah satu cara termudah merawat tas adalah rutin menggunakannya. Anda bisa secara bergantian memakai seluruh koleksi tas agar semua bisa bernapas lega dan tidak selalu dalam tempat penyimpanan.

Selalu ingat, lebih baik tas rusak karena sering dipakai sampai puas daripada rusak karena tak pernah dipakai.

Simpan dalam dustbag

Jangan menyimpan tas dalam kantong plastik demi melindunginya dari debu. Plastik membuat tas jadi kurang bisa bernapas dan kondisi di dalamnya menjadi lembap. Jika ada, simpanlah dalam dustbag atau pakai tas dari bahan kain tipis. Dengan cara ini, tas terhindar dari debu dan tidak akan terkena gesekan dari tas-tas lain.

Gunakan bantal tas

Saat ada tas yang bentuknya tidak tegak dan kaku, sebaiknya isi dengan bantal khusus ketika disimpan. Cara ini dilakukan agar bentuknya tidak penyok dan berkerut. Jika tidak ada bantalan khusus, Anda bisa mengisi tas dengan kain yang digulung sampai tas penuh atau menggunakan bubble wrap. 

Jangan digantung dan ditumpuk

Menggantung atau menumpuk tas mungkin terkesan mudah. Namun, jika terlalu banyak tas digantung di tempat yang sama, semuanya rentan berdebu, berjamur, dan menggores satu sama lain. Belum lagi bagian talinya bisa menjadi kendur.

Tas memang sebaiknya disimpan di rak atau lemari terbuka dan ditata satu per satu. Namun, jika Anda punya tas-tas kain, seperti tote bag kanvas atau ransel dari bahan katun, ini memungkinkan untuk ditumpuk bersama tas serupa karena bahannya tak seringkih material kulit.

Jangan simpan di tempat lembap

Jika kamar Anda cenderung lembap, carilah area lain yang lebih sejuk dan kering untuk menyimpan tas. Sebab, kelembapan berlebih tak terlalu baik untuk tas karena mudah menimbulkan jamur dan merusak kondisinya. Pun, sebaiknya hindari menaruh tas di lemari kayu dan tempat gelap karena bisa menimbulkan jamur.

Biar Tetap Fashionable, Ikuti 6 Tips Padu Padan Kaus Warna Hitam

Biar Tetap <i>Fashionable</i>, Ikuti 6 Tips Padu Padan Kaus Warna Hitam

Hitam adalah warna paling netral dan hampir setiap orang punya. Hanya saja, semakin banyak koleksi kaus warna hitam akan besar kemungkinan terjebak gaya ‘itu-itu saja’. Maka, perlu sedikit kreatif saat mengenakan kaus warna hitam.

Berikut tips yang bisa Anda praktikkan dari Senin hingga Sabtu.

Perpaduan kaus hitam dan celana denim

Kaus hitam versus celana denim hitam mungkin pilihan paling aman. Agar tak terlihat gloomy, bisa padukan dengan celana warna lain atau tambahkan outer untuk menetralkan kesan tersebut. Misalnya memadukan dengan celana warna cream atau blue navy.

Perhatikan juga bahan bawahan, paling cocok celana berbahan denim dan chino. Seperti yang kita tahu, bahwa kaus adalah jenis pakaian kasual. Untuk mengimbanginya diperlukan bahan yang kasual juga.

Kombinasi outer dan kaus hitam

Outer adalah solusi paling tepat ketika butuh berpenampilan sopan tetapi tetap kasual. Mulai dari memadukan kaus hitam crew neck dengan dua macam outer seperti pea coat dan jaket anti air namun terkesan formal, macintosh coat.

Kaus hitam v-neck bisa dipadukan dengan cardigan, sweater, dan bomber jacket.

Kaus hitam, celana pendek dan sneaker

Padu padan tiga outfit, kaus hitam, celana pendek, dan sneaker sangat cocok dipakai siang hari. Celana pendek model apapun, dari yang sporty hingga fitted pants pas dipakai bersama kaus. Pastikan ukuran kaus dan celana tepat agar tetap nyaman.

Padukan dengan jaket kulit dan sepatu bot

Suka dengan gaya casual grunge yang ikonik? Cukup padukan kaus hitam, jaket kulit, dan sepatu boots. Tiga outfit ini bisa membuat penampilan Anda terlihat bold dan stylish.

Lengkapi dengan topi

Satu outfit yang sebenarnya hanya tambahan tapi bisa berpengaruh besar pada penampilan adalah topi. Anda bisa memilih berbagai macam jenis topi untuk kesan yang ingin ditampilkan. Untuk beanie, visor cap, beret, dan baseball cap paling pas dipadukan dengan casual outer.

Sedangkan bucket hat lebih netral sehingga bisa jadi pelengkap penampilan fashionable untuk segala jenis pakaian kecuali pakaian yang totally formal.

Kaus hitam polo

Berbeda dengan kaus hitam crew neck dan v-neck, kaus hitam polo memiliki kerah. Agar tampilan paripurna, kaus jenis ini bisa dipadukan dengan berbagai outer. Misalnya dengan sweater rajut untuk kuliah atau dipadukan dengan hoodie saat nongkrong.

Bagaimana gaya Anda dalam memadukan kaus hitam? Yang pasti, Anda perlu mempertimbangkan kenyamanan ketika memakai padu padan berbagai jenis pakaian.

Cara Bersihkan Tas sesuai Jenis Kotoran yang Menempel

Tas Hermes Dari Kulit Buaya Putih Laku Dilelang Rp 2 Miliar

Membeli tas dengan brand mewah memang memberikan kepuasan tersendiri. Tapi terkadang, memikirkan harganya saja membuat kita takut dan ragu untuk membersihkannya. Padahal semua noda dan kotoran yang ada lebih baik dibersihkan langsung tanpa mengulur banyak waktu. Karena semakin lama noda dibersihkan noda akan semakin sulit hilang.

Berikut ini dilansir dari Stylecaster, Jumat (17/07/2015), cara membersihkan tas Anda dari jenis noda dan kotoran yang ada.

Noda minyak pada tas dapat dibersihkan dengan bedak bayi. Taburkan bedak bayi pada area yang terkena noda minyak lalu diamkan semalaman. Di pagi harinya noda Anda akan hilang dengan sendirinya. Lakukan proses ini hingga noda pada tas Anda hilang sempurna.

Gunakan tusuk gigi untuk mengangkaat permen karet yang menempel pada tas Anda

Bagian dalam tas kotor dengan kotoran kecil seperti debu, serbuk bedak makeup dan kotoran kering lainnya – bersihkanlah dengan menggunakan vacum cleaner

Anda juga dapat mencuci tas kulit dengan mesin cuci. Sulit dipercaya bukan? Tas yang dimaksud disni bukanlah tas desainer dengan brand dan harga yang mewah seperti Celine, Prada dan lain sebagainya, tapi tas tas kulit yang Anda beli dengan harga terjangkau.

Cek Dulu, Apakah Cara Mencuci Baju yang Biasa Dilakukan Sudah Benar?

Cek Dulu, Apakah Cara Mencuci Baju yang Biasa Dilakukan Sudah Benar?

Mencuci baju bukan kegiatan yang sulit namun mencuci membutuhkan ketelitian. Namun, banyak kesalahan yang dilakukan tanpa disadari saat mencuci. Jika kita tidak teliti dan mengabaikan hal-hal yang detail, maka pakaian kita tidak akan berumur panjang.

Karena alasan ribet, sering pakaian yang akan dicuci tidak dipisahkan terlebih dahulu. Hal ini memang kadang tidak dirasa perlu bagi sebagian orang, namun, jika tidak dilakukan hal ini akan menyebabkan pakaian kita luntur dan rusak. Tidak hanya sesuai warnanya, sebelum mencuci hendaknya kita mengelompokkan pakaian sesuai jenis bahan atau kain untuk mencegah kerusakan pada serat kain.

Bukalah kancing saat kita mencuci pakaian untuk mencegah kancing pakaian kita tersangkut pada saat proses pencucian. Hal kecil seperti ini hanya membutuhkan waktu yang singkat namun dapat membuat umur pakaian kita lebih panjang.

Pemutih sering menjadi pembantu utama untuk menghilangkan noda bandel seperti darah atau keringat yang membekas pada pakaian kita. Namun, jangan gunakan pemutih secara berlebihan.

Sifat pemutih adalah untuk mengoksidasi kotoran yang ada pada pakaian dan jika digunakan untuk pakaian berwarna bisa menghilangkan warna pakaian itu sendiri. Jadi penggunaan pemutih sebaiknya secukupnya dan hanya untuk pakaian yang berwarna putih.

Ingin bersih? Tak perlu menggunakan deterjen dengan jumlah yang banyak. Karena semakin banyak detergent bukan berarti lebih ampuh menghilangkan noda pada pakaian kita. Justru jika kita menggunakan deterjen secara berlebih akan membuat busa yang dihasilkan pada deterjen menjadi sulit hilang saat proses pembilasan dan jika terpapar, kulit kita akan menjadi kasar dan panas saat bersentuhan langsung dengan deterjen.

Solusi untuk mengatasi penggunaan deterjen yang berlebih dan pencemaran lingkungan dan mencegah tangan menjadi kasar adalah dengan menggunakan deterjen yang berbahan aktif tumbuhan tanpa LABSA yang terbuat dari minyak nabati yang didapatkan dari kelapa, kelapa sawit, atau kacang kedelai.

Deterjen yang berbahan dasar tumbuhan menjadi salah satu era baru mencuci pakaian karena sifatnya yang mudah terurai sehingga menjadi ramah lingkungan. Di luar negeri deterjen berbahan tumbuhan sudah lama digunakan.

Sayangnya, rata-rata deterjen konvensional yang beredar di Indonesia mengandung LABSA atau Linear Alkyl Benzene Sulphonic Acid. LABSA adalah asam lemak organik (zat turunan minyak bumi) yang larut dalam air dan diencerkan untuk mengeluarkan panas. Jika terkena kulit akan terasa panas dan keriput atau pecah-pecah, jika kita tidak berhati-hati, LABSA dapat sangat membahayakan kita. Sebaiknya kita pakai produk yang lebih natural agar aman untuk kulit tangan untuk mencuci baju. Pilih deterjen berbahan tumbuhan lebih bisa larut dalam membersihkan ke dalam serat pakaian.

Sumber: VOI

Cara Menghilangkan Jamur di Lemari Pakaian: Apa Boleh Semudah Ini?

Cara Menghilangkan Jamur di Lemari Pakaian: Apa Boleh Semudah Ini?

Lemari berbahan kayu terkadang gampang diserbu oleh jamur. Pemicu lemari berjamur yakni keadaan lemari yang lembap. Perkembangan jamur pada lemari bisa mengganggu barang yang ditaruh di dalamnya, semacam pakaian, tas, ataupun perabotan yang lain. Ingin tahu bagaimana cara menghilangkan jamur di lemari pakaian?

Tidak hanya itu, jamur dapat pengaruhi kesehatan. Pada sebagian orang, jamur bisa mengakibatkan hidung tersumbat, sakit tenggorokan, batuk ataupun mengi, mata terasa panas, apalagi ruam kulit.

Tetapi, jangan buru- buru membuang lemari jamuran. Karena, ada metode melenyapkan jamur di lemari yang dapat kalian jalani dengan gampang. Ayo ikuti beberapa metode berikut ini buat melenyapkan serta menghindari jamur muncul kembali.

Cara Menghilangkan Jamur di Lemari Pakaian

Letakkan Kamper di dalam Lemari

Metode melenyapkan jamur di lemari yang sangat simpel yakni meletakkan kamper( kapur barus) di dalam lemari kayu.

Kamper bukan cuma hanya buat mengharumkan bagian dalam lemari, tetapi dapat pula buat menghindari perkembangan jamur pada serat- serat kayu.

Bilas dahulu jamur di lemari Kalian, kemudian letakkan kamper baru di dalam lemari.

Buat lemari baju ataupun makanan hendaknya pakai kamper yang dilapisi oleh kemasan, bukan kamper bundar yang tidak dilapisi kemasan.

Tidak hanya gampang diperoleh di mana saja, harga kamper ini sangat murah.

Olesi Alkohol dengan Kandungan 70%

Metode melenyapkan jamur di lemari selanjutnya yakni dengan mengolesi alkohol 70 persen.

Alkohol sanggup membuat jamur tidak muncul lagi, lho!

Metode menanggulangi lemari berjamur ini lumayan gampang.

Ambillah lap kering buat meneteskan alkohol pada bagian atasnya. Selanjutnya, lap seluruh permukaan lemari khususnya yang terserang jamur.

Apabila telah, biarkan lemari betul- betul kering saat sebelum pakaian kembali dimasukkan.

Alkohol bisa membasmi jamur serta menghindari jamur kembali bertumbuh pada lemari kayu.

Lapisi Lemari dengan Pernis ataupun Melamin

Kala Kalian membeli lemari kayu, pasti saja lemari tersebut telah melewati tahapan finishing dengan memakai pernis ataupun melamin.

Sayangnya, perihal tersebut tidak bisa menghindari perkembangan jamur kala Kalian mulai memakai lemari tersebut.

Dikala lemari Kalian dihinggapi oleh jamur, bilas jamurnya dengan kain kering, lekas lapisi tiap sisi lemari kayu dengan pernis ataupun melamin.

Metode ini bermanfaat buat mematikan jamur serta mencegahnya datang kembali. Asalkan Mos menjaga lemari kayu dengan baik, pasti saja lemari tersebut bakal bebas dari jamur.

Jangan Biarkan Lemari Pakaian Menempel pada Dinding

Berikutnya, metode melenyapkan jamur di lemari ialah jangan meletakkan lemari pakaian terlalu melekat ke dinding.

Dinding bisa jadi dingin serta lembap saat masa hujan. Pasalnya, salah satu aspek yang membuat lemari gampang berjamur.

Pasang Lampu Neon di Dekat Lemari

Mengerti kah Kalian kalau salah satu pemicu lemari berjamur yakni sedikitnya pencahayaan di dalam ruangan tempat lemari itu diletakkan?

Nah, metode melenyapkan jamur di lemari yang paling gampang yakni memasang lampu neon di ruangan tempat Kalian meletakkan lemari.

Lampu neon bakal memberikan pencahayaan yang bisa mengusir jamur yang berkembang di serat kayu lemari.

Bilas dahulu jamur di lemari Kalian, kemudian pasang lampu neon di lemari.

Membeli lemari dengan lampu yang otomatis menyala kala pintu lemarinya dibuka pula dapat jadi solusi buat menghindari perkembangan jamur.

Walaupun lampu lemari bukan tipe lampu neon, yang berarti ada pencahayaan di dalam lemari.

Sumber: VOI