Seperti Apa Jembatan Kaca yang Aman Untuk Wahana Wisata?

Jembatan kaca jadi salah satu wahana populer di dunia wisata di Asia dalam beberapa tahun terakhir. Namun, tak jarang yang meragukan keamanannya.

Jembatan kaca menjadi salah satu wahana populer dalam dunia wisata di Asia dalam beberapa tahun terakhir. Namun, tak jarang yang meragukan keamanan dan keselamatannya.
Lantas, seperti apa jembatan kaca yang aman untuk jadi wahana wisata?

Tak hanya di China dan Vietnam, Indonesia juga sudah banyak jembatan kaca hadir di berbagai destinasi wisata. Sayangnya, keseruan menikmati wahana ini seolah “mengancam nyawa.

Pada 25 Oktober lalu, beberapa balok kaca dalam wahana jembatan kaca The Geong di Banyumas, Jawa Tengah, pecah dan membuat dua orang pengunjung terjatuh dari ketinggian 15 meter. Lalu, dua pengunjung lain tersangkut di rangka besi. Akibatnya, satu orang tewas dan sisanya luka-luka.

Hasil penyelidikan kepolisian dan laboratorium forensik terungkap beberapa temuan soal jembatan kaca The Geong.

Mulai dari pemilik yang mendesain sendiri jembatannya, jembatan berkarat, kaca yang hanya satu lapis setebal 1,2 sentimeter, lebar pilar penahan jembatan yang tidak optimal, hingga tidak adanya izin, uji kelaikan, dan Standar Operasional Prosedur (SOP). Destinasi ini juga bisa beroperasi selama dua tahun lamanya.

Tragedi ini mempertanyakan keamanan penggunaan material kaca sebagai wahana jembatan di destinasi wisata serta pengawasannya.

Wahana jembatan kaca harus memenuhi beberapa persyaratan, seperti Persetujuan Bangunan Gedung (PGB), Sertifikat Laik Fungsi (SLF), Sertifikat Usaha dari Pemda, Standar Teknis Bangunan dan pemeliharaan berkala, standar penggunaan bangunan, dan SOP Standar Teknis Bangunan.

Hal tersebut disebutkan Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf), Sandiaga Uno kepada CNNIndonesia.com pada Rabu, (12/12).

Lalu, bagaimana seharusnya konstruksi dan pembangunan jembatan kaca?

Syarat Material Kaca dan Uji Kelayakan

Balai Geoteknik, Terowongan, dan Struktur (BGTS), sebagai balai yang bertugas melaksanakan pengembangan dan penerapan teknologi jembatan, menjelaskan syarat material dan kelayakan jembatan kaca.

Kepala BGTS, Fahmi Aldiamar, memaparkan bahwa terdapat standar dan panduan yang diperlukan untuk mendesain jembatan kaca.

Pertama, kaca yang digunakan adalah tipe tempered glass, yaitu kaca laminasi dengan perkuatan Sentry Glas Plus (SGP), berupa perpaduan dua kaca atau lebih yang direkatkan satu sama lain dengan menggunakan satu atau lebih lapisan interlayer.

“Jadi pada saat kacanya pun pecah, tidak tiba-tiba langsung lepas atau hancur, tetapi ada lapisan laminasi yang menahan supaya kaca tersebut ada keamanan tambahan supaya dia tiba-tiba pecah pada saat kondisi-kondisi ekstrem,” ucap Fahmi kepada CNNIndonesia.com pada Senin, (18/12).

Menurutnya, pemilihan material ini juga ditinjau dari pembangunan jembatan kaca di luar negeri, seperti di China. Kaca tersebut juga perlu dilakukan pengujian di laboratorium, beserta beban rencana yang ditentukan.

“Nah kriteria itu yang juga nanti jadi dasar kita untuk penentuan tebal dan juga untuk penentuan kriteria keamanan dari struktur jembatan,” tambah Fahmi.

BGTS juga diketahui membangun dan menguji jembatan gantung kaca pertama di Indonesia, yaitu Jembatan Seruni Point di Taman Nasional Bromo Tengger Semeru.

Fahmi menjelaskan bahwa membangun jembatan gantung kaca perdana di Indonesia ini, tahap yang dilakukan adalah perencanaan, penentuan spek, kontrak, pembuatan konstruksi, lalu pembangunan.

“Jadi kita pada saat membangun kan sudah ada kriteria untuk pemenuhan tipe kacanya ya, jadi itu yang menjadi dasar kenapa speknya harus dikeluarkan sebelum kontrak konstruksinya dilakukan,” ujar Fahmi.
Setelah dinyatakan siap beroperasi, jembatan kaca juga memerlukan perawatan dan pemeliharaan yang tepat. Pemeliharaan ini juga berkaitan dengan SOP yang ditetapkan sebelum dioperasikan.
Dalam konteks jembatan gantung kaca Seruni Point yang belum diresmikan, perawatan dan pemeliharaan yang dilakukan adalah pembersihan terhadap debu, terutama karena erupsi gunung Bromo.

Selain itu, pembersihan kaca setelah hujan dan pembersihan jamur karena paparan sinar matahari juga diklaim sudah disiapkan.

Fahmi juga menjelaskan bahwa SOP jembatan kaca juga perlu memuat pemeliharaan sebagai panduannya. Jembatan juga perlu dilakukan pemeriksaan untuk mengetahui spesifikasi lingkup pemeliharaan.

“Dari hasil pemeriksaan tersebut nanti akan ada kayak semacam ceklis apakah kondisinya masih baik atau perlu ada perbaikan. Nah untuk yang kondisinya masih baik kita jadwalkan kembali untuk pengecekannya di tahapan inspeksi berikutnya. Kemudian untuk kondisi yang memang perlu ada perbaikan atau ada penggantian, itu kita buatkan ceklisnya untuk dianggarkan untuk perbaikannya,” jelasnya.

Skema pemeliharaan juga terbagi menjadi tiga kategori, yaitu pemeriksaan rutin, berkala, dan khusus.

“Jadi, kita yang menyiapkan, nanti sudah ada pengelola yang ditunjuk oleh mereka (TNGS dan Pemkab Probolinggo). Nanti akan ada sosialisasi dan pendampingan dulu dari kami,” tambahnya.

Dengan hal itu, menurutnya, diharapkan pengelola bisa mengetahui segi keamanan, pemeliharaan apa saja yang harus dilakukan, termasuk mengganti kaca jika dinyatakan sudah tidak layak atau terjadi keretakan.

Peran Stakeholder
Beroperasinya wahana jembatan kaca The Geong yang penuh masalah, tentu menimbulkan pertanyaan, mengapa The Geong bisa beroperasi tanpa izin?

Menparekraf Sandiaga Uno menjelaskan bahwa Dinas Pariwisata dan Dinas Pekerjaan Umum memiliki peran penting dalam pemberian izin dan pengawasan terhadap infrastruktur wisata, termasuk untuk atraksi wisata dengan risiko tinggi seperti jembatan kaca.

Pemerintah daerah tersebut juga dikatakan perlu mengimbau pengelola wisata untuk memastikan SOP atraksi wisata secara konsisten dan disiplin, serta melakukan perawatan berkala.

Menurutnya, hal ini merupakan upaya menjaga keamanan dan kenyamanan selama kunjungan.

Sumber:  CNN Indonesia

Bahaya Kurang Minum Air Putih, Dehidrasi sampai Picu Penyakit Kronis

Bahaya kurang minum air putih ternyata tidak sekadar rasa haus dan dehidrasi. Anda juga berisiko terkena penyakit kronis.

Bahaya kurang minum air putih ternyata tidak sekadar rasa haus dan dehidrasi. Anda juga berisiko terkena penyakit kronis.
Seorang perempuan 20 tahun asal Taiwan menjalani operasi 300 batu ginjal yang harus dikeluarkan dari tubuhnya. Rupanya ia gemar minum teh boba atau minuman teh susu dengan tambahan bola-bola tapioka, ditambah konsumsi air putihnya sangat kurang.

Melihat hal ini, seharusnya orang semakin sadar akan manfaat air mineral atau air putih.

Kebutuhan cairan orang dewasa rata-rata mencapai 2 liter atau 8 gelas per hari. Air putih jadi salah satu sumber cairan yang baik sebab tidak mengandung zat tambahan yang berpotensi memicu masalah buat tubuh.

Kalau pasokan air putih kurang, ada sederet bahaya mengintai. Apa saja?

1. Dehidrasi

Dehidrasi adalah kondisi tubuh kekurangan cairan dengan tanda awal rasa haus. Tanda-tanda dehidrasi lain yang tidak boleh diabaikan antara lain, mulut kering, mudah lelah, urine berwarna kuning gelap dan mata cekung.

Jika dibiarkan dalam jangka panjang, dehidrasi mengarah pada tekanan darah rendah, kulit kehilangan elastisitas dan sakit kepala atau migrain. Bahkan dehidrasi berat akan mengakibatkan syok, koma, bahkan kematian.

2. Gangguan pada kekuatan otot dan sendi
Kekurangan cairan meski hanya 5 persen dari kebutuhan harian bisa mengakibatkan gangguan kekuatan otot. Kenapa? Air berfungsi melumasi sendi agar gerakan tubuh tetap lancar dan mencegah kekakuan.

Selain itu, air berfungsi mengalirkan oksigen ke otot terutama saat otot digunakan untuk berolahraga.

3. Gangguan sistem kekebalan tubuh
Bahaya kurang minum air putih salah satunya gangguan sistem kekebalan tubuh.

Air digunakan untuk melembapkan feses sehingga mudah dikeluarkan. Air pula yang membantu pembentukan urine. Kekurangan cairan akan membuat tubuh rentan menumpuk limbah dan mengganggu sistem kekebalan tubuh.

4. Sembelit

Sembelit tak cuma soal kekurangan serat tapi juga air. Air membantu usus besar mencerna makanan dan membentuk feses.
Namun saat kekurangan air, usus tidak berkontraksi dengan baik sehingga menyerap terlalu banyak air sehingga susah buang air besar atau sembelit.

5. Penyakit kronis
Anda perlu cek lagi jumlah air putih yang diminum setiap hari. Bahaya kurang minum air putih bisa termasuk penyakit kronis seperti diabetes melitus tipe 2, penyakit kardiovaskular, infeksi kandung kemih dan gagal ginjal.

Ketika kekurangan cairan, tubuh akan mengeluarkan hormon vasopresin yang meningkatkan produksi hormon kortisol. Hormon ‘stres’ ini bisa memicu inflamasi kronis dalam waktu lama.
Alhasil, dalam jangka panjang tubuh akan memproduksi batu ginjal hingga berisiko gagal ginjal dan infeksi kandung kemih.

Sumber: CNN Indonesia

10 Negara Asia Destinasi Terbaik utuk Liburan Tahun Baru 2024, Ada RI

Negara-negara di Asia jadi destinasi liburan kala tahun baru, karena menawarkan petualangan wisata dan makanan yang otentik.

Musim libur Tahun Baru 2024 sudah hampir tiba. Masa-masa liburan ini akan seru jika dihabiskan untuk berwisata ke luar negeri bersama keluarga, teman terdekat, atau mungkin sendiri.
Jika melancong ke Eropa pada akhir tahun akan terasa cuaca menusuk karena musim dingin, berkunjung ke negara-negara di Asia bisa jadi pilihan.

Negara-negara di Asia akan menawarkan petualangannya yang khas, dengan makanan-makanan yang otentik di setiap negara yang kamu datangi.

Perusahaan travel Singapura, 12Go, melakukan analisis terhadap data tiket internal yang terjual untuk melihat destinasi wisata terbaik di Asia untuk berbagai kelompok wisatawan, mulai dari wisata keluarga, individu, pasangan, atau bersama teman.

Seperti dikutip AFP, Negara destinasi yang terpilih dinilai yang terbaik untuk menghabiskan masa libur akhir tahun, khususnya musim dingin sambil merayakan Natal dan Tahun Baru.

Melansir dari laman 12Go, berikut adalah daftar 10 negara Asia destinasi terbaik untuk liburan Tahun Baru 2024.
1. Thailand
Thailand dinilai sebagai negara terbaik untuk merayakan Natal dan Tahun Baru dan paling populer di Asia. Jika kamu ingin mengenal Asia lebih dekat, Thailand adalah pilihan yang tepat. Salah satunya Koh Phangan yang terkenal akan pesta Bulan Purnamanya yang meriah yang juga ada di akhir tahun.

2. Vietnam
Vietnam adalah tempat yang tepat untuk merayakan liburan musim dingin. Kamu bisa mengunjungi Da Nang, Ho Chi Minh City, atau Hanoi sebagai tempat paling populer untuk perayaan Natal dan Tahun Baru, apa lagi dengan dekorasi lampu bernuansa Natal yang berkilau.

3. Filipina
Filipina punya perayaan Pesta Tiga Raja atau Epiphany yang unik, mulai dari 1 September-6 Januari (perayaan Natal terlama di dunia). Selain itu, Setiap bulan Desember, Universitas Filipina menyambut suasana meriah dengan Parade Lentera yang penuh warna dan semarak.

4. India
Di India, Agra, Jaipur, dan Delhi yang populer untuk merayakan libur Natal dan Tahun Baru. Namun, banyak juga keluarga yang lebih memilih menjelajahi destinasi Goa karena biasanya ada pesta beserta makan malam Natal tradisional dengan kalkun panggang atau ayam dan minuman.

5. Kamboja
Warga Kamboja merayakan Tahun Baru dan Natal dengan antusias. Kamu bisa menyaksikan festival lokal, perayaan jalanan, dan acara budaya di sana. Cuaca di Kamboja biasanya hangat dan menyenangkan selama periode tersebut.
6. Indonesia
Di Indonesia, tempat wisata terpopuler adalah Bali dan Kepulauan Gili. Aksesibilitas dari Bali dan Lombok menjadikannya destinasi yang nyaman. Banyak juga daerah yang merayakan Natal dan Tahun Baru dengan menggabungkan hari libur Barat dengan ritual-ritual lokal.

7. Sri Lanka
Untuk menghabiskan libur Natal dan Tahun Baru, kamu bisa datang ke Ella, kota di dataran tinggi tengah Sri Lanka, dengan pemandangan perkebunan teh yang menakjubkan. Kamu juga bisa berlibur ke Danau Kandy, menjelajahi Royal Botanic Gardens, dan menyelami budaya lokal.

8. Laos
Salah satu alasan mengunjungi Laos saat akhir tahun adalah musim kemarau yang berlangsung dari bulan November hingga April. Contohnya di Vang Vieng, adalah surga bagi wisatawan dan pemburu olahraga petualangan, seperti untuk berenang di Blue Lagoon.

9. Malaysia
Malaysia juga merupakan salah satu tujuan paling diminati oleh wisatawan dari seluruh dunia. Ada banyak hal yang bisa dinikmati di sini, mulai dari pantai hingga air terjun, hutan hujan, taman nasional, atau Menara Kembar Petronas yang megah.

10. Jepang
Taman tradisional Jepang menawarkan jalan yang tenang, dan peralihan dari Natal ke Tahun Baru menghadirkan adat istiadat yang unik. Di Kyoto, perayaan Natal dan Tahun Baru sangat unik karena keindahan sejarah dan suasana pesta yang tenang, sambil menikmati masakan Kaiseki Kyoto yang lezat dan menikmati pemandangan bersalju.

Sumber: CNN Indonesia

5 Buah yang Wajib Dikupas Kulitnya, Ada yang Bisa Bikin Alergi

Beberapa buah tak bisa dimakan langsung bersama dengan kulitnya. Lantas, apa saja buah yang harus dikupas kulitnya?

Beberapa buah tak bisa dimakan langsung bersama dengan kulitnya. Lantas, apa saja buah yang harus dikupas kulitnya?
Buah memberikan sederet nutrisi penting buat tubuh. Sebagian nutrisi itu terdapat pada kulitnya.

Namun, ternyata tidak semua buah dianjurkan dikonsumsi bersama kulitnya.

Buah yang harus dikupas kulitnya
Melansir dari NDTV, ada beberapa alasan kulit buah harus dikupas. Misalnya saja untuk menghilangkan racun dan sisa pestisida.

Selain itu, buah yang lebih enak disantap dan mempermudah proses pencernaan juga jadi alasan beberapa kulit buah harus dikupas terlebih dahulu.

Berikut daftar buah yang harus dikupas kulitnya, merangkum berbagai sumber.

1. Alpukat
Ada yang bilang kulit alpukat sebenarnya bisa dimakan. Namun, kulit alpukat biasanya tebal, keras dan rasanya tidak enak.

Jika Anda berencana menyantap alpukat tanpa proses pengolahan apa pun, sebaiknya kupas kulitnya atau belah dan kerok daging buah menggunakan sendok.

2. Mangga
Secara teknis, tak masalah menyantap mangga bersama kulitnya. Hanya saja, mengutip All Recipes, kulit mangga mengandung sedikit urushiol atau bahan kimia aktif dalam kelompok tumbuhan poison ivy.

Bagi orang yang sensitif terhadap kelompok tumbuhan poison ivy, urushiol bisa memicu reaksi alergi seperti ruam.

Agar aman dikonsumsi, sebaiknya kupas kulit mangga sebelum disantap.

3. Pisang

Sebagian orang mungkin tidak sepakat bahwa kulit pisang tak bisa dimakan.

Namun sebenarnya, kulit pisang aman dikonsumsi. Hanya saja, rasanya tidak terlalu enak dan teksturnya tidak menyenangkan di mulut.

Dengan kata lain, pisang termasuk buah yang harus dikupas kulitnya.

4. Buah-buahan sitrus
Kulit buah-buahan sitrus seperti kulit lemon dan jeruk purut bisa menambah aroma dan cita rasa makanan.

Misalnya saja, infused water lemon yang lumrah jadi minuman orang-orang masa kini. Lemon biasanya dimasukkan tanpa dikupas terlebih dahulu kulitnya.

Namun, penggunaan kulit buah sitrus seperti lemon perlu dibatasi. Kulit buah-buahan sitrus cenderung pahit dan aromanya tajam.

Selain itu, kulitnya bisa sulit dicerna jika dimakan langsung.

5. Nanas
Buah tropis seperti nanas harus dikupas kulitnya. Desain kulit nanas yang tebal dan keras memang untuk melindungi daging buah yang manis dan penuh air.

Buah yang harus dikupas kulitnya ini perlu dibersihkan sampai bagian kulit agak dalam atau sampai bagian mata nanasnya. Kemudian, untuk mengurangi efek gatal di mulut, cuci dengan air garam untuk menurunkan kadar asam oksalat penyebab gatal.

Sumber: CNN Indonesia

5 Tips Agar Tetap Sehat Selama Berlibur

Liburan akhir tahun merupakan momen yang ditunggu-tunggu oleh banyak orang.

Liburan akhir tahun merupakan momen yang ditunggu-tunggu oleh banyak orang. Bahkan sebagian orang sudah siap sedia dengan rencana liburan akhir tahun bersama orang-orang terkasih.
Meski tengah menikmati liburan, namun masyarakat diimbau untuk tetap memperhatikan kesehatan. Sebab belakangan ini sejumlah penyakit dan masalah kesehatan muncul. Jangan sampai momen liburan menjadi pengalaman menyulitkan karena sakit.

Chief of Medical Halodoc, dr. Irwan Heriyanto, MARS, mengatakan, seringkali masyarakat cenderung mengabaikan kesehatan saat berlibur. Hal itu karena mereka menganggap liburan sebagai momen untuk terbebas di segala rutinitas.

Padahal selama melakukan liburan, kata dr. Irwan, risiko untuk terkena penyakit lebih tinggi. Pemicunya karena aktivitas yang tinggi, perjalanan jauh, kelelahan saat traveling yang menyebabkan sistem kekebalan tubuh melemah. Hal itu ditambah lingkungan dengan cuaca dan iklim berbeda.

“Oleh karena itu, penting bagi masyarakat untuk tetap menjaga kesehatan mereka saat berlibur agar dapat terhindar dari jatuh sakit. Pada umumnya, beberapa penyakit yang dialami oleh masyarakat selama musim liburan meliputi demam, batuk, pilek, dan diare,” ujar dr. Irwan.

Lantas, bagaimana cara agar tetap sehat selama pergi berlibur? Berikut beberapa tips yang dapat diterapkan:

1. Melakukan Vaksinasi sebagai Langkah Perlindungan.

Diketahui, memasuki libur akhir tahun, sejumlah kasus penyakit seperti Covid-19 dan pneumonia muncul. Untuk melindungi diri sendiri dan keluarga dari kedua penyakit tersebut, vaksinasi dapat menjadi langkah antisipatif.

Selain vaksinasi Covid-19 yang sudah diwajibkan oleh pemerintah, pertimbangkan juga melakukan vaksinasi flu sebagai tambahan perlindungan mengingat virus influenza di Indonesia ada sepanjang tahun.

Di sisi lain, untuk mencegah risiko terkena penyakit pneumonia, vaksinasi PCV untuk mencegah pneumonia karena Streptococcus pneumonia juga dapat menjadi pilihan bijak.

Vaksin flu direkomendasikan untuk dilakukan rutin secara tahunan bagi orang dewasa, anak-anak, dan individu dengan kondisi medis tertentu yang rentan terhadap penyakit, sedangkan vaksin PCV direkomendasikan serial pada bayi dan anak usia

Untuk mendapatkan vaksin flu dan pneumonia, Anda bisa memesan layanan tersebut melalui aplikasi Halodoc melalui kanal Home Lab & Vaksinasi. Mitra dokter akan datang ke lokasi dengan jadwal sesuai yang telah Anda pilih, sehingga semakin memberikan kemudahan untuk Anda dan keluarga menyiapkan liburan tanpa perlu mengorbankan banyak waktu dan tenaga.

2. Tetap Mengonsumsi Air Putih

Air putih merupakan asupan krusial yang dibutuhkan oleh manusia terutama saat sedang melakukan banyak aktivitas. Kurang minum air putih akan berpotensi menyebabkan dehidrasi hingga masalah ginjal.

Sementara ketika sedang berlibur, seringkali lupa untuk mengonsumsi air putih karena terlalu asyik melakukan berbagai hal. Bahkan, tak jarang lebih memilih mengonsumsi minuman yang manis khas dari daerah yang dikunjungi. Padahal kebutuhan air putih harian manusia tidak dapat digantikan oleh minuman lainnya.

3. Pastikan Tidak Makan Berlebihan.

Berbagai makanan khas daerah yang dikunjungi akan membuat tergoda untuk mencicipi semuanya. Meskipun demikian, Anda diimbau untuk tetap menjaga porsi makan harian.

Hal itu karena mengonsumsi makanan yang berlebih dapat berpotensi mengakibatkan diare hingga gerd. Selain itu, mengonsumsi makanan dengan kandungan lemak dan gula yang berlebih juga bisa berisiko meningkatkan kolesterol, gula darah hingga asam urat.

4. Mandi dengan Air Hangat.

Mandi air hangat bisa menjadi solusi terbaik ketika tubuh merasa tegang setelah seharian berekreasi. Air hangat dapat merilekskan otot yang tegang serta memfasilitasi aliran darah ke area yang kaku.

Berendam atau mandi di bawah pancuran air hangat juga dapat meredakan rasa nyeri pada tubuh, terutama pada bagian punggung, leher, dan bahu.

5. Tetap Lakukan Olahraga

Olahraga merupakan salah satu cara terbaik untuk menjaga daya tahan tubuh. Oleh karena itu, momen liburan bukan alasan untuk menunda atau berhenti berolahraga.

Anda dapat tetap melakukan olahraga seperti jalan-jalan pagi atau menggunakan fasilitas di gym yang mungkin tersedia di tempat penginapan.

Pastikan melakukan aktivitas olahraga dengan intensitas ringan agar tetap memiliki energi yang cukup untuk melakukan aktivitas berlibur lainnya.

Meski sudah mempersiapkan tindakan preventif seperti di atas, namun kemungkinan Anda sakit selama liburan tidak bisa terelakan.Terutama dalam konteks liburan, Anda mungkin mengalami kesulitan untuk mencari fasilitas kesehatan terdekat.

Untuk itu, Halodoc hadir untuk menjadi solusi yang memungkinkan akses untuk Anda dapat berkonsultasi dengan 20.000+ mitra dokter maupun membeli obat asli dan aman pada lebih dari 4.900 mitra apotek yang tersebar di Indonesia.

“Sebagai teman hidup sehat masyarakat, Halodoc siap menjadi kotak P3K yang selalu siap diandalkan oleh masyarakat ketika jatuh sakit,” ujar dr. Irwan.

Kemudian, layanan Halodoc yang komprehensif seperti chat dengan dokter, pengiriman obat hingga akses ke layanan tes kesehatan maupun vaksinasi akan sangat bermanfaat bagi masyarakat untuk melengkapi kesiapan mereka saat berlibur.

“Dengan Halodoc, Anda menjadi lebih tenang dalam menjaga diri sendiri dan keluarga, terutama di saat-saat berlibur yang berharga,” ujar dr. Irwan.

Halodoc juga memberikan berbagai penawaran khusus untuk pengguna agar lebih #TenangMenjaga keluarga selama berlibur.

Di mana untuk mendukung pengguna dalam upaya preventif di saat berlibur, Halodoc memberikan berbagai penawaran menarik bagi pengguna yang melakukan pemesanan vaksinasi influenza dan pneumonia, maupun melakukan layanan konsultasi dengan dokter mulai dari Rp2.000,-* serta membeli vitamin untuk jaga imunitas tubuh dengan hemat hingga 40%.

Sumber: CNN Indonesia